Clay pun memungut pecahan inti monster yang berada di atas tanah dan dilumuri lendir yang sangat lengket.
"Sistem, apa pecahan inti monster ini dapat digunakan untuk menciptakan equipment?" Tanya Clay dalam hati.
[Sistem dapat menyatukan kembali inti monster yang telah hancur, tetapi dengan syarat pecahan tersebut harus lengkap agar dapat disatukan kembali dan kemudian dapat digunakan untuk menciptakan sebuah equipment.]
"Ah, jadi begitu... Tapi bagaimana caranya mengumpulkan semua pecahan inti monster yang berserakan ditanah ini? Arrgghh bodo amat... Pungut saja semuanya!" Ucap Clay tetap dalam hatinya sambil mengumpulkan pecahan inti monster yang berserakan ditanah.
Melihat Clay yang sedang mencari sesuatu, membuat Isabel bertanya. "Kak... Apa yang kau lakukan? Apa ada sesuatu yang hilang?"
"Tidak ada yang hilang... Aku hanya mengumpulkan pecahan inti monster ini... Bisakah kau membantuku?" Jawab Clay yang tetap fokus mencari pecahan inti monster.
"Untuk apa kakak mencari pecahan inti monster? Memangnya bisa dijual kalau sudah rusak?" Tanya Isabel dengan kebingungan.
"Soal itu kita fikirkan nanti... Setidaknya kita sudah berusaha untuk mendapatkan uang." Ucap Clay dengan berbohong.
Menurut Clay, akan sangat berbahaya jika seseorang mengetahui bahwa ia hidup dengan sistem.
Maka dari itu Clay sengaja berbohong kepada Isabel dan tidak ingin bercerita apapun yang berbau sistem.
"Benar... Tidak ada salahnya kita berusaha ya kan..." Kini Isabel pun membantu Clay untuk mengumpulkan pecahan inti monster.
Beberapa menit pun berlalu, kini mereka berdua telah mengumpulkan cukup banyak pecahan inti monster dan kini pecahan inti monster yang tercecer di tanah itu pun sudah sangat sulit ditemukan.
"Hm sepertinya ini cukup, Isabel... Sebaiknya kita segera pergi dari sini dan jangan membuang banyak waktu."
Tepat bersamaan dengan mengajak Isabel pergi, Clay memasukkan pecahan inti monster itu ke dalam saku celananya.
Sebenarnya pecahan inti monster tersebut tidak benar-benar masuk ke dalam saku, tetapi melainkan masuk ke dalam sistem.
Hal ini Clay lakukan untuk mengelabui kecurigaan Isabel terhadap sistem.
[Memilah dan menyatukan pecahan inti monster sedang dalam proses.]
[1]
[2]
Claude membaca semua isi hologram sistem yang ada di dalam pandangannya dengan tetap berjalan melanjutkan perjalanan.
[3]
[4]
[5]
[6]
"Semoga pecahan inti monster yang terkumpul dapat disatukan dalam jumlah banyak..." Ucap Clay dalam hati, ia berharap agar dapat menyatukan inti monster itu dalam jumlah banyak dengan tujuan untuk menciptakan sebuah Equipment dan lalu kemudian ia jual.
[7]
[8]
[9]
[10]
[Proses penyatuan berhasil.]
[Jumlah pecahan yang dapat disatukan kembali berjumlah 30 inti monster.]
[Sistem akan mengembalikan pecahan inti monster yang tidak dapat disatukan ke tempat semula.]
Pecahan inti monster yang tidak dapat disatukan oleh sistem itu kini kembali ke dalam saku celana Clay.
[Apakah anda ingin membuat Equipment?]
"Ya."
[Silahkan memilih jenis Equipment :
- Pedang
- Tombak
- Panah
- Perisai
- Armor
- Lain-lain.]
"Aku bisa membuat 30 Equipment ya... Kalau begitu 10 Pedang, 10 Tombak, 5 Panah dan 5 Perisai."
[Menciptakan 10 Pedang, 10 Tombak, 5 Panah dan 5 Perisai sedang dalam proses.]
[1]
[2]
[3]
[4]
[5]
[6]
[7]
[8]
[9]
[10]
[Memberikan label 'Valonia' berhasil.]
[Berhasil menciptakan 30 jenis Equipment berbeda.]
[Mendapatkan 30 Point Atribut.]
[Mendapatkan 300 Exp.]
[Naik level.]
[Mendapatkan 1 Point Atribut.]
.....
.....
[Naik level.]
[Mendapatkan 1 Point Atribut.]
[Selamat! Berhasil menyelesaikan misi Pemula (tahap 2).]
[Mendapatkan 30 Exp, Mendapatkan 5 Point Atribut.]
[Selamat! Anda berhasil menyelesaikan misi Tersembunyi (Craftsman : Menciptakan 25 Equipment).]
[Mendapatkan 5 Point Atribut.]
[Beralih ke misi Pemula (tahap 3) :
Menjual 10 Equipment yang anda ciptakan agar dunia dapat mengenal produk anda.
Hadiah : Mendapatkan 50 Exp, Mendapatkan 10 Point Atribut.]
Clay berjalan menyusuri hutan sambil tercengang kebingungan dengan hologram sistem yang terus-menerus muncul di dalam pandangannya.
"Aku sedikit pusing karena belum terbiasa melihat hologram sistem ini..." Keluh resah Clay dalam batinnya.
Tapi disisi lain, Clay juga senang karena ia mendapatkan begitu banyak hadiah, terutama tentang Point Atribut.
Clay juga baru mengetahui bahwa ada misi lain selain misi Pemula, yaitu misi Tersembunyi.
"Nanti kalau ada waktu senggang, aku akan memeriksa sistem secara rinci... Agar aku bisa tahu apa saja yang harus lakukan selanjutnya dan tumbuh kuat dengan cepat!"
Setelah sekian lama Clay berjalan, akhirnya kini mereka berdua melihat dari kejauhan tampak ada sebuah desa kecil yang tidak jauh dari mereka berdiri saat ini.
"Kakak... Kakak... Lihatlah itu... Ada desa disana... Akhirnya aku tidak berada di dalam hutan yang menakutkan ini hahaha..." Teriak senang Isabel dengan ekspresi wajah ceria sambil melompat-lompat kegirangan.
Clay pun menjawabnya dengan lemah lembut. "Iya iya... Hati-hati, jangan lompat-lompat nanti jatuh..." Clay terdiam beberapa detik dan kemudian ia kembali berkata. "Semoga kita bisa bermalam disana, Isabel... Jaga sikap dan sopan santunmu kepada warga desa."
"Siap, kakak..."
Langit pun mulai gelap, kini Clay dan Isabel telah berada di depan pintu masuk desa.
Dari kejauhan, terlihat seorang pria paruh baya yang sedang memperhatikan mereka berdua.
Clay menyadari bahwa saat ini mereka sedang diperhatikan dari kejauhan dan kemudian pria paruh baya tersebut menyapa Clay dan juga Isabel.
"Hei kalian berdua... Apa yang kalian lakukan disini? Sepertinya kalian bukan anak desa sini... Langit sudah mulai gelap, cepatlah pulang." Ucap pria paruh baya itu dengan nada ramah.
Clay pun menghampiri pria tersebut dan kemudian ia menjawab pertanyaan darinya. "Kami memang bukan berasal dari daerah sini... Saat ini kami sedang tersesat paman."
"Lalu dimana rumah kalian? Kenapa bisa tersesat? Kemarilah... Duduk disini dan minumlah air ini." Ucap pria itu sambil memberikan mereka berdua sebuah tempat untuk duduk dan memberikan mereka segelas air.
Terlihat jelas di raut wajah pria tersebut bahwa saat ini ia sedang mengkhawatirkan mereka berdua.
Clay pun berterima kasih sekaligus menjawab pertanyaan pria tersebut. "Terima kasih, paman... Tentang kenapa kami tersesat, itu ceritanya panja..."
Disaat Clay berkata dengan niat untuk tidak menceritakan kisah hidup mereka, tiba-tiba Isabel memotong ucapan Clay dengan cepat. "Rumah kami diserang oleh monster! Aku dan kakakku berhasil kabur dari serangan monster jahat itu."
Pria paruh baya itu pun mendengarnya dengan jelas dan ia pun merasa iba kepada mereka berdua, hal itu tampak terlihat jelas dari ekspresi yang ia tunjukkan.
"Sungguh!? Lalu dimana orang tua kalian?"
Clay pun terdiam sambil menggelengkan kepalanya, sedangkan Isabel yang masih berumur 10 tahun itu hanya dapat menahan air matanya agar tidak menangis dan berusaha terlihat tegar karena telah mengetahui kedua orang tuanya telah tiada.
"Ah, maafkan aku... Aku turut berduka cita atas kematian kedua orang tua kalian. Lalu, sekarang kalian mau kemana dan mencari apa di desa kecil ini?" Tanya pria tersebut sekali lagi.
Clay pun menjawab maksud dan tujuannya ke desa kecil ini. "Kami mampir ke desa ini hanya untuk bermalam disini... Meskipun tidak tidur di tempat yang layak, tapi setidaknya desa ini cukup aman dari serangan monster."
"Jadi begitu... Daripada kalian berdua tidur ditempat yang dingin, lebih baik kalian membantuku... Sebagai gantinya aku akan menraktir kalian beberapa makanan dan sebuah kamar penginapan untuk kalian. Bagaimana?"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Ya Fi
simbiosis mutualisme
2023-08-24
0
R A C H A E L
coba ga usah pake hitungan angka kaya gitu tor kebanyakan angka loading nya
2022-06-07
2
@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ
syukur lah ada orang yg mau membantu nya....
2022-05-10
0