Ketika dia melangkah hanya berjarak sepuluh sentimeter dari amara dia tiba-tiba berhenti,amara berusaha menahan napas dengan pelan.Meskipun dia tidak memiliki kepala dan mungkin dia tidak dapat mencium bau napasku rasa takutku muali menggerogotik hawa dingin pun serasa di kutub.saya juga bahkan tak bisa melihat pembuluh darah padat di lehernya,dia itu apa ya?
Ya karena dia tidak memiliki kepala di leher nya dia jauh lebih pendek dariku tapi sebner nya tinggi dari ku kalau ada palannya. Lehernya mulai mendekati dadaku dan gerakannya itu sepertinya mengendus sesuatu dari ku.
Saya tidak paham dan saya pun tak berani bergerak,napasku tercekat seprti org kena 'ASMA' dan juga di tenggorokan juga saya mencoba menahannya agar tak bernafas,saya memejamkan mata karna takut dan tidak ingin melihat leher nya yang mengucurkan darah itu sangat mengerikan.
Akhirnya nya pun saya tidak bisa menahan diri lagi karena oksigen saya mulai habis terasa sesak dan saya pun menghela napas dengan kuat.
Hantu perempuan tersebut mulai menerkam dengan ganas ke arah saya,dia meraih lenganku dengan kedua tangan nya dengan gengaman yg sunguh kuat itu membuat ku merasasakit dan lehernya dengan erat mendekatiku perlahan sunguh mengerikan.Darah nya mulai muncrat keluar sangat deras seprti banjir dari pembuluh darahnya yg merah pekat muali mengalir dengan kecepatan yang sangat tinggi seprti sapi di hari kurban pas mau di potong.
Dia bahkan mengeluarkan rintihan suara "Gulp, Gulp", seolah-olah dia sedang meraung sesuatu kata entah apa.
Aku tidak bisa memahami nya dan saking takut nya saya, saya dengan singap langsung mendorongnya pergi menjauh dari saya dengan seluruh kekuatanku mendorong nya,kakinya merasakan cemas sehingga dia menendangnya dengan amat sangat keras dia bahkan tidak terlalu tahu di mana dia telah menendangnya tetapi hali itu benar-benar membuatnya tersandung jatuh dan buru-buru pula berlari ke arah yang berlawanan dari nya.
Dalam sekejap pun terdengar suara sepatu hak tinggi entah dari mana suara nya terdengar jatuh ke tanah tepat di belakangku terdengar, "Da da da da da." suara itu terdengar menyeramkan,ketika itu ada yang datang tepat di belakangku entah apa itu berhenti tiba-tiba.
Saya tercengang ketakutan mendongak dengan cepat,saya melihat seorang pria dengan berwajah amat dingin dan mata tanpa emosi di depan saya.
Saya tercengang dan berkata, "Raja Hantu ..."
Orang itu mulai berkata dengan perkatan yang amat dingin, "Putri benar-benar memanggilku dengan nama panggilan Putri?. Pangeran ini akan mengizinkanmu memanggil nama pangeran ini putri."
Saya masih tercengang karna syok dan bingun otakku kosong gak bisa berfikir apa-apa. Apa-apaan ini?,Putri macam apa yang masih kamu bicarakan?
apakah anda benar-benar menerima ketidakmampuan nya?
Melihat ketidaktahuan saya tersebut, saya mendengar dia berkata yg terdengar seprti, "MinEl, panggil saya MingEl."
"Ming El?" Pertanyaan nya pun muncul di hati saya ketika saya memanggil dengan amat lembut seakan pernah terjalin hubungan yg akrab tapi menyakitkan.
Matanya pun tiba-tiba bersinar dengan kehangatan seprti cinta,dia pun melengkungkan sudut mulutnya dan berkata kepadaku dengan hangat, "Putri, maukah kamu kembali denganku putri?"
Saya mulai mengerutkan kening saya teringat mimpi-mimpi yang pernah saya alami sebelumnya.Apakah saya sangat berkonflik tetapi jika saya menolak tidak pergi bersamanya saya mungkin tak akan bisa keluar dari sini,jika saya mengikutinya maka kemungkin ada neraka lain.
Ketika saya mulai berbalik, saya melihat sosok hantu tanpa kepala yang amat sombong sedang berlutut di tanah dengan sekujur tubuh gemetar.Darah yg di lehernya bergetar hebat hingga menyebapkan darah itu terlempar ke dinding putih di kedua sisi hal tersebut meninggalkan bekas merah yang membuatku menggigil ketakutan hi.. bulu kuduk ku amat takut.
MingEl sedang menatap ke arahku dan dia tidak tahu kapan dia kembali ke penampilannya biasa nya yang dingin seprti waktu itu, tapi tatapannya yang menatapku tajam memberitahuku bahwa dia sedang menunggu jawabanku tersebut.
Saya pun tidak lagi ragu-ragu dan perlahan mulai berkata, "Aku akan pergi bersamamu."
Ming El tampak tertawa dengan ringan dan menarikku perlahan ke pelukannya. Angin suram yang dingin dan begitu familiar bertiup dan sata pingsan karena kecewa tapi saya tak tau itu apa?
Ketika saya mulai membuka mata lagi, lingkungan dipenuhi dengan kegembiraan merah cerah yg penuh tawa kegembiran seperti rumah-rumah baru yang ada di zaman kuno.
Saya melihat ke arah cermin di kamar dan saya menemukan bahwa saya telah menjadi wanita paling cantik,gaunku berubah menjadi gaun cantik di beberapa titik terdapat manik-manik indah,rambut hitam panjangku tersampir di belakangku dan itu terasa sangat lembut. Apakah tidak ada pemerah pipi di wajahku tapi tanpa itu pun saya terlihat sangat cantik,saya pun tidak percaya bahwa wanita di depan cermin itu adalah saya sendiri dengan kulit yang cantik dan wajah yang cantik aduh cantik nya,Tapi bagaimana dengan kostumnya yah?
Sebelum saya bisa mulai bereaksi lagi pintu kayu itu mulai berderit terbuka perlahan. Dua pria berjubah hitam dan topi hitam masuk.
Mereka menundukkan kepala nya saya pun tak bisa melihat wajah mereka.
Saya hanya mendengar mereka berkata dengan suara serak berat dengan tegas, "Selamat kepada sang putri selamat. Selamat kepada putri Raja Hantu atas pernikahannya selamat. Jui Jei Jui Li datang untuk memberi selamat kepadanya."
Saya mulai berhenti ha saya menikah dengan raja hantu?,Ming El hanya ingin aku ikut dengannya tapi dia tidak memberitahuku bahwa aku ingin menikah dengannya? !
Aku pun berpura-pura mengangguk, dan kedua hantu itu membungkuk lagi sebelum perlahan mundur dengan singap.
Menurutku kekaguman ini bukanlah pertanda baik.Mungkinkah mimpi-mimpi ini yang saya miliki adalah masa depan saya yg akan menjadi kenyatan?
Amara ingin melepas gaun pengantin ini dari tubuh saya tetapi saya tidak dapat menemukan pakaian lain untuk di pakai.
Amara tidak tahu kapan saya memakai gelang hijau di tanganku ini, tapi aku tidak bisa melepaskannya bagaimanapun caranya nya agar lepas, membuat wajahku memerah.
MingEl tidak tahu sejak kapan dia tiba berada di belakangku tapi suaranya yang dingin itu membuatku gemetar, "Apa yang sedang dilakukan sang putri?"
Amara pun berbalik dan menatapnya dengan amat marah, "Kamu hanya mengatakan bahwa kamu akan membawaku kembali kan,kamu tidak pernah bilang mengatakan bahwa kamu akan membiarkan aku menikahimu!"
Ming el pun cela perkatan amara,"Kamu awalnya adalah putri raja ini sekarang
mengapa tidak mengadakan perjamuan lagi dengan raja ini?,namun jika kamu tidak mau ya raja ini tidak akan memaksamu,namun fakta bahwa kamu adalah putri raja ini tidak dapat diubah oleh siapa pun mengerti!."
"Aku tidak ingin menikahimu kamu tidak bisa memaksaku ok."Amara pun menolak perkatan ming el.
Ming El membungkuk dan meraih lenganku dengan cepat.
Ming El menundukkan kepalanya dan berkata dengan wajah murung, "Kamu ditakdirkan untuk menjadi putri raja ini amara kamu tidak bisa mengubahnya dan tak bisa lari dariku."
Amara mencibir,apa maksud perkatan nya,saya ditakdirkan menjadi putrimu?
"Aku tidak ingin menjadi putrimu, tapi aku hanya tidak mau jgna paksa aku."Amara pun menolak nya.
Wajah tampan Ming El sangat amat dekat denganku seluruh wajahnya tertutup kabut suram.Dia tidak bisa menyembunyikan kemarahannya dalam suaranya itu kan.
Ming El mengertakkan gigi dan berkata, "Jika kamu berani mengatakannya lagi amara raja ini akan memaksamu di sini mengerti amara."
"Kenapa kamu ingin aku menjadi putrimu mengapa?" ucap amara dengan penuh tandatanya keming el
Ming El mendengus dingin terasa sedih, "Kamu adalah putri raja ini."
Setelah dia mengatakan itu dia berbalik dan berjalan ke arah keluar, "Persiapkan dengan baik-baik lalu keluar dan terima tamu dengan raja ini malam ini putri."
Tentu saja saya tidak akan mendengarkannya tentu saja tidak. Begitu dia beranjak pergi maka saya akan siap untuk pergi tidak ada gunanya tinggal di sini sepanjang waktu kan.Terlebih lagi kamar yang saya tempati sangat mirip dengan yang ini di mimpi saya sebelumnya,Saya tidak yakin apakah itu tentang mimpi di masa depan atau tidak ini belum tentu benarkan.
Amara mulai mendorong pintu kayu dengan pelan hingga terbuka menjulurkan kepalaku kluar, dan melihat kedua sisi dengan cara yang sedikit vulgar hahaha. Untungnya, tidak ada seorang pun di sini dan sana.
Yah, tidak ada hantu yeh.
Dia berjalan keluar dengan lembut, matanya benar-benar sibuk liat sekliling lingkungan di sini terlalu berbeda dari biasanya. Seluruh koridor terbuat dari kayu dan tidak ada cahaya yang menembus dari luar itu tampak sangat suram seprti rumah berhantueh iya ini kan wilayah hantu.
Setiap kali saya melangkah berjalan tidak peduli seberapa keras saya untuk mencoba akan ada suara kayu berderit ketika saya melangkah, dan itu yang membuat saya semakin amat gugup.
Ketika saya datang ke sudut, saya berhenti dan hendak menjulurkan kepala untuk melihat apa yang sebenar nya yang telah terjadi ketika saya mendengar seseorang berbicara.
Terdenger Suara serak berkata, "Apakah kamu menyiapkan hadiah yang bagus untuk pernikahan Permaisuri Raja Hantu?"
Suara jernih lainnya berkata dengan sangat bangga, "Hal yang aku berikan padamu pastilah Raja Hantu dan favorit Putri."
"Apa...apa.......?" Gumam amara dalam hati.
Suara jernih lainnya berkata dengan menuduh"Katakan apa?,jika kamu mencuri hadiahku lalu bagaimana aku bisa bersikap baik di depan Raja Hantu dan putri?"
"Lupakan saja lah aku tidak akan membicarakan ini denganmu lagi, tetapi apakah kamu tahu siapa Putri Hantu yang baru ini?" ucap suara tersebut memotong pembicaran suara yg lain.
"Tentu saja aku sangat tahu. Putri Hantu baru ini adalah orang yang sama dengan Putri Hantu dari dua ribu tahun yang lalu tau."Suara tersebut mencibir dengan bangga ke suara lain.
Suara lain bertanya"Dua ribu tahun lalu? Apakah kamu sudah di sini selama ituu..!?"
Suara tersebut menjawab"Bukan-bukan,aku hanya mendengarnya?,hanya saja putri hantu ini dibunuh oleh raja hantu dua ribu tahun yang lalu entah apa sebap nya,namun ini semua hanyalah rumor yg berdebar di kalangan masyarakat. Aku ingin mencari tahu apakah itu benar."
"Terlepas dari apakah dia nyata atau tidak, lebih baik jika kita tidak membicarakannya lagi.Jika tembok memiliki telinga kita berdua tidak akan memiliki kehidupan yang baik setelah ini. Ada baiknya kita menyiapkan hadiah untu raja dan putri,"Bisik suara tersebut kesuara lain.
Segera setelah saya selesai berbicara, saya hanya mendengar satu langkah kaki semakin jauh dari saya dengan pelan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
Masya Masya
btw El itu takkirain ayah nya Amara
2022-03-25
3
Siska
Semangat KK El, novel nya bagus⭐⭐⭐⭐⭐🤗💗
2022-03-22
0
Siska
Semangat KK El, novel nyaa bagus⭐⭐⭐⭐⭐🤗💗
2022-03-22
0