Alam Ilahi Kekacauan
"Aku ingin satu token yang kau miliki sebagai ganti dari bagian kelima kitab Samsara Life And Death." Dewi Serigala Surgawi langsung meminta apa yang ia inginkan.
"Hm? Apakah kalian tidak membeli token sebelumnya di pelelangan?" Tanya Ren Yuu heran.
"Satu token di beli oleh kalian dan satu token lagi di beli oleh.." Dewi Serigala Surgawi menatap ke arah Hao Qinzhu dan Hao Ling.
"Lalu token terakhir di beli oleh Dewa Penjaga yang baru, Bei Yao." Lanjut Dewi Serigala Surgawi.
Ren Yuu tampak merenung sejenak. Memang mereka saat ini memiliki satu token lebih.
"Baik." Ren Yuu langsung melempar satu token kepada Dewi Serigala Surgawi yang membuat semua yang ada di sana terkejut tetapi tidak ada yang berbicara.
"Sepertinya kau mudah untuk diajak negosiasi." Dewi Serigala Surgawi menangkap token lalu mengirim bagian kelima kitab Samsara Life And Death menggunakan energi mendalamnya.
Ren Yuu yang menerima bagian kelima kitab Samsara Life And Death, menaikkan sudut bibirnya. "Tinggal tiga bagian lagi. Saat masuk ke dunia tersegel, aku akan mulai mengolah manual ini." Batin Ren Yuu.
"Lalu.." Dewi Serigala Surgawi berkata datar yang membuat perhatian Ren Yuu tertuju padanya.
"Apa yang akan kau beri jika aku memberi bagian ketujuh kitab Samsara Life And Death?" Tanya Dewi Serigala Surgawi dengan senyum kecil di wajahnya.
"Apa?" Mata Ren Yuu melebar karena tidak menyangka bahwa Dewi Serigala Surgawi akan memiliki satu bagian lagi dan kali ini ia merasa seperti telah di tipu.
Wajah Ren Yuu gelap dan menatap ke arah Dewi Serigala Surgawi dengan tatapan kesal.
Semua yang ada di sana hanya bisa menghela nafas karena tampak Ren Yuu telah di tipu mentah-mentah. Lagi pula, tidak akan ada yang menyangka bahwa Dewi Serigala Surgawi akan memiliki satu bagian lagi.
Sementara itu, Yu Ling Er hanya menatap ke arah Dewi Serigala Surgawi dengan tatapan maut karena tidak suka Gurunya di tipu. Sama halnya bagi Ren Yui, ia ingin mencabik-cabik Dewi Serigala Surgawi karena telah menipu ayahnya.
"Bagiamana?" Tanya Dewi Serigala Surgawi sambil mengeluarkan bagian ketujuh kitab Samsara Life And Death.
"Apa yang kau inginkan?" Tanya Ren Yuu dengan wajah gelap.
Dewi Serigala Surgawi menaikkan sudut bibirnya. "Ayo kita berbicara di tempat lain."
"Jangan mau Guru! Orang ini sungguh licik!" Yu Ling Er langsung membuka suara dan niat membunuhnya bocor sedikit.
"Hm?" Dewi Serigala Surgawi menaikkan sebelah alisnya karena merasa ada sesuatu yang sangat spesial dengan aura milik Yu Ling Er.
"Tenang Ling Er.." ucap Ren Yuu menenangkan muridnya. Ia paham bahwa insting Yu Ling Er tidak akan pernah salah. Tetapi, ia juga tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mendapatkan satu bagian lagi kitab Samsara Life And Death.
"Tapi Guru.." sebelum Yu Ling Er melanjutkan kata-katanya, Ren Yuu menaikkan tangannya untuk menghentikan Yu Ling Er berbicara.
"Tenang Ling Er. Biarkan dia bermain." Ren Yuu mengirim transmisi suara kepada muridnya.
Yu Ling Er langsung diam dan tidak berbicara lagi. Ia hanya menatap ke arah Dewi Serigala Surgawi dengan mata melotot.
Ren Yuu menatap ke arah Dewi Serigala Surgawi dan mengangguk kecil.
Melihat Ren Yuu setuju, Dewi Serigala Surgawi langsung membuka celah spasial sambil berkata. "Ayo ikut aku."
Ren Yuu langsung mengikuti Dewi Serigala Surgawi ke dalam celah spasial. Hanya mereka berdua yang pergi dan bahkan Sheng Mei pun tetap tinggal di tempat itu.
"Jika saja dia melakukan sesuatu pada Guru, kau juga akan mati di tanganku!" Ancam Yu Ling Er sambil menatap Sheng Mei.
Sheng Mei hanya diam saja tidak berbicara. Ia hanya menatap semua yang ada di sana serta menilai setiap individu.
Walaupun tanpa energi spiritual, Sheng Mei mampu melacak semua dari mereka kecuali untuk Lin Ming. Dan ia pun langsung mengenali ekstensi seperti apa mereka semua.
"Aku tidak menyangka akan sangat banyak ras dan makhluk superior yang menjadi rekan orang itu." Batin Sheng Mei. Dan yang paling membuatnya terkejut sebenarnya adalah Yu Ling Er dan Ren Yui.
"Calon penguasa Realms Of The Beast dan Realms Of The Giant!" Batin Sheng Mei. Ia mengerti sekarang bahwa membawa Ren Yuu menjadi sekutu sangatlah penting.
Juga, Sheng Mei tidak meremehkan keberadaan Cai'Zi yang memiliki Pure God's Bloodline yang tidak akan kalah dengan binatang suci yang telah berevolusi.
Mereka hanya menunggu kedatangan Ren dan Dewi Serigala Surgawi menyelesaikan pembicaraan.
Tidak sampai 5 menit kemudian, celah spasial terbuka dan Ren Yuu keluar dari dalam diikuti oleh Dewi Serigala Surgawi.
"Ayo kita pergi." Ucap Ren Yuu lalu melirik ke arah Sheng Mei sekilas. Ia telah menyelesaikan negosiasi walaupun merasa dirugikan kali ini. Tetapi, ia merasa tidak masalah karena suatu hari nanti ia akan melakukan apa yang dikatakan oleh Dewi Serigala Surgawi.
Tidak ada yang berbicara karena mereka tau bahwa Ren Yuu tampak tidak keberatan dengan permintaan Dewi Serigala Surgawi.
Lin Ming sebagai yang terkuat di kelompok Ren Yuu, langsung melambaikan pedangnya lalu celah spasial terbuka.
"Ayo pergi. Aku akan mengantar kalian." Ucap Lin Ming dan masuk ke dalam celah spasial terlebih dahulu.
Ren Yuu langsung mengikuti Lin Ming dari belakang lalu diikuti oleh Cai'Zi, Yu Ling Er, Ren Yui, Hao Qinzhu dan Hao Ling.
Zhep!
Celah spasial tertutup dan Dewi Serigala Surgawi serta Sheng Mei hanya diam menatap kepergian mereka.
"Apa yang anda minta padanya?" Tanya Sheng Mei.
Dewi Serigala Surgawi menaikkan sudut bibirnya tapi tidak menjawab sama sekali.
"Ini token untukmu. Ayo pergi. Aku akan mengantar mu ke dunia itu." Ucap Dewi Serigala Surgawi. Ia juga memiliki tugas saat ini dan tidak bisa berlama-lama karena Lao Tze telah berbicara dengannya sebelumnya.
Sheng Mei hanya diam dan mengikuti Dewi Serigala Surgawi. Ia tidak bertanya lagi karena memang sifatnya seperti itu.
"Kita akan bertemu lagi." Batin Sheng Mei dan langsung mengikuti Dewi Serigala Surgawi ke dalam celah spasial.
**
Alam Ilahi Selatan
Tempat ini merupakan tempat kekuasaan Pan Gu sang Dewa Bintang berada.
"Kau akan pergi ke dunia itu untuk meningkatkan kekuatanmu. Aku sudah menemukan token untuk mu, Yan'er.." ucap seorang pria mendekati usia paruh baya ke seorang pemuda di hadapannya.
Pria itu tidak lain adalah Pan Gu dan Ji Yan.
"Apa tidak apa-apa Guru? Hanya dunia itu yang tidak akan bisa aku kendalikan karena dunia itu merupakan inti dari tiga dunia yang menjadi pusat Realms Of The Chaos." Ujar Ji Yan.
"Aku tau kau tidak akan bisa mengendalikan dunia itu karena jika kau mampu, kau sudah bisa mengendalikan Realms Of The Chaos."
"Alasan utama aku mengirim mu ke sana, karena akan ada hal yang terjadi dalam waktu dekat ini. Dan kau perlu menjadi kuat secepat mungkin." Ucap Pan Gu sambil perlahan melayang dan membelakangi Ji Yan.
Pan Gu memasang wajah serius karena tentu ia sudah mendapatkan pesan dari Lao Tze dan kali ini ia pun tidak akan bisa menghindar lagi.
"Apa yang.." Ji Yan ingin berbicara tetapi Pan Gu menghentikannya.
"Sebagai salah satu yang selamat dari clan Ji, dan sebagai calon Penguasa Realms Of The Chaos, kau harus menjadi kuat! Jika tidak.." Pan Gu berbalik dan menatap murid terakhirnya itu dengan tatapan serius.
"Bencana akan menimpa Realms Of The Chaos!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 250 Episodes
Comments
Shania Evolet Aurora
sepertinya,begitu kelompok ren yuu keluar dari dunia tersegel,realms of the chaos telah porak poranda akibat invasi abbysall race dan God race.dan tugas calon penguasa generasi ren yuu yang akan membalasnya!semangat semangat semangat 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
2022-01-07
1392
arininesani
tetap semangat ya
2024-06-02
0
arininesani
makasih karyanya kak author
2024-06-02
0