Tidak jauh dari Alam Ilahi Kekacauan, seseorang bergerak dengan kecepatan tinggi di dalam celah spasial yang ia ciptakan.
Dia tidak lain adalah Lao Tze yang saat ini memasang wajah jelek karena mendengar kabar tentang pertarungan antara dua kultivator Tier True God.
"Sial! Masalah Hao Yue dan Ren Zun pun sudah membuatku pusing. Dan saat ini, Ning Fengzi sedang bertarung melawan Lin Ming yang baru saja menerobos Tier True God!"
"Apakah mereka sadar situasi yang kita hadapi saat ini?!" Lao Tze sangat marah karena pertarungan antara dua kultivator Tier True God akan mengurangi kekuatan Realms Of The Chaos. Ia awalnya senang saat mendengar bahwa Lin Ming yang dikatakan sebagai ahli pedang nomor satu menerobos Tier True God.
Tetapi ia menjadi marah saat mengetahui kelanjutan informasi yang di beri oleh bawahannya bahwa Lin Ming yang baru saja menerobos bertarung melawan Ning Fengzi.
Sambil bergerak di celah spasial dengan kecepatan tinggi, Lao Tze mengeluarkan giok yang merupakan alat untuk mengirim dan menerima pesan.
Saat ia menyalurkan energi mendalamnya untuk membaca pesan, wajah Lao Tze muram seketika.
"Sialan!" Aura Lao Tze meledak karena pesan yang ia terima. Ia langsung mengeluarkan giok lainnya untuk mengirim pesan ke tempat daerah kekuasaannya.
"Bawa mereka semua dari sana! Pergi ke daerah kekuasaan Bing Shuyan!"
"Dan juga.. kirim Huanran ke dunia tersegel!" Perintah Lao Tze saat mengirim pesan kepada seseorang.
Lao Tze kemudian menyimpan kembali giok komunikasi. Ia langsung meningkatkan kecepatannya dan membiarkan hal yang terjadi dari informasi yang ia terima.
"Aku tidak menyangka bahwa ia telah tiba! Jika seperti ini, semuanya akan lebih merepotkan. Dan jika salah satu Dewa dan Dewi Realms Of The Chaos tewas lagi, kami mungkin tidak akan bisa menahan mereka!" Batin Lao Tze saat sedang bergerak di celah spasial.
**
Alam Ilahi Kekacauan
Bom! Bom! Bom!
Tring!
Ledakan terjadi di mana-mana saat pertarungan antara Lin Ming dan Ning Fengzi sedang berlangsung.
Tidak ada yang mendekat di area mereka bertarung. Setiap satu menit sekali, mereka akan pindah dari satu Meteorit ke meteorit lainnya dan menghancurkan banyak kota.
Semua kultivator yang ada di sana sudah keluar dari Alam Ilahi Kekacauan dan hanya bisa menonton dari tempat yang jauh.
Begitu juga dengan Ren Yuu bersama dengan Hao Qinzhu dan Hao Ling. Mereka juga menonton dari tempat yang jauh karena efek dari pertarungan itu bukanlah sesuatu yang bisa mereka atasi.
Hanya para Dewa dan Dewi yang bisa menonton dari dekat pertarungan dahsyat itu.
"Apa hanya ini yang kau punya, Lin Ming!" Teriak Ning Fengzi saat melancarkan serangan yang tampak seperti ledakan energi.
Zhung!
Ledakan energi itu melesat ke arah Lin Ming dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Dengan wajah serius, Lin Ming langsung membuat kuda-kuda dengan pedang ia arahkan ke belakang lalu mengayunkannya ke depan.
Sraing!
Bush!
Serangan energi yang di lancarkan oleh Ning Fengzi langsung terbelah menjadi dua bagian dan serangan Ning Fengzi yang sudah terbelah melesat ke dua arah yang berbeda.
Bom! Bom!
Kedua serangan itu menabrak meteorit dan membuat meteorit itu berguncang. Jika itu adalah dunia biasa, sudah pasti dunia itu akan hancur dalam sekejap.
Lin Ming yang baru saja selesai menghalau serangan Ning Fengzi, langsung menghilang seketika dan muncul di belakang Ning Fengzi.
"Hm? Tampaknya kau belum bisa bertarung dengan leluasa.." Ning Fengzi menyeringai karena ia merasa bahwa inilah saatnya untuk membunuh Lin Ming.
Lin Ming tidak membalas sama sekali dan mengayunkan Void Sword dengan kecepatan tinggi.
Sraing! Sraing! Sraing!
Dalam waktu kurang dari 1 detik, Lin Ming telah mengayunkan tiga tebasan ke arah Ning Fengzi.
Namun Ning Fengzi yang sudah merasakan keberadaan Lin Ming, lebih dulu membuat teknik pelindung di tubuhnya. Ia sadar bahwa kecepatan Lin Ming lebih tinggi dari dirinya. Tetapi, pengalaman Lin Ming dalam menggunakan kekuatan Tier True God masihlah sangat minim sehingga Ning Fengzi masih bisa bergerak lebih dulu sebelum Lin Ming melancarkan serangannya.
Tring! Tring! Tring!
Ketiga serangan Lin Ming membuat teknik bertahan milik Ning Fengzi hampir robek.
"Kekuatanmu memang luar biasa. Tapi.."
Ning Fengzi menghilang seketika dan muncul tepat di depan Lin Ming sambil mengangkat tangan kanannya.
Di tangan kanan Ning Fengzi, pedang lumayan besar muncul dan ia langsung mengayunkannya ke arah Lin Ming.
Lin Ming langsung mengangkat Void Sword ke arah atas karena tentu ia sangat paham dengan gerakan pedang milik Ning Fengzi.
Wajah Ning Fengzi saat ini sangat jahat saat sedang mengayunkan pedangnya.
"Itulah kelemahan para kultivator yang baru saja menerobos Tier True God!" Ucap Ning Fengzi.
Sraing!
Jrezh!
Lin Ming terkejut saat tebasan Ning Fengzi ternyata mengenainya. Walaupun tubuhnya secara otomatis berlindung, tetap saja ia menerima luka. Jika saja kekuatannya setara dengan Ning Fengzi, ia kemungkinan akan terluka parah saat ini.
"Apa itu tadi?" Batin Lin Ming sambil menjaga jarak beberapa meter dan memainkan Void Sword kembali.
Lin Ming memutar pedangnya dan saat ia memutarnya, ia sekalian menebas menggunakan hukum dan niat pedang saja.
Sraing! Sraing! Sraing!
Ning Fengzi menyeringai lalu langsung menghindari semua serangan yang dilancarkan oleh Lin Ming.
Para Dewa dan Dewi yang ada di sana mengerti mengapa hal seperti itu terjadi. Walaupun Lin Ming lebih kuat, ia belum mampu mengendalikan hukum di Alam Semesta secara langsung dalam jumlah yang besar. Sebab, para kultivator Tier True God akan menggunakan hukum yang sangatlah mengerikan saat bertarung walaupun hampir tidak terlihat.
Juga, Lin Ming belum mampu mengendalikan energinya dengan stabil. Itulah kelemahan Lin Ming saat ini.
Tidak ada yang terkejut dengan hal seperti itu karena semua para Dewa dan Dewi juga mengalami hal yang sama saat pertama kali menerobos Tier True God.
Bom! Bom! Bom! Tring! Tring!
Bentrokan mereka pun akhirnya berlarut-larut. Karena Lin Ming lebih kuat, Ning Fengzi merasa kesulitan melukai Lin Ming.
Sementara Lin Ming awalnya tidak tau mengapa setiap serangan yang ia lancarkan tidak pernah mengenai sasaran.
Tetapi, karena pertarungan mereka terus berlarut-larut, akhirnya Lin Ming pun mulai sadar kenapa ia terlihat lebih lemah dari Ning Fengzi walaupun sebenarnya energi dan hukum miliknya jauh lebih besar dari pada Ning Fengzi.
Mereka akhirnya bertarung selama dua hari lamanya tanpa ada pemenang sama sekali. Sewaktu itu, Lin Ming yang telah mengetahui kelemahannya terus belajar untuk bisa mengendalikan kekuatannya.
Dan sesuai dugaan, Ning Fengzi perlahan-lahan mulai di tekan juga karena Lin Ming mulai terbiasa dengan kultivasi Tier True God.
Juga, selama dua hari mereka bertarung, sebenarnya Lin Ming lah yang mengalami luka yang lebih banyak. Tidak ada dari jajaran Dewa dan Dewi yang mencemooh Lin Ming karena itu adalah hal yang biasa.
Bom!
Lin Ming dan Ning Fengzi terpisah lagi saat bentrokan energi terjadi.
"Bajing*n itu semakin mahir menggunakan kekuatannya. Jika seperti ini..." Wajah Ning Fengzi berubah karena ia ingin menggunakan teknik terkuatnya.
Sementara Lin Ming yang menatap wajah Ning Fengzi, tau bahwa Ning Fengzi kali ini akan menggunakan serangan yang mungkin sangatlah kuat dan ia pun akhirnya merubah ekspresi wajahnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 250 Episodes
Comments
arininesani
tetap semangat ya
2024-06-01
0
arininesani
makasih karyanya kak author
2024-06-01
0
Drra Andini
bisa dimaklum.
2023-11-30
0