Jonathan menatap geli wanita di hadapannya itu, wanita yang terus berjalan dengan mata dan tangannya yang ikat.
"Khem.." Jonathan sengaja berdehem agar keberadaan di ketahui oleh Angel.
"Ada orang?" Tanya Angel sambil berjalan ke arah sumber suara.
Kemudian Jonathan berjalan ke arah Angel di belainya tubuh Angel dari belakang.
"Siapa ini?" Ucap Angel sambil menghindari orang yang tengah menyentuhnya.
"Ini aku, orang yang telah memberikan tanda merah di leher dan dada milikmu." Ucap Jonathan dengan suara yang sedikit di ubah.
"Kau..." Ucap Angel.
Angel sangat kesal dengan apa yang pria itu lakukan, tapi dia tak bisa melakukan apa-apa karena tangan dan matanya di ikat oleh kain.
"Kau.. Harus melepaskan tangan dan penutupan mata ku." Ucap Angel.
"Untuk apa? Agar kau bisa kabur?" Ucap Jonathan.
"Tidak, aku hanya ingin melihat wajahmu. Dan tangan ku sakit.." Ucap Angel.
Jonathan yang menderita hal itu pun tersenyum, kemudian dia Jonathan langsung memeluk tubuh Angel dari belakang.
"Lepaskan.." Teriak Angel sambil berusaha melepas tubuhnya.
"Jika kau banyak bergerak, mungkin pisau di tanganku akan berlumuran darah.." Bisik Jonathan dengan suara yang di ubah sehingga Angel tak mengetahui jika pria yang sedang bersamanya itu adalah Jonathan.
Tubuh Angel menegang, kenapa hari ini dia sangat sial sampai bertemu dengan orang yang telah melecehkannya dan sekarang pria itu tengah memeluknya sambil mengancamnya dengan pisau.
Jonathan membawa tubuh Angel ke atas ranjang, di bukannya ikatan tangan Angel. Bukannya di lepaskan tangan Angel malah kembali di ikat di ranjang.
"Apa kau kau lakukan?" Tanya Angel yang menyadari kini dirinya sedang berada di posisi terlentang.
"Tidak ada, aku hanya merindukan harum tubuh mu." Bisik Jonathan.
"Lepaskan, mau siapa? Dasar pria cabul. Beraninya sama perempuan.." Teriak Angel sambil menendang-nendang asal kakinya.
Jonathan yang melihat Angel sudah seperti kera yang tengah di ikat, dia hanya bisa memijat pelipisnya.
"Apa kah aku tak salah dulu pernah jatuh cinta kepada nya..." Pikirnya.
Lalu Jonathan langsung menindih tubuh Angel, Angel yang merasakan hal itu pun langsung panik.
"A..pa yang kau lakukan. Lepaskan.." Teriak Angel.
Jonathan merasakan gendang telinga pecah karena teriakan Angel yang sangat keras. Tanpa pikir panjang Jonathan langsung mencium bibir Angel.
Angel yang merasakan benda lembut menempel di bibir nya pun sedikit kaget, dan dia berusaha untuk menutup rapat bibirnya.
Melihat Angel menutup rapat bibirnya, Jonathan langsung mencubit pelan perut Angel, dan seketika bibirnya pun terbuka dan Jonathan tak menyia-nyiakan kesempatan nya itu.
Jonathan terus mencium Angel tanpa henti, entah kenapa saat melihat gadis di depan matanya. ***** pria nya selalu saja ada dan menggebu-gebu, berbeda dengan saat dirinya melihat wanita lain meski wanita itu menggunakan pakaian seksi. Jonathan sama sekali tak bernafsu.
Terdengar suara ******* kecil dari mulut Angel saat tangan Jonathan meremas gunung kembar nya.
Meski begitu Jonathan tak akan melakukan hal yang lebih dari ini, karena dia ingin melakukan hal itu saat Angel mau.
Angel yang merasakan buah dadanya di remas-remas pun hanya bisa menggigit bibir bawahnya, sudah sangat lama Angel tak pernah merasakan hal ini lagi. Terakhir kalinya hanya saat dirinya masih berpacaran bersama Jonathan dan itu pun sudah bertahun-tahun yang lalu.
Tapi sekarang Angel tengah di raba-raba oleh pria yang sama sekali tidak dia kenal.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments
Susanti susanti
🙊
2022-05-10
0
Susanti susanti
🙊
2022-05-10
0
玫瑰
siapa?
2022-04-26
0