Angel yang baru bangun tidur pun langsung melihat ke sekeliling kamar dan rupanya dia berada di kamar miliknya.
Tapi saat di melihat ke pakaian yang dia kenakan seketika wajahnya langsung panik, melihat pakaian yang berantakan.
Angel langsung melihat ke cermin dan mendapati bekas merah di leher dan juga dadanya.
"Apa yang terjadi?" Ucap Angel panik.
Apa dia telah di perkosa semalam, tapi oleh siapa. Angel tak tahu apa yang terjadi semalam lebih tepat nya dia tak ingat sama sekali.
Angel berjalan mondar-mandir dengan wajah panik, dia bingung dengan situasinya sekarang.
"Angel, kau bodoh banget. Bagaimana bisa kau lengah seperti ini..." Ucap nya.
Cukup dulu saat bersama Jonathan dia bodoh sampai memberikan kesuciannya pada pria tapi, dan untuk sekarang dia harus lebih pintar.
"Argh.. Bagaimana ini?" Gumam Angel yang semakin panik karena tak tahu siapa pria yang memberikan tanda-tanda kepemilikan di tubuhnya.
Perlahan Angel menangis, dia merutuki kebodohannya, dulu dia sangat-sangat bodoh telah memberikan kesuciannya kepada Jonathan tapi pria itu malah meninggalkan nya begitu saja setelah kejadian itu, Angel berjanji pada dirinya sendiri tak akan pernah berpacaran lagi dan tak akan pernah menjadi bahan pemuas nafsu pria lagi.
Dan sampai sekarang Angel tak memilih kekasih atau pun melakukan hubungan badan dengan pria lain, dia hanya pernah melakukan hal itu satu kali dan hanya dengan satu pria saja.
"Sumpah, kalau sampai aku tahu pria yang buat aku kaya gini. Akan ku cabik-cabik burung nya itu.." Ucap Angel dengan penuh emosi.
Dengan langkah kesal, Angel langsung berjalan ke kamar mandi. Dia segera membersihkan semua tubuhnya.
Terutama bagian dada yang ada tanda-tanda merah, Angel terus menggosok nya bahkan hingga kulitnya lecet.
Sementara itu...
Jonathan yang sedang berada di apartemen miliknya hanya duduk sambil tersenyum-senyum.
Dia ingin sekali melihat ekspresi wajah Angel yang pastinya sedang panik melihat tanda kemerahan yang ada di leher dan juga dadanya.
"Anggap saja itu sebagai hukuman dari ku.." Ucap Jonathan sambil terus tersenyum.
Dret.. Dret.. Dret..
Handphone Jonathan bergetar, dan saat dia melihat layar ternyata Olivia yang menelpon.
Dengan malas Jonathan langsung mengangkat panggilan dari kekasih itu.
"Hallo? Jo kamu dimana?"
"Aku ada di apartemen."
"Aku ke sana yah, aku kangen sama kamu."
"Terserah."
"Ya udah, bye."
Jonathan langsung menutup panggilan dari Olivia, jika bukan karena ibunya dia tak ingin berpacaran dengan Olivia.
Menurut nya Olivia adalah gadis yang cerewet dan sering menuntut hal-hal yang tidak Jonathan suka.
Dengan alasan itulah, Jonathan semakin malas meladeni wanita itu, terlebih ketika dia berbelanja. Olivia selalu membeli barang-barang yang sangat mahal dan jika tidak di belikan dia akan merengek dan marah-marah tanpa melihat kondisi dan situasi.
"Apa yang di pikirkan oleh ibu, kenapa dia mencarikan ku kekasih yang seperti itu." Ucap Jonathan sambil memijit pelipisnya.
Kemudian Jonathan membuka handphone nya, dan dia melihat galeri ponselnya. Masih ada foto-foto nya bersama dengan Angel saat mereka berpacaran dulu.
Gadis itu terlihat sangat imut saat mengenakan seragam SMA, jika bisa kembali ke masa lalu. Jonathan ingin kembali menghabiskan waktu bersama dengan wanita yang pernah mengisi hari-harinya itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments
Sairah 123
bodoh Jo ny
2024-04-20
0
Dewi Murni
patuh sih boleh Jo,TPI klw mmg ngk cck dan ngk baik ngapain hrs dipertahankan juga..ya tegas juga lah jdi cwok
2023-01-20
0
Maya Sari Niken
masa bisa masuk rumah lngsung k kamar
emang ga ada pembantu atau satpam
pling nanya siapa yg anter smp rumah
2022-05-23
1