17 : No Tittle

Sekarang terlihat dimana Aria, Viana, dan Nemes sedang duduk di ruang tamu, dan juga terlihat bahwa atmosfir tempat tersebut sangat tidak aman.

"umm, kalian bisa tenang?" ( Nemes )

"Diam!!" ( Aria/Viana )

"ugh"

"Siapa kau?! kenapa mendekati Nemes?" ( Aria )

"Siapa aku? kau juga Siapa?!!" ( Viana )

"Aku kakaknya Nemes, sekaligus kekasihnya!" ( Aria )

"Hah? kekasih?" Lalu Viana melihat kearah Nemes, tapi Nemes mengalihkan wajahnya kearah lain

"Aku adalah... teman Nemes, Viana" ( Viana )

"Owh.. teman saja? lalu kenapa kau kemari?" ( Aria )

"Nemes menawariku untuk tinggal di rumahnya" Ucap Viana yang mana membuat Nemes di tatap dengan tajam oleh Aria

"Bersiul~" ( Nemes )

"Lalu?, apa kau kira aku akan mengijinkan nya?" ( Aria )

"Tentu tidak, tapi Nemes sayangku pasti akan mengijinkan nya" Viana merangkul lengan Nemes dengan mesra

Itu membuat Aria kesal plus cemburu, meski begitu ia tahan agar tidak memukul Viana.

"A-apa maksudmu dengan kata 'Nemes sayangku'? bukannya kalian hanya berteman?" ( Aria )

( N/A : Fiks, genre baru kebuka "Harem" )

"Benar kami teman, tapi tidak lama aku akan menjadi kekasihnya!" Viana memeluk Nemes dengan sangat erat seperti tidak ingin melepasnya

"Minggir!! Nemes hanya boleh bersamaku!" Aria langsung memisahkan pelukan Viana dari Nemes

Mereka berdua terus beradu mulut melupakan Nemes yang merasa seperti berada di hutan rimba, Dimana di sebelah kanannya adalah singa betina, dan disisi kirinya adalah harimau betina, dan dia adalah tikus kecil.

"He-Hey ka-kalian berdua bisa berhenti berdebat?" ( Nemes )

"Diam!!" ( Aria/Viana )

°Gulp

'Mereka mengerikan, semoga saja elemen lainnya tidak seperti ini' ( Nemes )

Sedangkan Di suatu Tempat

°Hatchu

°Hatchu

°Hatchu

°Hatchu

"uhm.. siapa sih yang membicarakan kita?" ( Batu )

"Iya nih, ganggu orang lagi mandi air panas" ( Air )

"Hey air, apa kau tidak takut menguap?" ( Api )

"Tidak, jika aku menguap namanya bukan elemen terkuat" ( Air )

"Hm yasudah,"

>Tempat Nemes<

Mereka berdua terus beradu mulut, sampai Nemes sudah muak dengan ini, Nemes menggebrak meja dengan cukup kencang yang mana membuat mereka berdua berhenti berdebat

"Sudah cukup!! apa kalian tidak capek berdebat terus?" ( Nemes )

°Buk

°Duack

°Bom

"Hiks, kenapa kalian memukul ku?" Terlihat bahwa wajah Nemes penuh dengan luka Lebam dan berdarah

"Hemp siapa suruh mengganggu kami" ( Aria )

"Hah!! Terserah, jika kalian tidak ingin diganggu terserah!!!" Lalu Nemes beranjak dari tempat duduknya menuju kamarnya

>Kamar Nemes<

"Tidak ingin diganggu hah? baiklah, aku tidak akan pernah mengganggu kalian lagi, selamanya!" Nemes membawa tas besar di punggung nya, dan dua koper lumayan besar

Sepertinya isi dari koper tersebut adalah barang-barang milik Nemes, yah sepertinya Nemes ingin pergi dari rumah ini.

Dan aku juga akan melakukan hal yang sama jika terjadi kejadian seperti ini, siapa yang tahan dengan perdebatan 2 perempuan tersebut?, terlebih lagi jika ingin menghentikan perdebatan itu, yang ada kita yang di pukul oleh mereka berdua.

Aria dan Viana yang melihat Nemes membawa tas dan koper tidak bisa menahan untuk tidak bertanya.

"Hey Nemes kau ingin kemana dengan tas dan koper itu?" ( Aria )

Bukannya menjawab Nemes terus berjalan hingga keluar dari Rumah itu, dan memanggil taksi yang kebetulan lewat.

"Taksi!" lalu taksi berhenti tepat didepan Nemes.

"mau kemana nak?" tanya supir itu

"Pergi ke alamat in-" belum selesai bicara terdengar suara kucing dari luar

°Ngeong!!!°

Ternyata suara itu dari Neo yang berlari kearah Nemes dengan cepat, lalu melompat kearah pangkuan Nemes

"Hey ada apa dengan mu Neo?" Nemes mengangkat Neo sampai kepalanya

°Nyong°

"Haha, baiklah kau ikut" ( Nemes )

"oh ya pak, pergi ke alamat ini yah" ( Nemes )

"Baik" lalu sopir itu berangkat dengan kecepatan Sedang,

Sedangkan untuk Aria dan Viana, mereka melongo melihat kejadian yang mereka lihat ini.. Nemes.. meninggalkan mereka yang terlihat sedih.

"He-hey, apa Nemes meninggalkan kita?" ( Viana )

"I-iya, dia meninggalkan kita" ( Aria )

"Dan kita baru saja membuat dia marah?" ( Viana )

"Iya, juga kita tidak tau dia pergi kemana" ( Aria )

'Hiks, Ne-Nemes, ka-kau tidak meninggalkan ku kan?' batin Aria

'Ne-Nemes a-apa kau marah padaku?' Batin Viana

>Tempat Nemes<

Sekarang Nemes sampai pada rumah lamanya, dan tidak ada yang berubah sama sekali, kecuali sarang Laba-laba di setiap sudut ruangan.

"Hah~, sepertinya aku akan bersih-bersih" Nemes melirik kearah Neo yang bermain dengan Laba-laba

"Hey Neo, bantu aku bersih-bersih" ( Nemes )

°Nyoh?

"Jangan pura-pura lugu, cepat bantu aku"

Neo yang tadinya kucing putih biasa, berubah sedikit-demi sedikit menjadi sosok neko putih cantik,

"Ya, ya, ya, aku akan bantu, tapi apa yang aku dapatkan?" ( Neo )

"Hm... bagaiman jika Whiskas tuna?" ( Nemes )

"Salmon" ( Neo )

"Ugh, hey ini hanya bersih-bersih, apalagi tidak terlalu kotor kok" ( Nemes )

"Baik, Baik, Whiskas Tuna" ( Neo )

Sebenarnya fakta ini baru diketahui Nemes 3 hari lalu, pada waktu itu Nemes sedang mandi dan tidak sengaja melihat Neo berubah menjadi Neko, pada awalnya itu membuat Nemes takut-

Tapi setelah mengelus kepala Neo, itu membuat dia rileks jadi dia menerima Neo, saat ditanya kenapa dia bisa ada di dunia manusia?

Lalu Neo menjawab, "Entahlah, aku datang ke dunia ini dengan wujud kucing, dan lewat lubang berwarna ungu", itulah yang dikatakan Neo.

Lalu Nemes bertanya satu hal lagi yaitu :

"Apa akan ada monster yang keluar dari lubang ungu itu?", lalu Neo menjawab :

"entahlah, tapi kurasa iya karena aku berhasil ke dunia ini". itulah jawaban dari Neo yang membuat Nemes panik.

Tapi ditenangkan oleh Neo, karena dia punya kekuatan untuk mencegah monster itu, tapi tidak semua monster bisa dia tangani.

"Sudah selesai, hey Nemes bagaimana dengan janji mu" ( Neo )

"Nih, makanan mu" Neo langsung mengambilnya lalu memakannya dengan lahap

"Hey Neo, apa kau mau mencoba bermain Game?" ( Nemes )

"Hm? Game?, maksudmu Game Black lite?" ( Neo )

"Iya, eh, kok-" belum sempat selesai bicara, Neo sudah terlebih dahulu bicara

"Karena aku berasal dari dunia itu" ucap Neo santai sambil memakan Whiskas itu

"ah baiklah aku mengerti, jadi mau mencobanya?" ( Nemes )

"Memangnya kau punya VR lagi?" Lalu Neo melihat kearah Nemes yang memegang dua VR di tangannya

"Hah~, baiklah aku akan ikut, tapi... berikan aku ikan salmon" ( Neo )

"hah~, baiklah sesekali tidak apa" ( Nemes )

"Yeay!!, Nemes kau yang terbaik!!" Neo memeluk Nemes lalu menggosokkan pipinya pada pipi Nemes

"Sudah, sudah. ayo bermain" Lalu Nemes mulai mengajari Neo saat ingin membuat karakternya

Setelah mengajari Neo, akhirnya mereka bermain game Enzyme Online, sebelum itu. Nemes mengunci pintu rumah terlebih dahulu lalu mulai bermain.

...「 Selamat Datang Di, Enzyme Online 」...

>Next<

Terpopuler

Comments

Pendekar Pemetik Bunga

Pendekar Pemetik Bunga

jangan2 itu kucing di embat juga sama nemes....

2021-08-12

1

{~n~}

{~n~}

👍👍

2021-07-28

0

Franssisskus Supry

Franssisskus Supry

lanjut

2021-07-28

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!