01 : Kucing Putih, Neo

"Bosan~" Ucap seorang pemuda yang rebahan di lantai ruang tamu sambil menatap langit-langit rumah

"Hm~ sudah 4 hari aku tidak melakukan apa-apa" Ucap Nemes dengan nada Booooring~

Saat sedang menatap langit-langit, telpon handphone nya berdering

-Sudah lah~ ku tahu kau pengangguran~ jangan lah sedih~ karena kau itu bodoh~-

°Pruffftt

"Sejak kapan aku menggunakan nada dering ini?" Ucap Nemes lalu mengangkat telpon itu

"Ya Hallo siapa ini"

-Ah Nemes~ masa kamu lupa sama kakak cantik mu ini~-

( Note : Sekedar info gw mau ngasih tau tanda baca yang akan ada di novel ini yaitu : "-" Yah tanda ini untuk suara telepati, telfon dan Suara dering telpon

"°" Tanda ini untuk efek Sfx yang ada di novel ini dah segini saja untuk sekarang )

"Ah kakak Aria, tunggu! Dari mana kau tau nomor ku?" ( Nemes )

>Tempat Aria<

Terdapat sosok wanita dengan tampilan gelap untuk membuat kesan misterius

-tunggu! Dari mana kau tau nomor ku?- ( Nemes )

"Ah tentu saja aku menyelidiki mu dulu,-" ( Aria )

>Tempat Nemes<

-Tuan pengangguran~- ( Aria )

°Jleb

"Ugh kak bisa tidak jangan mengungkit itu?" ( Nemes )

-Ok oke adikku yang manis, oh iya aku ingin memberi tahu mu untuk datang dalam perilisan Game 'Enzyme Online'- ( Aria )

"Hah?! Gk ah, kau tau kan aku tidak suka politik? Dan-" Ucapan nemes terpotong oleh suara kakaknya itu

-bukan kah kau suka game?- ( Aria )

"Hm sepertinya kau benar-benar menyelidiki ku yah, tapi kan meski aku suka game-" Ucapan Nemes kembali terpotong oleh Aria

-sssssut turuti kata-kata kakak mu ini oke? Jangan jadi anak yang nakal- ( Aria )

-oh iya datang lah dengan penampilan tampan, aku sudah mengirim setelan jas untuk mu sampai jumpa di pesta itu- ucap Aria dan mematikan telpon nya

"Eh tunggu, Kak?"

-Tut, Tut-

"Ah tidak ada jalan keluar, yah dari pada bosan di rumah aku akan pergi ke pesta itu" Bertepatan setelah ucapan Nemes selesai pintu rumahnya di ketok-ketok

°Tok

°Tok

°Tok

"Hallo apa ini rumah Takeyomi Nemessis?" ( Pak Kurir )

( Note : Takeyomi adalah nama keluarga Nemes )

"Ah iya sebentar" Lalu nemes mulai berjalan kearah pintu dan membukanya

°Klek

"Ah baiklah tuan Nemes tolong tanda tangani surat penerimaan ini" Ucap pak kurir lalu menyerahkan pulpen dan kertas kepada Nemes

°Srrret

"Ini pak sudah di tanda tangani makasih sudah mengantarkannya" Ucap Nemes sambil tersenyum tulus

"Iya sama-sama tuan" Ucap pak kurir lalu pergi dari sana

Nemes yang melihat pak kurir mulai menaiki motor elektrik nya, dan ia mulai masuk kembali kedalam kamar Dan membuka isi kotak itu

( note : Kenapa motor elektrik karena dunia sadar bahwa bahan bakar fosil itu tidak baik dan membuat polusi udara, jadi mereka menggunakan energi listrik untuk kendaraan )

"Wah tak ku sangka kakak akan memberikan ku jas yang keren, dan uh? Masker?" Ucap Nemes sambil melihat satu persatu dan melihat masker itu

"Ah dia benar-benar menyelidiki ku sampai akhir, tunggu dia tidak mengetahui "itu" Kan?" Ucap Nemes dengan wajah panik tapi mulai tenang

"Huftt hah~ semoga saja tidak." Ucap Nemes dan meletakkan setelan itu ke lemarinya

"Huuft hari ini lakukan apa yah? Pesta akan di adakan 6 hari lagi" Ucap nemes dan kembali Boooooring~

Lalu Nemes melihat sekeliling hingga melihat kedalam kardus tadi, tempak token berwarna ungu dan sepucuk surat di bawah token itu

"Huh? Sejak kapan aku punya token ini?" Ucap Nemes lalu mengambil surat itu dan membacanya

>Isi Surat<

-Ekhem, hallo adik kakak yang tampan aku memberikan mu token ini agar saat kau mendapatkan masalah hanya perlu menunjukkan token ini untuk menyelesaikan masalah itu

Baiklah mungkin hanya ini saja yang kakak berikan dan juga Semoga bisa memuaskan ku- lagi, dadah~

Salam Hangat : kakak cantik aria-

>Dunia Nemes<

"Huuft ini akan sengat merepotkan" Ucap Nemes dengan nada lesuh karena dia tau apa arti dari kata 'memuaskan ku- lagi'

"Aggghh Sudahlah mending jalan-jalan di luar" Lalu nemes berjalan kearah luar dan nampak pemandangan dengan gedung-gedung tinggi dan taman yang indah

"Hah~ kemana yah? Jalan-jalan di taman? Dapet apa nanti?" ( Nemes )

"Ah ke taman ajalah" Lalu Nemes mulai berjalan santuy menuju taman tidak lupa ia memakai masker untuk menutupi wajah tampan nya

>Taman<

"Hah~ akhirnya dapet mood tenang juga" ( Nemes )

°Miaong~

"Hm?"

Nemes melihat kucing putih yang sangat imut sedang bergelayutan di kaki Nemes

"Aw~ imutnya" Lalu nemes bermain dengan kucing itu

°Krrr °Krrr

( geraman empush )

"dadah kucing imut" Ucap nemes dan kembali berjalan

°Ngeong?!!

Kucing itu malah mengikuti Nemes tepat di samping nya dan sesekali mencolek kaki Nemes, hingga membuat Nemes kesal

"Hey!, bisa berhenti mengikuti ku?" ( Nemes )

°Nyoh! Kucing itu menggelengkan kepalanya seakan mengerti ucapan Nemes

"Grr hah diam disini dan jangan mengikuti ku" Lalu Nemes meletakkan kucing itu di jalanan taman

Dan kucing itu kembali mengikuti Nemes dan terjadilah siklus rantai kejadian yang terus di ulangi antara emeng dengan Nemes, sampai emeng menang

>Rumah Nemes<

"Hah ok ini rumah baru mu, ingat jangan nakal ok?" ( Nemess )

°Nyong!! Suara kucing itu seakan berkata :

"Tidak akan!!"

"Baiklah nama mu sekarang adalah Neo Kau suka?" ( Nemes )

°Nyong° kucing itu melompat girang dan melompat ke arah Nemes

"Hup, nah sekarang waktunya kau untuk mandi" Ucap Nemes membuat kucing itu takut? Dan terjadilah kejar - kejaran antara anj*ng dan kucing

>Skip<

"Nah kan kau jadi lebih cantik" Ucap nemes setelah mengeringkan bulu neo

( Tampilan Neo )

°hiss

"Haha ayolah jangan marah" Nemes mengelus - elus neo untuk meredakan amarahnya

Dan itu berhasil membuat neo kembali ceria dan manja

°Meong~

"Ah sudah malam apa kau ingin tidur bersama?" Dan kucing itu mengangguk lalu mengikuti Nemes

Sebenarnya Nemes merasa aneh dengan kucing satu ini, karena dia seperti paham kata-kata dia dan hampir selalu menurut kecuali di suruh mandi, tapi dia tidak di bawa pusing

"selamat malam"

°ngong

Lalu mereka tidur bersama

Esoknya Nemess melakukan rutinitas harian seperti biasa dengan kegiatan tambahan, yaitu memberi makan neo

"Hah sangat lelah," Lalu Nemess menyalakan televisi tetap tidak ada yang menarik

"Hah, hey neo" ( Nemess )

°Nyoh?°

"Aku bosan apa kau ada saran?"

°purrr, Nyoh nya nya° ( menunjuk kearah telpon Nemes )

"Huh? Ada apa di hand phone ku?"

°Nya nya° ( menarik-narik wajah Nemes )

"Hm ok ok" Lalu nemess menghampiri telpon nya entah mau ngapain

"Eh? 60 missed call dan itu dari... KAKAK!!!!!" ( Nemess )

"What the... Kenapa kakak menelpon ku?" Lalu handphone milik Nemes bergetar dan itu adalah telpon dari kakaknya

"Ha-hallo kak, maaf baru angkat a-ada apa yah?"

-GRR KENAPA BARU ANGKAT DASAR ADIK BODOH!!!-

"Ahahaha maaf-maaf aku tidak sadar karena terlalu bosan"

-huh baiklah kau kumaafkan tapi kau harus melakukan "itu" Dengan ku-

"Ah ayolah jangan "itu" Kau kan kakak ku" ( Nemess )

-Kita tidak punya hubungan darah, jadi tidak apa ayolah kau juga menikmati nya kan?-

"Ugh iya sih tapi-"

-sudah, sudah lagi pula aku ada di depan rumah mu-

"Tunggu ap-"

°Ting Nong

"Hah sudahlah" Lalu nemess berjalan kearah pintu lalu membuka nya

Saat pintu sudah dibuka wajah nya terbeban oleh sesuatu yang lembut dan harum.

"Hey kakak sudahlah jangan menggoda ku lagi" Ternyata orang yang datang ke rumah Nemes adalah kakaknya : Aria

"Hehe, maaf-maaf habisnya kau itu tampan sih" ( Aria )

"Iya-iya" Lalu mereka masuk kedalam rumah Nemes

°Ngeong~°

"Kya~! Kau culik kucing siapa ini, imut banget" Ucap aria lalu memeluk Neo dengan erat

"Mana ada culik, aku mengadopsinya lagi pula aku bertemu dengannya saat di taman" ( Nemes )

"Haha ok ok" Ucap aria yang tetap memeluk Neo

°Nya nya° neo berusaha untuk lepas dari pelukan aria hingga berhasil dan sembunyi di belakang kaki Nemes

"Wah kucing mu sepertinya akrab dengan mu" ( Aria )

"Hah iya, nama nya adalah Neo"

"Ah ya sudah ayo kita bermain 'Itu" ( Aria )

>Dan mereka melakukan itu<

Kyaaaa >///<

Terpopuler

Comments

Noel`

Noel`

lanjut

2021-10-13

0

Hinata Sakaguchi

Hinata Sakaguchi

Negatif Thinking Aja Mungkin Mereka Lagi Ngen

2021-09-04

0

Pendekar Pemetik Bunga

Pendekar Pemetik Bunga

positif aja...mungkin mereka ng*nt*d.....

2021-08-10

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!