Anthea keluar dari rumah. Di tengah malam begini, ia tidak peduli dengan apa yang terjadi. Anthea hanya ingin mengagalkan pernikahannya bersama Sergio.
Anthea
Taksi! Pak, tolong antarkan saya ke suatu tempat.
Sopir taksi
Mau ke mana, Nona?
Anthea
Jalan saja. Nanti akan kuberitahu.
Mobil melaju meninggalkan rumah mewah keluarga Tom. Di dalam perjalanan, Anthea masih saja terisak. Sopir taksi sampai bingung sendiri untuk menanyakan alamat tujuan dari wanita muda itu.
Anthea
Antarkan saya ke club Borin.
Sopir taksi
Baik, Nona.
Beberapa saat mobil sampai di club Borin. Sebuah club minum serta untuk bersenang-senang. Anthea keluar dari mobil taksi setelah membayar ongkosnya.
Anthea
Pesan minumannya satu. Aku mau yang gelas besar.
Barista
Siap, Nona.
Barista memberikan satu gelas besar minuman beralkohol.
Anthea langsung meminumannya hingga sampai setengah.
Martin
Yo, siapa ini?
Anthea melirik suara yang menegurnya.
Anthea
Martin! Kenapa kamu ada di sini?
Martin
Seharusnya aku yang tanya, kenapa kamu ada di sini?
Anthea
Apa pedulimu? Pergi sana! Jangan ganggu aku!
Martin
Hei, aku hanya bertanya!
Anthea
Kamu sama saja dengan mereka. Tahunya hanya menindasku.
Martin
Kapan aku menindasmu?
Martin dan Anthea saling mengenal karena keduanya pernah satu universitas. Martin, adalah pria yang pernah dibenci Anthea; sebab pria itu selalu menindasnya.
Anthea
Apa aku harus membeberkan kesalahanmu?
Anthea meminum habis minumannya.
Anthea
Kamu pernah menarik rambutku, mengurungku di toilet kampus, membuatku dihukum oleh dosen. Itu hanya sebagian, dan masih banyak lagi.
Martin tersentak.
Martin
Kamu juga sama. Kamu pernah membuatku terkunci di gudang kampus, menyembunyikan pakaian olahragaku, dan satu lagi, kamu sering menyebar humor tentangku.
Comments
Ibelmizzel
baca yg pake klik kayak gini gak enak,dak puas.
2023-08-11
0
Jasmine
plis thor bgini terus sampai tamat hrs mengklik...ga kreatif bgt
2022-08-15
0
Mifta Siregar
semoga aja martin nyelamatin hidup anthea
2022-03-15
0