" Nak Ray apa kabar nak." Ucap seorang laki laki yang keluar dari dalam
" Baik Mang." jawab Ray
" Kamu duduk di sini dulu ya Fin." Lanjut Ray
" Bik, mang, ini Fina istri saya, dan sekarang Fina lagi hamil, untuk sementara waktu kami berdua akan tinggal di sini, apa bibik dan mamang keberatan?." Tanya Ray
" Ya Allah nak, bibik dan suami bibik sama sekali tidak keberatan, malah kami berdua sangat senang sekali kalau nak Ray dan nak Fina mau tinggal bersama kami, tapi apa Nak Fina em...?" ucap bibik ragu
" Istri saya pasti mau bik, bibik tenang saja, anggap saja istri saya anak bibik dan mamang, sendiri." Ucap Ray yang sudah tahu maksud pertanyaan bibik.
" Iya bik, mang, saat tadi turun dari mobil, saya sudah sangat kagum dengan rumah dan sekitar nya, mungkin ke depan nya nanti nya saya akan membuat bibik dan mamang repot, sebelum nya saya minta maaf yang sebesar besar nya ya bik mang." Ucap Fina kepada ke dua orang tua paruh baya tersebut, kalau di lihat lihat seperti nya usia mereka berdua tidak jauh beda sama orang tua Fina
" Iya nak, kalau begitu mari bibik antar ke kamar ." ucap bibik, Fina melihat Ray dan Ray mengangguk kan kepala menandakan kalau Fina harus mengikuti bibik
" Nak Ray, bagaimana dengan kabar tuan dan nyonya besar di sana?." Tanya mamang yang merubah situasi barusan, mamang sedikit menangkap sesuatu yang akan terjadi dan itu di antara Fina dan Ray, mangka nya mamang segera mengalihkan pembicaraan mereka
" Alhamdulilah sehat mang, mamang dan bibik sendiri bagaimana, apa betah di sini?." Tanya balik Ray
" Alhamdulilah seperti yng kamu lihat nak, kami sangatlah bahagia dan kami berdua sangat bersyukur karena bisa bertemu dengan kamu nak, kalau tidak bertemu kamu saat itu mungkin kami..." Ucap mamang berhenti
" Sudah mang, jangan di ingat ingat lagi, yang terpenting sekarang mamang dan bibik sehat dan harus bisa bahagia ok, untuk anak kalian biarkan mereka seperti itu dulu, nanti kalau mereka sadar pasti akan mencari mamang dan bibik." Ucap Ray sambil menepuk bahu laki laki paruh baya tersebut.
" Baik nak, istirahat lah, pasti kamu capek, kalau ada apa apa mamang siap mendengarkan semua keluh kesah mu nak, jangan di pendam sendiri, ingat kamu ada mamang dan bibik di sini." Ucap mamang berdiri sambil menepuk bahu Ray dan Ray hanya mengangguk kan kepala nya.
Ray berdiri bukan nya masuk ke dalam kamar tapi Ray melangkahkan kaki nya untuk pergi kehalaman belakang, Ray duduk dan melihat pemandangan yang sangat begitu bagus, dan Ray tidak menyadari kalau bibik sudah berada di samping Ray dan berkata
" Nak, kamar kamu sudah bibik siap kan, kamu istirahat gih, kamu pasti capek." Ucap bibik
" Bik.." Ucap Ray
" Sudah tidak usah bilang apa apa kalau kamu masih belum bisa membicarakan nya, bibik sudah tahu meskipun hanya dari tatapan mata kamu saja, tenang kan diri kamu dulu, jangan lupa sholat berserah diri kepada Allah nak ,Allah tidak akan tidur di saat melihat ada seorang hamba nya yang mengadahkan ke dua tangan nya untuk memohon perlindungan dan petunjuk." Ucap bibik dan berlalu dari hadapan Ray
Ray masuk ke dalam kamar yang sudah di sipkan oleh bibik, Ray baru saja merebahkan badan nya, ponsel Ray berdering, Ray melihat ponsel nya terlihat nama sang ibu yang ada.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 855 Episodes
Comments
Raffi Ganzz
kenapa funa hamil tdk ada penjelasan sama ray
2022-12-13
1
Wahyuni Sri
kapan cerita tentang meysa nya. kok ray terus
2021-07-12
1
Joko Sutrisno
lanjut kak
2021-07-12
0