" Lho Ray, bukan nya tadi kamu bilang kalau mau mandi tapi kelihatan kalau kamu belum mandi?." Tanya Fina
" Iya aku lupa bawa baju Fin, ya sudah kamu istirahat saja, apa ada yang kamu butuhkan Fin?." Tanya Ray
" Tidak usah Ray." Jawab Fina
Setelah mandi Ray melihat kalau Fina sudah tertidur lelap.
Keesokan hari
Meskipun Ray tidur satu kamar yang sama tapi tidak pernah tidur seranjang dengan Fina, saat Ray melihat wajah Fina yang masih pucat akhir nya Ray membawa Fina untuk ke dokter, karena Ray khawatir dengan kondisi Fina meskipun belum ada rasa cinta Ray untuk Fina.
" Bagaimana dengan kondisi istri saya dok?." Tanya Ray setelah dokter memeriksa kondisi Fina
" Kalau dari pemeriksaan saya Nyonya Fina baik baik saja, tidak ada yang perlu di khawatirkan tuan." Jawab dokter yang bernama Sinta di meja kerja nya
" Tapi dok, istri saya wajah nya sangat pucat, tidak mungkin kan dok kalau tidak sakit." Tanya Ray lagi
" Begini saja tuan, saya kasih rujukan ke poli kandungan saja ya." Jawab dokter sambil menuliskan sesuatu di atas kertas
" Maksud dokter?." Tanya Ray dan Fina bersamaan
" Menurut saya kalau hasil pemeriksaan dari saya nyonya Fina baik baik saja, tapi saya melihat ada sesuatu yang mengarah kalau Nyonya Fina sedang kondisi hamil, tapi ini masih dugaaan saya, alangkah baik nya nyonya dan tuan lebih memeriksakan dengan cara mendetail, semoga dugaan saya benar ya tuan, kalau memang benar saya ucapkan selamat atas kehamilan istri anda, semoga lancar sampai persalinan nanti." Ucap sang dokter sambil memberikan secarik kertas untuk di bawa ke poli kandungan.
Fina dan Ray berjalan keluar dari ruangan poli kandungan dan Fina masih di pegang erat dengan Ray, Fina merasakan tancapan sebilah pisau telah menusuk di jantung dan hati nya. ia ingin menangis tapi ia tidak tega dengan Ray, Ray yang status sebagai suami nya pun tidak acuh sama sekali, mapah sebalik nya, saat Ray tahu kalau Fina hamil ia selalu memberi kekuatan kepada Fina agar tenang dan tidak menangis.
Tapi saat di dalam mobil Fina akhir nya tidak bisa membendung kesedihan nya lagi, ia menangis sejadi jadi nya.
Sedangkan Ray hanya bisa diam dan memberi pelukan kepada sang istri agar lebih tenang.
15 menit Fina menangis di dalam pelukan Ray, setelah reda Ray melepas pelukan nya dan menatap Fina dalam dalam
" Bagaimana kalau kita tidak pulang duly, bagaimana kalau kita mencari suasana yabg lebih tenang." Ucap Ray sambil menatap Fina
" Maksud nya Ray?." Tanya Fina yang tidaj tahu maksud ucapan Ray
" Aku tahu pasti hati kamu sedang tidak enak, kita akan mencari tempat dimana tempat itu akan membuat kamu lebih baik lagi, keluarkan semua rasa yang menjadi beban yang kamu pikul selama ini, setelah itu kita akan pulang dan kamu akan menjadi sosok Fina yang baru lagi, tidak ada tangisan, tidak ada sorot wajah yang kecewa dan beban yang kamu pikul hilangkan, agar anak yang kamu kandung merasakan kalau mama nya sangat menyayangi nya, jadi kan bayi kamu untuk menjadi kekuatan kamu." Ucap Ray panjang lebar
" Tapi Ray kamu..." Tanya Fina tapi belum selesai Ray menyahuti nya
" Sudah jangan banyak bicara dulu, kita ke suatu tempat dulu ok." Ucap Ray dan Fina hanya bisa menganggukkan kepala nya.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 855 Episodes
Comments
Raffi Ganzz
emang anak siapa fina hamil ? dan lgi ray nya koktdk marah klau fina hamil
2022-12-13
1
Aisyah Hayati
ko si rey ga ada terkejut sama sekali
2021-12-07
0
Dewi Kijang
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪👌👌👌👌👌👌👌👌
2021-10-24
0