"Assalamualaikum ibu." Ray mengucap salam
"Waalaikumslaam nak, tumben kamu sudah pulang?." tanya ibu
"Iya bu, lagi tidak enak badan, kalau begitu Ray masuk ke kamar dulu ya bu." Jawab Ray setelah mencium tangan sang ibu
"Iya nak, kamu iatirahat saja ya, ibu buatkan teh hangat nanti ibu bawa ke kamar kamu." Jawab ibu
Oh iya lupa kalau nama ayah Ray adalah Rio dan ibu nya adalah Ratna
lanjut kecerita ya kak
Setelah melihat sang putra masuk ke dalam kamar ibu langsung ke dapur untuk membuat teh, di keluarga pak Rio memang semua nya sudah ada para pelayan, tapi khusus untuk mengurus suami dan anak anak nya, ibu memilih untuk turun tangan sendiri.
Tok tok tok
"Nak ibu masuk ya." Ucap ibu
"Masuk saja bu, tidak di kunci." Jawab Ray dari dalam
Ibu masuk setelah di persilahkan masuk oleh sang putra
"Kamu minum dulu teh nya ya, selagi hangat lalau istirahat ok." Ucap ibu
" Iya bu." Ray menjawab singkat lalu meminum teh tersebut,
Setelah minum teh Ray langsung membaringkan tubuh nya, Ray yang merasakan tubuh nya memang lagi tidak enak, jadi ia dengan mudah untum tidur, sang ibu setelah mendengar dengkuran lahus dari sang putra langsung keluar dari kamar dan menuju ke kamar nya sendiri
"Apa Ray merasa keberatan untuk menikahi Fina, kenapa saat waktu pernikahan sudah dekat Ray semakin terlihat murung dan seperti nya Ray merasakan beban yang begitu berat, kalau memang Ray merasakan beban kenapa Ray tidak mengutarakan kepada kami, kami sebagai orang tua tidak akan merasakan keberatan untuk menggagalkan perjodohan ini,." ucap sang ibu
"Kamu kenapa bu, ayah yakin kalau Ray menerima nya bu." Ucap ayah yang duduk di sebelah ibu
"Eh ayah, bukan begitu yah, ibu melihat kalau Ray semakin diam dan agak jauh terhadap kita di saat waktu pernikahan nya semakin dekta, ibu menjodohkan Ray dengan Fina bertujuan agar Ray ada yang mendampingi yah, agar Ray bahagia, tapi kalau itu membuat Ray tidak bahagia lebih baik mundur dari sekarang, dari pada nanti setelah mereka menikah tapi pernikahan mereka serasa hampa yah, ibu tidak mau kalau putra kita merasa kesedihan di hati nya dan berpura pura tersenyum di depan kita." ibu mengeluarkan semua isi hati nya
"Nanti kita bicarakan lagi sama Ray ya bu, sudah ibi istirahat saja ok, jangan berfikir yang berat berat, ingat kesehatan ibu." Ucap Ayah
Setelah menenang kan sang istri, ayah keluar dari kamar menuju ruang kerja nya, ayah juga berfikir tentang ucapan sang istri, dan teringat tadi di ruangan kalau sang putra tersenyum dengan begitu lebar yang mengisyaratkan kalau dia lagi bahagia, tapi sejak ia berbicara tentang pernikahan senyum manis nya itu langsung hilang begitu saja, ayah langsung pusing memikirkan itu.
Saat makan malam semua orang berkumpul di meja makan, tidak ada yang berbicara saat makan, semua nya sibuk dengan makanan nya sendiri sendiri.
Saat ayah sudah selesai makan langsung melihat ke arah Ray
"Ray nanti sebelum tidur ayah tunggu kamu di kamar ya,." pinta sang ayah
Ray yang di panggil langsung menatap sang ayah dan menganggukan kepala nya, ingin rasa nya Ray bertanya tapi ia urungkan lebih baik nanti saja saat bertemu toh nanti juga ia akan tahu, kenapa sang ayah ingin berbicara dengan nya.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 855 Episodes
Comments
Beci Luna
ray itu jodohmu nti
2021-10-28
1
Joko Sutrisno
suka Ray
2021-07-07
0
Juanita Lemah
lanjut lagi
2021-07-05
0