"Baik lah, saya sudah membaca data pribadi anda, tapi kalau boleh tahu P itu apa ya, saya lihat nama belakang anda P?." tanya Ray
"Itu nama keluarga saya pak."
"Apa salah kalau saya tanya, dari tadi dia jawab nya dingin, singkat dan datar, perempuan yang menarik." ucap Ray dalam hati
"Baiklah kalau begitu, selamat datang dan semoga anda betah di sini." ucap Ray pada Mesya
"Terima kasih apa, apa ada yang perlu di tanyakan, mungkin syarat syarat lain nya?." Tanya Mesya
"Tidak ada, semua nya sudah cukup." Jawab Ray
Mesya berdiri dan langsung berpamitan pada dosen tersebut
Setelah kepergian Mesya, Ray langsung menyandarkan badan nya di kursi kebesaran nya, memejamkan mata sesaat tapi di dalam fikiran Ray tiba tiba terlintas wajah Mesya.
"Kenapa dengan ku, kenapa dengan jantung ku, selama ini aku tidak pernah merasakan rasa seperti ini." Ray berbicara sendiri.
Tapi Ray tidak menyadari kehadiran seseorang di ruangan tersebut.
"Ekhmmmm." deheman seseorang yang dari tadi memperhatikan Ray
Ray yang terkejut langsung membalikkan badan nya.
"Ayah..." Ucap Ray
Ya seseorang yang sedang memperhatikan nya adalah ayah nya sendiri.
"Boy kamu sedang apa, kenapa dengan jantung mu?." tanya sang ayah
"Tidak ada apa apa yah, ayah sendiri ada apa ke sini, atau ayah akan duduk di sini lagi?." tanya balik Ray
"Tidak Ray, kamu akan tetap duduk di situ." jawab ayah
"Yah, ayah sendiri kan tahu kalau Ray juga punya perusahaan yang perlu Ray tangani juga yah, bagaimana Ray membagi waktu nya, terus belum lagi kalau nanti ibu meminta ini itu sama Ray, ayah pasti sudah tahu kan." ucap Ray
Sang ayah merenungi ucapan sang anak.
"Baiklah ayah akan kembali di sini, oh iya selama ayah tinggal 1 bulan ini, kata nya ada mahasiswa dari Surabaya?." tanya ayah
"Iya, dia perempuan yang cerdas, manis, tanggap, mempunyai keinginan yang sangat tinggi dan kelihatan nya sangat berpotensi untuk menggapai nya." ucap Ray dengan senyum manis nya
"Wah wah seperti kamu sangat mengenel nya boy, ingat boy kalau sebentar lagi kamu akan menikah dengan Fina, Fina gadis yang baik. jangan kecewakan ibu dan ayah." Ucap ayah
Senyum Ray langsung hilang saat sang ayah mengucapkan nama perempuan yang sebenatr lagi akan menjadi istri nya.
Ya Ray di jodohkan oleh keluarga nya, keluarga nya berfikir kalau Ray hanya memikirkan pekerjaan nya saja, dan tidak memikirkan hal pribadi nya, akhir nya orang tua Ray menjodohkan dengan anak teman nya, Ray adalah anak yang sangat patuh terhadap ke dua orang tua nya, meskipun dengan hati yang berat, Ray menerima perjodohan tersebut..Ray berfikir ia hidup hanya ingin berbakti kepada kedua orang tua nya saja, ia tahu kalau orang tua nya pasti bisa memilihkan jodoh yang terbaik buat anak anak nya.
"Iya yah, Ray tidak lupa mengenai hal itu." Jawab singkat Ray
"Semua persiapan pernikahan kamu sudah rampung boy, kita tinggal sebar undangan saja, jadi hari ini kamu harus segera urus surat cuti kamu, ingat 3 hari lagi kamu akan menikah." Ucap ayah
"Baik yah, kalau begitu Ray pamit untuk kembali ke kantor yah, Assalamualaikum." ucap Ray sambil mencium tangan sang ayah
Ray berjalan keluar dari kampus tersebut dengan langkah yang lemas, padahal sebelum nya Ray berfikir akan memantapkan hati nya.....
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 855 Episodes
Comments
Joko Sutrisno
ha ha ha di kacangin
2021-07-07
3
Juanita Lemah
lanjut lagi bagus
2021-07-05
0
Erni 1975
keren thor ceritanya
2021-07-02
0