NovelToon NovelToon
Warisan Dewa: Misteri Benua Tianyun

Warisan Dewa: Misteri Benua Tianyun

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Epik Petualangan
Popularitas:15.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Setelah menaklukkan Turnamen Alam Dewa dan mencapai ranah Ascendant, Zhao Xuan dan raksasa perunggu Long Chen kembali ke Benua Fana Tianyun tempat di mana legenda mereka berdua dimulai. Tujuan utama mereka adalah Lautan Kematian, sebuah wilayah terlarang yang menyimpan artefak legendaris.

Namun, turunnya Kunci Asal telah mengubah keseimbangan Benua Tianyun. Energi kuno yang bocor dari Lautan Kematian memicu kebangkitan berbagai warisan rahasia di benua fana. Para jenius lokal tingkat puncak yang merasa diri mereka tak tertandingi mulai bermunculan. Di saat yang sama, pasukan elit dari "Tujuh Penghancur Surga" diam-diam telah menyusup dan memanipulasi sekte-sekte raksasa benua fana untuk menggali Lautan Kematian.

Bagi Zhao Xuan dan Long Chen, Benua Tianyun kini tak ubahnya seperti taman bermain yang terbuat dari kaca tipis. Mereka harus menekan kekuatan destruktif mereka agar tidak menghancurkan benua tersebut, sambil menghadapi arogansi para jenius fana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10

Di atas tebing bawah tanah yang tersembunyi dalam kegelapan absolut, Zhao Xuan menatap tajam ke dasar rongga gua. Matanya mengunci sosok pria bertopeng dengan sulaman bintang jatuh di punggungnya.

Setengah Langkah God King, batin Zhao Xuan dingin. Di sekeliling pria itu, enam kultivator ranah Nirvana terus memompa Qi gelap mereka ke dalam altar untuk menarik perlahan Kunci Asal yang melayang di atas danau lava hitam.

Long Chen, yang bersembunyi di sebelah Zhao Xuan, mengepalkan tangannya erat-erat. Otot perunggunya menegang hingga urat-uratnya menonjol. Sebagai petarung veteran, Long Chen tahu betul batas kekuatannya.

"Zhao Xuan," bisik Long Chen dengan nada yang luar biasa serius, mengabaikan segala panggilan arogannya di masa lalu. "Enam Nirvana dan satu Setengah Langkah God King. Jika kita melompat turun sekarang, kita berdua mungkin bisa membunuh beberapa dari mereka, tapi kita akan terkubur hidup-hidup di sini."

Zhao Xuan tidak membantah. Niat Tirani di dalam hatinya mendidih, namun pikirannya sejernih es. Di masa puncaknya, serangga-serangga ini hanya butuh satu hembusan napas untuk dimusnahkan. Namun sekarang, ia berada di ranah Ascendant Awal.

"Kau benar, Long Chen," jawab Zhao Xuan tenang, matanya tak lepas dari altar. "Jika aku memaksakan diri membakar Esensi Jiwa, aku mungkin bisa menyeret Pemimpin itu ke neraka. Tapi kita akan mati konyol. Untuk meratakan panggung ini, aku harus segera membuka Roda Bintang Ketujuh-ku. Dan untuk membukanya, aku membutuhkan energi kosmik murni dari Kunci Asal itu."

Su Qingxue menahan napasnya, merasa ngeri mendengar ambisi pemuda berjubah hitam di sebelahnya. Mencuri dari tujuh monster di bawah sana? Itu benar-benar bunuh diri!

Namun, tepat sebelum Zhao Xuan memikirkan cara untuk menyelinap dan mencuri energi pusaka tersebut...

GRUUUUMMMBLLLL...

Sebuah getaran yang luar biasa dahsyat mengguncang seluruh distrik bawah tanah! Batu-batu raksasa berjatuhan dari langit-langit gua ke dalam danau lava.

Di dasar gua, Pemimpin Tujuh Penghancur Surga mendadak mendongak. Topengnya memancarkan cahaya merah yang bergetar. "Formasi penyembunyi kita dihancurkan dari luar! Bersiap!"

KABOOOOOOOOOOOM!

Langit-langit rongga gua raksasa itu meledak hancur lebur!

Cahaya merah darah dari Miasma Ibu Kota menyilaukan mata, turun layaknya air bah. Di tengah puing-puing batu seukuran gunung yang berjatuhan, sesosok raksasa setinggi sepuluh meter turun dengan kecepatan meteor.

Sosok itu mengenakan jubah kekaisaran berwarna emas hitam yang terbuat dari sisik naga purba. Di kepalanya bertengger mahkota tulang. Fluktuasi kekuatan yang menyapu dari tubuhnya membuat seluruh lava di danau hitam itu membeku seketika!

Penindasan dari ranah God King sejati!

"TIKUS-TIKUS KOTOR DARI LANGIT ATAS!" Raungan yang membelah jiwa itu keluar dari mulut sang penguasa, Kaisar Siluman Tulang Hitam. "Beraninya kalian menggali lubang tepat di bawah singgasanaku dan mencoba mencuri pusaka perairanku?!"

Sang Kaisar Siluman tidak membuang waktu untuk bernegosiasi. Ia mengangkat telapak tangannya yang seukuran rumah, memadatkan Hukum Kehancuran tingkat dewa, dan menghantamkannya langsung ke arah altar tempat Tujuh Penghancur Surga berada!

"Tahan dia!" raung Pemimpin Tujuh Penghancur Surga.

Keenam anggota tingkat Nirvana seketika mengubah arah Formasi Penyerap Jiwa mereka, membentuk sebuah perisai ketiadaan raksasa berbentuk cangkang kura-kura hitam. Sang Pemimpin sendiri mencabut sebuah pedang pusaka tingkat dewa, membakar Esensi Darahnya, dan menebas ke atas untuk menahan telapak tangan sang God King.

BLAAAAAAAAMMM!

Benturan antara God King dan Setengah Langkah God King yang didukung enam Nirvana menciptakan gelombang kejut kiamat. Tebing di sekitar gua runtuh. Dinding ruang bawah tanah itu terkelupas layaknya kulit kayu.

Di atas tebing yang mulai runtuh, Zhao Xuan menyeringai iblis. Matanya memancarkan kegelapan mutlak yang menyerap seluruh cahaya di sekitarnya. Rencana bunuh dirinya baru saja berubah menjadi kesempatan emas!

"Waktunya memancing di air keruh," bisik Zhao Xuan. "Long Chen, pegang Su Qingxue. Bersiaplah untuk melarikan diri pada detik di mana aku memberi aba-aba."

Tanpa menunggu jawaban, tubuh Zhao Xuan melebur sepenuhnya ke dalam ketiadaan.

Di dasar gua, Kaisar Siluman dan Tujuh Penghancur Surga sedang menemui jalan buntu. Pedang sang Pemimpin bergetar hebat menahan telapak tangan raksasa Kaisar Siluman, namun formasi enam Nirvana mulai retak. Tidak ada satu pun dari mereka yang memiliki sisa fokus untuk memperhatikan altar di bawah mereka.

Tepat pada milidetik ketika konsentrasi kedua belah pihak terpusat pada benturan energi dewa mereka...

SRAASH!

Sebuah robekan ruang perak sekecil jarum terbuka tepat setengah sentimeter di atas Kunci Asal yang melayang di altar. Sebuah tangan pucat memanjang keluar dari robekan itu dengan kecepatan yang menentang hukum waktu.

Tangan Zhao Xuan tidak mengambil keseluruhan Kunci Asal tersebut—ia tahu benda itu memiliki resonansi yang akan langsung mengunci ruangnya jika dipindahkan secara paksa.

Sebagai gantinya, Roda Ketiadaannya berputar gila di telapak tangannya, langsung menyedot paksa 70% dari Inti Energi Kosmik murni yang ada di dalam Kunci Asal tersebut!

Kristal bening yang tadinya memancarkan cahaya terang benderang itu seketika meredup drastis, menyusut dan kehilangan pesonanya layaknya batu kali biasa. Energi surgawi yang tak terhingga kini telah berpindah sepenuhnya ke dalam Dantian Zhao Xuan, diamankan dengan sembilan lapis segel Roda Asura.

ZRAAAAP!

Kehilangan 70% energinya dalam sekejap membuat keseimbangan ruang di altar itu runtuh.

Kaisar Siluman dan Pemimpin Tujuh Penghancur Surga yang sedang beradu kekuatan langsung menyadari fluktuasi yang lenyap itu!

"PUSAKAKU!" raung Kaisar Siluman, menunduk dengan mata terbelalak.

"SIAPA DI SANA?!" Pemimpin Tujuh Penghancur Surga menjerit panik, melihat robekan ruang perak yang perlahan menutup di atas altar.

Dari dalam ketiadaan yang mulai memudar, suara tawa serak yang luar biasa arogan dan merendahkan bergema di seluruh dinding gua, menghina pendengaran kedua penguasa mutlak tersebut.

"Terima kasih atas hidangannya, dua anjing bodoh. Lanjutkanlah kegiatan saling gigit kalian."

Kata-kata itu bagaikan tamparan yang menghancurkan harga diri Kaisar Siluman dan Pemimpin Penghancur Surga! Ada pihak ketiga yang menyelinap tepat di bawah hidung mereka dan mencuri esensi dari harta yang mereka pertaruhkan nyawa untuk direbut!

"MATI KAU, PENCURI!" Kaisar Siluman mengabaikan Tujuh Penghancur Surga dan langsung melepaskan Domain God King-nya, membekukan seluruh hukum ruang dalam radius sepuluh mil persegi untuk mencegah pencuri itu berteleportasi!

Namun, Zhao Xuan sudah memprediksi hal ini.

Di atas tebing yang runtuh, Zhao Xuan muncul kembali di samping Long Chen dan Su Qingxue. Ia tidak menggunakan hukum ruang biasa. Ia mencabut Belati Kembar Jiwa-nya, menyalurkan sedikit sisa Inti Energi Kosmik yang baru saja ia curi, dan mengayunkan belatinya dengan kekuatan penuh!

"Seni Ruang Asura: Pemutus Domain Dewa!"

KRAAAAAAAAASH!

Bilah perak itu memotong Domain God King yang membeku layaknya membelah kaca tipis. Sebuah gerbang spasial yang memancarkan badai bintang terbuka lebar.

Zhao Xuan menarik kerah Long Chen dan bahu Su Qingxue, lalu melompat mundur ke dalam gerbang tersebut sedetik sebelum telapak tangan raksasa Kaisar Siluman menghancurkan tebing itu menjadi debu ketiadaan.

BOOOOOOOOOOM!

Gerbang spasial tertutup dengan mulus.

Di dalam gua bawah tanah yang kini hancur lebur, Kaisar Siluman dan Tujuh Penghancur Surga berdiri dalam keheningan yang dipenuhi oleh murka mutlak. Harta utama mereka telah cacat, dicuri oleh hantu berjubah hitam yang lolos dari genggaman God King!

Ribuan Mil Jauhnya – Di Tengah Pegunungan Hutan Mati.

Sebuah celah dimensi terbuka di udara, memuntahkan Zhao Xuan, Long Chen, dan Su Qingxue ke atas tanah berpasir hitam.

Su Qingxue jatuh terduduk, terengah-engah mencari udara, masih tidak percaya bahwa mereka baru saja merampok God King dan Tujuh Penghancur Surga sekaligus lalu lolos hidup-hidup.

Long Chen menstabilkan tubuhnya dengan pilar hitamnya, lalu tertawa terbahak-bahak. "HAHAHAHA! Pemandangan wajah Kaisar bodoh itu... Ah, itu adalah mahakarya, Zhao Xuan! Kita mengadu domba mereka dengan sempurna!"

Zhao Xuan mendarat dengan mulus. Tidak ada tawa di wajahnya, melainkan sebuah kepuasan predator yang dingin. Ia menyentuh perutnya, di mana Dantian-nya kini bergejolak hebat, dipenuhi oleh pusaran Energi Kosmik Kunci Asal yang terus mengamuk mencari jalan keluar.

"Ini baru permulaan, Long Chen," ucap Zhao Xuan, keringat dingin mulai menetes di pelipisnya akibat menahan energi purba tersebut. "Dua faksi itu pasti akan membalikkan seluruh Dunia Siluman Kuno untuk mencari kita."

Zhao Xuan duduk bersila di atas tanah pasir hitam, matanya menyipit menahan rasa sakit dari meridiannya yang mulai meretak akibat lonjakan energi.

"Aku harus masuk ke dalam kultivasi tertutup sekarang juga. Energi ini terlalu besar untuk ditahan lama-lama. Inilah saatnya."

Mata hitam legam sang Asura memancarkan ketegasan mutlak.

"Long Chen, Su Qingxue... segel pegunungan ini. Bunuh siapa pun yang mendekat dalam radius sepuluh mil."

1
Andi Heryadi
akhir mati juga MCnya,sombong arogan lupa klo diatas langit msh ada langit
saniscara patriawuha.
semoga lekas sembuh mang otor sehat selalu...
Ghotam
kenapa Gu Tianxue jadi begitu ya. dan semoga Tuan mudanya menepati janjinya untuk menemukan tubuh yang tepat untuk Gu
saniscara patriawuha.
sayang inti monster nirwana puncak cuma naikin sampe ascendan menengah,, minimal ya nirwana awal lah mang otor....
Solihin Syamsuddin
Semoga lekas sembuh….
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣😍😍😍😍😄👍👍👍
Markinyo
kenapa tidak menguraa harta sekte & kerajaan yg telah menyerang? itu kn rampasan perang?
Ahmad Nasir
katanya dah jadi dewa... dikit-dikit kalah, dikit-dikit mau mati...🙄😏😏😏
saniscara patriawuha.
sikattttt....
saniscara patriawuha.
sikattttt.,
saniscara patriawuha.
serappppp sampeeee keringggg...
saniscara patriawuha.
sikatttty manggg guuuu,, tunjukann kejantananmuuu...
saniscara patriawuha.
sikattttt dannn serapppppppp....
saniscara patriawuha.
mangapppp manggg otorrrr,,, gasssss
eka suci
syafakillah Thor, semoga cepat sembuh 🤲🏻 biar bisa beraktifitas normal n crazy up lagi💪
eka suci
semakin naik ranah yg dibutuhkan pun semakin sulit tapi bukan berarti tidak bisa💪
saniscara patriawuha.
zrasssdsssss....
saniscara patriawuha.
gasssddd deuiiii...
saniscara patriawuha.
jarahhhh harta sektenya...
saniscara patriawuha.
hancurrrkannnn sudahhhhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!