NovelToon NovelToon
Istri Bar-Bar Ustadz Hanan

Istri Bar-Bar Ustadz Hanan

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:448.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

“Bagaimana hafalanmu?"
“Susah! Bisakah dikurangi hafalannya!”
“Pakaianmu boleh diskon. Tapi urusan agama, jangan sampai ikut didiskon.”
Kayla Aurora adalah gadis cantik dengan dunia yang bebas, akrab dengan mabuk, klub malam, dan balap liar.
Aturan bukan temannya, apalagi nasihat agama. Hingga sebuah keputusan memaksanya masuk ke pondok pesantren.
Tempat yang terasa seperti penjara,
penuh hafalan, disiplin, dan larangan yang membuatnya tersiksa.
Di sanalah Kayla bertemu Hanan, lelaki tenang dengan kesabaran yang tak mudah habis.
Alih-alih menghakimi, Hanan memilih membimbing. Bukan dengan paksaan, melainkan dengan pengertian dan doa.
Di antara pelajaran yang memberatkan dan hati yang perlahan dilunakkan,
benih cinta pun tumbuh… bersamaan dengan iman yang mulai menemukan jalannya.
Karena terkadang,
Allah mempertemukan dua insan bukan untuk menyamakan dunia, melainkan untuk saling mendekatkan kepada-Nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

“Apes-apesss. Niat pengen seneng malah senep,” umpat Kayla dalam hati.

Ia mendengus pelan, lalu memijat pelipisnya yang terasa berdenyut. Tubuhnya lelah, bukan cuma karena berlari menjauh dari arena balap liar, tapi juga karena emosi yang sejak tadi tak karuan.

Lampu jalan memancarkan cahaya kekuningan yang redup. Jalanan mulai sepi. Angin malam menusuk kulitnya yang hanya tertutup kaos tipis. Kayla duduk di pembatas trotoar, menekuk lutut, menatap kosong ke arah aspal.

‘Adel, Ditha, Zayn. Kalian gak ada cita cita, nyariin gue apa ya, astaga!’

Kayla menghela napas panjang, mencoba menenangkan diri. Biasanya ia tak pernah panik. Tapi malam ini berbeda. Ia sendirian, tanpa alat komunikasi, di jalan yang bahkan tak ia kenali dengan baik.

Saat itulah suara mesin mobil terdengar melambat.

Kayla refleks mendongak, matanya menyipit waspada. Mobil itu menepi perlahan, lampu sein berkedip pelan. Jantungnya berdegup lebih cepat. Seribu kemungkinan buruk langsung berkelebat di kepalanya.

Kaca jendela mobil terbuka.

“Mbak Kayla!” Suara itu membuat Kayla terdiam sejenak.

Bukan suara asing. Bukan pula suara yang menakutkan. Justru… suara yang sangat ia kenal.

Seketika, wajah Kayla berubah. Ketegangan di pundaknya runtuh begitu saja. Senyum yang tadi mati perlahan merekah, bahkan tanpa ia sadari.

“Fatim!” serunya spontan sambil berdiri. “Kamu kok di sini?”

Gadis berkerudung pink itu segera turun dari mobil. Langkahnya cepat menghampiri Kayla. Wajah Fatim terlihat sedikit pucat, jelas kelelahan, tapi senyumnya tetap hangat dan tulus seperti pertama kali mereka bertemu.

“Nenekku sakit Mbak,” ujar Fatim sambil merapikan kerudungnya yang tertiup angin. “Makanya aku ke Jakarta.”

“Oh…” Kayla mengangguk pelan. “Nenek kamu orang Jakarta?”

“Iya,” jawab Fatim. “Umi kan asli Jakarta. Abi yang Surabaya.”

Nama itu lagi. Entah kenapa, setiap kali mendengar kata Umi, hati Kayla selalu terasa sedikit… asing. Hangat tapi juga canggung.

“Mbak Kayla ngapain di sini?” tanya Fatim kemudian. Matanya menyapu sekitar, jelas heran melihat Kayla sendirian di pinggir jalan malam-malam. “Kok sendirian?”

Kayla terkekeh kecil, tapi tawanya terdengar pahit.

“Aku tadi kabur hehehe, mobilku ketinggalan,” keluhnya. “Dompet, HP, semua ada di sana. Aku bingung banget mau pulang.”

Nada suaranya melemah di akhir kalimat. Untuk pertama kalinya, Kayla tak berusaha terdengar santai atau sok kuat. Ia benar-benar lelah.

“Ya Allah…” Fatim refleks menutup mulutnya. “Terus mbak di sini dari kapan?”

“Hampir dua jam,” jawab Kayla jujur.

Fatim terlihat terkejut, lalu ekspresinya berubah khawatir. “Rumah Mbak Kayla di mana?”

“Jalan Cempaka V.”

Fatim langsung tersenyum lebar, seolah menemukan kabar baik di tengah kecemasan. “Loh, deket dong! Kita searah!”

Kayla menatapnya ragu. “Kamu di mana emang?”

“Cempaka XI.”

“Oh…” Kayla tersenyum kecil. “Iya, searah.”

Ia terdiam sejenak, menimbang. Lalu dengan nada sungkan sesuatu yang jarang sekali ia lakukan, Kayla berkata,

“Boleh ya… aku numpang?”

Fatim terkekeh ringan. “Boleh dong. Ayo! Tapi mbak di depan ya?’’

‘’Oke, gapapa.”

Tanpa ragu, Fatim menggenggam tangan Kayla, menariknya lembut menuju mobil. Sentuhan itu sederhana, tapi entah kenapa membuat Kayla merasa… aman. Perasaan yang sangat jarang ia rasakan.

Fatim membukakan pintu depan.

Deg.

Dalam satu detik, tubuh Kayla membeku.

Matanya terpaku lurus ke depan.

Napasnya tertahan.

Jantungnya berdegup keras, tidak beraturan.

Di kursi depan…

di balik kemudi…

Hanan.

Laki-laki itu duduk tenang, kedua tangannya menggenggam setir. Pakaiannya sederhana kemeja lengan panjang dan celana bahan gelap. Wajahnya tampak lebih dewasa dari terakhir kali Kayla melihatnya. Tatapannya lurus ke depan, sebelum akhirnya beralih… bertemu dengan mata Kayla.

Hanya satu detik.

Satu detik yang terasa terlalu panjang.

Hanan segera menunduk, memalingkan wajahnya sedikit, seolah ingin memberi jarak yang sama seperti dulu.

Sementara Kayla…

masih berdiri terpaku.

Dadanya terasa sesak. Ada rasa aneh yang menjalar campuran gugup, malu, dan sesuatu yang tak ingin ia akui.

Dari sekian banyak skenario buruk yang ia bayangkan malam ini… bertemu lagi dengan Hanan adalah yang paling tidak pernah ia persiapkan.

‘Kenapa aku harus ketemu dia lagi? Disaat penampilan selalu buruk, astaga!’ gumam Kayla dalam hati.

1
Ida Siti Farida
kesurupan mas ganten ya kay..😁😁
Eka ELissa
sama 2🌹🌹🌹mksih juga ..
nikah dadakan GK di lnjutin Mak.......🤔🤔🤔
Eka ELissa
Klian beda pabrik Ar.....GK papa kn tetep Klian ank bunda fatim
HR_junior
dah mnding pergi dr jakarta ..ke pondok aja biar hati km damia kay
HR_junior
BPK edan ya..km yg bikin kok tanya ma Kayla..la dia ankm apa gak ...atau tanya ma mantan istri km ..kalian kan yg bikin Kayla..mama km juga gak tangeng ya kay..bener2 ortu edan ya
Eka ELissa
ikutan deg degan fatim aku
Halimah
Ceritanya seruuuuuu
Halimah
Alhamdulillah akhirnya happy ending jg....Otw kamar Arash mom
Halimah
Alhamdulillah
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Alhamdulillah happy ending 🥰
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ya gak mirip, emak bapaknya beda🤭
tapi nanti kalau sudah gede pasti ada miripnya sama kamu Arash 🤭
Angga Gati
keren ceritanya💝💝💝💝💝💝💝💝💝
Yuliana Purnomo
Alhamdulillah happy ending,, thanks momy Ar🥰
Ria Hastuti
Alhamdulillah happy ending....
Nar Sih
alhamdulilah ending yg bagus bahagia semua nya ,makasih moomy🙏🥰🥰
Ita rahmawati
kirain kisah ustadz Zaki SM Zivana 🤭
eh ternyata atas,, GK nyangka bgt nih tp aku lgsg otw 🤗
Ita rahmawati
tau aja sih kmu ras kalo GK mirip,,tenang aja ras adeknya masih bayi nti kalo udah gede juga mirip 😂
Eka Marliyani
cerita yg bagus
Enny Suhartini
Alhamdulillah sudah tamat
terimakasih
RosMa🌹🌹🌹
🥰🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!