18+ 18+ 18+
bijaklah dalam membaca dan BEBAS PROMOSI !!
Berawal dari ide gila Kakek Suryo yang ingin menikahkan kedua cucunya yang bernama Nayura (cucu kandungnya) dan Gema (cucu angkatnya), sehingga Suryo membuat sebuah rencana jebakan untuk mereka yang tidak saling kenal sebelumnya.
Hal itu dia lakukan karena keluarganya tidak pernah diberikan kesempatan untuk kenal ataupun bertemu dengan Nayura yang berprofesi sebagai model akibat kesalahpahaman puluhan tahun lalu. Ditambah lagi, sifat Nayura dan Gema sama-sama keras kepala jadi tidak mungkin mereka mau menikah kecuali dengan sebuah siasat yang mampu memaksa mereka.
Gema sudah memiliki seorang kekasih, kekasih yang tak pernah mendapat restu dari keluarganya. Dia juga sangat membenci profesi model dan merasa jijik dengan seorang model karena sebuah pengalaman buruk.
Sedangkan Nayura, dia juga sudah memiliki kekasih yang sangat ia cintai. kekasihnya itu merupakan cinta pertamanya.
Gema, lelaki tampan dan kaya disukai banyak wanita, Nayura model cantik dan sexy dikagumi banyak lelaki.
Setelah rencana penjebakan Kakek Suryo berhasil menikahkan kedua cucunya, akankah mereka mampu mempertahankan rumah tangganya atau justru saling melepaskan?
Ini adalah karya pertama, mohon dukungannya untuk like dan kasih masukan melalui komentar ya reader 🖤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nonawidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebuah Misi
Di Mega Mall, Mall terbesar di ibukota yang merupakan milik keluarga Bramantya.
Sisil tampil cantik dengan dress simple hasil rancangannya sendiri nampak clingak clinguk mencari seseorang.
"Sisil!" Teriak seorang wanita dengan penampilan nyentrik dan sosialita.
"Heii tante!" Sisil melambaikan tangannya dan berjalan menuju tante Intan yang tengah berdiri didekat restoran.
"Sisil makasih ya.. kamu sudah mau datang buat temenin tante." Ucap Tante Intan yang langsung menggandeng tangan Sisil memasuki Mall.
"Iya tante.. Sisil juga senang bisa jalan bareng tante." Jawab Sisil.
"Gimana kalau kita ngopi dulu disana? disana tempatnya enak buat ngobrol."
"Boleh tante. yuk.."
Dua wanita berbeda generasi itupun duduk di sofa cafe yang cukup nyaman. Keduanya memesan minuman favorit masing-masing. Tak lama pelayan datang membawakan pesanan mereka. Sambil menikmati secangkir kopi, Tante Intan memulai pembicaraan pada wanita dihadapannya,
"Sisil tante boleh nanya gak? kamu tinggal dimana? Dan tinggal dengan siapa?"
"Sisil tinggal di daerah Villa Permata tante, Sisil tinggal dengan Mami Papi." Jawab Sisil sambil menyeruput kopinya dengan santai. Sisil tidak mengatakan tinggal dengan Naya, sebab Naya tinggal diapartemen dan sesekali saja kerumah.
"Kalau boleh tahu nama orang tua kamu siapa sayang? Soalnya, tante pikir aku anak temen tante, nama yang sama dan sorot matamu tante inget banget ketika kecil. Maaf ya Sil, tante jadi kepo gini." Tante Rani merasa gak enak karena banyak nanya pada Sisil namun dia sangat penasaran dengan gadis dihadapannya.
"Ehmm.. gak masalah tante.. Papi Sisil namanya Bayu dan Mami Sisil namanya Rani." Jawab Sisil.
"Rani Dirgantara?" Tante Intan memastikan ucapan Sisil, dan Sisil hanya mengangguk.
Tante Intan langsung berhambur memeluk Sisil. Kebahagiaan yang dia rasakan saat ini. Dia sudah pernah berjanji dulu sama Rani, jika anak Rani perempuan maka akan menikahkan dengan anaknya.
Dan hal itu disetujui oleh Bayu dan Rani. Cita-cita mereka menjadi besan akan segera terwujud.
Ditempat lain, Nauval mengajak Naya keluar. Nauval ingin menghibur gadis tersebut karena dia tahu gadis polos itu pasti shock dengan apa yang terjadi padanya.
Setelah lama Nauval membujuk Naya, akhirnya dia mau keluar rumah karena menepati janjinya mentraktir Nauval selama seminggu.
Kehadiran Nauval membuat Mami Rani tersenyum, karena anaknya tidak mengurung diri dikamar terus dan bisa tertawa ketika mengobrol dengan Nauval.
Nauval merasakan cinta yang mendalam untuk seorang Nayura Agatha.
☘️☘️☘️
Dua minggu berlalu setelah kejadian Naya yang hampir dilecehkan di Club milik Nauval.
Naya sudah melupakan kenangan pahit tentang itu. Clara, wanita itu beberapa hari lalu mendatangi Naya untuk meminta maaf karena telah meninggalkan Naya di Club sendirian dengan alasan sakit perut.
Naya tidak menerima apapun alasan Clara. Sesuai permintaan Mami juga kakaknya, Naya memilih untuk memberhentikan Clara sebelum masa percobaan selama sebulannya habis dan membayar Clara 3 kali lipat dari gajinya perbulan sesuai dengan perjanjian yang ditulis pada surat kontrak.
Kini, hari-hari Naya sudah ditemani oleh manager barunya yang bernama Adella. Umurnya diatas Naya, namun dia sangat menghargai Naya. Profesionalitas dan mengutamakan kenyamanan Naya adalah prinsip kerjanya.
Hubungan Naya dan Nauval semakin hari semakin akrab. Setelah mengenal dan dekat dengan Naya, lelaki itu bertekad untuk tobat tidur dengan para J*lang. Dia mencoba memantaskan diri untuk Ayura Agatha, model yang makin hari namanya kian melejit.
Jadwal pemotretan Naya pun sangatlah padat, belum lagi shooting untuk iklan produk yang sangat melelahkan baginya. Karena bakatnya yang tak diragukan lagi, bahkan banyak sutradara memberikan tawaran padanya untuk bermain film layar lebar dengan honor yang besar. Tapi, Naya menolak keras, karena dia tak mau dipeluk atau dicium-cium lawan mainnya.
Beberapa hari lalu, Naya sudah menandatangi kontrak kerja sebagai brand ambassador untuk produk body lotion yang dikeluarkan oleh salah satu anak perusahaan Bramantya Corp. Hal itu membuat Naya sangat bahagia karena, dia bisa dikontrak oleh perusahaan terbesar di negeri ini, bahkan menjadi salah satu perusahaan yang menguasai pasar dunia dalam berbagai bidang.
•••
"Yura.." Panggil Adel.
"Eh.. i.. iya teh.." Jawab Naya kaget karena dia dari tadi sedang melamun. Naya memanggil managernya dengan sebutan teteh yang merupakan panggilan orang sunda untuk kakak perempuan.
"Kenapa?" Tanya Adel
"Nggak apa-apa teh."
"Apa kamu kurang nyaman jika pemotretannya dilakukan di taman? Atau ada masalah dengan gaunnya?" Tanya Adel lagi.
"Nggak teh. Hanya saja ada masalah dengan hati aku." Jawab Naya lirih.
"Kenapa ra? kamu bisa cerita apapun padaku."
"Aku sedih teh, sejak kejadian di Club yang aku ceritakan sama teteh kemarin, pacar aku juga nggak ada kabarnya sama sekali teh."
"Pacar? loh bukannya kamu lagi dekat sama Nauval Ra?"
Nayura pun menggeleng.
"Lalu?" Adel mulai penasaran.
"Pacarku ada di Jerman teh, aku udah menjalin hubungan dengannya selama 1,5 tahun. Dan baru kali ini dia tak ada kabar sama sekali. Aku gak ngerti bagaimana keadaannya dan kenapa dia tiba-tiba menghilang teh."
"Jangan berpikir macam-macam Ra, mending sekarang kamu siap-siap. 10 menit lagi pemotretannya dimulai." Ucap Adel yang melihat jam tangan yang melingkar di tangannya.
"Kak Ardi.. kamu dimana? Aku sangat merindukanmu kak! Kamu kenapa tiba-tiba menghilang dan membuatku galau seperti ini?" Batin Naya.
"Oh ya Ra, sabtu malam besok kamu ada undangan dari Bramantya Corp. diacara makan malam perusahaan."
"Kok aku diundang teh?" Tanya Naya polos.
"Iya karena kamu kan Brand Ambassador produk terbaru mereka. Kabarnya nanti banyak para pengusaha yang hadir, ini kesempatanmu untuk lebih dikenal Ra."
"Tapi teteh juga datang kan?"
"Nggak Ra, aku kan sudah izin dari awal sama kamu Ra, sabtu minggu ini aku meminta libur karena ibuku masih sakit, jadi aku harus pulang ke Bogor. Maaf ya.."
"Yaudah deh gak apa-apa." Jawab Naya lesu.
"Yuk kita ke lokasi pemotretan." Ajak Adel.
☘️☘️☘️
"Haris bagaimana acara pesta makan malam untuk karyawan Bramantya?" Tanya kakek Suryo pada asistennya.
"Semua sudah saya siapkan tuan."
"Bagaimana tanggapan Gema?"
"Tuan muda awalnya kaget karena baginya ini terlalu mendadak. Karena biasanya acara ini kan kita adakan akhir tahun tuan."
"Lalu kau beri alasan apa?"
"Karena tuan besar ingin memberikan penghargaan pada para karyawan yang sudah bekerja keras dan militan dengan Bramantya Corp. Dan tuan muda langsung bisa menerimanya tanpa curiga."
"Bagus!"
"Tapi tuan, sepertinya tuan Gema akan mengajak kekasihnya untuk hadir besok malam."
"Oke, kalau gitu tugasmu buat Gema mengetahui bahwa Intan akan datang jadi dia tidak akan berani mengajak wanita tidak jelas itu setelah kejadian kemarin di kantor."
"Laksanakan tuan."
☘️☘️☘️
Hari ini Gema membuat janji untuk bertemu dengan Talia. Dua minggu lebih Gema sangat direpotkan oleh Mamanya dan juga Kakeknya.
Wanita itu tidak memberi celah sedikitpun untuk anaknya bertemu sang kekasih. Sampai-sampai handphone anaknya disadap dan dia menyuruh orang untuk mengikuti anaknya.
"Baby!" Sapa Talia yang langsung duduk disamping Gema.
"Hei.. bagaimana kabarmu? Maaf aku baru bisa menemuimu." Ucap Gema dengan penuh rasa bersalah.
"Aku tidak baik, karena aku selalu merindukanmu. Aku datang ke kantormu beberapa kali, tapi selalu diusir securitymu!" Gerutu Talia dengan memeluk lengan Gema dan wajah yang ditekuk.
"Maafkan aku, mama benar-benar tidak memberiku celah sedikitpun bahkan ponselku juga disadap dan ada 2 orang yang selalu mengikutiku."
"Jadi, kita sekarang juga sedang diawasi?" Tanya Talia yang langsung melepaskan pelukannya, karena sejujurnya wanita itu masih takut dengan sang calon mertua.
"Tidak. Aku tadi berhasil mengelabuhi mereka dengan memanfaatkan Arsa dan Brian yang ke kantor. Lalu aku membeli handphone baru untuk menghubungimu."
"Ah syukurlah.. " Talia tersenyum lebar dan menyandarkan kepalanya di bahu Gema.
"Kamu pesen dulu gih." Perintah Gema.
Talia segera mengambil buku menu dan memesan makanan pada pelayan restoran. Setelah mencatat segala pesanan Talia, pelayan bergegas keluar dari ruang VIP tersebut.
"Baby.. malam minggu ini kamu datang kerumahku ya.. Mama ingin mengajakmu makan malam bersama, mama ingin membicarakan perihal rencana pernikahan kita." Ucap Talia dengan manja.
"Malam minggu ya? Maafkan aku Tal, aku ada acara kantor. Lain waktu ya."
"Acara kantor terus! Kapan kamu ada waktunya untuk aku?" Talia mulai merajuk.
"Maafkan aku Talia, tapi kantor ada pesta makan malam untuk para karyawan."
"Kamu bohong!"
"Aku serius, kamu tanya aja sama Arsa."
"Ya sudah aku ikut kamu ke pesta!"
"Nggak bisa Tal, Mama dan Kakek juga hadir disana!"
"Selalu aja mama mama mama kamu terus yang kamu jadikan alasan untuk menghindariku!"
"Talia, please jangan kayak anak kecil, kamu tahu sendiri bagaimana mama terhadapmu. Yang ada nanti kamu akan dipermalukan oleh Mama tal. dan aku gak mau itu terjadi." Jelas Gema.
"Padahal, itukan masa lalu mamaku.. kenapa aku disangkut-sangkutkan terus? kenapa? aku gak seperti masa muda mama. Apalagi Mama sudah berubah setelah bertemu dengan Papaku." Talia mulai menangis, Gema hanya bisa memeluk wanita yang duduk disampingnya itu.
"Maafkan aku Talia.. Maafkan aku selalu membuatmu menangis dan terhina oleh sikap mamaku. Aku percaya padamu Talia, kau gadis yang tulus, polos dan baik. Kamu tidak seperti mamamu yang telah menghancurkan rumah tangga orang." Batin Gema.
" Baby, aku minta kamu segera nikahin aku bulan ini!" Pinta Talia.
"Nggak bisa Tal, merayu mama itu tidak mudah!"
"Aku tidak butuh restu mamamu! aku mencintaimu dan aku minta kamu segera nikahin aku meskipun nikah siri aku tak masalah."
"Aku gak mau jika seperti itu Tal, aku gak mau! Itu akan menghancurkan perasaan keluargaku jika mereka tahu."
"Aku gak mau tahu! Kamu udah janji sama papaku untuk selalu menjaga dan membahagiakanku!" Talia terus menangis membuat Gema merasa bersalah.
___________________________________™
Bantu Like dan Commentnya yaa kak 🖤
Menurutmu, Akankah Gema mau menikah Siri dengan Talia?
Kalai tidak mau, apa yang akan dilakukan Talia selanjutnya?
tp kasian jg k naya kek cinta dia d permainkan kakeknya
gabisa sedewasa naya
mana sukanya diem klo marah
mending ceplas ceplos kek naya
dikira tuhan bisa tau isi hatimu
sumpah yg ga aku suka sm cowo kek gema tu gitu
emang dia bucin care meratukan pasangan tp klo udah jealous tiba² diem pen nampol komuknya sumpah
Masa iya gabisa cinta ke rachel si kn udah bobol gawangnya
sisil itu bener² gatau malu ya
masih aja disitu abis merong² gajelas
muka tembok😌
btw mama intan adalah mertua idaman semua umat
posisi rachel abis d perkaos dan trauma berat
mana ortunya di jerman
pasti lah naya dilema
dilain sisi dia juga berat gabisa ikut gema
ya pasti lah naya berat di rachel dg kondisi dia yg kek gitu
jd ga kebanyakan mendem👍🏿
pas udah berpawang bawaannya pen maen mulu dah
nyambungnya ke situ mulu🤣🤣🤣
btw suka bgt sm naya
ni dewasa dan bijak
maksudnya dia tu ga gampang tantrum
paling banter tiba² netes air mata doang
ga yg uring²an gajelas klo lg ada masalah
mending cerai aja dah
balik ma ardi nayanya
naya kemakan omongannya sendiri kekekkekekke
keluarga trllu goblok