NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN YANG YANG HARUS KUBAYAR MAHAL

PERNIKAHAN YANG YANG HARUS KUBAYAR MAHAL

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam pengganti / Dikelilingi wanita cantik / Nikah Kontrak
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sindya

Dalam sekejap identitas pribadinya diganti oleh kekasih suaminya. Ia dituduh melakukan berbagai kejahatan.


Kejahatan apa yang dituduhkan oleh kekasih suaminya hingga dirinya harus menebus kejahatan itu dibalik jeruji besi? apakah Kiara mampu melepaskan jeratan permainan orang-orang hebat yang menghancurkan hidupnya dalam sekejap? apakah ada yang bisa membantunya untuk melewati semua ujian hidupnya itu? ikuti cerita gadis cantik nan jenius bernama Kiara...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sindya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. Kejutan

Sudah hampir tiga pekan Kiara dan Evert berada di New York. Ada rasa jenuh merayap di dadanya. Ingin rasanya ia kembali ke Indonesia dan bekerja. Namun ikatan kontrak pernikahannya dengan Evert yang memintanya untuk tidak bekerja membuat ia harus mengurungkan niatnya itu.

Kini Kiara sedang memasak. Amanda selalu memanfaatkan dirinya kala ada Evert. Usia kandungan Amanda sudah memasuki bulan ke tiga. Walaupun belum terlalu kelihatan namun ciri-ciri tubuh wanita hamil sudah terlihat karena tubuh ramping Amanda mulai berisi.

"Kiara, aku ingin makan nasi goreng," manja Amanda.

"Kamu bisa memasaknya sendiri. Apakah kamu tidak lihat aku sedang memasak yang lain?" sahut Kiara terdengar datar.

"Evert, dia begitu pelit padaku padahal aku sedang ngidam," rengek Amanda.

"Kiara, tolonglah...! apa susahnya membuat nasi goreng satu piring untuk Manda," bujuk Evert dan Kiara harus menghentikan pekerjaannya lalu mulai meracik bumbu nasi goreng.

Dalam waktu 15 menit, nasi goreng sudah matang dan Kiara menyiapkan untuk Amanda yang ditemani Evert.

"Pelan-pelan makannya Manda. Ini masih panas," ucap Evert dan Kiara mengenakan earphone agar tidak mendengar dua manusia itu saling bermanja-manja dihadapannya.

Aroma masakannya tercium lezat. Kiara menyajikan untuk dirinya dan Evert. Keduanya mulai makan makanan mereka. Amanda juga tergiur ingin memakan masakan Kiara yang lain.

"Suapin sayang...! Aku mau juga," pinta Amanda.

"Kamu punya tangan dan biarkan Evert makan dengan tenang," desis Kiara. Evert mengabaikan sindiran Kiara dan memilih memanjakan Amanda.

Ponsel Kiara berdering. Melihat nama nenek Sarah dilayar ponselnya membuat Kiara segera menggeser tombol hijau itu.

"Kiara, selamat ya sayang atas kehamilanmu. Evert mengirim tespeck semalam membuat kami sekeluarga sangat terharu. Akhirnya kami punya pewaris, " ucap nenek Sarah membuat Kiara yang sedang makan tersedak.

Kiara menatap Evert sambil terbatuk-batuk. Evert yang sudah paham hanya mengangkat kedua bahunya acuh." Maaf nak, kamu lagi makan?" tanya nenek Sarah.

"Iya nek. Nanti aku akan telp lagi," ucap Kiara.

"Kamu lagi ngidam apa, nak biar nenek kirim dari sini. Atau kami saja ke sana untuk mengunjungimu? biasanya wanita hamil diluar semester awal pingin diperhatikan. Itu sudah menjadi bawaan bayi," oceh nenek Sarah tanpa henti.

Kiara terkejut dan langsung menolak dengan tegas." Aku tidak ngidam nenek. Jadi tidak usah ke sini. Aku hanya ingin menikmati bulan madu dengan Evert," tolak Kiara.

"Oh begitu nak, nenek paham nak. Baiklah, sekarang kamu istirahat saja dan jaga pola makanmu. Kalau ada apa-apa kabari nenek. Bundamu makin sehat dan sekarang kegiatan bundamu mengurus tanaman nenek," ucap nenek Sarah lalu pamit mengakhiri percakapan mereka.

Kiara menatap tajam wajah Evert lalu bangkit berdiri menuju kamarnya tanpa ada ucapan apapun. "Sial..! apakah dia marah padaku?" Evert segera menyusul ke kamar. Amanda bingung dengan pasangan suami istri itu.

Evert membuka pintu kamar mendapati Kiara yang sedang bersandar di dasbor tempat tidur sambil memejamkan matanya seolah sedang mencari ketenangan.

"Aku minta maaf sudah mendahului mu mengatakan kepada nenek tentang kehamilanmu. Aku melihatmu tidak melakukan apapun sementara tujuan kita menikah hanya ingin mendapatkan perusahaannya kakek," tutur Evert.

"Ini belum tiga bulan Evert. Kenapa harus buru-buru? apakah kamu menjanjikan sesuatu pada Amanda tentang perusahaan kakek?" tanya Kiara.

"Tidak. Aku hanya bosan menunggu janji kakek dan juga mau menjaga kewarasanku agar aku tidak gila dengan pernikahan kontrak ini," ucap Evert seakan menjatuhkan mental Kiara.

Kiara menahan sakit hatinya. Ia sadar bahwa dirinya tidak bisa memenuhi kebutuhan Evert. Itulah intinya bukan warisan itu.

"Baiklah. Tidak perlu menunggu tiga bulan pernikahan kita. Aku akan mempercepat proses penyerahan perusahaan kakek padamu dan pernikahan ini harus cepat berakhir. Aku juga sedang menjaga mental ku agar tidak terjerumus dalam kemaksiatan. Terimakasih," ucap Kiara lalu keluar dari apartemen seraya meraih ponsel dan mantel milik Billy yang sangat disukainya.

"Mau ke mana kamu? ini sudah malam...!" cegah Evert.

"Mau cari udara segar. Minggir...!" Kiara mendorong tubuh Evert dari pintu kamarnya. Kiara berjalan dengan cepat mengabaikan Amanda yang sedang menatapnya dengan senyum penuh kemenangan.

"Sebaiknya kamu pikirkan nasibmu setelah bercerai dari Evert, Kiara! dia hanya mencintaiku dan akan menjadi milikku selamanya. Kamu hanya alat untuk mendapatkan keberuntungannya," sindir Amanda membuat langkah Kiara terhenti.

"Bagaimana jika aku mengatakan kepada kakek Hilman kalau bayi yang dikandungmu itu bukan bayiku tapi bayi hasil hubungan zina kalian berdua. Apakah kakek masih mau memberikan perusahaannya pada Evert, hmm? ahh.. satu lagi, apakah bayi itu benar anak kandungnya Evert?" ucapan Kiara yang menohok itu mampu membungkam Amanda.

Kiara tersenyum kecut lalu melangkah pergi meninggalkan Amanda yang kehilangan kalimatnya untuk membalas Kiara.

"Dasar wanita sialannn.....! Evert dimana kamu...???!!" teriak Amanda dengan nafas memburu. Evert segera keluar dari kamar buru-buru menghampiri Amanda yang sedang menangis karena sakit hati pada ucapan Kiara. Amanda menceritakan apa yang dikatakan Kiara padanya bukan versi sebenarnya.

Evert mendekap tubuh Amanda untuk menenangkan wanita hamil itu. Sementara Kiara sudah duduk di taman apartemen tanpa peduli butiran salju menyelimuti tubuhnya. Kiara menangis seorang diri. Walaupun tanpa suara namun bahunya terguncang menahan sakit di dadanya.

Kiara menulis pesan untuk kakek Hilman agar menyerahkan perusahaan milik kakek itu pada cucunya. Ia tidak sanggup untuk bicara langsung pada kakek Hilman karena tidak tega menipu kakek yang baik hati itu.

Sementara itu asisten pribadinya tuan Billy berhenti sambil mengamati wajah seorang wanita yang dikenalnya. Ia seraya memberitahukan sang bos yang hendak turun dari mobil.

"Tuan. Bukankah itu adalah gadis yang mengenakan mantel tuan?" ucap sang asisten membuat sang punya mata elang itu menatap ke arah taman.

"Sepertinya gadis itu sedang menangis tuan," lanjut sang asisten membuat dada Billy merasakan ada yang tidak beres pada Kiara. Ia segera turun dari mobil melangkah dengan cepat menghampiri Kiara sambil membawa Tottebag.

"Nona Kiara...!" panggil Billy membuat Kiara buru-buru mengusap airmatanya. Kiara segera membalikkan tubuhnya lalu tersenyum pada Billy.

"Selamat malam tuan...!" ucap Kiara menahan getar suaranya.

"Boleh aku duduk disini?" tanya Billy dan Kiara mengangguk.

"Cuacanya makin ekstrem saat ini. Dan lihatlah salju menumpuk di mantelmu..! apakah kamu tidak merasa kedinginan?" tanya Billy.

"Mantel tuan bagaikan dekapan seorang ibu bagiku. Begitu hangat dan lembut sampai aku tidak merasakan kedinginan sedikitpun. Maaf aku jadi merasa nyaman memakai mantel anda daripada mantel yang aku beli beberapa waktu lalu," tutur Kiara apa adanya membuat Billy merasa sangat betah dan nyaman setiap kali bertemu dengan Kiara.

"Terimakasih atas kejujuranmu yang tulus. Sepertinya anda tidak baik-baik saja. Apakah ada masalah, nona?" tanya Billy tanpa sungkan.

"Yah. Aku akan segera bercerai tuan," ucap Kiara membuat Billy syok.

"Apa...?!"

1
🌸UmmiMasPutro🌸
bagus deh g jadi nikah🤭
Adi Sudiro
manusia egois udah pada bau tanah bukan nya sadar malah tambah edan
🌸UmmiMasPutro🌸
yg salah cucu kakek seandainya dya g ada amanda mgkn kiara bs jadi istri yg sholeha bkn cm nikah kontrak
🌸UmmiMasPutro🌸
bagus kiara batalin aja
Irul Nurjanah
lanjut
🌸UmmiMasPutro🌸
waduh harus cepet di tangani kiara jgn sampe parah
🌸UmmiMasPutro🌸
sering di ajak ngomong kiara, Annabelle syg sm. kamu, insyAllah cpt sadar
🌸UmmiMasPutro🌸
waduh billy semangat ya kiara percaya Allah SWT
🌸UmmiMasPutro🌸
syukur alhamdulillah masih ada yg mU percaya kiara
🌸UmmiMasPutro🌸
kiara lengah, sampe sampe passport di ganti dya g tau,
🌸UmmiMasPutro🌸
curiga yg dihamil manda bukan anak evan
🌸UmmiMasPutro🌸
nama kakeknya amran tp lupa nama istrinya thor🤭
sampe punya anak dan cucu dan alat alat canggihnya yg bs menghilang dll.
🌸UmmiMasPutro🌸: sama sama kakak author, tetep semangat ya menulisnya 🙏
total 4 replies
🌸UmmiMasPutro🌸
curiga nanti paman Annabelle yg bantu kiara
🌸UmmiMasPutro🌸
cerita sebagus ini nggak ada yang baca.
aq penggemar author dari cerita nenek amina lupa namanya🤭
vitrienoor99
kapok kamu evert, diperjanjikan ga akan menyentuh Kiara tapi syarat dari kakek Hilman harus ada cicit dulu sebelum warisan jatuh ke evert🤣🤣
vitrienoor99
lanjutkan kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!