NovelToon NovelToon
Saat Aku Dimadu

Saat Aku Dimadu

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: 01Khaira Lubna

Adara terpaksa menerima kehadiran seorang madu di rumah tangganya, dia tidak dapat berbuat apa-apa karena sang suami dan mertua yang begitu kekeuh menghadirkan madu tersebut. Madu bukannya manis, tapi terasa begitu menyakitkan bagi Adara.

Awalnya Adara merasa sanggup bila dirinya berbagi suami, tapi nyatanya tidak. Hatinya terasa begitu sakit saat melihat sang suami dan adik madunya sedang berduaan. Apalagi hubungan sang mertua yang terlihat sangat dekat dengan adik madunya. Ditambah lagi suami dan mertuanya juga memperlakukan sang adik madu dengan begitu istimewa, bak seorang putri yang harus selalu dilayani dan tidak boleh melakukan pekerjaan apapun. Berbanding terbalik dengan Adara yang harus mengerjakan semua pekerjaan rumah termasuk menyiapkan kebutuhan sang adik madu.

Hati Adara sangat sakit menerima perlakuan tidak adil tersebut.

Sejauh mana Adara sanggup bertahan membina rumah tangganya yang tak sehat lagi?

Yuk ikuti terus cerita ini. InsyaAllah happy ending.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 01Khaira Lubna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pov Erlang

Saat kami tengah duduk di sofa ruang tamu, tiba-tiba pintu terbuka dan muncullah sosok yang kami tunggu-tunggu sedari tadi. Dia adalah Adara, istriku, wanita yang sangat aku cintai.

"Permisi, ada tamu ternyata,'' ujar istri ku dengan senyuman nya yang menawan hati.

Hari ini penampilan Adara terlihat berbeda. Dia terlihat semakin cantik dengan rambut barunya, dan juga wajahnya nampak berbinar terang.

Mata ku tak mampu berkedip memandang indahnya paras istri pertamaku. Ternyata dia seharian keluar karena melakukan perawatan. Baguslah.

Ah, tapi kenapa aku jadi was-was sendiri? Entahlah, rasanya aku cemburu melihat kecantikan istriku, aku takut banyak pria yang lebih tampan dan lebih kaya dariku menyukainya. Jujur, aku tak ingin kehilangan Adara, sampai kapanpun Adara akan tetap menjadi istriku, kami harus selalu bersama selama-lamanya. Aku egois? Ya mau gimana lagi, aku sudah terlanjur menghadirkan madu untuk Adara karena permintaan Mama.

Hari ini Pak Saga berkunjung ke kediaman ku. Pak Saga adalah atasan ku di Kantor, dia adalah pemimpin perusahaan sekaligus pemilik perusahaan tempat aku bekerja. Bukan tanpa alasan dia ke rumah ku, tapi dia ingin menanyakan secara langsung dan melihat dengan matanya sendiri tentang aku yang telah beristri dua. Entah dari mana kabar tentang pernikahan kedua ku bisa bocor hingga sampai ke telinga Pak Saga, jujur aku tidak suka dengan sikap Pak Saga yang terkesan terlalu kepo dengan kehidupan pribadi para karyawan-karyawannya. Selama ini Pak Saga paling anti kalau ada salah satu dari karyawan nya yang menikah lagi atau beristri dua. Kalau tidak di pecat, palingan karyawan yang menikah lagi akan mendapatkan sangsi. Aneh memang atasan yang satu ini.

Aku melihat ke arah Pak Saga, ****! Kenapa Pak Saga memandang Adara dengan sebegitu lekatnya? Apakah dia juga terpesona dengan kecantikan istriku? Mendadak hatiku jadi ketar-ketir karenanya.

Pak Saga masih single, dia memiliki wajah yang tampan rupawan, bentuk tubuh nya pun oke. Tapi menurutku, wajahku lebih tampan darinya. Hah, ya iyalah aku lebih tampan. Aku saja yang seusianya sudah beristri dua, sementara dia masih saja betah menyendiri tanpa ada yang menemani tidurnya. Menyedihkan sekali.

''Adara, ayo duduk bergabung bersama kami,'' Mama bersuara. Kali ini nada suaranya terdengar lembut saat berbicara dengan Adara. Berbeda dari biasanya yang selalu ketus.

''Baik, Ma,'' balas Adara. Lagi-lagi dia menunjukkan seulas senyuman yang sangat indah dipandang mata.

Adara lalu duduk di sofa yang berada tepat diseberang Pak Saga, sehingga mereka duduk saling berhadapan.

Aku tak suka dengan cara Pak Saga yang memandang Adara seperti pandangan penuh kekaguman.

''Apakah ini istri Pak Erlang yang satunya lagi?'' tanya Pak Saga dengan suaranya yang terdengar tegas.

''Em, iya, Pak,'' jawabku dengan menganggukkan kepala. Wajar saja Pak Saga tak mengenali Adara meskipun kami sudah menikah selama setahun, itu karena selama ini aku tak pernah membawa Adara ke acara besar perusahaan. Pun saat Adara ingin mengantarkan makanan ke perusahaan, Mama selalu mencegahnya. Kata Mama Adara akan membuat malu diriku kalau dia berani muncul di perusahaan maupun di depan rekan-rekan kerjaku.

Saat aku dan Adara menikah satu tahun yang lalu, Pak Saga dan rekan-rekan kerjaku tak diundang. Itu karena kami menikah dengan acara yang begitu sederhana. Semua tidak luput dari ikut campur tangan Mama ku. Selama ini hingga kini Mama masih tak menyukai Adara. Beliau tak menyukai Adara karena Adara yang tumbuh dan besar di panti. Katanya Adara adalah wanita yang tak jelas asal usulnya dari mana.

''Cantik.'' Pak Saga berujar dengan tatapan masih menatap Adara lekat. Dia tersenyum tipis. Senyuman yang jarang sekali terlihat olehku, karena selama ini Pak Saga dikenal dengan atasan yang dingin dan begitu tegas.

''Terimakasih,'' balas Adara dengan pipi bersemu merah. Kini, mereka berdua sedang saling tatap.

Aku merasa ada yang terbakar di dadaku. Mendadak kedua tanganku mengepal erat melihat pemandangan yang menyakitkan. Bisa-bisanya wajah Adara bersemu setelah mendapatkan pujian dari pria lain. Dasar wanita ganjen. Di puji begitu saja dia sudah merasa kesenangan.

Aku lalu menatap kearah Winda sekilas, wajah Winda nampak merenggut, sungguh tak enak dipandang mata. Kalau di bilang cantik, Adara jauh lebih cantik dari Winda. Tetapi Winda merupakan menantu kesayangan Mama. Dia adalah wanita yang telah Mama pilih untuk menjadi istriku. Sedangkan pilihan ku sendiri adalah Adara.

Begitu juga dengan Mama, wajah Mama juga tampak tak bersahabat.

''Nama kamu Adara, ya?'' tanya Pak Saga.

''Iya Pak,'' jawab Adara.

'' Anda Pak Saga, 'kan?'' sambung nya.

''Benar. Dari mana kamu tahu nama Saya? Apakah dari suami mu?''

''Em, bukan. Aku tahu sama anda dari Mas Tama, Mas Tama adalah kakak ku, dulu aku pernah membantu Mas Tama mengerjakan pekerjaan kantor, dan aku sempat melihat foto dan nama anda di berkas yang aku kerjakan,'' jelas Adara. Rasanya ingin aku menarik tangan Adara ke kamar, agar dia tak banyak bicara lagi dengan Pak Saga. Bisa-bisanya mereka membicarakan Tama, kalau Tama tahu aku telah menikah lagi, bisa habis aku digebukin tuh anak. Dulu 'kan sebelum aku menikahi Adara, aku sudah berjanji kepada Tama kalau aku akan setia hanya kepada Adara seorang.

''Jadi kamu adalah Adik nya Tama yang sama-sama besar di Panti?'' tanya Pak Saga.

''Iya Pak,''

''Sudah besar ternyata kamu Adara dan juga sudah semakin cantik saja. Saya jadi pangling hingga tak mengenali kamu lagi,'' kata Pak Saga lagi. Mereka berdua terlibat obrolan, sementara aku, Mama dan Winda hanya diam menyaksikan.

''Apakah Pak Saga sudah mengenali saya sebelum nya?'' kini giliran Adara yang bertanya.

''Iya, Saya dulu sempat mengenal kamu saat kamu masih sekolah SMU. Saat saya berkunjung ke panti,'' ucap Pak Saga.

''Oh, benarkah?''

''Iya. Mungkin kamu tak menyadari itu Adara, karena waktu itu saya lihat kamu begitu sibuk mengurus anak-anak panti yang masih balita,''

''Hmm,''

''Adara, Saya ingin bertanya, apakah Pak Erlang menikah lagi dengan Bu Winda atas sepengetahuan dan persetujuan Bu Adara selaku istri pertama?'' pertanyaan Pak Saga mulai serius. Aku memberi kode kepada Adara dengan mengedipkan mata agar dia tak salah jawab.

''Em, ti-tidak ... Eh, maksud saya iya, Pak,'' hampir saja jantungku copot setelah mendengar jawaban Adara. Untuk saja dia berkata Iya di akhir kalimat.

''Kenapa Bu Adara mau di madu? Bukankah yang namanya berbagi itu tidak lah enak?''

''Ya mau bagaimana lagi, Pak. Suami saya ingin menikah lagi, dan saya tidak punya hak yang kuat untuk melarangnya,'' jawab Adara dengan mimik wajah sedih.

''Oh, baiklah. Saya rasa sudah cukup pertanyaan saya kepada anda Bu Adara,'' kata Pak Saga akhirnya karena ponselnya yang ada di atas meja berdering nyaring. Dan aku tersenyum lega.

Pak Saga terlihat terburu-buru ingin pulang setelah membaca pesan yang masuk ke ponselnya.

Tapi saat dia benar-benar meninggalkan rumahku, dia berucap.

''Adara, kalau kamu merasa sudah tak kuat lagi di madu, kamu harus berani mengambil tindakan untuk masa depan mu yang lebih baik lagi. Kamu cantik dan baik Adara, masih banyak pria yang menunggu mu untuk dijadikan ratu satu-satunya di singgasana yang masih tak berpenghuni,'' kata Pak Saga.

Aku merasa tersinggung mendengar perkataan Pak Saga. Apa maksudnya coba berkata seperti itu?

Mendadak emosi ku menjadi begitu menggebu-gebu. Aku ingin melampiaskan kekesalan ku kepada Adara, karena dia yang tak bisa menjaga sikap dihadapan pria lain.

Setelah kepulangan Pak Saga, aku tarik tangan Adara menuju kamar, setibanya di dalam kamar, aku banting tubuh itu ke kasur lalu aku tarik ikat pinggang ku yang melingkar di celana.

Aku mencambuk tubuh Adara dengan ikat pinggang kulit milikku yang aku beli di luar negeri.

Aku kesetanan, aku takut kehilangan Adara, sehingga aku menyakiti nya agar setelah ini dia semakin tunduk kepada ku dan agar dia tak berani macam-macam lagi.

Maafkan aku istriku.

Adara menangis histeris saat aku pukul tubuh nya, dia memohon ampun, berteriak, dan akupun ikutan menangis karena nya.

Aku jatuhkan ikat pinggang yang telah melukai istriku, lalu aku peluk tubuh yang bergetar karena tangis tersebut.

Aku ucapkan permintaan maaf berulangkali. Aku menyesal. Setan telah berhasil menghasut ku. Adara memberontak, tapi aku peluk dia lebih erat lagi.

Aku kelepasan memukul istri ku karena rasa takut kehilangan yang teramat sangat aku rasa.

Bersambung.

1
Ony Syahroni
bgm nasib saga Thor? aku kasian sama saga
Ony Syahroni
masih Thor lanjut aku kasian adara juga saga
itin
jangan end donk. Farras lama loh nungguin adara sampai bisa dipersunting. paling ga kasih asupan manis manisnya lah sampai mereka punya anak
Konny Rianty
Iya Thorr"'' blm.puas bc cerita nyaaaa...
Ambo Nai
mama sisaga dan diayu belum ada karmanya
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Lucy christiana Dewi
akhirnya yg ditunggu2 up, tp koq langsung end😢
saga kasihan Thor😢😢
01Khaira Lubna: iya kisah saga belum selesai ya, kira kira bagaimana kehidupan nya bersama Ayu? duh lanjut persi Saga atau gimana nih?
total 1 replies
tuti sriyono
Luar biasa
Susi Yanti
Adara sebaiknya jgn turuti permintaan winda,sekali licik,tetap akan licik meski dlm keadaan terdesak
Susi Yanti
Saga patah hati lg ya
Konny Rianty
thorrr' mana lanjutan nyaa,bgs cerita nyaaaa...
Konny Rianty
kapan thorr, lanjutan nya di tungguuuu
christina paya wan
kesian sana saga
Konny Rianty
lanjutin thorrrr..
Konny Rianty
mana lanjutan nyaaa" bgs cerita nyaa...
Konny Rianty
mana kelanjutan nya thorrr" di tunggu bgs cerita nyaa
Konny Rianty
lanjut thorr, bgs cerita nya..
Konny Rianty
lanjut thorr" bgs cerita nya
💖poonie💝
setelah sekian purnama 🤭🤭
Kasma Aisya
updatenya jgn lama2 thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!