NovelToon NovelToon
CINTA MANIS CEO PART 2

CINTA MANIS CEO PART 2

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:17.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ika Yuniati

Kehidupan Lili dan Steve setelah menikah.
Steve yang ternyata mempunyai saudara kembar. Stefan Liu.

Yang meninggal ketika masih berusia 8 tahun.
Karena sebuah racun yang di berikan oleh Lili. Bagaimana Steve akan menjalani kehidupan nya dengan Lili.

Simak kisah ini.
Buat kalian yang ingin tahu bagaimana pertemuan Steve dan Lili.
Kalian bisa mampir di CINTA MANIS CEO part 1. Yang disana juga langsung di sambung dengan part 2. Novel ini hanya mempermudah readers untuk membedakan part 1 dan part 2. Thank you.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Yuniati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8

Walaupun ada rasa khawatir yang menghantui Lili. Ia tetap berusaha menyembunyikan nya.

"Aku yakin Dona pasti tau siapa orang yang memberi ku permen waktu itu. Kalau tidak bagaimana dia bisa tau kalau aku pernah memberi permen pada Stefan. Tapi.... sebenarnya apa tujuan orang itu membunuh Stefan. Waktu itu umurku masih 3 tahun kah ? Aku bahkan lupa dia seorang laki-laki atau perempuan.." Lili hanyut dalam kebingungan dirinya.

"Lili... apa yang sedang kau pikirkan ? " Tanya Steve. Sembari menyentuh kepala milik Lili.

"Tidak ada... " Jawab Lili.

Steve kemudian tersenyum dan fokus kembali pada kemudinya.

Rumah Keluarga Liu.

"Kenapa kalian tidak memberi kabar jika tidak pulang. ? Ayah sangat khawatir"

Yohan langsung menghampiri Lili dan Steve. Saat mereka tiba di rumah.

"Maaf ayah... handphone kami lowbat" Jawab Steve.

"Apakah Exel membuat ayah susah ?" Tanya Lili.

"Lili... apa yang kau katakan... Ayah sangat senang merawat dia. Bahkan ada bibi Yang juga membantu ayah. Kalau begitu kalian istirahat saja dulu mungkin kalian lelah." Ucap Yohan

"Ayah... bolehkah aku melihat Exel.?" Tanya Lili.

"Dia ada dengan bibi Yang. " Jawab Yohan.

"Ayah pergi dulu..." Yohan pergi meninggalkan mereka.

"Steve.... apakah kau akan ke kantor ? Atau ..." Tanya Lili.

"Aku akan ke kantor terlebih dahulu. Aku ada rapat hari ini dengan pemegang saham. Setelah aku pulang. Aku ingin mengajakmu ke Vila. Aku ingin kau mendengar setiap ucapan yang aku ucapkan pada Dona." Ucap Steve sembari memeluk tubuh Lili dan menatap wajahnya.

"Steve... aku percaya padamu. Kau tak perlu mengajakku." Ucap Lili.

"Cuppppp....."

Dengan cepat Steve mencium bibir Lili. Ia tak ingin mendengar apapun lagi dari mulut Lili.

"Tunggu aku. Exel mungkin membutuhkan mu" Ucap Steve.

Lili mengangguk kan kepalanya kecil. Dan Steve pergi meninggalkannya.

"Steve.... aku sangat mencintaimu" Ucap Lili dan setetes air matanya jatuh membasahi pipi. Entah kenapa dia datang sesuka hati.

Setelah Steve pergi ia segera mencari Exel.

"Aku bahkan tidak pernah menelusuri rumah ini. Rumah ini benar-benar sangat besar dan luas." Batin Lili.

"Dimana ya kamar bibi Yang ?" Batin Lili bingung mencari kamar pembantu. Ia menoleh kesana-kemari.

Di rumah keluarga Liu setiap pelayan diberikan fasilitas kamar.

Tanpa sengaja Lili membuka kamar.

Yang berisikan mainan anak laki-laki. Luas dan bersih. Tertata rapi di sebuah rak besar. Dengan dominasi warna biru muda. Ia mulai berjalan masuk ke dalam.

"Wuah.... kamar ini milik siapa ..? Apakah untuk Exel hik...hik..." Batin Lili tersenyum kecil.

"Em ??? Foto ini ?" Lili melihat foto dua anak laki-laki yang sangat mirip.

Ia terus melihat keseluruhan foto dan terdapat tulisan kecil di bagian bawah foto tersebut.

Stefan Liu & Steve Liu Little Twin.

"Pyarrrrrrrr...."

Suara pecahan kaca dari sebuah bingkai foto.

Lili menjatuhkan bingkai foto dalam genggaman nya. Ia terkejut dan tubuhnya mulai bergetar ketakutan.

"Lili..... ada apa ?"

Yohan datang dengan panik dan terengah-engah.

"Ayah......?" Lili terkejut dengan kedatangan Yohan.

"Ayah maafkan Lili... Lili tidak sengaja menjatuhkan nya. Lili akan segera membereskannya."

Lili langsung melipat siku kakinya dan berusaha menjumput pecahan kaca. Dengan hati yang ketakutan dia berusaha menyembunyikan nya.

"Lili... sudah tidak apa...." Ucap Yohan menghentikan Lili. Ia mengambil bingkai foto itu dan duduk di atas ranjang.

"Apakah kau tau jika Steve memiliki adik kembar ?" Tanya Yohan terus memandangi bingkai foto itu dan menyentuhnya.

"Lili.... Lili tidak tau ayah.. " Lili masih dalam posisi nya menunduk ke arah pecah kaca di lantai. Hatinya mulai tak tenang.

"Kemarilah... Ayah akan memberi tahukan padamu!" Yohan menepuk ranjang dengan tangan kirinya. Mengisyaratkan agar Lili duduk di sebelah nya.

Lili berusaha bangkit berdiri. Dengan tubuh yang mulai gemetar ketakutan ia mencoba terus menyembunyikan nya.

Dan ia duduk di samping Yohan. Dengan menundukkan kepalanya. Mulai meremas rok yang ia kenakan.

"Steve dan Stefan adalah anak yang berbeda. Steve orang yang sangat Dingin. Sedangkan Stefan sangat lembut. Mungkin Steve menurunkan sifat dari ku. Dan sifat Stefan dari Stela." Ucap Yohan. Terus memandangi bingkai Foto.

"Tapi.... walau pun mereka memiliki sifat yang berbeda mereka saling menyayangi satu sama lain."

"Ayah ingat... Saat Steve sakit. Stefan selalu setia menemani Steve. Bahkan tak ingin berangkat ke sekolah. Dan mau bersekolah jika Steve sudah sembuh. Dan saat Stefan menangis karena di ejek beberapa temannya. Steve yang berani melawan mereka" Yohan masih terus memandangi bingkai foto. Dan menyentuh wajah Stefan di dalam foto.

"Mereka anak-anak yang baik. Mereka seperti saling membutuhkan. Seperti yang kuat membela yang lemah. Dan yang lembut mencairkan yang dingin."

Yohan bercerita dan mulai menetes kan air mata. Lili semakin meremas roknya kuat. Dan berusaha menahan air matanya.

"Sampai suatu hari.. Stefan meninggal karena memakan permen beracun."

Lili semakin ketakutan dan tubuhnya mulai bergetar.

"Steve bahkan terus diam di dalam kamar. Dia sampai tak mau menghadiri pemakaman Stefan. Dia terus mengurung dirinya hingga berbulan-bulan. Stela ibunya, terus berusaha membujuk Steve agar tidak terpuruk. Walaupun sesungguhnya hati Stela juga sakit amat terpukul."

"Saat itu... semuanya sudah aku lakukan. Untuk mencari pelaku yang tega memberi permen beracun itu. Namun hasilnya selalu nol. Karena saat itu banyak anak-anak yang bermain. Stefan meninggal di taman bermain. Pihak kepolisian sudah berusaha. Namun hasilnya tetap sama. Steve bahkan tak ingat siapa gadis kecil yang memberi permen."

"Tapi sudahlah... itu sudah berlalu sangat lama." Yohan menghapus air matanya.

"Lili... ?"

"Apa kau baik-baik saja...?"

Tanya Yohan yang bingung melihat kondisi Lili yang wajahnya mulai memucat.

"Ayah....Lili... Lili tidak apa-apa. Lili tidak menyangka ternyata Steve mempunyai adik kembar "

"Ayah... Bolehkah Lili keluar ?" Tanya Lili.

Yohan kemudian mengangguk kan kepalanya.

Lili berlari menuju kamarnya.Masuk dan mengunci pintu. Ia kemudian duduk di lantai dan bersandar di ranjang. Menggigit beberapa jarinya.

"Bagaimana ini... Apa yang harus aku lakukan.." Lili semakin hanyut dalam ketakutan. Ia melipatkan siku kakinya dan melekat kan pada dadanya. Air mata sesekali menetes. Datang sembarangan tanpa diundang.

"Jika aku mengakuinya nya. Lalu bagaimanakah dengan Exel? Aku harus bagaimana " Lili semakin khawatir dan cemas.

TEMAN-TEMAN VOTE NOVEL INI YA. SUPAYA AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT BERKARYA.

JANGAN LUPA LIKE NYA DAN DITUNGGU KOMENTARNYA JUGA. MAKASIH

1
krisan
bagus
Radin Zakiyah Musbich
up yg banyak kak... ❤️❤️❤️

ijin promo 😀

jgn lupa mampir di novel dg judul "AMBIVALENSI LOVE" 🎉🎉🎉

kisah cinta beda agama 🍦🍦🍦


jgn lupa tinggalkan jejak ya 🍦🍦🍦
Ika Yuniati
Hai semua. Ada novel baru yang terbit hari ini Lo.

langsung cek yuk

CINTA YANG MENYELAMATKAN.

Kalian akan dibawa didalam romantis nya kehidupan percintaan. Yang membuat emosi mu bercampur aduk. Marah , Kesal , benci bahkan Bahagia.
Semoga kalian suka.
Loly
lanjutan ya ada gak mbak
kom tri
Bagus ceritanya thor!! Crazy up dong!!!

Jangan lupa mampir di novelku dengan judul "The garden of lies", jangan lupa jejak juga ya!!
anantha gerald
hai aku sudah like n rate ni,kalau boleh mampir ya ke novelku
senja yang kelam,jangan lupa like n rate di tiap episodenya,,trima kasih sebelumnya
Dessy Czuryanie
ini kapan up nya lagi
Indri Aza
buang jauh2 pelakor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!