NovelToon NovelToon
Ku Rebut Kembali Semua Milikku

Ku Rebut Kembali Semua Milikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Alisha Chanel

Tamara, seorang gadis muda berusia 19 tahun rela menjadi pelayan demi membalas dendam pada orang-orang yang telah menyakiti keluarganya.

Namun saat sedang menjalankan misi, hal yang tak terduga terjadi. Tamara terlibat cinta segitiga dengan suami majikannya.

Akankah misi Tamara untuk balas dendam berhasil? ikutin terus kisahnya ya🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alisha Chanel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Neraka yang sama

Pagi harinya...

Suasana ruang makan tampak tenang dan mewah, namun di balik itu tersimpan rahasia yang gelap. Tamara tampak sibuk melayani sarapan sang majikan, bergerak lincah dengan wajah datar dan profesional. Ia berusaha sekuat tenaga bersikap seolah-olah kejadian panas semalam di kamarnya tidak pernah terjadi.

Namun, kedamaian itu buyar seketika.

Saat Tamara sedang menuangkan air minum, tiba-tiba ia merasakan sebuah tangan kekar menyelinap masuk dari belakang dan meremas bagian paha nya di balik rok seragam.

Byur!

Tangan Tamara gemetar hebat hingga teko yang dipegangnya hampir terlepas dan tumpah. Ia menoleh tajam ke arah sumber gangguan. Dion! Pria itu duduk santai dengan senyum nakal dan menggoda di wajahnya, seolah menikmati kepanikan Tamara.

"Tamara! Apa yang kau lakukan?! Menuang air saja tidak becus!" hardik Giyandra dengan mata melotot penuh amarah. Suaranya yang melengking memecah keheningan.

"Maafkan saya, Nyonya! Ini murni kesalahan saya. Saya akan lebih hati-hati," ucap Tamara cepat sambil membungkuk dalam-dalam, menahan gejolak amarah di dadanya karena ulah bejat sang majikan.

"Sudahlah, lebih baik kau pergi buatkan jus buah segar untukku! Melihat wajahmu yang muram itu membuat selera makanku jadi hilang!" Giyandra melambaikan tangan dengan jijik, mengusir Tamara pergi dari hadapannya.

"Baik, Nyonya."

Tamara berbalik pergi, namun sebelum melangkah jauh, ia sempatkan menatap Dion tajam, tatapan yang penuh api kemarahan karena gara-gara pria itu ia dimaki. Namun Dion hanya membalas dengan kedipan mata nakal dan senyum menggoda yang membuat Tamara ingin memukulnya.

 ***

Sesampainya di dapur, Tamara mulai memotong buah-buahan dengan gerakan cepat dan presisi. Namun, di wajahnya yang cantik itu kini terukir senyum miring yang penuh arti.

"Akhirnya..." gumam Tamara pelan, hanya terdengar oleh telinganya sendiri. "Selama seminggu ini aku sudah mencampurkan racun halus ke dalam makanan dan minumanmu, Giyandra. Dan aku rasa... obatnya sudah mulai bekerja sekarang."

Belum selesai kalimat itu terucap, terdengar teriakan keras dan memilukan dari arah ruang makan.

"ARKHHHH!! PERUTKU SAKIT SEKALI!!"

Suara itu berasal dari Giyandra.

Tamara segera menyeka wajahnya dan berlari seolah-olah ia sangat khawatir. Sesampainya di sana, ia melihat Giyandra sudah meringkuk memegangi perut besarnya yang berisi jabang bayi. Wajah wanita itu pucat pasi, keringat dingin bercucuran deras.

"Sayang! Kau kenapa?!" Dion langsung bangkit dan memeluk tubuh istrinya panik.

"Aku tidak tahu... sakit sekali... rasanya seperti mau melahirkan tapi belum waktunya..." rintih Giyandra lemah, napasnya tersengal-sengal.

"Tenanglah! Aku akan segera membawamu ke rumah sakit!" Dion segera menggendong tubuh istrinya dengan kuat. Saat mereka berjalan melewati Tamara, mata Dion sempat menangkap senyum tipis yang sangat cepat menghilang dari wajah gadis itu. Namun situasi terlalu mendesak untuk memikirkannya.

"Anda tidak apa-apa, Nyonya?" tanya Tamara pura-pura cemas, mengulurkan tangannya ingin membantu.

"JANGAN SENTUH AKU!!" Giyandra menepis tangan itu kasar dengan sisa tenaga yang dimilikinya, lalu mereka pun segera berlalu menuju mobil.

Melihat kepergian mobil sang majikan dengan kecepatan tinggi, Tamara berdiri mematung di teras rumah. Senyum puas kini terukir jelas di wajahnya.

"Bagaimana rasanya Giyandra, sakit bukan?" batin Tamara penuh dendam.

"Rasanya perih dan melilit bukan? Kau harus merasakan ini... bahkan harus lebih dari ini!"

Pikiran Tamara melayang kembali ke masa lalu, ke dalam ingatan yang paling menyakitkan. Ia teringat akan sang ibu yang dulu juga sedang mengandung adiknya, meringkuk kesakitan dan mengerang sekarat karena racun yang diberikan oleh orang kepercayaan keluarga mereka.

"Dulu ibuku menderita... sekarang giliranmu merasakan neraka yang sama!"

Bersambung...

1
Dew666
👄👄👄
Dew666
🩵🩵🩵
Dew666
💄💄
Dew666
🔥🔥🔥
Dewi
fokus saja dengan misimu tamara, jangan terkecoh sama Dion
Dewi
Dion udh suka sama tamara, makanya nolak giandra
Dewi
Dion suka sekali bermain api
Dew666
💃💃
Jengendah Aja Dech
❤️
Dew666
🥰🥰
Dew666
🥰🥰
Dewi
kayaknya tamara mau balas dendam karena dion atau istrinya sudah menghancurkan keluarganya
Dewi
misi apa tuh?
Dew666
👑👑
Dew666
💜💜
Dew666
🌹🌹
Dew666
💎💎
Dew666
💐💐
Dew666
💐💐💐
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!