NovelToon NovelToon
HANUM

HANUM

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:836
Nilai: 5
Nama Author: Lukmanben99

kau hadir saat ku benar benar merasa hancur dan nyaris gila dengan alur cerita hidupku. kau seperti malaikat tak bersayap yg di utus tuhan untuk menyadarkan dan menyelamatkan hidupku.


tanpamu aku bukan lah siapa siapa, tanpamu aku hanya orang hina yg kehilangan arah tujuan hidup.

takan cukup aku mengucap kata terimakasih kepadamu, atas segala kebaikan dan ketulusan hatimu.


kaulah jawaban do'a dalam hatiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lukmanben99, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

meninggal dunia

Setelah dokter itu pergi. mereka pun masuk ke dalam untuk melihat kondisi bapak, mereka melihat bapak terbaring lemah tidak sadarkan diri dengan infusan di tanganya, lalu ibu ku mendekati bapak yang terbaring sakit, ibu ku membelai rambut bapak. dan tiba tiba saja ibu ku meneteskan air mata menatap wajah bapak, lalu asep dan istrinya  itu menyabarkan ibuku, sementara layla anak nya asep itu bertanya kepada ibu ku dengan polos." Nek, kakek kenapa nek..?"

Ibuku tersenyum dan menghapus air matanya. " Kakek lagi sakit sayangg, doain kakek ya biar cepet sembuh ya.."

layla menatap bapak ku, ia mengakat tanganaya." YA ALLAH SEMBUHKANLAH KAKEK LAYLA" ucap do'a nya dengan gemas.

mereka tersenyum melihat tingkah lucu layla itu.

*kembali ke sekolah*

Dan sementara aku. saat itu aku sedang belajar dalam kelas, aku tidak fokus belajar, aku terus saja ke kepikiran bapak ku, dan berharap bapak ku baik baik saja.

Saat aku sedang belajar, dengan samar samar aku mendengar suara memangil ku.

))).. satriaa,,pulang nak..(((

 "don loe denger ada suara yang manggil gue gak?" tanyaku penasaran.

"gak, gue gak denger apa apa" jawab dony, ia kembali fokus belajar. Sementara aku masih penasaran dengan suara itu.

Setelah pelajaran selesai, selepas pulang sekolah. aku berjalan dengan dony menuju parkiran.

" Tadi loe kenapa telat masuk sekolah..? " Tanya dony heran.

" Tadi gue abis bawa bapak gue ke rumah sakit don..." Jawab ku, sambil berjalan denganya.

" Rumah sakit.? Emang bapak loe sakit kenapa sat..? " dony penasaran.

" Gue juga gak tau sakit apaan. gue bingung. gue harus cari duit kemana ya buat biaya pengobatan bapak gue di rumah sakit.." ucap ku dengan resah.

" Gimana ya..? Gue kalau ada duit sih gue bantu sat, kalau soal duit. ya loe tah sendiri lah gue.." ucap dony.

" Apa gue jual motor gue aja ya.." kataku tanpa pikir panjang.

" Ya elah, baru juga loe punya motor sat.." dony.

" Ya abis gak ada cara lain don, gue kayak nya harus jual motor gue, mau gimna lagi, yang penting bapak gue sembuh don, bapak gue jauh lebih penting dari motor.." ucap ku.

" Iya sih, tapi..yaudah teserah loe dah.." dony dengan bingung harus gimana.

" Don anter gue ke rumah yuk ngambil motor gue, gue mau jual sekarang..."  ajakku.

" Kalau emang udah gak ada cara lain, yaudah yuk gue anter.." ucapnya.

sesampainya di parkiran, dengan terburu buru aku dan dony berangkat berboncengan di motornya untuk pergi menuju rumahku.

Saat hendak aku berangkat, elina sama maya melihat ku dari kejauhan.

" Mereka mau pada kemana may.? Buru buru gitu..?.." tanya elina kepada maya yang di sampingnya.

" Gak tau...kayaknya ada urusan penting?.." jawab maya sambil memperhatikan ku dan dony pergi.

Aku dan dony tidak tau mereka memperhatikan kami berdua, kami langsung gas berangkat menuju rumahku untuk menjual vespa ku yang di rumah.

saat di perjalanan. dony membawa motornya dengan kecepatan tinggi.

 sesampainya aku di depan rumah ku. Sejenak aku terdiam karena melihat banyak warga di depan rumah ku, lalu aku turun dari motornya dony. tatapan ku tak henti menuju ke arah depan rumahku. Aku terpaku diam melihat banyak orang di rumahku. perasaan ku sungguh tidak enak hati.

" Sat kok banyak orang gituh di rumah loe? " Tanya dony dengan sangat penasaran. aku tidak menjawab atau menoleh kepadanya, pandangan ku terus tertuju pada rumahku, lalu aku berjalan masuk rumah.

Saat di depan pintu. Aku melihat bapak ku terbaring kaku tak bernyawa sedang di bacakan do'a oleh keluarga dan tetanggaku. Suara do'a mereka menggema menjadi satu. betapa hancur perasaanku saat itu, aku tidak percaya dengan apa yang ku lihat. Tanpa ku sadari air mata ku terjatuh. aku melangkah menghampiri jasad bapak ku, tak kuasa ku menahan tangis, aku memeluk jasad bapak ku dengan erat sambil menangis, tubunya dingin. " bangun pak, jangan tinggalin satria pak, ma'afin satria pak" ucap ku pelan. Suara ku bergetar dengan air mata yang berlinang.

lalu ibu dan kakak merangkulku, dan menyabarkan ku sambil menangis.

pada saat itu aku kesal  kepada ibu ku, aku marah kepadanya." kenapa umi malah nyuruh satria sekolah mi, kenapa? seharusnya satria ada di samping bapak untuk terakhir kali nya, sebelum bapak pergi mi, sekarang bapak udah pergi mi, untuk selamanya" ucapku dengan isak tangis. aku tak henti menangis, se akan tidak percaya dengan apa yang terjadi. Kakak dan ibu ku hanya menangis dan terus menyabarkan ku.

*setelah itu*

Setelah jasad bapak ku di makam kan, aku terdiam melihat ibu ku menaburkan bunga di kuburan bapak ku sambil menangis, dan sementara yang lain sudah pulang, saat itu yang tersisa hanya keluarga ku dan dony sahabatku. dony berdiri di sebelah ku, ia merangkul ku dan berkata kepada ku.

" Sabar ya sat, udah loe jangan sedih, sekarang bapak loe udah sembuh sat, untuk selamanya, kita doain semoga bapak loe tenang di sana,.."  ucap dony kepadaku, ia pun merasa sedih.

Lalu air mata ku terjatuh lagi saat dony berkata seperti itu. dan dony pun merasakan apa yang kurasakan, ia pun meneteskan air mata turut berduka atas kepergian bapak ku. dony langsung menghapus air matanya, dan menyabarkan ku lagi.

*waktu terus berjalan hari hari berganti*

saat di sekolah, di dalam kelas, maya tidak melihatku. Aku tidak masuk sekolah hari itu. lalu maya menanyakan ku kepada dony. " satria kenapa gak masuk sekolah don?"

dony pun menceritakan kabar duka ku kepada maya. pada jam istirahat elina tidak melihatku, ia juga menanyakanku kepada dony mengapa aku tidak masuk sekolah. aku tidak memberi kabar elina bahwa bapak ku telah meninggal dunia. Dony memberi taunya. elina se akan tak percaya mendengar kabar itu dari dony.

Sementara aku. saat itu aku sedang duduk terdiam sendirian di danau tempat biasa ku di sana, aku terdiam dengan tatapan kosong membayangkan kenangan ku dengan bapak ku saat dulu.

dan tak lama kemudian datang elina, maya, dan juga dony, dengan seragam sekolah yang masih mereka kenakan, mereka berjalan menghampiri ku. lalu mereka duduk di samping ku, mereka turut berduka cita atas kepergian bapak ku, elina memeluku menyabarkan ku dan mencoba menenangkan ku, kemudian maya dan dony merangkul ku.

Waktu terus berjalan, hari hari pun berganti semenjak kejadian itu, semenjak bapak ku meninggal, aku tidak pernah masuk sekolah lagi.

Sementara dony dan maya mereka merasa kesepian saat di dalam kelas, karena biasanya ada aku dengan mereka yang membuat ramai susana kelas. sesekali dony dan maya menoleh ke arah bangku tempat biasa ku duduk di kelas itu.

Selepas pulang sekolah. elina saat itu ia sedang berdiri di tempat biasa ia menunggu jemputan papahnya, sesekali ia menoleh ke arah biasa ku berada memperhatikanya. elina merasa kehilangan.

Meskipun begitu tapi aku tetap berkomunikasi lancar baik dengan elina, meski hanya melalu pesan dan telpon.

*waktu terus berjalan hari hari berganti*

semenjak kepergian bapak ku, aku berubah. aku lebih banyak menghabiskan waktu ku bersama teman teman baruku nongkrong di jalanan.

1
T28J
🤣🤣🤣
T28J
keren kak, saya kasih hadiah ya /Rose/
Lukman Hakim: terimakasih kak😊😊😊
total 1 replies
T28J
oalah tanda kurung itu artinya lagi di telpon kah 🤭 sempet kaget aku kak 🤣👍
Lukman Hakim: iya aku belum sempet sampe situ ngerevisi nya kak, 😁
total 1 replies
T28J
like follow and subscribe guys, cerita si Thor menarik
Lukman Hakim: terimakasih T28j 😊
total 1 replies
Lukman Hakim
iya maaf kak, terimakasih atas pengamatanya, nanti saya perbaiki, mohon maaf jika ada salah kata atau kurangnya huruf dalam tulisan kisah ini🙏
Manusia Ikan 🫪
kayaknya kamu terlalu banyak menggunakan kata "Itu"🕵
Manusia Ikan 🫪: ooh tentu saja, kota memang harus saling mendukung ✋🤓🤚
total 3 replies
T28J
saya like dan tonton hadiah ya 👍
Lukman Hakim
nanti aku baca lagi juga karya kakak.😊
EvhaLynn
Seru Ceritanya😁
Lukman Hakim: iya, nanti lebih seru kak, saat mereka berpisah nanti.
total 1 replies
EvhaLynn
Saya Sangat Menyukai Cerita Novel Mu Author😉
Lukman Hakim: maksih kak.😊
total 1 replies
Lukman Hakim
baik kak, nanti saya kunjungi karya kaka, mohon saling dukung nya ya😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!