NovelToon NovelToon
Istri Nakal Sang Presdir

Istri Nakal Sang Presdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Percintaan Konglomerat / Cinta Beda Dunia / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:93.5k
Nilai: 5
Nama Author: mul

Betapa gilanya perubahan dalam kehidupan Alex semenjak punya istri Nakal yang membuat hidupnya porak-poranda dengan segala tingkah istrinya itu .

Semenjak menikah Alex perlahan mulai kehilangan ketenangan dalam dirinya berganti dengan amarah , emosi berkepanjangan dan juga kekacauan dalam perasaan nya .


" Aku tidak mencintaimu jadi jangan berharap perlakuan lebih" ucap Alex menatap Lala yang berdiri disudut ruangan setelah memecah sebotol bir .

" Aku cuma ingin mencoba bir ini Om, bukan menginginkan cinta mu " pernyataan Lala menatap dengan sedih sebotol bir yang tumpah di lantai .

" Sekali lagi kamu mencoba menyentuh minuman di dalam lemari , aku yang akan memberikan kamu pelajaran " tegas Alex memanggil pelayan untuk membersihkan pecahan beling dan bir di lantai .

" Apa sih Om, marah-marah terus , nih aku sentuh wekkkk" cibir Lala menyentuh botol bir dalam lemari dan berlari kencang ketika Alex akan melempar nya .

Yuk baca cerita Lala😋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 Siapa yang memberikan

" Boleh ya Om " Kata Lala duduk lebih dekat menghadap Alex .

" Lepas heels nya" kata Alex yang diangguki Lala dan menaikkan kedua kakinya keatas paha Alex .

" Duh, duhhh, nyeri Om " kata Lala kesakitan hingga Alex membantu mengangkat kakinya bahkan kembali memijit kaki Lala yang sudah berada di atas pahanya .

Alex menutup kaki Lala dengan jas nya dan melanjutkan kembali pekerjaan nya .

" Hwaaaa, lama-lama aku minta nih Om " batin Lala yang bermain di iPad itu curi-curi pandang menatap Alex yang sibuk bekerja .

" Pesona khas nya keluar banget kalau lagi fokus dan sibuk bekerja begitu " batin Lala yang benar mabuk dengan pesona Alex .

" Aaaaaa terimakasih Papi, benar-benar tau selera anaknya " diam-diam Lala menemukan satu persatu alasan kenapa Papi menikahkan nya dengan Alex .

2 Jam berlalu tiba-tiba Alex mengambil iPad yang Lala pegang " Om kok diambil , baru juga mau menang " rengek Lala mencoba mengambil kembali .

" Sudah dua jam lebih kamu main jadi istirahat dulu, nanti mata sakit " ucap Alex melihat Lala yang tidak ada lelahnya ketika bermain .

" Om juga sudah 2 jam lebih lihat laptop , berhentilah kalau begitu nanti mata sakit " kata Lala membalikkan ucapan Alex .

" Aku bekerja bukan main " jawab Alex kembali mengetik di laptopnya.

" Ya tapi,"

" Jangan membantah " kata Alex dengan tegas .

" Ihhhhh, Om mah nggak asik " cemberut Lala memangku kedua tangannya.

" Balikin iPad nya Om" rengek Lala yang keasikan main game itu .

" Tidak " tegas Alex .

" Kalau gitu aku ganggu Om " kata Lala yang masih ingin main lagi .

" Coba saja" cuek Alex .

Tok

Tok

Lala ikutan menoleh ketika seseorang mengetuk pintu dan begitu di suruh masuk ternyata yang masuk 7 orang .

" Ihhhhhh, apaan sih Om Alex , masa mau rapat sama mereka disini " batin Lala menatap kakinya yang masih diatas paha Alex sehingga tidak mungkin pergi walaupun Lala merasa sungkan .

Lala mendadak gugup melihat ketujuh direktur itu !.

" Sudah bawa laporan yang saya minta?" pertanyaan Alex yang diangguki mereka.

" Masuk Rey" ucap Alex ketika seseorang juga mengetuk pintu .

Mata Lala melotot melihat beberapa bodyguard yang datang mengantarkan kursi pertanda benar Alex akan mengadakan rapat di ruangan nya .

" Om, Lala pulang aja ya" bisik Lala dengan suara kecil lebih mendekat pada Alex .

" Nanti saja bersama kan kakinya masih sakit " jawab Alex .

" Silahkan duduk kita mulai " kata Alex dengan profesional sekalipun Lala terus mepet-mepet minta pulang .

" pulang " suara kecil Lala memegang tangan Alex merasa sungkan dan malu saja berada ditengah mereka .

di tatapan mereka semua membuat Lala menjadi kaku dan salah tingkah .

Alex mengembalikan iPad Lala agar dia ada kegiatan, jika tidak begitu dia akan terus gugup dan mengganggu Alex .

" Shhht, jangan bersuara " ucap Alex yang diangguki Lala .

.............

Malam harinya.

Lala naik keatas ranjang setelah memakai piyama dan duduk disebelah Alex yang sedang rebahan santai .

" Ihhhhh, Bubub nya jangan di himpit Om nanti dia sakit " komplen Lala mengambil bonekanya dengan cepat dibawah lengan Alex .

" Sakit?" Alex tertawa sambil geleng kepala mengambil bantal guling untuk menopang kepalanya agar lebih tinggi lagi .

" Ya waras , boneka begitu sakit terhimpit " ledek Alex menatap Lala yang duduk memeluk bonekanya.

" Mmmm, Lala sayang Bubub nggak boleh ada yang himpit dia " pernyataan tegas Lala .

" Kecuali kamu?" pertanyaan Alex mengangkat sebelah alisnya.

" Kenapa Om bilang gitu?" pertanyaan Lala , perasaan dia tidak pernah menghimpit bonekanya dengan sengaja .

" Ya karena setiap malam kamu tidak hanya menghimpit tapi sudah menjadikan nya kasur " ucap Alex yang memang melihat itu setiap malam .

" Ihhhh, mana ada , cerita akal-akalan Om " tak percaya Lala menunduk malu , bingung antara harus percaya atau tidak.

" Apa wajahku terlihat bercanda?" pertanyaan Alex dengan wajah serius .

" Aaaaa, maafin Lala ya Bub " kata Lala malah minta maaf pada boneka yang dipeluknya sampai Alex shock mendengarnya.

" Lala janji nggak himpit Bubub lagi, tidur disamping Lala aja ya kalau gitu " kata Lala berbaring lebih ketengah dan meletakkan boneka disisi kiri nya bahkan diselimuti.

" Hehhhh, jangan melewati batas " komplen Alex yang berbaring di sisi kanan langsung meletakkan bantal guling sebagai pembatas antara mereka.

Lala mengambil bantal guling itu dan melemparkannya kebawah ranjang " Kenapa kamu membuangnya?" pertanyaan Alex.

" Bikin sempit " kata Lala .

" Tapi,"

" Lala mau bobok , diem " kata Lala berbaring telentang dan menarik selimut sampai keleher .

Hanya berselang beberapa saat Lala benar-benar sudah tertidur pulas dan itu dapat terdengar dari deruan nafasnya .

" Secepat itu dia tidur " Alex merapikan bantalnya dan juga ikut berbaring tepat di samping Lala .

" Mmmmmm," Alex terkejut ketika Lala yang sudah tertidur pulas itu menghadap dan memeluk sebelah tangan nya .

" Lala" Alex mencoba melepaskan pelukan Lala di tangan nya .

" Ini boneka kamu " ucap Alex menjangkau boneka Lala dan memberikan hingga Lala langsung tidur tenang begitu memeluk boneka nya kembali .

" Apa yang membuat Lala begitu sayang dan nyaman dengan boneka ini?" pertanyaan Alex yang jadi kepikiran orang yang memberikan boneka ini hingga begitu berarti dalam hidup Lala.

Tengah malam .

Drettt

Drettt

Lala meraba ponselnya yang terus bergetar " Kenapa?" tanya Lala menjawab telfon dengan mata mengantuk belum lagi kondisi kamar yang begitu gelap.

" Selamat malam Lala " sapa seseorang diseberang sana dengan hangatnya.

" Ini udah tengah malam ngapain nelfon-nelfon ?" pertanyaan Lala melihat foto profil orang yang menelfon nya .

" Aku kangen " pernyataan nya .

" Dihhhh, wuekkkk" geli Lala mendengarnya.

" Lala apa kamu sudah menerima hadiah dariku?" pertanyaannya.

" Belum, hadiah apa?" pertanyaan Lala yang jadi tidak mengantuk .

"Sebenar aku kirimkan fotonya , mungkin akan sampai besok"

Mereka mengobrol cukup lama sampai perlahan Alex yang memang belum tidur itu geram mendengarnya.

Keesokan paginya.

" Selamat pagi Om " sapa Lala dengan senyum ceria nya menghampiri Alex yang duduk dimeja makan menikmati segelas kopi.

" Ihhhh, Om kok diam aja " kata Lala menatap wajah Alex yang datar sekali .

" Ehhhh ada Asisten Rey juga, selamat pagi " sapa Lala melambaikan tangan nya pada Rey yang berdiri tak jauh dari mereka bersama beberapa bodyguard dan pelayan .

" Pagi, nyonya kecil " senyum lebar Rey menatap gadis manis yang sudah membuat Alex bad mood sepagi ini , entah apa yang dia lakukan semalam .

" Kita berangkat" kata Alex pada Rey bahkan tidak menatap Lala .

" Sarapan dulu Om " kata Lala memegang tangan Alex yang sudah berdiri .

Alex tidak bicara sepatah katapun menepis tangan Lala dan melangkah pergi " Om, kenapa kok gitu sih " kata Lala berlari mengejar Alex yang berjalan cepat sekali diiringi Asisten dan bodyguard nya keluar rumah .

" Om kenapa?" pertanyaan Lala berdiri di hadapan Alex agar berhenti berjalan .

Alex menatap seorang pelayan yang masuk membawa kotak berukuran sedang " sopir dari rumah orang tua nyonya datang mengantarkan paket " ucap pelayan itu dengan sopan .

" Wahhh, paketnya sudah datang " senang Lala melepaskan tangan nya yang memegang tangan Alex akan mengambil paket itu .

" Apa itu ?" ketus Alex malah memegang tangan Lala

1
partini
3 bulan ga di sentuh sehhhh Kon bisa
Yel
semangat kkn nya thor 😆
Yel
kapan up lgi thor 🥹
E F
lama thor????
E F
thor????
Linda Ayu Tong-Tong
hancurkam sja kluarga kakek dan paman lala..biar kapok..klo minta maaf jgn dimaafkan..sudah terlalu lama kluarga lala mengalah dan dpat hinaan..sudah puluhan tahun...jgn ada ampun!!
mrsdohkyungsoo
ini sama adegannya cilla
Cristella Tella
rey yg jdi korban lgi
E F
😄😄
tq thor🙏😍
lg thor💪😄
Yel
double up pls thor 😍
Linda Ayu Tong-Tong
heh la itu namanya kop cinta🤣🤣....
E F
lanjuttt thor💪🙏😍
partini
bisa bundir si Lala lex
Yel
hehh knp jadi ada ulat bulu yg lain 🤣, ayo thor klo boleh bikin lgi donk acara nikah nya hehe
Linda Ayu Tong-Tong
Lala cuma alasan aja tu biar bisa makan es creamnya sampai habis🤣🤣🤣
Linda Ayu Tong-Tong
ooww so sweet mreka🥰🥰
Yel
haa lucu 🥹 semoga fu bisa berdamai dgn takdir ya
Linda Ayu Tong-Tong
kasian lala😭
Arin
Awal sih memang Alex pengin.... coba aja mancing Lala siapa tau mau😁😁😁 Ternyata modus Alex sk sambut baik..... menang banyak nih Alex..... Awas pelan-pelan ada si dedek di dalam perut. Jangan main brutal🤣🤣🤣🤣
partini
trauma yg susah hilang, good job Lex kamu don't play play ah no good ok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!