NovelToon NovelToon
Boss Brondong Suka Menggoda

Boss Brondong Suka Menggoda

Status: tamat
Genre:Beda Usia / CEO / One Night Stand / Janda / Cinta Seiring Waktu / Berondong / Tamat
Popularitas:196.5k
Nilai: 5
Nama Author: Noona Y

Trauma karena perceraian membuat Clara jadi menutup hati pada siapapun. Tak mau lagi merasakan cinta, ataupun terlibat hubungan asmara.

Namun kehidupan Clara mulai berubah sejak kedatangan bos baru di kantornya. Pria yang lebih muda 7 tahun darinya itu, ingin memiliki Clara dengan cara apapun.

Aaron tak segan-segan menggunakan cara licik untuk menjerat Clara. Sampai-sampai si janda tak mampu lepas dari mantra cintanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noona Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 Si Bos Minta Lebih

*(Flashback)

Cahaya matahari pagi, menyelusup masuk melalui gorden kamar Clara. Mata Clara yang masih terpejam bergerak ingin membuka. Samar-samar ia melihat langit-langit kamar di apartemen tempat dia tinggal.

Bip bip bip bip bip.

Bunyi alarm hp melengking. Seperti biasanya Clara selalu bangun sebelum alarm berbunyi. Namun masih betah rebahan sambil menyelimuti diri.

"Iya, aku bangun." Clara bergumam sendiri. Suaranya masih parau karena baru bangun. Perlahan ia membangkitkan tubuhnya, lalu kedua kaki menapak di karpet kamar.

Perlu beberapa menit bagi Clara untuk menyadarkan pikirannya. "Hoaamm...~." sambil menguap ia bangun, merentangkan kedua tangan keatas.

Masih ada waktu satu setengah sebelum ia berangkat ke kantor. Clara memulai pagi hari dengan minum segelas air putih, lalu beranjak pergi ke kamarnya mandi.

Ngiiikk.

Keran mandi shower ia putar searah jarum jam. Air yang dingin pun menyapu seluruh tubuhnya. Dari atas kepala hingga ke kaki, Ritual mandi pagi hari selalu ia lakukan dengan cepat, mungkin hanya 10-15 menit saja.

"Sarapan apa pagi ini,,,,,apa ya." gumam Clara sembari membuka lemari es, tubuhnya masih di lilit selembar handuk putih bercorak bunga sakura.

Clara mengambil susu dan dua telur. Sambil merebus dua telur di panci. Clara menuangkan susu di mangkuk tidak lupa menambahkan cereal rasa coklat.

Inilah rutinitas tiap pagi Clara si jomblowati. Setelah selesai sarapan ia mendengarkan radio melalui HP-nya. Sembari berdandan tipis-tipis di depan cermin, bersiap untuk pergi bekerja.

"Oke, diriku sudah terlihat cantik." ucapnya sambil Bersolek depan cerminan yang menempel di lemari.

.

.

Ting!

Lift berdenting, Clara sudah sampai di lobby apartemennya. Ia melangkah keluar dari lift, berjalan menuju pintu keluar untuk naik ojek.

"Akhirnya kamu turun juga Clara." terdengar suara bariton memanggilnya.

Clara yang tahu itu suara siapa langsung menengok ke arah suara itu.

"Loh Bos." ujarnya dengan nada terkejut

Ternyata sedari tadi Aaron sudah di bawah duduk di kursi tamu. Menunggu kedatangan Clara.

"Iya, aku datang menjemputmu. Ayo berangkat ke kantor sama-sama, waktu ku tidak banyak." ucap Aaron menatap Clara, sambil memperlihatkan jam tangan rolex ratusan juta di lengan kirinya.

"Be-berangkat bareng!!" pekik Clara, masih tak percaya. Sejak Aaron sakit kemarin, si bos brondong tidak masuk kerja selama dua hari. Namun pagi ini Clara di kejutkan dengan kedatangan Aaron yang menjemput dirinya untuk berangkat kekantor.

"Ayo cepat, aku tidak suka lama-lama disini, bau." ucapnya meledek.

"Kalau gak suka kenapa jemput kemari, dasar aneh!!" monolog batin Clara. Si boss baik mau jemput, tapi mulutnya pedes.

Aaron berjalan keluar ke arah pintu lobby apartment, Mobil sedan mewahnya sudah terparkir di depan sana. Clara mengikutinya bosnya dari belakang. Keduanya cepat-cepat masuk ke dalam mobil mewah itu.

Sepanjang perjalanan menuju kantor. Aaron terus memainkan HP-nya. Clara hanya diam menatap jalanan melalui jendela kaca mobil.

"Kamu gak menanyakan keadaanku." ucap Aaron memecahkan kesunyian diantar mereka.

"I-iya!! Bos!!" sangking terkejut, Clara spontan melirik pada bosnya.

Aaron menatapnya heran, sambil menaikan sebelah alis.

"Ba-bagaimana keadaan anda, apakah sudah lebih baik??" tanya Clara, memaksakan dirinya untuk tersenyum.

"Ngapain nanya begitu, kamu gak lihat, aku sudah sehat seperti sedia kala." ucap Aaron dengan lantang, melipat lengan.

"Dih...!! Tadi minta di tanya, kok malah gini balasnya." batin Clara kesal.

"Iya, maaf boss." gerutu Clara.

.

.

Beberapa menit akhirnya berlalu, mereka berdua telah sampai di lobby gedung kantor perusahaan Pharrell Grup.

Sebelum hendak melangkahkan kaki ke ruangannya. Aaron melirik Clara yang baru saja duduk di kursi kerjanya. "Clara,,,,,,,15 menit lagi tolong masuk ke ruangan saya, bawa juga laptop kamu..." ucapnya dengan suara bariton, lalu masuk ke dalam ruangannya.

Blam!

Pintu ruangan Aaron di tutup, wajah Clara seketika berubah jadi bete. Ada saja perintah dadakan dari si boss muda yang tengil ini.

"Yang sabar ya beb," celetuk Risa.

"Iyahh." desah Clara menjawab lesu.

.

.

Tok tok tok tok.

"Masuk." Aaron berseru, sembari masih menelaah data-data perusahaan di monitor komputer nya.

Cekrek.

Clara pun membuka pintu ruangan si boss perlahan-lahan. Kepalanya muncul sedikit terlebih dahulu, mengintip kedalam.

Dia berjalan pelan mendekati si boss yang sedang duduk di meja kerja, terlihat tangan kanan si boss sedang memainkan pena bewarna emas yang kinclong kalau terkena sinar matahari. Saat Clara mendekat, kedua mata Aaron masih fokus menatap ke layar monitor yang besar. "Duduk saja disana...." ujar Aaron tanpa menatapnya.

Clara pun segera duduk di kursi yang menghadap meja kerja si boss. Ia menaruh laptopnya di meja itu. Mereka duduk berhadap-hadapan, sejenak Clara mencuri-curi pandang pada wajah tampan Aaron.

"Hmm..., kalau dia sedang diam begini, kelihatan keren dan mempesona. Asal mulutnya tidak bergerak."

.

.

Dari pagi hingga menjelang waktu makan siang. Aaron terus menahan Clara di ruangannya, tentu saja dengan alasan, mengerjakan data perusahaan. "Apa yang aku minta tadi sudah selesai kamu kerjakan..??" tanya Aaron tiba-tiba pada Clara.

"Hmm..., iya ini sedikit lagi kok boss..." jawab Clara sembari terus bekerja.

"Cepatlah sebelum jam makan siang..., Nanti sore sudah harus digunakan untuk rapat." titah Aaron, sembari melihat jam tangan mewah yang harganya ratusan juta.

"Iya, i-ya...." Jawab Clara terbata-bata.

"Ya ampun, wajah manis itu." mata Aaron tidak bisa berpaling melihat Clara. Pikirannya pun berkelana kembali saat dua hari yang lalu, bagaimana Clara merawat dirinya yang tengah sakit, menyuapi Aaron dengan bubur, memberikan obat, membasuh keringatnya. Dan bahkan Clara tidak segan membantunya berdiri lalu berjalan menuju mobil pribadi Aaron.

"Ayo kasih aku perhatian lagi, kalau bisa lebih." monolog Aaron, menatap Clara sambil senyam-senyum sendiri.

"Bos, aku sudah selesai." Clara segera membalikkan laptopnya menghadap Aaron. Namun Aaron malah berdiri dari tempat duduk kebesarannya.

Mata Clara membulat saat Aaron berada persis berdiri dibelakangnya. Entah mengapa hatinya pun jadi berdebar-debar tidak karuan.

"Coba kulihat." seringai Aaron, tubuhnya membungkuk, lalu condong mendekati Clara yang sedang duduk. Tangan kanannya memegang mouse milik Clara, tapi kedua matanya fokus pada isi laptop.

Dag dig dug. 💗💗💗

Suara debaran jantung memompa dengan cepat. Wajah Clara langsung berubah merona saat merasakan hembusan nafas Aaron yang begitu dekat dengan wajahnya, aroma segar dari parfum milik Aaron pun menusuk indera penciumannya.

Tanpa disadari bulu mata Clara terangkat, ia memandangi wajah tampan Aaron yang sedang berada di dekatnya.

"Oh tidak."

Clara begitu terpesona dengan warna mata coklat karamel milik Aaron, serasa membuat dirinya melayang diantara lapisan warna itu.

"Hei, apa dari tadi kamu mendengarkan ku??" tanya Aaron melirik padanya, karena Clara sedari tadi diam saja.

"Eehh!!" Clara yang baru sadar dari lamunannya tadi, langsung menunduk malu, guna menutupi wajahnya yang sedang merona gara-gara pesona si boss muda yang tampan.

Aaron yang melihat sikap malu-malu Clara jadi merasa gemas, rasanya sudah tidak tahan. Dirinya memang sengaja mau dekat-dekat seperti ini, supaya bisa menebar pesona kepada asistennya yang cantik, walaupun umurnya enak tahun lebih tua.

"Kalau boss mu sedang bicara dengarkan dong, dan jangan menundukkan kepala begitu." seringai Aaron, kemudian menempel tubuhnya di punggung Clara.

Tentu saja tubuh Clara langsung bergidik saat merasakan sentuhan hangat tubuh seorang pria. Sudah lama juga dirinya tidak merasakan hal ini.

Aaron yang suka seenaknya malah melingkari kedua lengan, memeluk Clara dari belakang.

"Bos!! Lepasin!!" Clara pun panik.

"Clara, aku mau kamu jadi kekasihku." ujar Aaron, tersenyum smirk.

Hasratnya sudah menggebu, Aaron malah semakin mempererat pelukannya, lalu bibirnya menyentuh ujung telinga Clara.

"Aahh!! Jang-an." Clara mendesah seketika tubuhnya dibuat bergetar dan lemas. Godaan pria yang enam tahun lebih muda darinya mulai diluncurkan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

*Terimakasih sudah baca 🩷🩷🩷

1
Yuni Herwani
lucu/Smile//Smile//Smile/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: makasih banyak kak 😘🤗
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Robbbet ngapain muncul....bikin mod jelek bacanya..Biarkan kisah brondong dn Clara berjuang demi cinta.....jgan buat Clara terima Robbet dong Thor..kesan nya kan blm lama berjuang baru 6 bln mosok sdh pindah ke lain hati..Mletre kan jdinya
Sunarmi Narmi
Lihat muka PAUL udah empett duluan /Smug//Smug//Smug//Smug//Smug//Smug//Smug/
Sunarmi Narmi
Adem panas aku bayanginya....bikin ngompolll 😬😬😬😬😬😬🤭🤭
Sunarmi Narmi
Clara asal kamu tahu ini di kisah nyata..Kakak ipar aku sama suaminya selisih umur wktu nikah 12 thun..tua umur yg kakak cewek....Nikah tahun 2008 - 2025 bayangin dan sdh kegururan 3 kali krn faktor usia dn sampai saat ini terjalin harmonis krn rumah kami bersebelahan cuma dibatasi halaman samping sekitar 5 × 6 m..maklum di desa..jdi lingkungan rmh kami bnyak tnah kosong..dn mereka bisa berbagi peran dlm pekerjaan rmh tangga,bisa kompak..Kamu jg bisaClara..yaki n deh apalagi cuma 7 thun....behhh ngak berasa beda.
Sunarmi Narmi
Dek .... dek....kan aku buka bab ini....tarik nafas tkut aja .../Frown//Frown//Frown/
Sunarmi Narmi
Aron kan pergi dgn sopirnya..dn yg ngajak makan rebeca ...Pengusaha kok kah...ini mah cerita negara konoha nyelip dimari Thor..Gibas cuma sekelas Rebeca kok ngak Bisa..ingat terkaya no 3 lo....nutup mulut kok ngak bisa
Sunarmi Narmi
Ah....mgak seru Thor ngapain berantem sih.....walau tengil Aron buka tipe cwok memye menye...
Sunarmi Narmi
Bella yg terkagum kenapa aku yg gemetar bayangin.....jdi pengen ngelus Bella bolehkah /Doubt//Doubt//Doubt//Doubt//Doubt//Doubt/
Sunarmi Narmi
Wadauh...godaan Clara dasyattt...siapapun pasti tegoda.../Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sunarmi Narmi
Aaron bocah tengil bener bener ya....cacanova sejati jatuh ke pelukan Janda jutek /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sunarmi Narmi
Nikmat tpi menyakitkan ya Clara..makanya klo mabok tetap kontrol dong /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sunarmi Narmi
Mampir Thor...tokoh yg sedikit bar bar suka ...Clara...janda sepertimu tetap terdepan
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: makasih kak /Smile/
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
kk di sini
MamDeyh
Isss egois km Clara. Harusnya bisa berdamai dg masa lalu. Profesional. Banyak orang butuh pekerjaan itu/Panic/
⛧⃝ 𝐔𝐇𝐔𝐘ᴀͪbͥiͣzͭaͧrᷤ.Jr✰⧗⃟
kasih nama Abi ya anaknya /Doge/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: gak cucookk 🗿🗿
total 1 replies
Bayangan Cinta
Arron, segitu antusiasnya
Bayangan Cinta
Maunya apa sih? ngeselin banget
Bayangan Cinta
kerannya bunyi. Mungkin sudah harus di ganti/Grin/
Bayangan Cinta
lama2 juga Aron kesemsem sama clara/Grin/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!