Namanya Alesha Khalila seorang office girls di sebuah perusahaan besar yang berada di Ibukota. Dia mempunyai cowok yang bernama Dani Pratama . Alesha berpacaran sama Dani sudah lama sekali tapi setiap Alesha meminta untuk meresmikan hubungan mereka Dani selalu menghindar dan mempunyai seribu alasan untuk menolak.
Suatu hari Alesha sengaja pergi ke Bandung untuk memberikan surprise untuk sang pacar tapi sampainya di Apartemennya sang cowok. Alesha terkejut ketika membuka pintu Apartemennya, Alesha mendapatkan Surprise yang sangat menyakitkan dari sang Cowok...
Apakah Surprise yang didapatkan Alesha dari sang Cowok..
Ikuti kelanjutannya ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 6
SELAMAT MEMBACA !!!
" Bagaimana Man apakah kamu mau membantunya Man ?" Tanya Pak Rt yang ingin kepastian .
" Insya Allah akan aku usahakan Rudi, Bapak boleh meminta Kartu tanda penduduk sama kartu keluarga kamu Nak ." Ucap Tuan Arman .
Alesha masuk ke dalam rumahnya untuk mengambil persyaratannya yang dia simpan dikamarnya.
" Tolong dibantu benaran ya Man, kalau untuk biaya biar aku yang bayarnya yang penting kamu bantu Nak Alesha Man. Dia orang yang baik dan rajin insyaallah bayi itu akan mendapatkan Mama yang baik untuk menjaganya ." Ucap Pak Rt membantu Alesha supaya bisa mengadopsi bayi itu .
Alesha menyerahkan Kartu tanda penduduk sama kartu keluarga kepada Tuan Arman. Dia berdoa semoga Tuan Arman bisa membantunya .
" Maaf Tuan, kalau saya boleh tau berapa biayanya ya Tuan ?" Tanya Alesha takut uangnya kurang.
" Kamu jangan pikirkan biaya Nak, biar itu menjadi urusan saya Nak. Dan ini uangnya Nayla kamu simpan saja buat kebutuhannya ." Ucap Pak Rt.
" Bayinya kita panggil Rara ya Pak, dan saya minta tolong jangan sampai orang luar warga sini tau ya Pak, supaya keberadaannya Rara nggak ada yang tau. Saya janji akan menghidupinya dengan layak Pak ." Jawab Alesha dengan penuh permohonan.
" Baik Nak, nanti Bapak akan umumkan kepada semua warga kita Nak. Kalau kamu ingin bekerja atau kuliah nanti Rara titipkan ke rumah kami saja Nak. Kamu fokus selesaikan kuliah kamu saja Nak atau kamu berhenti bekerja sambil menyelesaikan skripsi kamu biar fokus Nak ." Ucap Pak Rt.
" Ya Pak, akan saya pikirkan usulan Bapak. Insya Allah saya akan cepat menyelesaikan skripsinya. Terima kasih atas bantuannya Pak Rt , Bu Rt dan semua warga sini ." Ucap tulus Alesha. Dia berjanji seandainya nanti di sukses dia akan membantu warga warganya.
Setelah selesai dengan pengacara itu para warga dan Pak Rt sama Bu Rt izin juga untuk pulang .
" Nak, pergunakan uangnya Rara dengan baik Nak. Bapak sama Ibu cuma bisa kasih kamu dukungan dan doa. Semoga kamu mempunyai kehidupan lebih baik lagi setelah ada Rara di sisi kamu ya Nak Alesha !" Seru Pak Rt.
" Amin, terima kasih doanya ya Pak Rt, Bu Rt. Saya berjanji akan memberikan kehidupan Rara dengan baik dan akan berusaha untuk mencukupi kebutuhannya Rara Pak ." Jawab Alesha mengiring kepergian Pak Rt dan Bu Rt.
Mereka bertiga duduk di karpet yang digunakan para warga duduk tadi .
" Sha, kamu sebaiknya resign saja dari pekerjaan kamu sekarang dan fokus ke skripsi kamu Sha. Dan untuk sementara kamu kan bisa gunakan uangnya Rara untuk kebutuhan kalian berdua. Kamu kan bisa cari pekerjaan secara online supaya kamu bisa sambil menjaga Rara !" Seru Siska memberikan usulan ke sahabatnya itu .
" Dan kamu Sis sebaiknya ikut tinggal disini saja sama Alesha daripada di kontrakan. Uang yang buat bayar kontrakan bisa kamu gunakan untuk kirim uang ke kampung Sis ." Ucap Ivana kemudian .
" Benar Sis, kamu tinggal disini saja sama aku untuk membantu merawat Rara, Sis. Aku akan berusaha mencari pekerjaan untuk kehidupan kita bertiga Sis ." Ucap Alesha kemudian .
Alesha akan mengasah kemampuannya untuk bermain komputer lagi, semoga dia bisa menjadi Mama untuk Rara dan Sahabat yang membantu Siska dan keluarganya.
" Baik Sis, Va aku akan menulis surat mengunduran diri aku dan tolong besok kamu bawa kasihkan ke Hrd ya Sis. Doakan aku bisa mencari penghasilan dengan bermain komputer. Aku akan bermain saham lagi seperti dulu ya Va bantu aku ya Va ." Jawab Alesha dengan tersenyum.
Rara sangat pengertian dari tadi tidur saja dan baru bangun kalau lapar minta susu atau pampersnya penuh .
Keesokan harinya Alesha sudah menyerahkan surat pengundurannya kepada Siska yang akan dibawanya ke perusahaan.
Dan Siska sudah pindah ke rumahnya Alesha. Hari ini Alesha juga akan pergi ke kampus mengajukan judul skripsinya dan sudah memulai menulis bab di skripsinya . Rara dititipkan ke rumahnya Bu Rt yang rumahnya selang tiga rumah dari rumahnya Alesha .
" Bu, aku nitip Rara ya Bu. Aku mau ke kampus sebentar Bu untuk menyerahkan skripsi awalnya Bu ." Ucap Alesha yang sudah membawa perlengkapan Rara ke rumahnya Bu Rt.
" Ya Nak, hati hati bawa motornya. Kamu jangan khawatirkan Rara aman bersama Ibu ." Jawab Bu Rt .
Alesha mencium tangannya Bu Rt dan langsung pulang lagi ke rumahnya dan berangkat ke kampusnya.
Sampainya di kampusnya dia langsung mencari dosen pembimbingnya.
Tok tok tok
" Assalamualaikum Bu Erika !" Seru Alesha masuk dalam ruangan dosen pembimbingnya.
" Walaikumsalam, kamu Alesha. Ada apa mencari Ibu ?" Tanya Dosennya.
" Bu, saya mau menyerahkan judul skripsi sama sudah memulai menulis babnya Bu. Mohon di cek ya Bu." Jawab Alesha sambil menyerahkan map yang berisi judul skripsinya.
Bu Erika meneliti dengan teliti Judul yang dibuat Alesha dan membaca dua bab yang dibuat Alesha.
" Bagus Alesha, kamu benar benar sangat teliti membuat judul dan alasan yang kamu sertakan juga sangat cocok sekali. Ibu yakin kamu bisa ikut wisuda dua bulan Nak. Semangat Nak ." Jawab Bu Erika dosennya.
" Alhamdulillah kalau bisa ikut wisuda tahun ini Bu. Aku mau langsung ingin mencari pekerjaan yang sesuai dengan jurusan saya Bu ." Jawab Alesha.
" Oh ya Nak, Ibu mau minta tolong apakah kamu bisa bantu untuk mengerjakan pekerjaan dari diperusahaan suami Ibu , Nak ?" Tanya Bu Erika.
" Kirimkan ke email saya saja ya Bu, insya allah saya akan bantu kalau bisa ya Bu. Kalau begitu saya izin pulang dulu ya Bu. Insyaallah saya akan setiap hari konsultasi sama Ibu. Nggak apa apa kan Bu ?" Tanya Alesha dengan penuh tersenyum.
" Silahkan Nak, Ibu nggak apa apa Nak. Tapi kok kesannya terburu buru apa ada masalah Nak ?" Tanya Bu Erika sangat penasaran dengan mahasiswa ini . Biasanya dia santai.
" Maaf ya Bu kesannya terburu buru. Semalam waktu saya pulang bersama Ivana dan satu sahabat saya pulang dari Bandung. Kami menemukan seorang bayi yang ditaruh dipagar depan rumah saya Bu. Dan saya ingin mengadopsinya Bu, doakan boleh saya adopsi ya Bu dan tolong jangan bilang siapa siapa ya Bu karena ditulisan yang ditemukan dikeranjang bayi itu dia mau di bunuh keluarganya sendiri Bu. Makanya dia dititipkan didepan rumah saya Bu ."
" Astagfirullah Nak ." Ucap Bu Erika sambil menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang diucapkan mahasiswanya itu .
" Ya Bu, insyaallah saya akan bertanggung jawab terhadapnya Bu. Makanya saya ingin cepat cepat menyelesaikan skripsi saya Bu ." Jawab Alesha dengan tersenyum melihat wajah dosennya yang kaget mendengar ucapannnya tadi.
" Terus sekarang dia dirumah sama siapa Nak? Kalau kamu ke kampus ?" Tanya Bu Erika lagi sambil menatap wajahnya Alesha dengan penuh kekaguman.