NovelToon NovelToon
SURAT DARI BATAVIA

SURAT DARI BATAVIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Seiring Waktu / Fantasi
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: tanty rahayu bahari

Melalui surat-surat yang melintasi waktu 94 tahun, cinta tumbuh di antara dua orang yang tidak mungkin bersatu. Alina jatuh cinta pada keberanian Arya, dan Arya jatuh cinta pada harapan yang dibawa Alina.
​Namun, sejarah mencatat bahwa Arya dijadwalkan untuk dieksekusi mati dalam waktu tiga bulan. Alina bertekad mengubah takdir itu. Dengan pengetahuan sejarahnya, ia mencoba menuntun Arya menghindari maut. Tetapi, setiap huruf yang ia ketik untuk mengubah masa lalu, mulai mengacaukan realitas masa kini.
​Di tengah ancaman marsose Belanda di tahun 1930 dan memudarnya ingatan sejarah di tahun 2024, Alina dan Arya harus memilih: Menyelamatkan nyawa satu sama lain, atau menyelamatkan kemerdekaan bangsa yang mereka cintai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tanty rahayu bahari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6: Sejarah Berubah Janji Terbuat

20 Oktober 1930. Pukul 11.00 waktu Batavia.

Sebuah Warung Soto di Pasar Baru.

Raden Mas Arya sedang menikmati soto tangkar yang panas. Uap kuah soto mengepul, bercampur dengan asap rokok klobot para pengunjung pasar.

Dia tidak membawa mesin tiknya. Benda berat itu dia sembunyikan di rumah kos barunya di Gang Kenari.

Tapi, entah bagaimana, Arya merasakan firasat. Sebuah desakan aneh di dadanya. Seolah ada yang memanggil.

"Kang, bungkus sisa sotonya. Saya harus pulang," kata Arya pada penjual soto, meletakkan koin sen di meja.

Arya bergegas pulang, menembus keramaian Pasar Baru. Dia berjalan cepat, hatinya berdebar.

Sesampainya di kamar kosnya yang sempit, dia melihat selembar kertas di mesin tiknya sudah terisi satu baris kalimat.

Arya. Jawab aku. Apa yang kau lakukan kemarin sore?

Arya tersenyum. Nona Masa Depan-nya posesif juga. Dia duduk, lalu mengetik balasan.

Selamat siang, Alina. Tumben kau menyapa saat matahari masih tinggi. Biasanya kau datang bersama bulan.

Kemarin sore? Saya menghadiri rapat Jong Java di Gedung Pertemuan. Kenapa?

Di tahun 2024, Alina langsung membalas. Ketikannya keras dan cepat, tanda dia sedang marah atau panik.

Kenapa kau duduk di meja pimpinan? Kenapa kau jadi Sekretaris II?

Sejarah mencatat kau dulu hanya anggota biasa! Kau bergerak di bayangan!

Arya mengernyit membaca itu. Dia tidak menyangka Alina bisa tahu sedetail itu.

Ah, kau melihat foto itu ya? Tukang potret dari 'Java Bode' memang datang kemarin.

Alina, saya mengambil posisi itu karena kursi itu kosong. Sekretaris sebelumnya takut datang karena ancaman PID.

Tapi saya ingat kata-katamu. Kau bilang kita akan menang. Kau bilang Bung Karno akan jadi Presiden. Kau bilang Indonesia Merdeka adalah takdir yang pasti.

Alina membaca balasan itu dengan tangan gemetar.

Jadi?

Jadi untuk apa saya takut?

Kalau akhirnya kita menang, berarti apa pun yang saya lakukan sekarang tidak akan sia-sia. Saya maju ke depan. Saya berpidato. Saya bilang pada kawan-kawan: "Jangan takut, masa depan milik kita!"

Mereka terbakar semangatnya, Alina. Dan mereka mendaulat saya jadi pengurus.

Alina merosot di kursinya. Dia menutup wajahnya dengan tangan.

Ini salahnya.

Informasi yang dia berikan—tentang kemenangan, tentang kemerdekaan—telah menjadi racun manis bagi Arya. Rasa takut yang dulu menjaga Arya tetap waspada dan selamat, kini hilang digantikan oleh keberanian yang nekat.

Arya merasa "kebal" karena dia pikir takdir sudah tertulis indah. Dia tidak tahu bahwa takdir bisa ditulis ulang dengan tinta darah.

Alina kembali mengetik.

Arya, dengarkan aku. Tolong.

Kau menjadi target. Wajahmu sekarang ada di koran-koran Belanda. Van Heutz tidak perlu mencarimu di selokan lagi, dia tinggal menunggumu di depan gedung rapat.

Menjadi berani itu bagus. Tapi menjadi nekat itu bunuh diri.

Di tahun 1930, Arya terdiam membaca peringatan itu.

Dia merasakan kekhawatiran yang tulus dari nada tulisan Alina. Namun, darah muda di tubuhnya sedang mendidih. Dia baru saja merasakan nikmatnya memimpin, nikmatnya didengar, nikmatnya tidak lagi bersembunyi.

Alina, bukankah kau sendiri yang bilang jangan jadi tulang-belulang tak bernama?

Sekarang saya sedang mengukir nama saya. Agar di tahun 2024 nanti, saat kau membuka buku sejarah, kau bisa membaca nama saya dengan bangga.

Agar kau tahu, pria yang kau ajak bicara tiap malam ini bukan pengecut.

Air mata Alina menetes.

Pria ini... pria keras kepala ini mencoba membuat Alina terkesan. Dia melakukan ini untuk Alina, dan untuk bangsanya.

Aku sudah bangga padamu, Arya. Tanpa kau jadi sekretaris pun, aku bangga.

Kumohon, tiaraplah sedikit. Tanggal 28 Oktober nanti... Sumpah Pemuda. Akan ada rapat besar. Penjagaan akan sangat ketat. Berjanjilah kau tidak akan melakukan hal bodoh.

Arya tersenyum tipis. Tanggal 28 Oktober. Kongres Pemuda II. Momen yang dinanti-nanti.

Saya berjanji akan hati-hati.

Tapi Alina... ada sesuatu yang ingin saya tanyakan. Sesuatu yang lebih penting dari politik.

Alina menyeka air matanya.

Apa?

Di foto yang kau lihat di museum itu... apakah saya terlihat tampan?

Saya sengaja pakai minyak rambut mahal dan meminjam jas teman, berharap suatu hari kau akan melihat foto itu.

Alina tertawa di tengah tangisnya. Dia tertawa lepas di ruang bawah tanah yang sunyi itu. Pria ini benar-benar tidak tertolong. Di tengah ancaman mati, dia masih sempat memikirkan penampilannya di depan wanita yang belum pernah dia temui.

Alina mengetik pelan.

Sangat tampan. Pria paling tampan di seluruh museum.

Syukurlah. Uang sewa jasnya tidak sia-sia.

Percakapan terputus sejenak. Namun, rasa takut di hati Alina belum hilang. Dia tahu, janji Arya untuk "hati-hati" hanyalah kata manis penenang.

Di foto itu, Arya memang terlihat gagah. Tapi di mata Alina yang tahu sejarah, foto itu terlihat seperti foto narapidana yang sedang tersenyum sebelum dibawa ke tiang gantungan.

Alina membuka laci mejanya, mengambil sebuah buku catatan kosong.

Mulai hari ini, dia tidak hanya akan mengobrol. Dia akan mencatat setiap perubahan. Dia harus memantau efek kupu-kupu ini.

Karena jika foto di museum bisa berubah... bagaimana jika besok pagi, saat dia bangun, dia menemukan fakta bahwa Arya mati lebih cepat dari tanggal 14 Oktober?

Tiba-tiba, mesin tik berbunyi lagi. Satu kalimat terakhir dari Arya sebelum dia pamit.

Alina. Di tokomu... eh, di museummu... apakah ada lagu?

Ada. Kenapa?

Nanti malam, tepat pukul 8, saya akan memutar piringan hitam 'Keroncong Moritsko' di gramofon kamar saya. Jendelanya akan saya buka.

Jika kau memutar lagu yang sama di tahun 2024... mungkin, hanya mungkin... kita sedang berdansa bersama.

Alina terpaku.

Aku akan memutarnya, Arya.

Sampai jumpa di lantai dansa imajiner, Nona.

Alina mematikan lampu ruangannya. Dia punya waktu 9 jam untuk mencari lagu Keroncong Moritsko di Spotify atau YouTube.

Malam nanti, di dua dimensi waktu yang berbeda, dua orang akan mendengarkan melodi yang sama, mencoba melupakan sejenak bahwa takdir sedang mengasah pisaunya untuk memisahkan mereka.

...****************...

...Bersambung......

...Terima kasih telah membaca📖...

...Jangan lupa bantu like komen dan share❣️...

...****************...

1
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Semoga sesuai perkiraan polisi tidak "curiga"
mau marah ke orang yang sedang kasmaran itu kog yo ndak tega😄.
cinta kadang membuat orang bodoh dan ahh ...sudahlah.
Sarsinah, terimakasih berkat kenekatanmu mesin itu kembali bertemu pemiliknya.

Bagaimana rasanya jika nanti kamu ikut membaca semua kata cinta Arya untuk Alina?
mungkin nanti ini jalan keluar terbaik, meski harus babak belur hatimu Sarsinah.
Lanjutkan sejarah bahwa kau bahagia dengan Sudiro, punya putra putri dan cucu.
Yakinlah kebahagiaan itu di ciptakan sarsinah ,bukan datang sendiri.
doktrin dirimu, doktrin otakmu bahwa kau akan bahagia meski awal berlayar akan banyak ombaknya
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Masa lalu yang berontak terhadap masa depan.
masa lalu yang tua tak mau mengalah begitu saja.
masa depan yang muda ngotot mempertahankan sesuatu yang ghoib.
Cinta memang suatu kekuatan maha dahsyat.
Beruntungnya Arya di cintai dua wanita cerdas di masanya.
Atas dasar cinta ,tindakan kecil menimbulkan kecerobohan.
kecurigaan dan rasa yang masih membara mencoba mencari jawaban.
Semoga perang rasa ini ,tidak membunuh ketiganya dalam kehampaan .
kehancuran dan terbongkarnya kedok "mati" ala Arya dan di sutradarai Alina🤣
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
bagus, buat kalian yang suka baca buku ini rekomendasi bagus.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
gantian sarsinah yg cemburu
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
Waduh pertarungan versi 1931 dan masa depan... disini kayak Alina bisa merubah yang terjadi di tahun itu atau antisipasi mungkin dari catatan masa depannya.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
Sedikit saya udah bisa menangkap alur ini cerita Arya Alina ini. saya penasaran jadi lanjut lgi ya kak👍
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Wahh, ....sarsinah auto terlonjak kaget,takut dan rasa tak percaya🤭.

hayooo kira2 dengan cara apa supaya alur sejarah tidak berubah drastis dan masih berjalan di rel yang benar.



kerinduan yang terasa hendak berkarat.
naluri perempuan yang kadang terkesan hebat.
Yang tercinta ,susah payah menyembunyikan identitas.
Yang mencinta kalang kabut mencari cara untuk bisa berkomunikasi.
Bertemu dengan beban yang mencuat
rindu yang terpaksa di padam kan ,demi sebuah hati yang lain.
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Oohhhoooiii ....ingin membolak balik sejarah ,namun semua berjalan tak sesuai keinginan.
kerumitan baru segera muncul ,apakah alina rela memberitahu sarsinah bahwa arya masih hidup??
menunggu kelanjutannya thor
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
aduh rumit rumit wes kna Remington 😁
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
padahal nggak nyata tapi sakitnya kayak nyata ya Alina.
Ai Emy Ningrum
bagus bnget ceritanya..breath taking story..
Ai Emy Ningrum: /Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
total 2 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
apakah akan see Arya again😁
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
perempuan itu sungguh kuat ,teguh dan berani, meski terluka dan butuh waktu untuk membalut nya ,tapi hidupnya akan selalu baik2 saja.
hidup berjalan sesuai realita, menikah ,punya anak cucu dan bahagia di usia senja adalah impian semua makhluk hidup, termasuk Arya sekalipun mungkin tak dapat bersama .
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
semakin menarik next kaka
tanty rahayu: siap ka 😍😍😍
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
lanjut kaTant
tanty rahayu: tencuhh loh ka mampir lagi
total 1 replies
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
menjemput kematian rancangan sendiri....
bagaimana jadinya kalau ,si mata satu tidak membunuh dengan menembak? tapi menikam dengan belati tajam dan berkarat? terjadi tetanus justru akan efektif mencabut nyawa ...
Meski rumit tapi semangat lah mengobrak abrik takdir yang coba kalian lawan. ..
semoga takdir mau berbaik hati ,membelokkan sekian detik nasib Raden mas Arya ...
dan jalinan lintas dimensi ini ikut abadi di abad beda
tanty rahayu: iya juga ya... 🤭
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
di saat dua orang cerdas bersatu walaupun berbeda tahun
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
sejatinya cinta
rasa takut kehilangan itu wajar adanya
hari2 kosong ,tiba-tiba terisi dan ketika akan habis masa nya ,maka hati lah yang bicara
tak peduli logika diantara ada dan tiada tapi kau terasa nyata.
salah kah jika ada harapan untuk bisa bersama, walau itu mustahil
Semua memenuhi rongga dada ,hingga sesak mendera
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
atas nama cinta tidak ada yg salah klo harus mengakui nya Alina 🥲
Lintang Edgar
memang sehot itu lelaki jawa 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!