Zahra, seorang gadis SMA yg Sangat cantik dan manis.
Ia menikah dengan CEO yg tampan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marzz1124, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Baju Pengantin
Zack sudah ada di dalam kamar Zahra, sedangkan Zahra pergi setelah memberi tahukan dimana kamar nya berada.
"Zahra?, jadi nama gadis itu Zahra?". Gumam Zack yg melihat nama Zahra di tembok. Kamar Zahra memang kecil tapi kamar itu sangat nyaman dan indah di pandang. Tapi Zack sangat mengantuk dan lelah dia tidak terlalu perduli pada dekorasi kamar Zahra. Zack langsung membaring kan badan nya di kasur Zahra dan tidur lelap.
Sore hari nya.
Bunda sudah pulang dari toko. " Tok-tok-tok". ketuk Bunda di pintu. "B-b-bunda!!". Teriak Zahra saat membuka pintu. Saat Zahra teriak Zack terbangun dari tidur nya.
" Zahra kamu jangan teriak teriak". Ucap Bunda yg kesal karna Zahra sering teriak.
"Bunda cepet banget pulang nya, Bunda kan bisa ke warung dulu atau kemana, ngobrol sama ibu ibu atau ngegosip , atau apa aja lah yg bisa Bunda lakuin". Ucap Zahra.
" Kamu ini kenapa sih, kamu kan tau Bunda gak suka ngegosip. Kamu ga suka sama Bunda ". Ucap Bunda kesal.
" ehmm" gumam Zack yg mendengar pembicaraan Zahra dan Bunda nya.
"e-e-ehh Tuan". Ucap Zahra kaget dengan keberadaan Zack. Dia denger aku tadi gak yah. Ucap Zahra dalam hati. Sedangkan Bunda nya kaget dengan keberadaan Zack yg ada di rumah nya.
" Bunda aku akan menikah dengan Zahra seminggu lagi". Ucap Zack dingin.
"Apa?!". Ucap Bunda kaget.
" Kenapa?!, Bunda tidak setuju?". Tanya Zack dengan tatapan tajam.
"S-s-saya setuju Tuan". Ucap Bunda gugup.
" Saya dan Zahra akan membeli baju pengantin. Apakah boleh?". Tanya Zack dingin.
"Tentu saja Tuan". Ucap Bunda dengan cepat.
" Ayo Zahra ". Ucap Zack sambil merangkul pinggang Zahra.
" I-i-iya Tuan". Ucap Zahra risih.
Zahra dan Zack sudah ada di dalam mobil.
"Apa kau sengaja menyuruh Bunda mu pergi". Ucap Zack dingin
" Maksud Tuan? ". Ucap Zahra yg pura pura tidak tahu.
" Apa kau sedang mencari masalah". Ucap Zack dengan tatapan tajam.
"Tidak Tuan, sa-". Saat Zahra ingin melanjut kan ucapan nya tapi....
Zack mencium bibir Zahra dengan sangat keras. Zahra hampir kehabisan nafas tapi Zack segera melepas kan ciuman nya. " Apa kamu sedang bermain main dengan ku" Ucap Zack dingin dengan tatapan tajam.
"Maaf Tuan". Ucap Zahra sambil menunduk kan kepala nya.
" Dengar kan Aku, jika aku bilang aku akan menikahi mu berarti kita akan menikah!!, kau paham?!". Ucap Zack tegas tapi tetap dingin.
Zahra pun mengangguk.
"Jawab!!". Ucap Zack berteriak.
" I-i-iya Tuan ". Ucap Zahra
" Kalau kau berani membantah ku aku akan melakukan sesuatu kepada keluarga mu" Ucap Zack
Mobil pun bergerak dan berjalan menuju toko baju pengantin.
"Pilih mana yg kau mau" Titah Zack. Zahra mengikuti perintah Zack. dia mencari baju dan melihat harga nya.
semua baju yang ada di toko ini mahal, lalu aku harus memilih yang mana. Ucap Zahra dalam hati.
"Cepat!!". Ucap Zack
" Tuan aku pilih yang ini". Ucap Zahra pelan.
"Terserah" Ucap Zack dingin
apakah aku akan benar benar menikah?, kenapa harus aku, kalau aku tahu dia adalah penerus keluarga Chandra mungkin aku tidak akan menikah secepat ini. Ucap Zahra dalam hati.
Zahra berjalan ke kasir bersama Zack, Zahra menyerah kan baju nya kepada pelayan untuk di bungkus. sedangkan Zack yg membayar nya