Di hadapan Kekacauan, Langit pun harus tunduk. Di hadapanku, takdir hanyalah sebutir debu."
Ye Xuan terlahir kembali di Benua Langit Abadi dengan identitas yang memilukan. Meski menyandang nama klan besar, ia dianggap sebagai "sampah" tanpa bakat kultivasi. Puncaknya, di atas Altar Pedang, tunangannya—sang Dewi jenius—memutuskan pertunangan mereka dengan penuh penghinaan, sementara sektenya sendiri mencoba menghapus meridiannya dan mengusir dirinya beserta adiknya yang tercinta, Ye Ling'er.
Namun, di saat keputusasaan mencapai puncaknya, sebuah suara mekanis kuno bergema di jiwanya:
[Ding! Sistem Tubuh Suci Kekacauan Diaktifkan!]
Seketika, Tulang Kekacauan Bawaan terbangun, memberikan kekuatan fisik yang mampu menghancurkan gunung! Mata Ilahi Kekacauan terbuka, menembus segala ilusi dan hukum alam! Dengan Kuali Semua Hukum, kecepatan kultivasinya menjadi tak terbatas, melampaui para dewa yang telah berlatih selama ribuan tahun.
Kini, Ye Xuan bangkit bukan hanya untuk membalas
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WANA SEBAYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 5: CAHAYA KEKACAUAN DAN MATA SURGA
Gubuk bambu yang reyot itu terasa jauh lebih tenang setelah tiga pelayan tadi merangkak pergi dengan ketakutan. Ye Xuan membopong ayahnya, Ye Tian, masuk ke dalam rumah dan mendudukkannya di atas tempat tidur kayu yang keras. Ye Ling'er segera mengambil air hangat dan kain bersih untuk menyeka sisa makanan babi yang mengotori rambut dan wajah ayahnya. Tangannya bergetar, berusaha menahan tangis melihat kondisi tragis sang ayah.
"Xuan'er," suara Ye Tian serak, menatap putranya dengan campuran rasa bangga dan kekhawatiran yang mendalam. "Kekuatan yang kau miliki tadi... itu sangat luar biasa. Tapi kau harus hati-hati. Klan Ye tidak sesederhana yang kau kira, dan klan ibumu di Alam Surgawi..."
"Ayah," potong Ye Xuan lembut, tangannya memegang bahu Ye Tian yang kurus. "Jangan khawatir tentang mereka. Mulai sekarang, tugas Ayah hanyalah menjadi kuat kembali. Serahkan sisanya padaku."
Ye Xuan memanggil Sistem di dalam pikirannya.
'Sistem, gunakan Cairan Pemulih Sumsum Kekacauan untuk menyembuhkan Ayah.'
[Ding! Memulai Proses Penyembuhan.]
[Peringatan: Cairan Pemulih Sumsum Kekacauan adalah obat tingkat transenden. Penyembuhan akan memicu fenomena langit yang hebat dan penyerapan Qi skala besar.]
[Catatan Sistem: Disarankan agar Inang menggunakan Mata Ilahi Kekacauan untuk menutupi fenomena ini jika tidak ingin menarik perhatian dewa-dewa nakal.]
'Lakukan saja!' jawab Ye Xuan tegas.
Sebuah botol giok kecil muncul di tangan Ye Xuan. Di dalamnya, setetes cairan berwarna ungu pekat berputar-putar seperti galaksi mini. Aromanya sangat harum, begitu kuat hingga langsung menyegarkan napas Ling'er dan membuat tanaman bambu di luar gubuk tumbuh beberapa sentimeter dalam hitungan detik.
Ye Xuan meneteskan cairan itu ke mulut ayahnya.
Sreeet!
Tubuh Ye Tian seketika kaku. Cahaya ungu terang meledak dari pori-pori kulitnya. Suara gemuruh tulang yang sedang beregenerasi terdengar renyah, seperti suara kayu yang terbakar.
Di luar gubuk, langit di atas Hutan Bambu berubah secara drastis. Awan berputar membentuk pusaran raksasa dengan cahaya ungu-emas di tengahnya. Qi spiritual dari ratusan mil sekitarnya ditarik paksa, menciptakan badai angin yang dahsyat.
Melihat ini, Ye Xuan segera berlari keluar.
"Ling'er, jaga Ayah di dalam! Apapun yang terjadi, jangan keluar!"
Ye Xuan berdiri di halaman gubuk, mengaktifkan Mata Ilahi Kekacauan. Matanya bersinar ungu redup. Ia mencoba memanipulasi energi Kekacauan di sekelilingnya untuk membentuk 'kubah' pelindung guna menutupi fenomena langit tersebut. Namun, energi yang dihasilkan dari penyembuhan Tulang Kekacauan Ye Tian terlalu besar untuk ditutupi sepenuhnya.
BZZZTT!
Tiba-tiba, di tengah pusaran awan, sebuah lubang cahaya emas terbuka. Dari lubang itu, muncul sebuah penglihatan: Sebuah gerbang megah di atas awan, dan sesosok pria berjanggut putih dengan jubah surgawi berdiri menatap ke bawah. Itu adalah Mata Pengawas dari Klan Su di Alam Surgawi.
Pria itu menyipitkan mata, tatapannya dingin dan penuh kejutan. "Aura ini... aura Tubuh Suci Kekacauan? Bagaimana bisa garis keturunan rendahan itu memilikinya?"
Mata Pengawas itu menembus kabut dan melihat Ye Xuan yang sedang berusaha menutupi fenomena tersebut.
"Anak haram Su Qingxue... Kau belum mati?" suara Mata Pengawas bergema di pikiran Ye Xuan, dipenuhi dengan kesombongan yang menjijikkan. "Dan kaur... kau berhasil membangkitkan garis keturunan ibumu? Ini adalah noda yang harus dihapus!"
Di dalam gubuk, Ye Tian berteriak kesakitan namun juga penuh kemenangan. Kakinya yang tadinya lumpuh perlahan bergerak. Segel di Dantiannya hancur, dan kekuatan lamanya kembali meledak, bahkan lebih kuat dari sebelumnya.
"AARRGGHHH! Aku... Aku bisa merasakan kekuatanku kembali!"
Mendengar Mata Pengawas tersebut mengancam putranya, Ye Tian yang baru saja pulih melompat keluar dari gubuk dengan kecepatan yang tak masuk akal. Pedang lamanya, yang sudah berkarat, tiba-tiba bersinar dengan cahaya biru yang menyilaukan.
"Kalian dari Klan Su! Berani sekali kalian mencoba menyentuh putranda di hadapanku!" teriak Ye Tian, berdiri di samping Ye Xuan. Aura seorang jenius nomor satu yang dulu hilang kini telah kembali, memancar kuat dan megah.
[Ding! Peringatan Sistem!]
[Penyembuhan Selesai. Ye Tian telah mencapai tingkat "Nascent Soul" tahap awal!]
[Situasi Darurat: Terdeteksi niat membunuh dari Alam Surgawi. Disarankan Inang segera melakukan persiapan bertarung.]
Ye Xuan menatap Mata Pengawas di langit, sebuah senyum dingin tersungging di bibirnya.
"Mata Pengawas, ya?" Ye Xuan mengepalkan tangannya, aura ungu di tubuhnya semakin mengganas. "Kembalilah dan beritahu para tetuamu yang tua renta... bahwa klan mereka akan runtuh. Dan aku akan datang untuk menjemput ibuku."
Mata Pengawas itu mendengus sinis. "Sombong! Rasakan hukuman dari Surga!"
Pria di langit itu mengangkat tangannya, bersiap menjatuhkan petir surgawi untuk menghancurkan Ye Xuan dan gubuk bambu mereka.