novel baru lagi ,semoga pada suka ya....
Di dunia ini ,banyak yang bilang wajah kita ada yang mirip di beberapa negara dan saat ini hal itu terjadi.
Aulia harus menjadi pengganti untuk menikahi seorang pria yang buta, dia harus menjadi wanita lain dengan paksaan karena wanita itu tak ingin terkurung di dalam sangkar emas bersama pria cacat.
Walaupun Aulia menolak nya, tapi Delia mencari cara untuk menjebak nya sehingga Aulia hanya bisa menerima nya karena keperawanan dan kehidupan dia di negara itu sudah di genggam oleh Delia.
Tapi apa jadi nya kalau akhirnya pria kaya raya itu tidak benar benar buta ? Apa dia akan menjadikan Aulia istri nya selama nya? Atau hanya pengganti saja ?
Yuk.....mulai baca novel ku ,semoga pada suka ya. Makasih 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pingkan-Rega (ternyata )
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
"Sayaaaaang"
Rega mengubah wajah nya dengan senyuman lebar ,dia menerima pelukan seorang wanita yang berlari dari belakang nya dan memeluk nya dengan erat membuat Pingkan terkejut tapi tetap diam .
Pingkan ingat dengan ucapan Rega saat di telpon pertama kali nya, Rega mengatakan kalau dia memiliki kekasih dan dia ingin menikahi Pingkan hanya sebagai status istri di atas kertas saja karena dia tidak ingin di jodoh jodohkan lagi . Waktu itu Pingkan pikir kalau Rega menyukai pria, karena selama ini publik tak pernah tau Rega berhubungan dengan wanita.
Apalagi di perusahaan nya hanya ada banyak pria, wanita nya tidak begitu banyak tapi yang bekerja didekat nya hanya para pria saja sehingga banyak orang berpikir kalau Rega memiliki kelainan. Sikap nya yang dingin dan tak peduli, membuat Rega jelas menjadi pria idaman yang pasti nya setia jika bisa memiliki nya
"Ini Sonia,kekasih ku " ucap Rega dengan tegas ,tangan nya masih memeluk pinggang wanita cantik disamping nya.
Pingkan memperhatikan sonia dari atas hingga ke bawah ,pakaian nya sederhana dan tidak terlalu terbuka hanya saja pakaian nya jelas memperlihatkan keindahan tubuh nya yang pas . Wajah nya juga cantik, walaupun menurut nya lebih cantik dirinya dan Aulia tapi terlihat jelas kalau wajah sonia lembut dan polos.
"Hai mbak.....aku Sonia ,mbak Pingkan kan ? " ucap Sonia dengan senyuman lebar nya, dia mengulurkan tangan nya dan mendekati Pingkan serta memeluk nya
"Jangan harap bisa membuat mas Rega menyukai mu ,kau itu hanya pengantin pengganti saja . Tunggu sampai waktu nya tiba, kau pasti akan aku tendang " bisik Sonia membuat Pingkan melotot, dia tak menyangka kalau ternyata wajah cantik, lembut dan polos memiliki mulut yang busuk yang bisa menyakiti siapa pun .
"Aaakhhh....." teriak sonia sambil menarik tangan Pingkan ke dada nya, seolah Pingkan mendorong nya dan sonia menjatuhkan tubuh nya ke lantai.
Pingkan melotot, dia tak melakukan hal itu sama sekali. Dia juga tak percaya kalau Sonia bisa memiliki ide seperti ini ,tapi dia tetap berusaha tenang sambil memperhatikan Rega yang membantu sonia berdiri.
"Kenapa mbak mendorong aku ? apa mbak jijik kalau aku peluk ?hiks hiks hiks " tangis sonia membuat Rega marah ,Pingkan masih memperhatikan nya .
"Pingkan.....aku Sudah katakan kalau aku punya kekasih dan kau hanya istri di atas kertas saja, jangan berlebihan seperti ini " bentak Rega dan Pingkan bukan nya marah, tapi dia pun langsung menarik tubuh Rega dan memeluk nya seperti yang di lakukan oleh sonia tadi
""Jangan harap bisa membuat mas Rega menyukai mu ,kau itu hanya pengantin pengganti saja . Tunggu sampai waktu nya tiba, kau pasti akan aku tendang " bisik Pingkan dan menarik tangan Rega ke dada nya ,lalu mendorong tubuh nya sendiri menggunakan tangan Rega seperti yang di lakukan oleh sonia hingga Pingkan terjatuh.
"Aaakhhh....." teriak Pingkan karena memang ternyata sakit juga, dia menatap ke arah sonia dengan tatapan datar nya.
"Dia melakukan semua nya dengan baik Walaupun sakit " batin Pingkan
Rega terkejut mendengar ucapan Pingkan di telinga nya ,dia hanya bisa diam dengan jantung yang berdetak tak karuan . Pelukan tubuh Pingkan dan aroma parfum nya membuat otak nya beku, berbeda saat dia di peluk oleh Sonia .
Selama ini Rega memang memiliki hubungan dengan Sonia tapi hanya sekedar tanggung jawab karena keperawanan sonia sudah dia ambil ,dia juga tak tau bagaimana kejadian nya karena tiba tiba saja dia terbangun di atas tempat tidur dengan Sonia di samping nya yang lagi menangis .
"Lihat.....aku bisa melakukan nya juga ,jadi jangan merasa kalau aku bersikap jahat pada kekasih pak Rega " ucap Pingkan yang sudah berdiri sendiri karena tubuh Rega yang kaku berdiri didepan nya saja tanpa membantu nya, Pingkan tau kalau Rega pasti terkejut dengan apa yang dia lakukan.
"Mas.....aku ngak gitu kok ,tadi memang mbak Pingkan ngak terima kalau ini kekasih mu " ucap Sonia dengan wajah sedih dan lugu nya ,Rega hanya masih diam saja .
Prrroook....prroook....
"Hebat banget akting nya ,pantas saja wajah kamu polos dan lugu ck ck ck"ucap Pingkan sambil bertepuk tangan, dia pun berjalan menuju sofa dan duduk dengan santai disana.
Selama ini ,sudah banyak sekali Pingkan menemukan manusia yang bermuka dua seperti Sonia dan dia suka melayani mereka . Dia bisa berbuat baik ,bisa juga berbuat lebih dari yang di bayangkan jika memang mereka ingin kan .
Rega masih diam ,mencerna semua nya karena ucapan itu juga pernah di katakan oleh papa nya saat Rega begitu membela Sonia dan berniat menikahi nya . Papa nya Rega langsung mengatakan kalau Sonia itu memang cantik dan memiliki wajah yang lugu juga polos ,sehingga bisa membuat dirinya seolah menderita.
"Mas....kamu percaya sama aku kan ? Aku ngak gitu mas ,mbak Pingkan saja yang sudah mendorong ku padahal aku berniat baik untuk memeluk nya " ucap Sonia dengan air mata yang sudah berlinang, Pingkan hanya tersenyum sinis dan Rega jelas melihat nya
"Sudah lah ,mas tau kok. Sekarang kamu bangkit dan duduk disana ,kamu masuk ke kamar kamu dan istirahat dulu. Mas mau bicara sama Pingkan " ucap Rega yang masih belum percaya dengan apa yang dia lihat ,dia ingin percaya dengan Sonia tapi untuk apa Pingkan melakukan hal itu pada nya.
Sonia berdiri sendiri, dia menghapus air mata nya dan berjalan menuju kamar nya sambil melirik ke arah Pingkan yang menatap nya. Dia tersenyum miring pada Pingkan tanpa sepengetahuan Rega karena saat ini dia membelakangi Rega, Pingkan ikut tersenyum miring .
Pingkan sudah pernah menghadapi manusia seperti Sonia, jadi jika bertambah satu lagi maka tak masalah bagi nya . Dia akan menjalani semua nya, dia tau sekali bagaimana menghadapi wanita bermuka dua.
"Kita akan buat perjanjian, kamu bisa menambahkan apa pun yang kamu ingin kan . Silahkan di baca lebih dulu " ucap Rega sambil menyerahkan selembar kertas yang sudah berisi tulisan tangan nya, dengan beberapa poin di dalam nya .
Perjanjian pernikahan
- Perjanjian akan berlangsung tanpa ada masa waktu ,kapan saja jika kedua nya sudah tak merasa nyaman maka bisa berpisah dan mengajukan gugatan perceraian.
- Tidak boleh bersentuhan atau berhubungan badan jika tanpa persetujuan dari kedua belah pihak ,jika salah satu melanggar nya maka perjanjian ini tidak akan berlaku lagi.
- Boleh bersikap mesra di hadapan pihak keluarga, jika memang di perlukan
Pingkan membaca semua nya, kemudian mengangguk tanda setuju dan menuliskan beberapa point tambahan.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘