Seorang wanita Muslim bernama Hannah tak sengaja bertemu dengan idol korea bernama Wobin di bandara, pertemuan itu langsung mencuri hati Wobin, ia terpikat oleh Hannah dan tergerak untuk membantunya keluar dari masalahnya. Wobin, yang ingin menghormati keyakinan Hannah sebagai seorang Muslim, berusaha untuk melindungi dan menjaganya, akankah usaha Wobin untuk melindung Hannah dan membantunya menyelesaikan masalah, mampu meluluhkan hati Hannah?
Informasi Buku:
Setiap halaman berisi 500 kata
Terdiri dari 120 halaman, terbagi dalam 2 bagian cerita
Waktu baca per halaman 3 menit
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diah Wulan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Page Number 34 - Berbaikan Dengan Suho
Aku mengambil makanan dari suho karna aku tidak masak sama sekali dan tidak enak kalau menolak makanan yang baru suho masak, lalu aku makan makanannya di kursi
"Seperti nya aku belum bisa anter kamu pulang ke Jakarta hari ini karna ibuku sakit dan ayahku masih di Singapore" ucap suho sambil melihatku makan
"Sakit apa?" ada yang nemenin gak?" tanyaku karna aku khawatir dengan namanya Ibu, apalagi kalau sakit meskipun itu bukan ibuku
"Diabetes, omma uda ada yang nemenin besok aku harus pulang kerumah kamu gpp tunggu aku liat ommaku sebentar" ucap suho
"Aku gpp, kamu emang harus liat ibu kamu klo bisa jagain sampe ibu kamu sembuh" ucapku
"Ini uang buat kamu, aku harap kamu gak pake uang ini buat pergi dari sini sampai aku sendiri yang anter kamu sampai jakarta" ucap suho sambil memberikan uang 500 ribu won
"Maaf aku gak mau dikasih uang kamu lagi" ucapku sambil mencuci piring suho
"Ini uang gaji kamu dari wobin dan juga aku" ucap suho
"Anggap aja aku gak pernah kerja sama wobin dan juga kamu, aku bener bener gak mau terima uang dari wobin ataupun kamu lagi" ucapku, suho pasti berpikir aku adalah wanita yang sombong karna tidak mau menerima uang darinya sama seperti rambut biru key, dia menganggapku sombong tapi aku tidak mau menerima uang dari suho atau wobin karna aku tidak mau bibinya suho sekaligus ibunya wobin mengatai aku lagi apalagi gajiku bisa sampai 500 ribu won aku yakin se yakin yakinnya itu bukan uang dari gajiku tapi uang kasihan dan aku tidak mau dikasihani orang lain seperti pengemis
"Boleh aku duduk?" tanya suho
"Boleh" jawabku, aku tidak duduk karna aku mulai tidak menyukai suho
"Tadi aku tanya dengan wobin, aku tanya apakah dia suka sama kamu" ucap suho
Aku hanya melihat suho tanpa berbicara apapun
"Wobin hanya diam, aku tanya karna aku merasa wobin suka sama kamu" imbuh suho
"Wobin gak suka sama aku, dia gak peduli juga sama aku" jawabku
"Waktu itu wobin tiba tiba datang dan menolong mu dari pemabuk apakah dia tidak peduli denganmu?" tanya suho
Aku hanya diam karna setahuku orang yang menolong kita karna niat ingin menolong saja bukan suka
"Wobin mencarimu sampai pergi ke kantor polisi terdekat, dia benar benar khawatir kamu hilang di culik orang karna di korea masih banyak kasus penculikan wanita" imbuh suho
"Aku minta maaf karna aku sempet berpikir wobin dan juga kamu orang yang jahat karna suka membicarakan aku di belakangku" ucapku sambil duduk di kursi
"Iya, aku juga minta maaf atas nama imoku" ucap suho
"Iya" jawabku
"Kalau gitu terima uang ini" ucap suho sambil memberikan uangnya yang tadi mau suho berikan padaku
"Ini kebanyakan" ucapku sambil mengambil uang dari suho
"Gaji dari kerja di perusahaanku lumayan besar" ucap suho sambil tersenyum
"Tapikan aku kerjanya gak ngapa-ngapain" ucapku
"Besok mulai kerja sungguhan, masih mau kan kerja lagi?" tanya suho
"Mau" ucapku sambil tersenyum
"Klo gitu besok kerja sendiri gpp? klo ada sesuatu tinggal bilang ke taylor" tanya suho
"Taylor masih marah kayaknya sama aku" ucapku
"Klo gitu sama key aja urus kebutuhannya dari pakaian, makan dan hair style nya" ucap suho
"Aku gak yakin bisa ngurus kebutuhan orang" ucapku
"Kamu pasti bisa apalagi key bisa bahasa inggris pasti lebih mudah buat kamu tanya apa yang dia inginkan" ucap suho
"Key yang rambut biru kan?" tanyaku yang sebelum nya sudah tau tapi ingin lebih memastikan lagi ke suho
"Iya" jawab suho
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Korban Perasaan