Arc 1 : Kota Awan Harmoni (1 - 110)
Arc 2 : Menjelajahi Dunia yang Luas (111 - 254)
Arc 3 : -
Novel pertamaku jadi mohon maaf banyak typo.
•—•
Genre : Petualangan, Fantasy, Xianxia, Xuanhuan, Weak to High, Protagonis.
Bai Chen seorang anak muda yang hidup ditempat terpencil dengan keinginannya ia ingin memasuki Jalur Bela Diri seperti yang lainnya.
Saat ia sudah menetapkan waktunya dan mulai melangkah ke Jalur Bela Diri, ada gesekan yang membuatnya jatuh dalam keadaan keheningan setelah gagal melakukan langkah awal.
9 Cahaya memilihnya untuk menanggung beban di pundaknya, Untuk mencapai puncak bela diri, ia akan menggunakan semua yang ia miliki untuk sampai kesana!
Mari kita ikuti Bai Chen dalam melangkah ke jalur bela diri!
•—•
👉 Mohon dukungannya melalui Like, Koment(yang membangun), dan lainnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Evolution of the coccon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch 35 - Qin You
Ch 35 - Qin You
Perempuan ini mengenakan gaun putih dengan garis biru seperti bunga, alisnya seperti bulan sabit, pipinya putih kemerahan, tubuhnya mulus dan berisi, rambut hitamnya seperti air terjun yang turun sampai pinggang.
Kulitnya seperti giok dengan tampilan matanya yang jernih dan bening seakan itu tidak sedikitpun tercemar dunia luar.
Setiap langkah kaki yang perempuan ini ambil cukup halus, aura terpancar darinya seperti kedatangan seorang peri dari dunia lain.
Ekspresi Bai Chen ternganga sedikit, bahkan lalat saja bisa masuk kemulutnya, dalam deskripsinya ia bisa mengambarkan kecantikan yang bisa menghancurkan negara.
"Apakah kamu telah sembuh?" Suara lembut dan halus keluar dari mulut perempuan itu, matanya yang bening merasakan kejutan saat melirik anak kecil didepannya.
Bai Chen masih dalam keadaan terkejut, ia mencoba untuk menenangkan dirinya, Bai Chen menghela nafas dan menangkupkan tinju kearahnya berkata,"Nona, terima kasih telah menyelamatkanku sebelumnya."
Seperti yang dikatakan guru, perempuan ini memang cantik, namun kecantikan ini tak terbayangkan membuat Bai Chen tergagap sedikit.
Ini adalah pertama kalinya Bai Chen bertemu perempuan dengan maha karya surga seperti ini, kecantikan terkenal di kota awan harmoni mungkin akan runtuh dengan kedatangannya.
"Tidak perlu terlalu formal, itu karena orang tua sebelumnya membuatku jijik." Suara lembut dan halus tampak acuh tak acuh berkata.
"Apakah orang itu telah menghilang?" Kata Bai Chen dengan cukup canggung.
"Tentu! aku telah melenyapkannya, apakah kamu merasa sedih?" Kata perempuan cantik itu dengan dingin.
Bai Chen menggelengkan kepala dan berkata, "Tidak...."Ia melanjutkan." Berapa lamu aku telah tertidur?"
"Hanya 5 hari."Kata perempuan itu dengan nada acuh tak acuh.
Mendengar ini Bai Chen menghela nafas dan merenung sedikit, lelang di kota hijau akan diadakan dalam seminggu, dan ia telah menuju ke awan gunung dalam 5 hari, ia masih mempunyai waktu dua hari lagi.
"Nona, jika aku boleh tahu diwilayah mana gua ini berada?" Kata Bai Chen dengan penuh rasa ingin tahu.
"Utara."Suara lembut acuh tak acuh menjawab.
Bai Chen tampak tak peduli dengan sifat yang ia perlakukan dengannya, satu hal yang pasti perempuan ini telah menyelamatkan nyawanya.
Bai Chen merenung nostalgia masa lalunya, ia jugaa berhutang budi dengan Su Wei yang menyamar menjadi laki-laki saat itu. Ia tidak tahu kemana ia pergi, meskipun nama yang ia sebutkan adalah samaran, setiap kebaikan Bai Chen akan membalasnya dengan jelas.
Dengan sigap Bai Chen pergi ke gua yang lebih dalam, pakaian yang ia kenakan compang-camping akibat pengejaran orang tua itu, Bai Chen merasa malu, jadi ia menjelajah kedalam dan menganti pakaiannya.
Selang beberapa waktu, Bai Chen tiba dengan pakaian hitam seluruhnya, perempuan yang duduk tenang di dekat api sedikit melirik.
Anak ini tampak cukup muda tidak lebih dari 14 tahun dan memiliki kekuatan di Langit ke-9, dikatakan adikku pernah bertemu seorang pemuda dengan tudung hitam yang misterius dan ia juga berasumsi bahwa laki-laki tudung hitam cukup muda.
Namun, apa yang dikatakan adikku tidak sama dengan deskripsi anak ini. Perempuan itu berfikir didalam hatinya. Ia tampak merenung dalam diam.
"Nona Muda, jika aku boleh tahu. Siapa namamu?"Kata Bai Chen dengan sopan. Setelah ia mengganti pakaiannya dengan pakaian hitam, ia mendekati perempuan itu dan menanyakan.
"Oh ada apa anak kecil sepertimu menanyakan namaku?" Kata perempuan itu dengan nada acuh tak acuh.
Mendengar kalimat anak kecil, Bai Chen merasakan sentakan emosi dan merasa marah, meskipun itu memang benar ia masih muda, tinggi perempuan ini dan Bai Chen bisa dibilang sama. Ia menekan emosi itu dan memaksa senyum melihat wanita dingin ini.
"Nona telah menyelamatkanku, itu wajar aku memiliki hutang budi kepada nona, jika tidak aku akan merasa bersalah tidak bisa untuk membalas." Kata Bai Chen menghela nafas dan tenang.
Ia tidak mau kejadian sebelumnya terjadi lagi seperti Su Wei, ia memiliki hutang budi kepadanya namun nama Su Wei ini tidak pernah terdengar bahkan dalam berita. Bai Chen percaya jika Su Wei diasuh oleh klan.
"Anak kecil kamu hanya berumur 14 tahun kurang dan memiliki kultivasi di Langit ke-9 Alam Tubuh Vena, sedangkan aku berumur 26 tahun dan kultivasiku berada di ranah Perubahan Jiwa akhir."
"Menurutmu, apa yang bisa kamu balas untukku?" Perempuan itu tersenyum dingin berkata. Itu merupakan lelucon yang besar untuk membalas budi kepadanya, hal apa yang bisa ia berikan.
Mendengar ini Bai Chen cukup terkejut, nona cantik didepannya adalah Perubahan Jiwa akhir?
Ranah Perubahan Jiwa bisa dikatakan jajaran elit dalam benua kultivasi. Leluhur Bai Yuan memasuki ranah Perubahan Jiwa pada umur 35 tahun dibanding dengan wanita ini!.
Bai Chen menghirup nafas dingin.
Namun, kata terakhir membuat Bai Chen merasa marah dan kesal didalam pikirannya. F*ck?! Sial?! kenapa wanita ini cukup sulit diajak bicara?! mengapa membicarakan umur dan kultivasi F*ck?!
Aku hanya menanyakan nama f*ck? jika tidak mau langsung saja katakan mengapa berbelit-belit?!
Menahan emosi dalam pikirannya, Bai Chen sedikit gemetar karena marah, ia kemudian memaksa senyum berbicara dengan sopan.
"Nona, umur tidak mencerminkan masa depan, siapa tahu suatu saat nanti si kecil ini berbeda dimasa depan?"
Kata-katanya membuat perempuan itu sedikit terpana, ia kemudian menjawab dan menampilkan senyum indah."Jika begitu ingat namaku adalah Qin You."
Ekspresi Bai Chen yang sebelumnya menekan marah dan kesal secara langsung mereda menatap senyum yang indah didepannya. Bai Chen merasa dikedua lubang hidungnya mengalir dengan darah.
Sial! mengapa pikiranku menjadi seperti ini?
Qin You, Qin You
Nama ini tidak akan hilang dalam benaknya bersama dengan senyum memikat yang ia tampilkan.
"Terima kasih telah memberitahuku Nona Qin."Kata Bai Chen, Namun, Bai Chen merasa nama ini kemungkinan salah satu dari kekuatan atas seperti Klan Bai. ia bergumam dalam pikirannya. Sepertinya aku harus memperluas wawasan ku tentang Benua Barat.
Qin You hanya mengangguk sedikit sebagai jawaban.
"Nona Qin You terima kasih, aku akan pergi ke kota awan harmoni, ada beberapa urusan yang harus si kecil ini selesaikan." Kata Bai Chen dengan tenang.
Ia telah pergi ke awan gunung dalam 5 hari, lelang akan dimulai dua hari kedepan, wilayah Utara telah tertutup kabut, namun Bai Chen tidak merasa sulit untuk melewatinya.
Mendengar ini, Nona Qin You tidak mengatakan apa-apa.
Melihat ini Bai Chen tidak terlalu peduli dan pergi meninggalkan, namun sensasi gairah muda melihat wanita cantik masih ada dalam pikirannya. Ini membuat Bai Chen merasa kesulitan menekan keinginan dalam dirinya.
Jujur saja, jika perempuan itu memiliki kultivasi rendah, hal apa yang kan terjadi dengan pikiranku yang bodoh!
Melirik kepergiannya, Qin You tersenyum bergumam dalam pikirannya.
"Seorang bocah yang menarik, menentang ranah Houtian akhir disaat masih berada di Alam Tubuh Vena, kemudian menendang dalam keadaan waktu lima hari dan sembuh dalam keadaan pasif terbaring tidur diatas selimut yang saya berikan. Anak ini sepertinya memiliki rahasia didalam tubuhnya. Aku cukup mengantisipasi anak ini kedepan!"
Dibelakangnya, dua bayangan hitam tiba. Kemudian ia bersikap hormat dan mengatakan dengan sopan."Nona, sepertinya rumor itu benar."
Cahaya melintas di mata jernih Qin You mendengar ini. Ia kemudian menutup setengah wajah dengan kain kasa. Namun kecantikan dirinya masih bersinar menerangi seperti bulan.
"Ayo Pergi!"