NovelToon NovelToon
Sistem Saldo Eksekutor

Sistem Saldo Eksekutor

Status: tamat
Genre:Sistem / Thriller / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:75.4k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

[Eksekusi penjahat berhasil! 1 Milyar telah dikirim.]

Luis, pengacara miskin yang selalu dihina karena tak pernah memenangkan kasus, mati tertabrak saat pulang.

Namun ia kembali ke masa lalu bersama Sistem Saldo Eksekutor, sistem misterius yang memberinya hadiah uang setiap kali berhasil mengeksekusi kasus dan menjatuhkan para penjahat.

Dari pengacara gagal, Luis mulai bangkit menjadi sosok mengerikan di balik hukum.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35: Hajar saja

​"Hm? Vigilante? Haha, aku ini penegak keadilan, tahu."

​Luis menyandarkan punggungnya pada kepala kasur sambil menatap layar televisi kecil di kamarnya. Berita sore itu sedang menayangkan liputan khusus mengenai rangkaian kematian misterius yang menimpa beberapa tokoh kriminal kelas kakap di kota mereka, mulai dari kelompok pengembang properti hingga jaringan rentenir.

​"Pihak kepolisian menyatakan bahwa pelaku kemungkinan besar adalah seorang ahli yang bergerak dalam sebuah kelompok terorganisir. Hal ini dikarenakan tidak ditemukannya jejak digital maupun bukti fisik sedikit pun di setiap lokasi kejadian," ucap pembawa berita dengan raut wajah serius.

​Luis berdiri dari kasurnya, berjalan mendekati jendela, lalu meregangkan otot-otot tubuhnya. "Ah, polisinya membosankan sekali. Kalau kalian ingin aku berhenti... ya tangkap saja aku. Itupun kalau kalian bisa."

​Ia mematikan televisi, lalu beralih membuka laptopnya untuk memeriksa sebuah forum rahasia yang biasa memuat keluh kesah masyarakat yang tidak mendapat keadilan hukum. Matanya bergerak cepat memindai baris demi baris cerita.

​"Hm? Kasus pemerkosaan yang pelakunya dibebaskan karena anak pejabat? Menarik sekali. Hari libur nanti aku akan pergi ke sana," gumam Luis dengan nada santai, seolah sedang merencanakan agenda liburan biasa, bukan sebuah rencana eksekusi.

​Tanpa membuang waktu, Luis segera mengganti pakaiannya dengan seragam sekolah. Setelah merapikan diri, ia turun ke bawah untuk makan bersama keluarganya dengan pembawaan tenang seperti remaja pada umumnya, menyembunyikan sisi gelap yang baru saja ia rencanakan di dalam kamar.

​Sinar matahari pagi menyinari jalanan saat Luis berjalan kaki menuju sekolah. Di tengah perjalanan, ponselnya bergetar di dalam saku celana. Ia mengambilnya dan melihat sebuah pesan masuk dari Bella.

​Bella: "Luis, nanti pulang sekolah kita main yuk."

​Luis menatap layar itu dengan malas sebelum memasukkan kembali ponselnya tanpa membalas pesan tersebut. "Apalah dia ini? Aku tidak memutuskan hubungan dengannya hanya karena merasa kasihan. Dan ya... hubungan ini tidak merugikan ataupun menguntungkan bagiku."

​Saat ia berbelok di sebuah gang sepi yang menjadi jalan pintas menuju sekolah, indra pendengarannya yang tajam menangkap suara bentakan dari balik tembok pembatas.

​"Hei, Rio! Sekarang kau jadi sombong ya? Mentang-mentang Kenzo sudah mati, kau jadi tidak mau lagi memberikan kami uang!"

​Luis menghentikan langkahnya. Ia mengernyitkan dahi sambil mencoba mengingat nama yang baru saja disebut. "Rio? Hampir saja aku lupa dengan anak itu."

​Luis melangkah pelan lalu mengintip dari balik tembok. Di sana, Rio sedang disudutkan ke dinding oleh dua orang siswa dari sekolah lain yang bertubuh lebih besar. Rio hanya menunduk, tubuhnya gemetar ketakutan tanpa ada niat untuk melawan sedikit pun.

​"Ya ampun, bocah ini. Setidaknya lawanlah mereka," bisik Luis pelan, merasa jengkel dengan kepasrahan Rio.

​Luis akhirnya keluar dari tempat persembunyiannya dan berjalan santai mendekati mereka. "Hajar saja mereka, Rio. Untuk apa kau takut? Jangan mau menjadi korban terus-menerus."

​Ketiga orang itu langsung menoleh ke arah sumber suara. Rio membelalakkan matanya saat mengenali sosok yang datang. "Siapa kau? Eh? Bukannya kau Luis dari kelas 3-A?"

​Dua orang pemalak itu langsung tertawa meremehkan melihat Luis yang datang sendirian dengan wajah mengantuk. "Jangan ikut campur, Kak kelas! Atau kau mau kami hajar juga?"

​Luis tidak menjawab ancaman itu. Dengan gerakan cepat yang tidak terduga, ia maju dan langsung memegang pergelangan tangan kanan Rio.

​"Eh? Mau ngapain, Kak?" tanya Rio panik.

1
dhani satria
se manis jembatan ancol
dhani satria
uange aris diambil aja haruse....,kaya robin crooooottttt
dhani satria
aduhhhhhhh bau bau orang takut ma istri ni....,tigor
dhani satria
XXX ni
Roynaldi Ananda
kurang pas rasanya alur cerita ini bagaimana kalau bisa mc nya keras dan dingin dalam menjalankan misi tapi lembut dan perhatian di sisi lain?
Sistem One: hehe🙏/Smile/
total 1 replies
Fariz Naufal Al Jawas
wah, ini, sebuah mahakarya, sumpa setipe lu sama gua thor, mantap bgt ini ceritanya, jarang" ada yg kyk gini yg biasa ku khayal kan tp skrg trjadi di tulis oleh lu thor
Sistem One: terima kasih kak🤭kebetulan banget kalau gitu/NosePick/
total 1 replies
Muhamad Rifan
sungguh dermawan system nya 🤣
Sistem One: (⁠^⁠^⁠)
total 1 replies
Muhamad Rifan
anjay gaya bebas bikin anak nya 🤣🤣
dhani satria: freestyle bang
total 1 replies
Jerry K-el
gassss
ayrhte
BBQ yok/Grin/
ayrhte
saldonya kembali jdi 100 juta. artinya yg 50juta itu semacam reward pengerjaan misi ya, dan 50juta lgi penyelesaian misi? bener gak?🤔
Sistem One: iya/Smile/
total 1 replies
ラマSkuy
wah harusnya ada nih yang begini didunia nyata untuk membasmi tikus tikus dipemerintahan 🤣🤣
ayrhte
itu sistemnya gak ngerampok bank kan/CoolGuy/
ayrhte
wow, 100 juta. kalau tadi gak baca ulang, bakal ngira 100 rebu
ayrhte
nice quote
ayrhte
huwaa, ku kira bakal isekai, tapi trnyta ngulang waktu di KONOHA/Sob/
Sistem One: /Grin/🤣
total 1 replies
ayrhte
konoha sekali isinya
Muhamad Rifan: hey hey hey 🤣🤣
total 1 replies
ラマSkuy
apakah sistemnya gak ada ngasih kemampuan tertentu Thor ?
ラマSkuy: oh hanya fokus untuk membabat penjahat ya 😁
total 2 replies
ラマSkuy
mirip sama film korea ya yang judul Vigilante tentang seseorang yang membant*i para penjahat karena hukum yang tumpul keatas tajam kebawah
Muhamad Rifan: haha iya cuy 🤣🤣
total 1 replies
ラマSkuy
apakah MC akan jadi Assassin 🤔?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!