NovelToon NovelToon
Di Jual Kepada Mafia Rusia

Di Jual Kepada Mafia Rusia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu / Action
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: EILI sasmaya

"Sepuluh tahun lalu, ayahku menjualku. Dan malam ini, sang pembeli datang menjemputku."
Alana mengira hidupnya sempurna, sampai ia diseret ke Rusia oleh Alexei Dragunov seorang Tsar mafia yang dingin dan berbahaya. Alana bukan datang sebagai pengantin, melainkan sebagai aset yang telah dibayar lunas oleh Alexei untuk menutupi hutang ayahnya.
Di tengah badai salju Saint Petersburg, Alana terjebak di antara dua pria paling berkuasa, Ayah kandung yang menjadikannya barang dagangan, dan suami mafia yang menjadikannya tawanan obsesi.
Saat rahasia darahnya mulai terungkap, Alana menyadari, Di dunia Alexei, tidak ada jalan keluar. Ia harus memilih, hancur sebagai korban, atau bangkit menjadi Ratu di samping sang iblis.

"Kau adalah milikku, Alana. Hidup atau mati, kau tetap dalam genggamanku."
-Alexei Dragunov-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EILI sasmaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. PERJANJIAN BERDARAH

Suara tembakan di koridor medis perlahan mereda, menyisakan keheningan yang mencekam dan bau mesiu yang menyengat. Vadim Sokolov tergeletak di lantai, bahunya hancur oleh peluru penembak jitu Alexei. Darah merembes melalui mantel wol mahalnya, menciptakan genangan merah di atas ubin putih yang steril.

​Alexei melangkah maju, ujung sepatu botnya menekan luka di bahu Vadim tanpa belas kasihan. Vadim mengerang kesakitan, matanya yang mulai meredup menatap Alana yang berdiri di samping Alexei dengan tatapan yang benar-benar asing baginya.

​"Selesaikan ini, Alexei," ucap Alana datar. Tangannya masih memegang Glock, namun ia membiarkan pria di sampingnya yang menjadi algojo.

​Alexei perlahan menarik pelatuk senjatanya, mengarahkan moncong panas itu tepat ke dahi Vadim. "Selamat jalan ke neraka, Paman."

​Namun, tepat sebelum peluru itu meluncur, sebuah ledakan hebat mengguncang sisi luar bangunan medis. Dinding beton itu hancur berantakan, debu dan puing-puing bertebaran menutupi pandangan. Dari balik kabut debu, beberapa granat asap dilemparkan masuk, membutakan penglihatan Alexei dan Alana dalam seketika.

​"Mikhail! Lindungi Alana!" teriak Alexei di tengah suara desingan peluru dari tim penyelamat yang tiba-tiba muncul.

​Dalam kekacauan itu, sekelompok pria berseragam tempur lengkap dengan masker gas merangsek masuk. Mereka tidak menembak untuk membunuh Alexei, melainkan melakukan manuver taktis untuk menarik tubuh Vadim yang terluka keluar dari ruangan tersebut.

​Alana mencoba menembak ke arah bayangan itu, namun Alexei segera menariknya ke balik pilar medis. "Jangan nekat! Mereka menggunakan peluru penembus lapis baja!"

​Hanya dalam hitungan detik, tim misterius itu menghilang bersama Vadim melalui lubang di dinding. Suara mesin helikopter yang menderu keras di luar perlahan menjauh, meninggalkan vila Inari dalam keadaan porak-poranda.

​Dua Jam Kemudian. Di Sebuah Kapal Pesiar Mewah di Laut Baltik.

​Vadim terbangun dengan rasa sakit yang luar biasa. Bahunya telah dibalut secara profesional, namun tubuhnya terasa sangat lemah. Ia mendongak dan melihat seorang pria yang jauh lebih muda darinya sedang duduk di sofa kulit sambil menyesap cognac mahal. Pria itu memiliki senyum yang licin dan mata yang selalu tampak seperti sedang menghitung keuntungan.

​Sergei Volsky.

​"Kau terlihat sangat buruk untuk seorang pria yang mengaku sebagai penguasa Volskaya, Vadim," ucap Sergei dengan nada mengejek.

​Vadim terbatuk, darah tipis muncul di bibirnya. "Kau... kau menyelamatkanku, Sergei? Sejak kapan kau punya hati?"

​Sergei tertawa, tawa yang terdengar seperti gesekan logam. "Hati? Jangan menghinaku. Aku menyelamatkanmu karena kau masih memiliki kode akses ke gudang fisik di Rusia yang tidak bisa dibuka oleh peretas mana pun. Dan karena aku benci melihat Alexei Dragunov mendapatkan segalanya."

​Vadim mencoba duduk tegak, meski meringis. "Apa maumu? Kau tidak akan melakukan ini secara gratis bukan."

​Sergei meletakkan gelasnya dan mencondongkan tubuh ke arah Vadim. Aura oportunisnya terpancar kuat. "Aku akan membantumu merebut kembali Alana dan menghancurkan Dragunov. Aku punya pasukan bayaran dari Eropa Timur yang siap bergerak. Tapi, harganya tidak murah."

​"Berapa?" tanya Vadim waspada.

​"Tujuh puluh persen," jawab Sergei santai. "Tujuh puluh persen dari seluruh aset Volskaya, termasuk jalur distribusi minyak dan kepemilikan saham di Naratama Corp milik Wira. Kau hanya boleh menyimpan sisanya untuk pensiunmu."

​Vadim membelalak. "Tujuh puluh persen?! Itu perampokan! Aku yang membangun jaringan itu selama bertahun-tahun!"

​Sergei berdiri, berjalan menuju jendela yang menghadap ke laut gelap. "Pilihannya sederhana, Vadim. Kau memberikan tujuh puluh persen padaku dan tetap hidup sebagai orang kaya, atau aku menyerahkanmu kembali ke tangan Alexei Dragunov sekarang juga. Aku yakin dia punya cara yang sangat kreatif untuk mengulitimu."

​Vadim terdiam. Ia mengepalkan tangannya yang gemetar. Keserakahan Sergei memang menjijikkan, namun ketakutannya pada Alexei jauh lebih besar. "Baiklah. Tujuh puluh persen. Tapi aku ingin kepala Dragunov ada di atas meja ini, dan aku ingin Alana berlutut di depanku untuk memohon ampun."

​"Kesepakatan tercapai," Sergei tersenyum puas. "Tapi ingat satu hal, Vadim. Di aliansi ini, akulah bosnya. Kau hanya bidak yang kebetulan tahu jalan masuknya."

​Vila Inari, Finlandia.

​Alana berdiri di balkon, menatap sisa-sisa pertempuran yang sedang dibersihkan oleh anak buah Alexei. Ia memutar-mutar cincin safir di jarinya. Alexei mendekat dari belakang, menyelimuti bahu Alana dengan mantel tebal.

​"Mikhail baru saja mendapatkan informasi dari intelijen kita," bisik Alexei di telinga Alana. "Vadim tidak melarikan diri ke Rusia. Dia berada di kapal milik Sergei Volsky."

​Alana terdiam sejenak, lalu sebuah senyum dingin muncul di wajahnya. Senyum yang tidak pernah Alexei lihat sebelumnya.

​"Bagus," ucap Alana pendek.

​Alexei mengerutkan kening. "Bagus? Mereka bersatu, Alana. Itu berarti kekuatan mereka berlipat ganda. Kita dalam bahaya besar."

​Alana berbalik, menatap Alexei dengan mata yang tajam dan penuh perhitungan. "Tidak, Alexei. Mereka tidak bersatu. Mereka hanya saling memanfaatkan. Sergei adalah pria yang serakah, dan Vadim adalah pria yang putus asa. Sergei pasti meminta harga yang sangat tinggi, dan Vadim pasti membencinya karena itu."

​Alana melangkah mendekati meja kerja Alexei, membuka peta digital wilayah Baltik. "Kita tidak perlu melawan mereka secara frontal. Kita hanya perlu membuat mereka saling curiga. Aku tahu Sergei sangat terobsesi dengan eksklusivitas. Jika kita membisikkan bahwa Vadim diam-diam sedang bernegosiasi dengan pihak lain... mereka akan saling menghancurkan dari dalam."

​Alexei menatap Alana dengan rasa takjub yang semakin dalam. Ia menyadari bahwa wanita di depannya ini bukan lagi muridnya. Alana telah melampauinya dalam hal manipulasi psikologis.

​"Kau ingin bermain adu domba?" tanya Alexei.

​"Aku ingin mereka menyadari bahwa tidak ada tempat bagi dua serigala di satu sarang," jawab Alana dingin. "Siapkan orang-orangmu, Alexei. Kita akan memulai perang informasi. Aku ingin Sergei merasa bayaran yang dia minta masih terlalu sedikit, dan aku ingin Vadim merasa bahwa dia sedang menyerahkan lehernya pada algojo yang salah."

Alana menatap ke arah laut yang gelap, tempat musuh-musuhnya sedang menyusun rencana. ia tidak merasa takut. Ia justru merasa haus akan kemenangan yang mutlak.

Bagaimana Alana mengirimkan umpan pertamanya untuk memicu keraguan antara Sergei dan Vadim? Dan apakah Alexei mulai merasa terintimidasi oleh sisi dingin Alana yang semakin liar?

1
Mia Camelia
haduh kok jadi rumit sih😔
❖❀~ ᴍʏ__ ~❀❖: Kalau terasa rumit, berarti kamu mulia melihat potongan puzzle- nya.. 👀
total 1 replies
Mia Camelia
lanjut thor🥰👍
Mia Camelia
cerita nya menarik
Mia Camelia
lanjut thor, cerita nya seru banget👍👍👍
putri
Alexei.. neraka yang indah itu macam mana?? 😄
❖❀~ ᴍʏ__ ~❀❖: wahh, terimakasih kehadirannya kak-
🥰
total 1 replies
putri
aku suka ceritanya.. tetap semangat kak..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!