JANGAN MEMPLAGIAT/MENGCOPY NOVEL NO!
seseorang gadis yang gak bisa berbicara/ngomong dia bisa melihat sebuah cermin nya untuk melihat dirinya dia tidak buta hanya gak bisa berbicara dan dia hanya menulis saja saat diajak bicara.
di sekolah dia hebat prestasi lomba gambar di sekolahnya lalu ada seseorang yang gak suka sama dia karena dia hebat tetapi dia dibully di kelas.
dia bertemu dengan seseorang tampan di sekolah cowok itu tersebut adalah pembalap motor.
bagiamana kisah kehidupan seseorang gadis itu
MASIH HIATUS!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lingmlbb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 035
✍️happy reading✍️
"Mana yang tadi mau kehabisan?" tanya ibu Dwi kepada Dewanto.
"Ini Bu dan apa gak kehabisan nanti?" ucap Dewanto memberi bahan kepada ibunya.
"Mungkin harus dikurangi dulu biar gak kehabisan." ucap ibu Dwi lalu mengeluarkan bahan bahan yang mau dijual oleh Dewanto.
"iya klo kebanyakan nanti gak habis." ucap ibu Dwi.
Sementara Keluar Dari Kamarnya Dan Bertanya Dewanto.
"Ibu dan adik sedang apa?" ucap Naura.
"Ini ibu dan adikmu sedang mau kurangi bahan karena ini terlalu banyak yang di bawa Dewanto." ucap Ibu Dwi menjawab.
"Owhlah, ibu dan adik udah makan pagi?" tanya Naura itu lalu duduk di kursi dan ngambil nasi.
"Ibu udah makan tadi dan ibu lagi beres beres dan dipanggil Dewanto." ucap ibu Dwi.
"Dan aku udah makan juga kak pas lagi masukin buku." ucap Dewanto.
"Oh tinggal aku yang belum makan, aku makan dulu." ucap Naura mengambil laut setelah mengambil nasi.
"Iya makan nak biar gak lemas di sekolah." ucap ibu Dwi.
"Ya Bu aku makan." ucap Naura lalu makan.
"Bu." ucap Dewanto tiba tiba ada yang pengen ngomongin.
"Ada apa lagi nak?" ucap ibu Dwi.
"kapan kak Naura menikah dengan pria itu?" ucap Dewanto yang ngomongin soal kakaknya yang mau menikah.
Lalu Ibu Dwi Menghela Nafas Dan Menjawab.
"Ibu yang gak tau kapan kakakmu menikah dan itu ibu kepala sekolah yang memutuskan untuk kapan menikah kakakmu dengan pria!" ucap ibu Dwi Menghela Nafas.
"Lalu nanti ada pengumuman gitu Bu?!" tanya lagi Dewanto ke ibunya.
"maybe Klo ada pengumuman!" ucap ibu Dwi kemudian Bu Dwi udah mengurangi bahan yang mau dijual Dewanto.
"owh, ini udah dikurangi Bu?" tanya Dewanto.
"Udah ibu ngurangin nanti Klo habis ibu datang ke sana nanti." ucap ibu Dwi.
"Ok Bu aku masukin ke tas ku dulu." ucap Dewanto lalu bahan yang di pilih tadi dimasukin ke tasnya.
Dewanto Memasuki Bahan Di Dalam Tasnya. Lalu Naura Udah Makan Dan Kini Memakai Sepatu.
"Dek apa udah semua yang kamu bawa?" tanya Naura."
"Bahan yang mau ku bawa?" tanya balik Dewanto.
"Ya yang kamu mau bawa." ucap Naura.
"Oh, ini udah kubawa dan dikurangi." ucap Dewanto.
Tiba tiba Ibu Dwi Yang Sedang Mengunci Pintu Rumah Dan Dewanto Bertanya.
"Ibu mau kemana?" tanya Dewanto.
"Ibu mau ke sekolahnya Naura!" ucap ibu Dwi menaruh kunci rumah di tasnya.
"Mengapain Bu ke sekolah Naura?" tanya Dewanto lagi.
"Ibu ke sekolah mau ketemu sama kepala sekolah." ucap ibu Dwi.
"Oh ok aku berangkat duluan ya Bu!" ucap Dewanto lalu pamit berangkat kepada ibunya dan kakaknya.
"Hati hati dijalan Dewanto!" ucap Naura dan kesamaan ibunya.
🌊🌊🌊
"Ken mana motormu?" tanya papanya Kenzo.
"Lagi di bengkel pak!" ucap Kenzo memakai sepatu.
"Terus Kapan ambilnya?" ucap papanya Kenzo.
"Nanti siang pas pulang sekolah." ucap Kenzo yang bersiap berangkat.
"Ish kakak ini pasti motornya rusak lagi baru bulan 3 udah mulai rusak lagi gimana sih motornya kakak." ucap Fira sambil makan roti.
"Ya karena motor kakak di..." tiba tiba terpotong ngomong Kenzo karena ada yang telpon.
Driitt...Driitt..Driiitt...
"Siapa yang menelepon pagi pagi begini!" ucap Kenzo lalu ngambil hpnya dan melihat menelpon.
"Mungkin teman kakak kali." ucap Fira.
"Nomor telepon yang gak dikenal?!" ucap Kenzo lalu menaruh hpnya lagi dimeja.
"Siapa kak?" tanya Fira penasaran.
"Gak tau gak ada namanya dan nomornya juga gak dikenal!" ucap Kenzo kini siap mau berangkat.
"Angkat lah kak siapa tau orang penting di telpon itu!" ucap Fira yang bergitu penasaran.
"Nanti aja Bulan depan!" ucap Kenzo yang tegas.
"Lah kenapa harus bulan depan?!" ucap Fira bertanya terus.
"Hai² kapan mau berangkat sekolah klo bicara gak selesai selesai sana bersiap siap!" ucap papanya Kenzo yang melihat anaknya bicara terus.
"Iya papa ini Mau berangkat sekolah!" ucap kesamaan Kenzo dan Fira.
"Kalian Di mobil Papa dan tunggu biar papa yang antar kalian!" ucap papanya Kenzo yang lagi meminum teh.
"Ok papa." ucap kesamaan lagi.
🌊🌊🌊
___Sesampainya Di Sekolah___
"Pa kok masuk ke parkiran?" tanya Kenzo kepada papanya.
Gak Ada Jawaban Dari papanya Kenzo Dan papanya Kenzo Terus Memasuki Gerbang Sekolah Dan papanya Kenzo Mulai Memarkir Mobil.
Bersambung...
Maaf cerita gak nyaman buat dibaca sekali lagi kalo ada typo maaf ya sekian terima kasih 🚶♂️