NovelToon NovelToon
Jack Bodyguard Sexy

Jack Bodyguard Sexy

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Mafia / Kriminal / Beda Usia / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:301.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Juliana S Hadi

NOVEL DEWASA

Dalam bulan-bulan penuh kesepian sesudah kematian ayahnya, seorang gadis belia yang terpaksa hidup dalam pengasuhan paman dan bibinya yang begitu kejam dan menganggap dirinya sebagai beban dan malah memperlakukannya seperti seorang babu -- bertekad melarikan diri saat mengetahui rencana busuk sang bibi yang hendak menjual dirinya ke luar negeri.

Dalam pelariannya, gadis belia 18 tahun itu bertemu dengan seorang bodyguard tampan, Jack Peterson. Sang penyelamat yang memberikannya kehidupan baru dan identitas baru untuknya: Rose Peterson.

Dalam sekejap, segalanya berubah menjadi indah. Selayaknya dalam kisah Titanic, Jack dan Rose saling jatuh cinta.

Sayangnya, kehidupan bahagia seperti itu tidak selalu berjalan mulus. Ketika mereka memutuskan untuk menikah, ancaman datang kepada Rose. Dia harus memutuskan jalinan cintanya dengan Jack demi menyelamatkan nyawa calon ibu mertuanya dari kekejaman musuh yang tak dikenal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Juliana S Hadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejam!

"Hei, Nona," pria di samping kananku berkata seraya menyingkapkan gaun tidurku sehingga membuat pahaku terekspos.

Praktis aku melotot marah. "Jangan kurang ajar!" lengkingku. Secepat kilat kuturunkan kembali gaunku menutupi paha sementara ketiga orang itu terbahak-bahak.

"Oh, gadis terhormat rupanya," kata pria di samping kananku itu.

"Jangan-jangan istri orang," sahut pria di samping kiriku.

"Ya, bisa jadi. Lihat lehernya," --pria itu menyibakkan rambutku-- "merah, Bro."

"Sayang sekali," pria yang mengemudikan van berkomentar. "Kalau saja dia perawan, bos akan memberi kita uang yang banyak."

"Tak apalah," sahut pria di samping kananku. "Kita bisa merebut tawanan cecunguk-cecunguk itu lagi lain kali. Siapa tahu lain kali kita akan beruntung."

Menggema, suara tawa mereka kembali memenuhi seisi van.

"Kau nampak tenang sekali, Nona. Biasanya para gadis yang mereka culik akan berontak. Histeris. Berbeda sekali denganmu. Tapi tenang saja, setidaknya kau sedikit beruntung karena kami berhasil mendapatkanmu. Kau tahu, kalau mereka menjualmu kepada bos mereka, mereka akan mendapatkan uang yang banyak. Sementara, kau sendiri tidak akan mendapatkan apa-apa selain kepuasan dari kecoa-kecoa langganan mereka. Mereka tidak akan memberikanmu uang sepersen pun. Jadi... sebaiknya kau syukuri saja nasibmu yang sekarang." Dia kembali menyingkapkan gaun tidur dari pahaku.

Lagi, aku melotot dan marah. "Jangan kurang ajar! Berengsek!"

"Benar-benar perempuan yang galak."

"Sudahlah, Kawan. Beritahukan saja kepadanya apa penawaran kita," kata pria di samping kiriku.

"Baiklah, baiklah. Akan kuberitahu. Dengar, ya, Nona. Kami akan menjualmu kepada bos kami. Dan perlu Nona tahu, di tempat bos kami itu tidak akan ada sistem pemaksaan. Bos kami hanya akan menerima gadis yang mau memperkerjakan dirinya secara suka rela, dan, Nona bukan hanya akan mendapatkan imbalan yang besar dari bos, tapi Nona juga akan mendapatkan tips pribadi dari para pelanggan yang puas dengan pelayanan Nona. Lebih dari itu, Nona juga akan mendapatkan servis perawatan kecantikan dan barang-barang mewah. Karena, di tempat bos kami itu langganannya dari kalangan kelas atas. Menarik, bukan? Tapi, jika Nona tidak berkenan, maka kami akan mengembalikan Nona ke tempat yang tadi. Simple. Jadi, bagaimana, Nona? Silakan tentukan pilihan."

Berengsek!

"Hei, Nona, jawab!"

Aku mengabaikannya.

"Baiklah, Kawan. Kita kembalikan saja dia ke tempat yang tadi."

Dan, tepat pada detik itu suara decitan roda dan aspal jalanan seketika beradu. Si pengemudi menginjak rem dengan tajam hingga aku nyaris saja terjerembab dari tempat dudukku. "Pegangi dia!" perintah si pengemudi itu kepada pria di samping kanan dan kiriku.

"Mau apa kalian?" teriakku. Kepanikanku meningkat drastis.

Ya Tuhan, kedua pria di sisiku itu memegangi kedua bahu dan pahaku. Mereka menekuk lututku dan merenggangkan interval kakiku selebar mungkin. Aku gemetar.

"Berengsek! Bajingan! Lepaskan aku!"

Plak!

Uh! Sakit! Si pria pengemudi yang kini sudah pindah ke belakang menamparku keras-keras.

"Rugi kalau kami mengembalikanmu tanpa mencicipimu lebih dulu."

Auuuuuw...! Sakiiiiit...! Pria itu mencengkeram rahangku hingga rasa sakit yang luar biasa merayapiku. Aku menangis, tak mampu menahannya.

"Tentu saja, kami bertiga akan menggilirmu dulu. Menggilirmu sampai kami benar-benar puas menikmati tubuhmu yang menggairahkan ini. Kau cantik." Wajah beringas itu tersenyum lebar di depanku -- tepat satu senti di depan wajahku.

Mereka kembali terbahak.

Aku berteriak, meronta sekuat tenaga -- bersamaan dengan pria itu membuka dan menurunkan celananya di hadapanku. Dengan terkekeh-kekeh, dia mengacungkan dirinya yang menjijikkan itu di depan wajahku. Dengan satu tangannya, dia menekan kepalaku hingga aku menunduk dan benda itu menempel di bibirku.

Sialan! Berengseeeeek...!

Dia menjauhkan benda itu tepat sebelum aku berhasil menggigitnya. Dan, dia tertawa senang. Air mata malu dan sakit hati semakin membuat pipiku basah.

"Jagoanku ini akan membuatmu puas, Nona," katanya seraya membuat benda itu lebih kencang dan tegang sempurna, kemudian ia pun duduk berlipat kaki di hadapanku. Kakiku di angkat tinggi-tinggi dan mereka taruh di atas pundak pria yang sekarang menggesek-gesekkan kejantanannya di permukaan celan* *alamku, lalu...

Pria itu menekankan dirinya di balik kain tipis itu.

"Tidaaaaak... tidaaaaak...!" teriakku sambil menangis. "Tolong jangan sentuh aku. Tolong jangaaaaan. Jual saja aku. Aku perawan, tolong, jual saja aku pada bos kalian! Tolooooong...!"

Pria di depanku kembali mencengkeram rambutku, membuat wajahku mendongak. "Kau yakin kau masih perawan?"

Aku mengangguk. Mataku yang berurai air mata seketika terpejam. Aku terpaksa menyerah dan menyanggupi tawaran mereka. Setidaknya itu lebih baik daripada aku digilir oleh ketiga penjahat itu dan dikembalikan kepada dua penjahat yang tadi. Aku yakin, dua penjahat yang menculikku dari apartemen tadi tidak akan melakukan apa pun pada ibunya Bang Jack. Bukan nyawa Mama yang mereka incar, tapi aku, dan tubuhku, adik seorang Jack Peterson. Mungkin mereka musuh bebuyutan Bang Jack. Mereka percaya bahwa aku adalah adik kandung Bang Jack, Rose Peterson yang asli.

"Baguslah."

Pria di depanku itu menyingkir dari hadapanku dan mengenakan kembali celananya. Aku sedikit lega, benda menjijikkan itu sudah kembali tersembunyi di balik celananya.

"Kita akan mendapatkan uang banyak. Bos akan membayar mahal untuk perawan secantik ini."

Aku masih menangis. Kedua penjahat di samping kanan dan kiriku melepaskan tangan mereka dariku.

"Ingat, ya, Nona. Jangan sampai Nona membohongi kami. Kalau sampai pelanggan bos komplain karena ternyata Nona sudah tidak perawan, Nona tanggung sendiri akibatnya. Dan, yeah, kalau Nona jujur, kami pastikan Nona juga akan mendapatkan upah yang besar dari bos. Pelanggan pertama Nona nanti pastilah seorang konglomerat. Pemburu darah perawan. Mereka sanggup membayar mahal demi kepuasan. Kau mengerti, kan, Cantik?"

Berengsek kalian! Berengsek! Kalian manusia-manusia yang kejam. Luar biasa kejam. Kalian sungguh keterlaluan....

Tapi aku hanya bisa mengumpat dalam hati sambil menangis. Aku sungguh tidak berdaya. Aku tidak bisa berkutik.

Ya Tuhan... adakah sebuah keajaiban untukku? Tolong aku, Tuhan. Tolonglah aku....

1
《V17
Rose ! gua tabok ya 🥲
annis
ke barat2an kn ini
Sringayomi Yuliani
Luar biasa
Fit Mu'awin627
kak,lalu gimana cerita James dan istrinya yg merupakan Rose Paterson,adiknya Jack yg hilang itu? adakah di serial yg lain?
Juliana Hadi: untuk sekarang blm ada. itu misteri yg hanya diketahui oleh James dan dicurigai oleh Rose palsu.
total 1 replies
Siti Zubaedah
😍👍
Rifa Endro
uft
Rifa Endro
fiks, yang Rose Paterson adalah istri James.
Juliana Hadi: bener.
total 1 replies
Rifa Endro
entah rahasia apalagi yg disembunyikan oleh James
Rifa Endro
sakit tak berdarah
Rifa Endro
persiapkan dirimu James, kau mengusik ujar betina tawananmu sendiri
Rifa Endro
aku yakin, James muali jatuh cinta pada Rose
Rifa Endro
entahlah
Rifa Endro
Licik, tapi aku suka Rose
Rifa Endro
waduh !!!
Rifa Endro
woah !!!! pemeran wanita terbaik. Lanjutkan Dramamu nona Rose. oh bukan, Emilia Fransiska
Rifa Endro
bingo !
Rifa Endro
biadab kau Jmaes
Rifa Endro
rencana apa lagi yg kau sembunyikan James. banyak teka-teki di sini
Rifa Endro
bahagia kepalamu ! Rose tersiksa James
Rifa Endro
apa James adalah pria yg akan membeli Emilia waktu itu ? saat Emilia dijual oleh paman dan bibinya. Ouch !!! tidak tidak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!