lanjutan kisah Terlambat Jatuh Cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon green_light, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pasca Nikah
Disinilah sekarang mereka, di kamar Naira, sungguh kecanggungan yang luar biasa, masing-masing duduk di ujung tempat tidur saling membelakangi, merasakan guguo yang luar biasa,,
Tak ada satu pun dari mereka yang berniat membuka suara, karena canggung yang mereka rasakan.
Naira:" Apa kamu terpaksa?"
Naira membuka percakapan..
Nabil:" Hah?"
Naira:" Aku tanya apa kamu merasa terpaksa karena pernikahan ini?"
Nabil:" Kamu mau jawaban jujur atau bohong?"
Naira:" Jujurlah walaupun itu pahit"
Nabil:" Baiklah, aku akan jujur, aku hanya merasa apakah aku harus percaya pada kenyataan ini, secara aku sama sekali tak mengingat mu,"
Naira:" Baik lah, kita akan coba perlahan untuk mengembalikan ingatan mu, sampai pada akhirnya jika kamu menyerah untuk mengingat ku, maka kamu akan aku berikan hak untuk bebas,,"
Nabil:" Maksud kamu?"
Naira:" Mari kita sama-sama berusaha untuk mengembalikan ingatan kamu, untuk mengingat aku, siapa aku bagi mu, tapi ketika kamu menyerah untuk mengingat siapa aku, maka aku akan melepaskan kamu. Melepas status ku sebagai isteri mu. Jadi jika kamu memang sudah menyerah, maka kamu boleh menalak aku."
Nabil:" Pernikahan bukan mainan Naira.. Aku gak akan menceraikan kamu."
Naira:" Apakah kamu sanggup jika kamu hidup bersama dengan orang yang tidak kamu cintai Bil?"
Nabil:" Entah lah, aku tak tau, tapi aku akan berusaha untuk mencintaimu walaupun aku dalam keadaan Amnesia."
Naira:" baiklah, aku menikah dengan mu karena kesungguhan mu waktu itu saat melamar ku, maka aku percaya kalau kamu akan menjadi imam yang baik untukku Bil.."
Setelah percakapan singkat itu, Nabil maupun Naira sama-sama terdiam beku, tak ada yang mau bercakap terlebih dahulu, mereka terus berada dalam diam sampai saat nya mereka mengantuk lalu tidur.
Keesokan pagi nya, Naira bangun subuh untuk melaksanakan kewajibannya, dan segera membangunkan Nabil untuk sholat berjamaah, setelah sholat, Nabil melanjutkan tidir nya, sedangkan Naira pergi ke dapur membantu Bunda nya menyiapkan sarapan.
Naira:" Nai bantu Bun,"
Hana:" iya,,"
Naira:" Masak apa hari ini?"
Hana:" Kita buat nasi goreng aja ya.."
Naira:" Oke, biar Nai yang potong bawang."
Hana:" Nabil tidur lagi?"
Naira:" Iya Bunda, soalnya kan ini hari libur, jadi dia bisa bangkong sesuka hati nya."
Hana:" Kamu yakin kan nak sama pernikahan ini?"
Naira:" Insyaallah Bunda, Nai yakin."
Hana:" Baik lah kalau gitu."
Setelah lama mereka berkutat di dapur, selesailah mereka membuat sarapan pagi. Tak lama Naira menyusun piring di meja makan, Rizal pun keluar dari kamar langsung menuju meja makan,
Rizal:" Nabil mana Nai?"
Naira:" amungkin masih tidur yah, ini kan libur.."
Rizal:" Panggil, sarapan dulu.."
Naira:" Iya yah,,"
Naira berjalan menuju kamarnya di lantai 2 untuk membangunkan Nabil.
Sedangkan Rizal di dapur berkutat menggoda isteri nya yang sedang mencuci kuali bekas nasi goreng...
Rizal:" Cieee yang udah punya menantu... Bemtar lagi mikir deh pasti kapan punya cucu.."
Hana:" Ish mas apaan sih,, Hana lagi cuci kuali ini, nanti mas basah,,"
Rizal:" Kalo basah ya ganti baju sayang..."
Hana:" Mas, kamu nakal ya, udah tua juga, anak nya udah berasuami.."
Rizal:" gapapa umur tua sayang, asal jiwa muda.."
Hana:" Iya, jiwa muda asal jangan kelewat muda sampe kayak Abegeh puber."
Rizal:" Iya iya sayang kuh,, kamu cantik deh kalo cemberut.."
Hana:" Udah sana mas duduk dulu,, bentar lagi Hana siap."
Rizal:" siap buatin Naira adek kan?"
Hana:" Meaum kamu mas.."
Rizal:" Kan cuma sama kamu sayang.."
Rizal lalu memeluk pinggamg isterinya, di kira Hana Rizal mau romantisan, eh ternyata Rizal malah menggelitiki Hana sampai dia tertawa kegelian.
Sementara di kamar...
Naira:" Bil, bangun, yuk sarapan dulu.."
Nabil:" ughh...eeennggghhhh...."
Naira:" Bangun Bil..."
Nabil:" Iya ini aku bangun..."
Naira:" Cium kening aku dulu donk baru bangkit..."
Nabil terkejut dengan yang di ucapkan Naira...ternyata agresif juga istri nya ini, hari ini minta cium kening, bisa jadi nanti minta yang laen, pikir nya.
Tanpa mau menunggu lama, akhirnya Nabil pun mencium kening Naira dan lalu beranjak dari tempat tidur untuk mandi.
Naira tersenyum setelah memdapatkan ciuman di kening, memang... Naira juga berfikir bahwa sikapnya hari ini serasa sangat agresif, tapi ini salah satu cara Naira untuk menarik perhatian Nabil, dengan cara selalu mendekati diri nya agar Nabil jatuh cinta pada Naira..
Setelah memikirkan semalaman, dan tercetuslah ide ini, dan pagi ini Naira merealisasikannya, dia pun merasa geli sendiri, karena memang dia tak pernah kecentilan di depan laki-laki.
Tapi kalau sekarang apa salahnya? Toh sama suami sendiri..hehehe
Naira pun harus siap dengan resiko Malu untuk menarik perhatian suami nya, karena sejati nya Naira gak ingin berpisah dengan Nabil, jadi Naira akan melakukan segala cara agar mereka tak bercerai.
semoga konfliknya ga berat
sekarang masih lancar jaya,tapi nanti pas mereka udah nikah pasti ada aja masalah...
nah takutnya mereka masih labil dan masih dalam proses pendewasaan,mencari jati diri takutnya malah mereka berpisah kan nanti q sedih Thor....
thor ceritanya sama persis dengan apa yang aku alami kalo nabil masih bisa bertemu denga nairanya tapi kalo aku belum bisa ketemu dengan teman kecilku itu....
🤭🤭🤭🤭
makanya g up..up