NovelToon NovelToon
Melepasmu Ku Ikhlas

Melepasmu Ku Ikhlas

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:142.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda_Azril

Anindya chalista mahara gadis cantik yang jatuh cinta dengan sang sahabat zayn abraham. tetapi cinta itu harus kandas kala sang pujaan memiliki tambatan hati. akankah ia sanggup meraih cinta sang sahabat ataukah ia akan menemukan cinta yang sesungguhnya yang mampu saling menerima. temukan kisahnya disini

ini karya pertama author semoga kalian suka😘😘😘😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda_Azril, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berbagi

Mbok nah tak tega melihat anin

"Iya udah mbok panggil ndok aja ya". Anin mengangguk dan langsung memeluk mbok nah tak ada rasa risih dalam diri anin. Mbok nah terkejut dengan apa yang dilakuka anin tapi ia berusaha untuk memberikan ketenangan untuk wanita malang dengan sejuta ketegaran ini

"Mbok malam ini temenin anin tidur ya disini. Anin pengen dipeluk". Anin meminta sambil berurai air mata

"Tapi nanti mbok dimarah ndok"

"Enggak akan. Nanti anin yang ngatasin kalau mbok dimarahin". Mbok nah pasrah ia tak tega melihat anin memohon padanya

Perlahan anin berbaring disamping wanita tua itu dan memeluknya erat.

"Mbok tau, anin kangen seperti ini. Dulu kalau anin sakit pasti umi sama abah selalu nemenin anin tidur. Sekarang udah gak bisa lagi"

"Ndok kalau ada masalah cerita sama mbok. Biar gak jadi beban pikiran kamu. Kasian calon anakmu kalau kamu terlalu banyak fikiran"

"Mbok anin rasanya gak kuat. Sakit disini mbok" Anin memukul dadanya tapi dengan cepat mbok menghalangi

"Kalau udah gak kuat lepaskan nak. Jangan siksa batin kamu"

"Anin udah rencana buat minta pisah sama mas zayn tapi setelah anak ini lahir mbok"

"Ya udah sekarang jangan terlalu dipikirkan, fokus sama kesehatan kamu dan calon anakmu. Ada mbok yang selalu dukung kamu". mbok nah membalas pelukan anin dan mengelus perut buncit itu. Terasa pergerakan pelan dari janin karna elusan itu

"Mbok dia udah mau gerak sekarang". Anin begitu bahagia

"Iya memang kalau udah tujuh bulan kita udah bisa ngerasain gerakannya ndok". Banyak obrolan terjadi antara keduanya hingga entah siapa yang tertidur lebih dulu.

Tengah malam zayn berjalan menuju kamar anin tapi sayang saat memutar knop ternyata pintu terkunci. Sekarang anin selalu mengunci pintu saat tidur, ia berbalik dan berjalan lesu menuju kamarnya dengan gadis. Gagal sudah niatnya untuk bisa menemani anin tidur.

jam 4 pagi anin dan mbok nah sudah berada didapur. Anin tak melakukan apapun ia hanya menemani mbok nah memasak. tiba tiba zay muncul

"Sayang kamu kok udah bangun ini masih jam 4 lo"

"Gak papa mas". Hanya itu jawaban anin

"Semalam kenapa pintu kamar kamu kunci mas mau masuk gak bisa"

"Gak papa mas, mas gak usah khawatir sekarang anin tidur sama mbok jadi mas gak usah repot repot buat nemenin anin".

Zayn baru teringat kalau beberapa hari lalu anin meminta ditemani tidur tapi justru ia pergi keluar dengan gadis dan melupakan janjinya.

"Ya allah sayang mas lupa kalau kemarin kamu minta mas temenin. Nanti malam ya mas janji temenin kamu jangan tidur sama mbok. kalau butuh apapun bilang sama mas jangan sama yang lain".

Anin hanya mengangguk sebagai jawaban. Tapi lagi lagi anin harus menelan kekecewaan setelah pulang kantor zayn bahkan tak lagi keluar kamar hal sama dilakukan juga oleh gadis.

Anin hanya mampu menahan perih. Beban pikiran yang terlalu berat membuatnya lagi lagi mengalami pendarahan. Tapi kali ini dokter harus bertindak. Anin harus segera dioprasi jika tidak dapat membahayakan nyawa keduanya.

Ayah yang kebetulan mengantarnya kerumah sakit tentu langsung menyetujui tindakan operasi itu. Sedang zayn entah sedang kemana pria itu bersama gadis dan juga arletta. Hanya ada ayah, bunda dan mbok nah yang menemani dirumah sakit.

Hingga satu jam kemudian lampu ruang operasi padam. Keluarlah dokter wanita

"Selamat ya pak, bu cucu anda laki laki. Tapi mohon maaf bayinya masih harus di inkubator karna lahir prematur"

Tangis suka cita mengiringi kelahiran bayi malang itu. Kondisi anin juga sangat setabil ia bahkan dioprasi dalam keadaan sadar hanya tubuh bagiam bawahnya yang tak merasakan apa apa.

Anin dipindahkan diruang rawat. Bunda menghubungi zayn untuk segera datang kerumah sakit tapi telponnya pun tak aktif.

"Gak usah bingung bund. Ayah anin minta tolong adzanin anak anin. Sebentar lagi perawat bakalan bawa keruangan bayi."

"Kamu gak papa kalau ayah yang adzanin"

"Gak papa yah. Ayah kan kakeknya wali dari papanya jadi gak papa. Anin ikhlas".

Dengan suara bergetar menahan tangis ayah mengadzani bayi yang berada didalam inkubator itu. Bayi malang bahkan kehadirannya yang penuh perjuangan tak didampingi sang papa.

Hingga pukul 11 siang zayn baru tahu jika anin dirumah sakit. Buru buru ia menyusul tanpa pamit pada gadis. Sampai dirumah sakit ia bertanya pada resepsionis tentang dimana ruangan anin

"Maaf pak atas nama ibu Anindya chalista mahara berada diruangan VIP mawar dilantai 4". Bergegas ia menuju ruangan yang ditunjukkan oleh perawat.

Sampai disana hanya ada mbok nah dan anin. Ia melihat sisa lelah diwajah cantik istrinya itu. Matanya tertuju pada perut anin yang sudah rata

"Sayang apa yang terjadi?. Kemana bayi kita" Zayn meraba pelan perut anin

Bulir bening menetes dari mata indah itu

"Anak aku mas bukan kita. Mas lepaskan aku, aku ikhlas. Sekarang anakku sudah lahir, mas tak perlu lagi bingung untuk membagi waktu antara aku atau gadis. Aku menyerah mas"

"Enggak aku gak mau, aku akan memperbaiki semuanya aku janji, jangan tinggalin aku, aku mohon"

"Maaf mas aku udah gak sanggup lagi bertahan dengan rasa sakit ini. Berulang kali mas janji tapi mas juga yang mengingkari. Bahagialah bersama gadis. Aku ataupun anakku tak akan mengganggu kebahagiaan kalian. Arletta juga sudah bahagia sekarang, jadi kumohon biarkan aku mencari bahagiaku sendiri." Anin menangkupkan kedua tangannya memohon pada zayn

"Tapi

Belum selesai zayn bicara abah tiba tiba datang

"Apa maksudnya ini. Gadis ? bukankah itu mantan istrimu zayn. Lalu apa hubungannya sekarang?". Abah datang bersama umi. Bunda soraya dan ayah andi sudah merasa tak memilki muka dihadapan besan serta sahabatnya itu

"Sayang kamu ngapain sih ninggalin aku sendirian dirumah." Gadis tiba tiba datang dan bergelayut manja dilengan zayn

Wajah abah merah padam. Hatinya mendidih ia tak tau jika selama ini anaknya dimadu, ia baru paham jika penyebab anin berulang kali keluar masuk rumah sakit karna ini

"Sekarang aku paham. Zayn abraham caraikan putriku sekarang!"

"Zayn mohon abah jangan pisahin zayn dengan anin". Zayn berlutut dikaki abah

"Tidak. Sekarang juga caraikan putriku"

"Umi zayn mohon bujuk abah jangan pisahin zayn dengan anin"

"Kenapa baru sekarang zayn. Saat abah dan umi tau kamu baru memohon untuk tidak berpisah dengan anin"

"Sudahlah umi tak perlu banyak bicara dengannya. Sekarang juga ceraikan putriku, dia juga sudah tak mau lagi denganmu"

"Bunda tolong zayn". Zayn beralih memohon pada bunda

"Maaf zayn bunda gak bisa, ini semua juga karna kesalahanmu sendiri". Bunda meninggalkan ruangan dan diikuti ayah

"Bukankah dulu aku sudah pernah bilang padamu, jangan pernah kau sakiti hatinya kalau kau sudah tak menginginkannya kembalikan padaku dengan baik baik tapi justru kau menyakiti hatinya. Aku tak menerima panawaran apapun karna aku sudah tidak tertarik. Bebaskan putriku sekarang juga".

Dengan berurai air mata zayn mengucapkan kalimat itu

"Anindya chalista mahara aku zayn abraham menalakmu dengan talak satu. Mulai saat ini aku bebaskan engkau dari hubungan ini dan kau bukan lagi istriku"

1
A Z I Z A H
please deh, kok jadi bod*h gini sih anin
mauan dg laki bekasan perempuan jalang
A Z I Z A H
jangan sampe ya thor si anin dapat laki bekasan si gadis
bekasan perempuan nakal gitu
ngeri kenal penyakit menular seksual
A Z I Z A H
jangan sampe anin dapat laki bekas si gadis ya thor
bekasan perempuan nakal
takut kena penyakit menular seksual
Sri Wahyuni
apa kbar s zayn?
Sri Wahyuni
knp jg ibu y s xayn ga blng klau s gadis ornah merayu mertua y spya mata nya melek
Sri Wahyuni
s anin jg ngapain ngurusin kluarga s zayn
Yunerty Blessa
akhirnya cerita Anin,Iqbal dan Zayn berakhir.. sebuah cerita yang menarik dan baik..
mantap kak thor dalam penulisan nya..👍👍😘😘
Yunerty Blessa
apakah kemungkinan video saat Riska diperkosa bergilir-gilir
Yunerty Blessa
smoga sentiasa dijauhkan dari segala hal² yang buruk
Yunerty Blessa
padan muka kau Riska dan Zayn
Yunerty Blessa
smoga akan ada pembalasan buat Riska dan Zayn
Yunerty Blessa
rasakan itu Zayn
Yunerty Blessa
moga lancar pernikahan Iqbal dan Anin
Yunerty Blessa
smoga jodoh Anin dan Iqbal kekal abadi
Yunerty Blessa
usaha yang lebih Iqbal
Yunerty Blessa
lanjut
Yunerty Blessa
sapa tau berjodoh
Yunerty Blessa
apakah ada penyesalan di hati mu Zayn......rasakan itu
Yunerty Blessa
akhirnya Anin bebas dari Zayn..
Yunerty Blessa
sedihnya 😭😭
Anin wanita tegar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!