NovelToon NovelToon
Another Person Life

Another Person Life

Status: tamat
Genre:Kaya Raya / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 5
Nama Author: Aozyrin

Vixura Auristella Xavier adalah seorang putri konglomerat yang pintar di segala bidang, ia ditembak mati sang adik tiri yang selama hidup begitu disayanginya, serta mempunyai kekasih yang sangat ia cintai, tapi nyatanya keduanya begitu tega berkhianat demi bisa merebut kekayaannya.

Sedangkan, Quirin Zeline Alister adalah seorang gadis cantik yang diusir keluar rumah oleh ayah kandungnya sendiri demi membela sang adik yang berbeda ibu, hingga ia menyerah dalam hidup dan meninggalkan semua beban dunia dengan cara melompat dari gedung.

Sungguh tidak disangka, setelah terbangun jiwa Xura sudah berada didalam tubuh Quirin yang sedang terbaring lemah dirumah sakit.

Hari demi hari, satu persatu rahasia mulai terungkap, bahkan di tubuh yang sedang di tempatnya terdapat sesuatu yang mengerikan.

Akankah Xura mampu bertahan menjalani kehidupan Quirin dan membalaskan dendam mereka berdua?, ataukah Xura justru menyerah dengan banyaknya masalah yang tengah menimpanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aozyrin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aroma Darah

"Kau tidak ingin menceritakan apa yang telah terjadi padamu?, baiklah, jangan memaksakan diri kalau memang tidak ingin memberitahu siapapun" ucap Alpha pada Xura yang sedari tadi menatapnya, Alpha kemudian berdiri dari duduknya, ia bermaksud keluar dari ruangan

"Tunggu" ucap Xura mencengkram dengan pelan lengan baju Alpha

"Aku tidak bisa menceritakan secara detail, tapi singkatnya, adik tiriku merebut pacarku, dan ingin menguasai harta kekayaan papa dan perusahaan Xavier Corp, dia juga yang membunuh papaku" jawab Xura dengan raut wajah sedih, ia masih memegangi lengan baju Alpha, lalu Alpha kembali ke tempat duduknya

"Pantas saja... Jadi, saat aku menemukanmu di pinggir jurang dengan kondisi yang sangat mengenaskan, itu juga merupakan ulahnya? " tanya Alpha sambil menghela nafas panjang sambil melihat lengan baju yang masih di pegang oleh Xura

Xura hanya mengangguk pelan dan saat ia menyadari tangannya masih memegang lengan baju Alpha, ia pun bergegas melepaskan pegangannya

#Flasback on

Sore itu, Alpha sedang mengendarai motornya dengan pelan, tujuannya untuk membebaskan diri dari semua beban pekerjaannya, ia mengelilingi tempat favoritnya itu sambil tersenyum seakan menikmati udara segar di sekitar perbukitan, cara itu selalu dilakukannya ketika ia merasa harus menenangkan diri

Tempat yang tampak hijau berhiaskan pepohonan rindang itu memang sangat sepi, yang terdengar hanya suara motornya dan berbagai kicauan burung yang sahut menyahut

Setelah 20 menit berlalu, Alpha berhenti dan turun dari motornya, tempat tersebut begitu tenang hingga membuat Alpha sesekali rela duduk di sana untuk melihat terbenamnya matahari, ia pun duduk di rerumputan dengan bersandar di sebuah pohon

Namun, ketenangan itu tak bertahan lama, angin yang terasa sepoi-sepoi di sore itu membawa aroma tidak sedap, seperti aroma darah

Alpha langsung bangkit dari duduknya dan mencari asal aroma darah, ia berusaha tetap tenang dan sedikit waswas

Alpha berjalan perlahan untuk mencari arah aroma darah itu, ia melihat kekanan, kekiri dan kebelakang, namun tidak menemukan siapapun, ia kemudian melihat kedepan, di hadapannya hanya ada jurang, saat ia mencoba menghirup sedikit udara, aroma darah itu semakin menyengat

Alpha pun menyadari bahwa aroma darah itu datang dari bawah jurang yang tidak terlalu dalam, ia mulai penasaran dan menelepon orang-orangnya untuk meminta bantuan

Tidak butuh waktu lama, orang-orang yang di telepon oleh Alpha datang, lalu tiga orang turun kebawah jurang untuk mencari asal aroma darah yang sangat menyengat itu, sedangkan dua lainnya menunggu di atas bersama Alpha

Sesampainya di bawah, mereka terkejut ketika menemukan seorang wanita yang sekujur tubuhnya penuh dengan luka sayatan, hingga wajahnya tidak dapat di kenali lagi, darah yang keluar dari tubuhnya sebagian kecil sudah mengering, mereka pun bergegas mengangkat tubuh wanita itu keatas tebing, baju yang mereka kenakan juga ikut terkena noda darah

Satu orang mulai naik, saat orang itu muncul ke atas, Alpha terkejut ketika melihat sarung tangan dan baju yang dipakai orang tersebut penuh dengan darah, namun orang itu justru bergegas melepaskan tali yang terikat di pinggangnya, ia menarik tali yang lain dan menjatuhkan tali yang baru ia lepas, agar orang ke dua dan ke tiga bisa segera naik

Saat orang ke dua dan ke tiga naik, Alpha sangat terkejut, karena melihat mereka membopong kantung jenazah dengan darah yang masih menetes, lalu meletakkannya di rerumputan,

"Siapa?, pria?, wanita?, astaga darahnya, cepat buka kantung jenazahnya!" perintah Alpha panik

"Wanita, tuan" ucap orang ke dua sambil melihat kearah Alpha

"Sebaiknya jangan dibuka tuan, bisa membuat selera makan hilang" ucap orang pertama mencoba menghentikan Alpha

"Yang benar saja, apa dia masih bernafas?" tanya Alpha sambil menatap ketiga orang itu

"....." orang-orang itu hanya terdiam

"Buka sekarang juga!" perintah Alpha sedikit berteriak

Mereka pun menuruti perintah Alpha, namun lagi-lagi Alpha terkejut untuk yang ke tiga kalinya saat melihat kondisi wanita itu, walaupun masih syok, tanpa pikir panjang ia mendekati tubuh wanita itu

"Cepat panggilkan dokter Elard!, tapi jangan membawa mobil ambulance" teriak Alpha dengan memerintah, ia panik lalu memangku tubuh wanita itu

Orang yang sedari tadi bersama Alpha, segera menelepon dokter Elard dan menyampaikan pesan dari tuan muda mereka

Mendengar hal itu, dokter Elard bergegas pergi menuju lokasi yang di beritahukan anak buah Alpha, sesampai di tujuan dokter Elard terkejut melihat Alpha, ia mendekati Alpha yang sedang memangku seorang wanita yang berlumuran darah

"Elard, apa dia masih hidup?, aku bertanya pada mereka, tapi mereka tidak memberikan jawaban" gumam Alpha yang sudah panik

"Kenapa bisa begini?" ucap dokter Elard berjongkok di depan Alpha dan mengecek pernafasan wanita itu, namun tidak merasa ada hembusan nafasnya

"Mana aku tau Elard, nanti saja ceritanya, sekarang bawa dia ke rumah sakit!" perintah Alpha dengan sedikit meneriaki dokter Elard

"Tapi dia sudah tidak bernafas lagi" ucap dokter Elard dengan wajah serius dengan melihat kearah Alpha, ia tidak tersinggung jika Alpha meneriakinya, karena itu yang pantas ia dapatkan

"Aku tidak mau tau, bagaimanapun juga, kita harus mengeceknya di rumah sakit" teriak Alpha marah, di depan dokter Elard dengan wajah yang sudah merah padam

Dokter Elard terdiam ketika melihat ekspresi Alpha yang sudah lama tidak dilihatnya "Kalian mengapa berdiam di sana, segera angkat dia!" perintah dokter Elard dengan suara tinggi saat melihat bawahannya hanya tercengang terkejut melihat kondisi wanita di depannya

"Sudah lama aku tidak melihat ekspresimu yang seperti ini" batin dokter Elard sambil melihat Alpha yang sangat panik dan mencoba membersihkan darah yang berada di wajah wanita itu, namun karen luka-luka itu menganga lebar, Alpha pun berhenti membersihkan darahnya

"Sangat malang" batin mereka semua lalu mengangkat tubuh gadis itu

"Bersihkan semua ini!, jangan sampai ada tersisa sedikit pun!, termasuk aroma darahnya, aku percayakan pada kalian!" perintah Alpha pada bawahannya dengan nada yang sangat sinis, lalu membantu mengangkat wanita itu

Dengan perjalanan yang panjang, Alpha merasa kasihan ketika melihat wanita di depannya "Apa yang kau lalui hingga bisa membuat mu begini" batin Alpha menampilkan raut wajah sedih

Alpha mengeluarkan ponselnya dan menelpon seseorang di seberang

"Drrtt drtttt" bunyi ponsel seseorang di seberang

"Hem?, tumben dia menelponku" gumam seseorang itu sambil menaikkan alisnya

"Hal..." belum selesai ia mengucapkan 1 kata, Alpha dengan cepat memotong

"Tolong segera cari tau tentang kecelakaan di bukit!" ucap Alpha lalu mematikan ponselnya

"Apaa-apaan dia, apa hanya itu?, aku bahkan belum selesai menyapa, dasar... " ucap seseorang itu kesal

Bersambung....

Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇

✓ Favorite

✓ Like

✓ Vote

✓ Gift

✓ Comment

✓ Rate

Author sangat berterimakasih 🙏

1
novy
.
Shuhairi Nafsir
Quirin cewek goblok lagi membosankan
Solekah
tuh kan bener quiran pelakunya
Solekah
quiran mboknya psikopat
Nurul Pky
Lumayan
NMH
Kecewa
Siti Ardiahty
Luar biasa
X'tine
🤣🤣🤣🤣🤣
Shinta Dewiana
tamat...tp org2 blm tau klu xura org terkaya se ASIA...hmmm
Shinta Dewiana
hmmmm....tuh kan...
Shinta Dewiana
huh dasar kalian emang menyebalkan
Shinta Dewiana
Al,max,alica cari penyakit...hmmmm..
Shinta Dewiana
max jangan macam2...dpt hukuman nanti..br rasa
Shinta Dewiana
sadisnyeee....zeeblg sekarat jd siapa yg akan membereskan sisa2nya
Shinta Dewiana
prrusahaan olswot mau main curang ni...
Shinta Dewiana
ayooo..zee..semangat...
Shinta Dewiana
akhirnya mati di tangan zee....baguslah...
Shinta Dewiana
leva udah ngamuk zee msh tebodoh...
Shinta Dewiana
dasar goblok lo xia...
Shinta Dewiana
feryun keluarga kalian egois..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!