NovelToon NovelToon
Cahaya Cinta

Cahaya Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Saidah_noor

Dihari ulang tahun pernikahannya yang ke 3 tahun, Cahaya harus terkejut melihat perselingkuhan Fery dengan wanita lain yang masih satu rekan kerja dengan suaminya.
Karena patah hatinya ia mengajak sahabatnya untuk minum dan menginap dihotel, namun sahabatnya tak bisa menemaninya karena adiknya tak ada yang menemani dirumah.
Kejadian tak terduga dihotel ia tak sengaja bertemu pria asing yang dalam keadaan sakit, karena berpikir itu adalah suaminya yang mengejarnya akhirnya ia mengajaknya bermalam dalam keadaan mabuk.
Namun saat pagi menjelang, Cahaya baru sadar bahwa yang tidur bersamanya itu bukanlah suaminya tapi pria yang terkenal berkuasa dan galak dikantornya.
apa yang harus cahaya lakukan?
kabur kah?? atau ...???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saidah_noor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah sakit bangkrut.

Waktu dini hari, pria itu pergi mengendarai mobilnya sendirian. Ia berhenti disebuah gudang bekas pabrik yang sudah lama terbengkalai. Sekilas tak ada yang aneh, namun setelah masuk terlihat seorang yang mereka tangkap.

Dalam cahaya yang temaram, Rayyan berjalan mendekati seorang wanita yang menundukkan kepalanya. Wanita itu duduk dikursi dan diikat tangannya dibelakang. Ia menangkup dagunya, melihat wajahnya yang sudah penuh lebam.

Mata wanita itu membulat penuh, menatap Rayyan dengan rasa takut yang amat sangat. Ia gemetar dan bahkan tak bisa tenang.

"Ra, Rayyan, lepasin aku. Tolong! Maafkan aku!" ucap wanita itu dengan suara serak dan bergetar.

"Maaf, cih! Kau sengaja menabraknya, tapi berani minta maaf. Dimana otakmu Cinthya?" geram lelaki itu yang langsung menghempaskan dagunya dengan kasar.

"Sudah kuperingatkan, jangan menyentuhnya! Kau masih saja mengganggunya, sudah lupa sama apa yang kau katakan dulu. Kau yang menolakku mentah-mentah, sekarang kau malah berlagak seperti korban." Rayyan menjauhinya.

"Dia yang mulai, dia yang menjebakku dan membuat reputasiku buruk. Seharusnya buka mata mu lebar-lebar Ray," ujar Cinthya membela diri dengan nada tinggi.

"Kau pikir dia punya kemampuan untuk melakukan semua itu?" tanya Rayyan memanipulasi pikiran wanita itu.

Cinthya terdiam, pikirannya melayang dan mencari tahu siapa pelakunya. Namun jika dipikirkan secara logika dengan keadaan Cahaya, ia pikir tak mungkin wanita itu melakukan semuanya sendirian.

Pasti bukan dia, karena ia tahu Cahaya gadis lemah dan bodoh. Sudah lama Fery selingkuhi pun malah baru terungkap beberapa minggu lalu.

"Jangan bilang, kamu yang melakukannya?" tebak Cinthya menyadari kesalahannya.

"Benar, aku yang melakukannya. Bukankah kalian sudah sering selingkuh, bahkan sebelum Fery menikahi Cahaya. Kalian sudah pernah melakukannya, bukan?" ungkap Rayyan mengingatkan masa lalu mereka.

"Jadi, kamu sudah lama tahu," gumam wanita itu terasa lemas mendengarnya.

Rayyan tersenyum smirk, kalau saja waktu itu ia masih mengejar Cinthya mungkin ia akan seperti Fery yang bodoh. Alasanya berhenti mengejarnya karena ia sudah tahu hubungan keduanya, namun mereka sempat terpisah sebelum akhirnya Fery menikahi Cahaya.

"Aku diam bukan berarti aku tak peduli, seandainya saja kau dan dokter sialan itu bersikap baik padanya. Aku juga tak akan membalaskannya sejauh ini," ujar Rayyan dengan tegas.

"Jual dia pada pria hidung belang, dia sudah terbiasa melayani pria," titah Rayyan pada anak buahnya yang sedari tadi menahan dan mengurung wanita itu.

"Baik, tuan!" jawab ketua suruhan Rayyan tersebut dengan patuh.

Mereka melepaskan Cinthya dan membawanya sesuai arahan pria kejam itu.

"Jangan! Rayyan tolong aku! Maafkan aku, Rayyan!" teriak Cinthya menangis ketakutan.

Wanita itu diseret layaknya anjing, tak ada ampun tak ada iba. Ia melakukannya demi membalas perbuatan wanita itu. Ia melepaskan sarung tangan hitamnya dan memasukkannya ke dalam saku.

Rayyan merogoh ponselnya, ia menyuruh seseorang untuk memulai rencananya. rencana yang sudah ia susun beberapa jam lalu, tentang keluarga dan rekan bisnis yang pernah menginginkan perjodohan ulang lagi.

Setelahnya ia mengambil rokoknya didalam saku mantelnya dan memgambilnya satu batang, ia nyalakan koreknya dan mulai menghisapnya lalu menghembuskannya. Suasana senyap digudang ini sering ia rasakan sebelum bersama Cahaya.

Tapi sekarang wanita itu sudah jadi miliknya, tinggal menunggu menjadi seutuhnya. Mengingat Cahaya suka bangun dini hari, ia membuang puntung rokoknya yang masih panjang dan menginjaknya hingga padam kemudian ia pergi.

*

Memang dugaan Rayyan benar.

Beberapa menit kemudian, Cahaya membuka matanya dan melihat ke sekitarnya yang tak ada siapapun dalam cahaya lampu yang temaram. Ia bangun dan duduk, ia meraih gelas dan meneguknya. Ternyata gelasnya kosong.

Ia menyibak selimutnya lalu turun dari ranjangnya. Ia mencari air minum didalam nakas, namun tak ada hanya camilan saja yang ada disana. Ia menyalakan lampunya dan mulai terlihat isi kamar vip yang menjadi tempat inapnya.

"Rayyan," panggil Cahaya mencari sosok yang menemaninya tidur.

Ia berjalan keluar kamar, hanya ada dua penjaga diluar pintu tersebut. Akhirnya kembali masuk. Ia benar-benar kehausan, tapi tak nyaman meminta pada dua pria kekar didepan pintu itu. Yang membuatnya kesal adalah Rayyan pergi tanpa memberitahukannya.

Sekilas ia melihat sebuah tombol, jika itu ditekan maka beberapa penjaga rumah sakit ini akan datang.

Ia pun menekan tombol darurat berkali-kali, hanya untuk meminta air minum. Suaranya serak dan kering, ia juga berkeringat karena efek obat. Apa yang salah jika ia lakukan itu?

^

Diluar Rayyan baru sampai ke rumah sakit, dilantai tempat inap wanitanya terlihat ada beberapa suster dan seorang dokter keluar masuk ke kamar Cahaya. Matanya membulat dan mempercepat langkahnya, ia mulai panik mengingat Cahaya baru kecelakaan.

"Yaya!" panggilnya yang kemudian masuk ke kamar vip tersebut.

Tapi setelah melihatnya ia terkejut, ternyata Cahaya sedang duduk bersandar pada bantal. Wanita itu bahkan begitu baik-baik saja, masih bisa tersenyum pada suster yang mengisi gelas kosongnya. Bahkan mereka juga menyediakan air mineral beberapa botol.

Pria itu hanya melihat dengan bingung, tak tahu apa yang terjadi selama ia tak ada.

"Cahaya, kamu gak papa?" tanya Rayyan setelah mendekatinya.

Cahaya menggelengkan kepalanya, "Aku baik-baik saja."

"Syukurlah!" ucap Rayyan.

"Tuan Rayyan, mohon temani kekasihnya. Ia menekan tombol darurat dan membuat kami panik, padahal hanya meminta minum. Biar tak terulang kembali," ungkap dokter pria tersebut sedikit kesal, mungkin karena dia juga lelah atau mungkin kena prank.

"Ternyata begitu," pikir Rayyan tak menduga.

Namun yang berulah hanya bisa diam saja, tanpa membela diri ataupun memberikan penjelasan. Dengan tenangnya ia meneguk air putihnya.

"Baiklah," jawab Rayyan manut.

Dokter dan susternya keluar dari kamarnya, tinggalah kini hanya mereka berdua saja. Rayyan duduk ditepi brangkar, setelah melepaskan mantelnya. Detik itu juga Cahaya langsung menempel padanya, menyandarkan kepalanya dan kembali memejamkan matanya.

"Kamu kemana? Membuatku berpikir kamu kabur," tanya Cahaya dalam dekapan lelaki itu.

"Menyelesaikan urusan kantor sebentar," jawab Rayyan, "tidurlah aku akan menemanimu."

"Bilangnya menemani, tapi malah menghilang terus. Lain kali jika terulang, aku akan pergi sampai kamu gak bisa menemukan aku," ancam Cahaya.

"Baiklah, aku janji," kata pria tersebut mengalah, Ia mengubah posisi mereka menjadi rebahan, lalu menarik wanitanya dan tidur memeluknya.

Mereka berdua pun memejamkan matanya, mencari ketenangan dan kehangatan yang mereka butuhkan dimalam sunyi itu. Tak ada suara lagi selain dari nafas dua orang tidur yang terlelap ke dalam mimpi.

^

Keesokan harinya ...

Rayyan membawa Cahaya untuk berjalan-jalan ditaman rumah sakit, ia membiarkan cahaya hangat matahari menerpa badannya. Ditemani pria yang tersenyum padanya.

Ia melirik Rayyan lalu tersenyum, kini ia bisa merasakan yang namanya dimanjakan oleh pria. Tentu hatinya bahagia sekarang, ia juga merasa tenang karena dirumah sakit ini tak ada yang mengganggunya.

Bukankah ini rumah sakit milik orang tua pelakor itu, seharusnya wanita itu bergentayangan bukan. Tapi ia merasa aman atau mungkin karena ada Rayyan yang menjaganya.

"Sudah terlalu lama, ayo kembali!" ajak Rayyan.

Cahaya mengangguk pelan, ia kembali duduk dikursi roda yang pria itu siapkan. Padahal lukanya tak terlalu parah tapi dimanjakannya seperti orang yang sakit parah.

Saat mereka melewati segerombolan para suster, gosip mulai terdengar.

"Aduh, kalau rumah sakit ini bangkrut kita bagaimana?" suara salah satu suster wanita itu dengan wajah panik.

"Kita bahkan belum menerima gaji," timpal lainnya pasrah.

Cahaya tak sengaja mendengarnya, rasanya aneh. Kenapa bisa terjadi?

Rumah sakit itu adalah terbesar dikota tersebut, fasilitasnya dan dokter pun lengkap. Namun kenapa bangkrut?

Cahaya menoleh ke belakang, dimana ada Rayyan yang mendorongnya. "Aku gak salah dengar, kan. Rumah sakit sebesar ini kok bisa bangkrut?" tanyanya.

"Tak perlu dipikirkan, ini bukan urusan kita. Dokter bilang kamu sudah boleh pulang hari ini," jawab Rayyan.

Cahaya kembali melihat ke depan dan mengangguk, perkataan prianya ada benarnya juga. Itu bukan urusannya.

"Baiklah, tapi lebih bagus lagi kalau keluarga Cinthya itu benar-benar tak ada dikota ini. Seenggaknya pemilik rumah sakit ini diganti. Mereka terlalu sombong dan harga rawat rumah sakit ini terlalu mahal," ujar Cahaya, ia hanya ingat saat orang tuanya dirawat disana malam itu.

Uangnya habis karena perawatan, tapi hasilnya mereka meninggal juga karena alasan yang tak masuk akal. Katanya bisa sembuh setelah di operasi, namun itu malah seperti angan-angan. Berbagai alasan mereka katakan, golongan darah langka, jadwal dokter bedah, terlambat dioperasi, semuanya dijadikan alasan.

"Baiklah, aku turuti," gumam Rayyan tersenyum mendengarnya.

1
Dew666
🩵
Dew666
🪭🪭🪭
Dew666
Lanjuttttttt
Dew666
💟💟💟
vj'z tri
prettttt peduli sama uang nya Aya ajj lu🤧🤧🤧🤧
Dew666
🌹🌹🌹🌹
Dew666
💄💄💄💄
vj'z tri
sialan dangkalan bikin emosi loh ....baru ajj senyam senyum 🤬🤬🤬🤬
falea sezi
🤣🤣 mertua toxic
🌀 SãñõõR 💞
yap ntar ceritanya jadi membingungkan.
partini
saling terhubung suami selingkuh dengan wanita yg pernah di sukai lelaki yg tidur dengan cahaya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!