NovelToon NovelToon
For Justice

For Justice

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Transformasi Hewan Peliharaan
Popularitas:250
Nilai: 5
Nama Author: Michael Jack

Kisah seorang ilmuan gila yang melawan pemerintah dunia yang dzalim

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Michael Jack, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Negeri Es

Jack dan Rey akhirnya tiba di Antartika. Angin dingin yang menusuk tulang segera menyambut kedatangan mereka. Keduanya yang pada dasarnya hanyalah manusia biasa langsung merasakan hawa beku yang menggigit hingga ke sumsum tulang.

Napas mereka berubah menjadi uap putih setiap kali mereka menghembuskannya.

"Ini benar-benar dingin..." gumam Rey sambil menggosok kedua lengannya.

Jack pun segera menggunakan kekuatan api birunya. Api itu tidak menyala liar seperti api biasa, melainkan membentuk sebuah zirah api yang menyelimuti tubuhnya. Zirah itu memancarkan kehangatan yang stabil tanpa membakar apapun di sekitarnya.

Tidak lama kemudian, Jack juga membentuk zirah serupa untuk Rey.

Api biru itu melingkari tubuh Rey dengan lembut, membuatnya tidak lagi menggigil.

Namun tindakan itu justru memancing perhatian penghuni Antartika.

Tiba-tiba tanah bersalju di bawah mereka bergetar.

KRRAAAK!

Dari bawah tumpukan salju tebal, seekor monster kalajengking es raksasa muncul tepat di bawah mereka.

"WOAH!"

Refleks, Jack dan Rey langsung melompat menjauh ke arah yang berlawanan.

Monster itu memiliki tubuh berlapis es yang berkilau seperti berlian, dengan capit besar dan ekor panjang berujung sengat yang tajam.

"Oy, yang benar saja! Masa kita langsung diserang begitu saja?!" seru Jack dengan kesal.

Tanpa membuang waktu, Jack segera mencabut pistol dari pinggangnya.

DOR! DOR! DOR!

Ia menembakkan beberapa peluru ke arah kalajengking tersebut.

Namun sesuatu yang tidak terduga terjadi.

TING! TING! TING!

Peluru-peluru itu memantul begitu saja. Kulit monster itu begitu keras, berkilau seperti berlian, bahkan tidak meninggalkan goresan sedikit pun.

"Tebal sekali kulitnya..." gumam Jack.

Rey yang melihat itu langsung mengangkat tangannya ke langit.

Aura hitam mulai berkumpul di udara.

"Aura hitam yang menyelimuti langit dan bumi... di bawah kendaliku..."

Energi kegelapan berputar di langit.

"PALU KEGELAPAN!!!"

Seketika sebuah palu raksasa yang dipenuhi aura hitam muncul dari langit.

Rey mengayunkan tangannya ke bawah. Palu raksasa itu jatuh dengan kecepatan luar biasa, mengarah langsung ke tubuh kalajengking es.

Namun tepat ketika palu itu hampir menghantam monster tersebut—

WHOOOOOSH!

Tiba-tiba seorang pria melesat turun dari kejauhan.

"BERANI SEKALI..."

Pria itu mengangkat telapak tangannya ke arah langit.

"TAPAK ES EKSTRIM!!!"

Seketika sebuah telapak tangan es raksasa muncul dan menghantam palu kegelapan milik Rey.

BOOOOOOM!!!

Benturan kedua kekuatan dahsyat itu menciptakan gelombang kejut yang luar biasa.

Gunung-gunung es di sekitar mereka langsung retak dan pecah.

Angin badai berputar hebat di seluruh area.

"Kekuatan yang luar biasa..." gumam Jack sambil menutup wajahnya dengan lengan kanan untuk menahan terpaan angin.

Pria itu kemudian menoleh pada kalajengking es.

"Pergilah."

Kalajengking es itu langsung menundukkan tubuhnya. Seolah-olah sedang menerima perintah dari rajanya. Kemudian monster itu pergi menjauh dan menghilang di balik badai salju.

Pria itu lalu berdiri di antara Jack dan Rey.

"Siapa kau?!" tanya Rey sambil menunjuknya dengan waspada.

Pria itu tersenyum tipis.

"Perkenalkan... Aku Raymon."

Ia menyilangkan tangan.

"Aku adalah saudara Diana."

Jack tampak terkejut sejenak.

"Ah... begitu ya."

Ia berjalan mendekati Raymon.

"Jadi anda saudara Diana."

Jack menepuk pundak Raymon.

Namun pada saat itu sesuatu yang aneh terjadi.

Kekuatan api abadi di dalam tubuh Jack tiba-tiba berkontraksi dengan hebat.

Hal yang sama juga terjadi pada Raymon.

Kekuatan es ekstrem dalam tubuhnya juga bergejolak.

Seolah-olah ada sesuatu yang mengambil alih kendali mereka.

Tubuh mereka berdua menegang.

"Lama tidak berjumpa... Fenghuang."

Raymon berbicara dengan suara yang berbeda.

Matanya memancarkan aura dingin yang mengerikan.

Itu bukan Raymon.

Yang berbicara adalah hewan pelindungnya.

Anjing es legendaris yang dikenal sebagai King of Blue.

Jack tersenyum tipis.

"Kenapa?"

Matanya berubah tajam.

"Rindu kekalahan kah?!"

Fenghuang kini mengambil alih tubuh Jack.

Keduanya saling menatap dengan tatapan pembunuh. Aura mereka mulai keluar. Api abadi milik Fenghuang meluap. Sementara es ekstrem milik Anjing es menyebar ke segala arah.

BOOOOM!

Benturan kedua aura raksasa itu langsung menciptakan dampak yang mengerikan. Di sisi Raymon, suhu turun hingga sekitar -300°C. Udara membeku, es di sekitar mereka langsung retak dan hancur.

Sementara di sisi Jack, suhu melonjak hingga sekitar 1.700°C. Es-es raksasa di sekitarnya langsung menguap menjadi uap panas yang mematikan.

Rey yang berada di tengah-tengah mereka tampak panik.

"Kalau dibiarkan terus, tempat ini akan hancur..."

Ia mengangkat tangannya sekali lagi.

"Kekuatan hitam yang menyelimuti langit dan bumi..."

Aura gelap kembali berkumpul.

"Di bawah kendaliku..."

Energi itu berputar menjadi pusaran raksasa.

"LUBANG HITAM!!!"

Sebuah lubang hitam kecil muncul di udara.

Lubang itu mulai menyerap aura yang keluar dari Fenghuang dan Anjing es.

Energi yang saling bertabrakan itu perlahan tersedot masuk, mengurangi dampak kehancuran yang terjadi.

Sementara itu...

Jauh di Kekaisaran Xianying.

Jihan dan Qin Shi Imhut tiba-tiba merasakan sesuatu.

Ledakan kekuatan Fenghuang yang sangat besar mengguncang kesadaran mereka.

"Jendral Jihan..."

Qin Shi Imhut memegang dadanya.

"Apa yang terjadi? Kenapa aku merasa sangat tidak nyaman?"

Jihan menundukkan kepalanya sedikit.

"Izin pangeran."

Ia berbicara dengan tenang.

"Perasaan ini dirasakan oleh kelima hewan penguasa."

Qin Shi Imhut mengerutkan alisnya.

"Ini biasanya terjadi ketika salah satu dari mereka menggunakan kekuatan absolutnya."

Pangeran itu tampak bingung.

"Kenapa selama ini aku tidak pernah merasakannya?"

Jihan menjawab dengan serius.

"Karena sejauh ini tidak ada hewan penguasa yang menggunakan kekuatan absolut."

"Lalu kenapa sekarang terjadi?"

Jihan menatap ke arah utara.

"Karena yang melakukannya adalah Fenghuang."

Ia melanjutkan penjelasannya.

"Seperti yang pangeran ketahui, Fenghuang memiliki kemampuan regenerasi yang sangat cepat."

"Ditambah lagi wadahnya juga memiliki kemampuan regenerasi yang luar biasa."

"Karena itu ia tidak segan menggunakan kekuatan absolutnya."

"Kekuatan itu tidak akan menghancurkan tubuh wadahnya."

Qin Shi Imhut menarik napas dalam.

"Sepertinya sesuatu yang besar sedang terjadi."

Ia menatap Jihan dengan serius.

"Jihan, aku perintahkan kau untuk segera pergi ke sana."

Jihan sedikit ragu.

"Tapi sepertinya terlalu jauh, pangeran."

Qin Shi Imhut tersenyum tipis.

"Aku akan meneleportasi kau."

"Kau hanya perlu memikirkan seseorang yang berada di sana."

Tanpa ragu, Jihan langsung memikirkan Jack. Dalam sekejap—

FLASH!

Tubuhnya menghilang. Beberapa detik kemudian ia muncul di Antartika.

Ia muncul beberapa meter dari Jack.

Namun ketika melihat situasi di sana, Jihan langsung terkejut. Jack sedang beradu aura dengan seorang pria. Sementara Rey terengah-engah mencoba menyerap energi mereka.

Tiba-tiba—

WHOOOSH!

Sebuah tombak es biru meluncur dari langit ke arahnya.

Refleks, Jihan langsung menghindar.

"Siapa kau?!"

Suara seorang wanita terdengar tajam. Wanita itu adalah Diana.

Ia berdiri dengan tombak es di tangannya.

"Kau pasti mata-mata dari Kekaisaran Xianying!"

Tanpa berpikir panjang, Jihan langsung terbang menjauh. Namun Diana tidak tinggal diam. Ia berlari dengan kecepatan luar biasa. Gerakannya seperti serigala yang sedang memburu burung.

Diana melompat dan mengayunkan tombaknya dari bawah secara diagonal. Jihan segera menangkis dengan tombaknya sendiri.

CLAAAAANG!!!

Benturan kedua tombak itu menciptakan ledakan dahsyat. Gelombang energi menyebar ke segala arah.

Keduanya terpental jauh. Ledakan itu mengalihkan perhatian Fenghuang dan Anjing es. Mereka langsung menuju ke arah sumber ledakan.

Sementara Rey jatuh kelelahan. Energinya hampir habis setelah menyerap aura dua makhluk legendaris itu. Ia terbaring di atas tumpukan es dalam keadaan setengah sadar.

Di sisi lain, Jihan dan Diana kembali bertarung.

Energi kuning keemasan milik Jihan bertabrakan dengan energi biru keputihan milik Diana.

Setiap benturan menciptakan ledakan baru.

"KEKUATAN NAGA EMAS!"

Jihan mengangkat tombaknya.

"AUMAN NAGA!!!"

Sebuah naga energi emas muncul dari serangannya.

Namun Diana tidak mundur.

"LOLONGAN SERIGALA ES!!!"

Aura esnya meledak. Suara lolongan serigala menggema di seluruh Antartika.

Salju di sekitar mereka bergetar. Danau-danau es mulai retak.

Kekuatan mereka tampak seimbang. Tidak ada yang menang. Tidak ada yang kalah. Hanya benturan energi dahsyat yang terus terjadi.

"BERHENTI!!!"

Tiba-tiba Jack muncul di tengah-tengah mereka.

Sayap apinya terbentang lebar. Ia menangkis kedua serangan itu sekaligus.

Raymon segera menciptakan badai es. Angin beku itu membuat Jihan dan Diana kehilangan fokus.

Serangan mereka pun berhenti.

"Jack!" seru Diana.

Jack menatap mereka berdua.

"Kalian sebenarnya sedang apa?!"

Diana menunjuk Jihan.

"Aku melihat dia menyusup ke daerah ini."

"Jadi aku langsung menyerangnya."

Jihan menghela napas.

"Jack... aku datang ke sini atas perintah pangeran untuk menemuimu."

"Tapi begitu aku muncul, dia langsung menyerangku."

Jack mengusap kepalanya.

"Ah... begitu ya."

Ia tersenyum kecil.

"Ini hanya kesalahpahaman."

Jack menepuk pundak Jihan.

"Jihan, dia adalah Diana, jendral dari Kekaisaran Es. Dia adalah sekutu kita."

Jihan mengerutkan alisnya. Dalam pikirannya muncul satu dugaan.

Ia merasa bahwa Kekaisaran Es mungkin ingin bersekutu dengan Jack karena hubungan pribadi antara Jack dan Diana.

Namun ia tidak mengatakan apa-apa. Ia hanya diam sambil menatap mereka berdua.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!