Marni seorang gadis kampung yang tingal di kota bersama sahabat kecilnya.
seiring nya berjalan waktu gadis yang mempunyai sikap konyol dan ajaib itu berubah setelah iya menikah dengan seorang pria yang mempunyai kekurangan fisik.
" Aku mencintaimu tanpa melihat kekurangan mu.. dan aku akan selalu menunggu Cinta mu "
" Aku tidak tau kenapa tuhan mengirimkan gadis yang selalu membuat ku kesal..tapi seiring nya waktu gadis yang selalu membuatku marah seketika membuatku jatuh Cinta padanya "
" Terimakasih sudah mau menerima kekurangan ku.. aku menyayangimu "
Sebelum kalian membaca cerita ini alangkah baik nya kalian membaca Cerita sebelum nya dulu karna cerita ini adalah cerita terusan dari MDAM ya😊
Jangan lupa like coment and Vote !!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nilam nuraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ide dari Asila.
JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membaca😉
🌹🌹🌹🌹
Pagi hari di rumah besar nan mewah semua orang yang ada di ruang tamu sudah di sajikan dengan drama gratis yang di main kan ibu dan anak.
" Mar.. kamu harus jagain laki kamu baik-baik ya, jangan nakal " Ucap Mak Ani pada putri satu-satu nya yang kini sudah melepas masa lajang nya itu.
" Asiap mak ku.. Oh iya mak juga jagain laki mak ya, jangan sampe manyun-manyun kaya gitu." Ucap Marni sambil terkekeh karna melihat sang ayah alias pak Dadang yang cemberut.
" Dasar anak kurang asem, orang tua sendiri di ledekin." Ucap Mak Ani sebal.
" Haha iya iya maaf kan anak mu yang cantik ini, Udah ahk mak katanya mau pulang tapi dari tadi malah drama terus. " sahut Marni yang mulai merasa jengah.
" Bentar napa Mar.. Mak mau ngomong dulu sama laki kamu yang ganteng ini, " Ucap Mak Ani sambil berjalan menghampiri Andrian yang duduk di kursi roda.
" Nak Andrian mak titip si Marni ya.. kalo dia nakal kamu kunci aja di kamar mandi atau buang aja kelaut biar tau rasa tuh anak." Ucap Mak Ani sambil melirik Marni yang menatapnya sebal.
belum juga Andrian menjawab Marni sudah bersuara. " Teganya dirimu pada ku mak.. apa salah nan dosaku.. hiks " Marni penuh drama sepertinya Mak Ani dan Marni lupa kalau mereka sedang di kerumuni oleh Keluarga Andrian yang tak lain adalah Bunda , Ayah, Asila dan pak dadang yang mengeleng-gelengkan kepala melihat kelakuan absrak ibu dan anak itu.
" Banyak drama kamu Mar..Udah ahk mak mau pulang dulu, " Ucap Mak Ani akhirnya berpamitan pada semua orang yang ada di rumah itu dan tanpa menunggu lama mobil yang di tumpangi mak Ani dan suami tercintanya alias pak dadang itu pun pergi menjauh meninggalkan Rumah besar itu.
Di kamar.
Marni melirik suaminya yang masih sibuk dengan ponselnya sesekali iya mendengus sebal karna merasa tak di perhatikan atau lebih tepatnya berasa tak dianggap ya karna sepulang orang tuanya tadi Andrian tak bersuara sedikit pun.
" Cancimen cangcimen.. " celoteh Marni yang sudah kehilangan akal untuk mengajak berbicara suami dingin nya. Andrian melirik Marni yang duduk di ranjang dengan tangan yang menyilang di dada itu rasa gengsinya terlalu tinggi hingga iya hanya bisa melirik sedikit lalu kembali pokus ke layar ponselnya.
" Ya tuhan kenapa aku harus menikah dengan pria batu seperti dia, " Batin Marni yang mulai prustasi.
" Hey kamu.. hati ku dag dig dug.. saat aku melihatmu..
" Jatuh di hadapan mu membuat aku buru2 mendekatimu.. " Marni menyanyikan lagu kesukaan nya waktu dia smp dan hal itu berhasil membuat Andrian melirik ke arah nya.
Marni cengengesan melihat Andrian menatap nya dengan tatapan tak terbaca bahkan dada nya mulai berdegup kencang saat Andrian memutar kursi rodanya mendekat ke arah nya.
..." Si abang mau ngapain nih, aku tau suara aku itu bagus baget.. hhe , aduh tolong jantung gue mau copot.. " batin Marni serasa ingin berteriak sekencang2 nya....
" Ayo abang.. Marni cantik dan imut ini udah siap lahir batin .. " Batin Marni sambil menutup matanya karna jujur saja gadis itu tengah di landa ketegangan.
Andrian terkekeh melihat Marni yang memejamkan matanya bahkan bibir ranum Marni yang kini menjadi candunya itu sudah mulai manyun-manyun dan hal itu yang malah membuat Andrian dengan sekuat tenaganya menahan tawanya.
" Suara mu itu sangaatt indah dan bagus " Ucap Andrian ke telinga Marni yang membuat Marni seketika merinding bahkan iya sampai mengigit bibir tipis nya karna saking gemetarnya.
" Benar kah? " Jawab Marni tanpa membuka matanya wajah nya berseri-seri mendengar pujian sang suami.
" Iya sangat bagus.. tapi lebih bagus lagi kalau kau diam " Ucap Andrian yang membuat Marni mengerucutkan bibirnya sebal khayalan nya sudah kemana-mana tapi apa yang iya bayangkan tak sesuai ekspetasi.
" Huh dasar.. suami ngak ada ahlaqk " Dengus Marni sambil menghentak-hentakan kakinya menuju pintu lalu pergi.
Sedangkan Andrian yang melihat Marni pergi dengan wajah kesal langsung tertawa terbahak-bahak.
Jika boleh jujur suara Marni memang sangat jelek bahkan iya tidak menyebut itu nyanyian saking rombengnya tapi Andrian juga menghargai usaha sang istri untuk mengambil perhatian nya itu.
" Aaaa..... Teriak Marni yang sedang duduk di atas pohon.
" Berisik woy.. " Ucap Asila yang kebetulan sedang berjalan-jalan di taman depan rumah nya entah sengaja ingin kepo tentang hubungan sang kakak dengan teman nya itu yang baru menikah 2 hari.
" Gimana Kak? malem pertamanya lancar ngak ? " Asila dengan polosnya bertanya pada sang kakak ipar yang di tanggapi wajah kesal Marni.
" Boro2 malem pertama, Ngobrol aja susah, " Marni sedikit mendesah lalu turun dari pohon hendak mendekati adik iparnya itu.
Asila terkejut pikiran nya sudah berlayar kemana-mana apakah kakak nya tidak memiliki rasa suka pada perempuan? mungkin itu poin yang iya pikirkan sekarang.
" Kakak mau tau ngak caranya meluluhkan hati kak Andrian? " Asila memberikan ide cemerlangnya.
Marni mengangguk lalu mendekatkan telinganya ke arah adik iparnya lalu Asila pun membisikan sesuatu ketelinga Marni.
lalu Kedua gadis itu tersenyum licik sambil bertos ria.
🌹🌹🌹🌹
* ISTRI CANTIK TUAN MUDA KEJAM *
TBC😘
woi Mar kpan lo buka semua surat" sila biar tau misi apa yg di berikan padamu
kok jd warna putih
kayak nya gritanya bagus..😊😊😊