TAMAT SINGKAT 02 NOVEMBER 2023
Sebuah trauma menjadikan Casey menjadi pribadi yang lain. Trauma masa lalu, membuat Casey tak ingin lagi membuka mata indahnya.
Bukan buta permanen, Casey sendiri yang memilih untuk tak mau melihat dan selalu menutup mata hazel miliknya dengan kain hitam.
Mellan, gadis sandera yang bisa membuat perubahan dalam hidup putra tampan milik Ellard yang notabennya seorang Mafia.
"Kau sudah tahu tugas mu di sini hmm?"
Di bawah hunusan pistol Mellan mengangguk dengan cepat. "Bagus, bertugas menjadi istri ku tanpa menggoda ku. Mengerti?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PBMM TIGA TIGA
Brugh ...
Erick mendelik melihat anak buah yang dia kirim untuk menculik Luisa diikat dengan tali, kondisi mulut terlakban, dimasukkan ke dalam box, lalu diretur ulang padanya.
Anak buahnya sudah seperti barang dagangan saja yang jika tidak berhasil laku dikembalikan ke gudang pusat.
Erick mengepal kuat tangannya, Luisa rupanya telah tahu jika dia mengirim orang untuk menculiknya. Dan sekarang Luisa kirim balik antek-anteknya dalam keadaan terikat.
"Sial!" Erick mengumpat kesal, walau sisi lain dia memuji Luisa gadis kecilnya sanggup membalikkan serangannya.
"Ada apa lagi Daddy?" Mellan datangi kamar luxury sang ayah. Dan, Erick masih terus menggerutu, uring-uringan tak jelas.
Casey yang baru masuk, anak itu terpelongo menatap antek-antek Erick. "Mereka kenapa terikat, Grandad?" tanyanya polos.
"Mereka bodoh!" Erick ketus, "menculik satu gadis kecil saja kalian tidak bisa hah?" teriaknya.
"Datangi saja ke kamarnya Daddy... Lalu kalian menikah. Casey akan senang punya Grandma baru kan?" usul Mellan. Dan Ellard yang baru datang, sempat pria itu melongo melihat anak buah mertuanya yang konyol.
Sekarang, Ellard paham, pasti mereka kalah licik dari Luisa si sugar baby kecil. Ellard langsung terkikik pelan seakan tergelitik.
"Kamu menertawakan mertua mu, Ellard?"
Ellard menatap wajah Erick yang seketika berpindah marah padanya. "Tidak," sangkalnya.
Mellan mengelus punggung ayahnya yang masih bergemuruh. "Sudah Daddy, Ellard hanya tertawa karena...."
"Aku pasti terlihat seperti badut di mata suamimu, Mellan!" ketus Erick.
"Tidak Daddy, jangan sensitif begitu." Mellan menggeleng, dan Ellard langsung memasang muka datar walau rasanya masih ingin tertawa.
"Awas ya, kalau suami kamu tertawa kan Daddy lagi, kalian harus cerai!" putus Erick seenaknya.
"Daddy..." Mellan menegur.
"Suamimu ini mirip Dave Myles, menyebalkan sekali!" kata Erick, Ellard hanya tersenyum senyum tertahan.
"Ellard tidak bicara apa pun. Daddy yang sedang sensitif karena Luisa kan?" tegur Mellan yang memang benar adanya.
"Sekarang Daddy tahu kan, bahwa tidak semua wanita bisa Daddy miliki." Mellan ingatkan ayahnya kembali.
"Kamu menantang Erick, Mellan?" Erick semakin menjadi-jadi saja.
"Bukan begitu!" geleng Mellan.
Erick menyeringai. "Daddy sendiri yang akan taklukkan Luisa, kalian lihat nanti, Erick tidak pernah ditolak!"
Dave tiba-tiba datang. "Istriku yang menolak mu, kau lupa hmm?" tanyanya menyebalkan.
"Itu karena dia kau ambil!" sanggah Erick mengetus. "Kalau waktu itu Kiara mu ikut dengan ku. Mungkin sudah menjadi istri satu-satunya Erick Brighton!"
"Cih, tua bangka ini!" Dave tak terima. Dan itu membuat Ellard semakin ingin tertawa.
Kedua orang itu sudah cukup umur, tapi masih bucin saja pada wanita. Bedanya, Erick sekarang, bucin terhadap Luisa si gadis kirimannya.
"Daddy mau ke mana?" Mellan menegur setelah Erick meraih pistol dan membawa bersama pinggangnya.
"Membuktikan, Erick bisa dapatkan Luisa!" kata Erick kembali. "Buka mata kalian lebar-lebar! Erick bisa taklukkan Luisa!"
Casey mengangkat dua jempolnya. "Casey dukung Grandad untuk bawa Tante Luisa ke sini. Atau, Grandad butuh bantuan Casey?"
Erick tersenyum mendengar tawaran Casey yang lucu. "Tidak perlu buddy, Grandad bisa sendiri, sebentar lagi kau akan dapatkan Grandma yang sangat muda."
"Horeeee...." Casey bahagia. Mellan hanya menggeleng kepalanya. Kapan Erick tidak lagi memikirkan perempuan? Mellan rasa ayahnya sudah cukup umur untuk berkelana.
Erick berikan kode pada satu dua orang pengawal, lantas pergi menuruni lift untuk bisa sampai ke lantai di mana dia akan bisa temukan Luisa.
Dari lift, dia menuju ke dek kapal. Erick mengusap bibirnya, di bawah sana, Luisa berenang dengan bikini seksinya.
Lihat saja, baru melihat dari kejauhan saja miliknya sudah terbangun dan ingin meronta untuk memberontak pertahanan lawan. Ingin dia acak-acak dandanan Luisa saat ini juga.
"Hello Luisa Sayang...."
Erick mengerut keningnya, baru ingin turun ke dek sana, Calvin sudah lebih dulu mendatangi kekasih kecilnya.
Yang lebih membuat Erick Brighton terbakar adalah, kecupan Calvin yang mengenai bibir Luisa. Di masa lalu Dave merenggut wanitanya, dan sekarang putra Dave yang melakukan itu.
Luisa memeluk Calvin sambil menatap ke arah berdirinya. Erick tahu sekarang, jelas Luisa sedang mencoba membuat dirinya semakin gila karena api cemburu.
"Bukan Erick kalau malam ini tidak bisa buat kau mendesah di bawah tubuh ku Luisa!"
trm kasih thor, semangat & teruslah berkarya..
Lacak & segera temukan mommy mellan..