Lily Seorang gadis muslimah harus merasakan beban berat membayar hutang yang di tinggalkan keluarganya. Ia hidup bersama paman dan bibiknya yang hanya ingin menguasai perusahaan mendiang ayah dan ibunya.
.
Dilain sisi Lily harus menikah dengan pria yang lebih dewasa dari usianya saat ini. Diseluruh pelosok negeri tak ada yang tak tahu bagaimana kehidupan pria misterius ini dan keluarganya.
Bagaimana ceritanya,,,,, ?
Ikutin terus yaa ceritanyaaa,
jangan lupa like dan komenny😁
(Sedang dalam Perbaikan )
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menikah Muda 34
Lily terbangun dari tidurnya saat mendengar suara adzan subuh berkumandang. Saat Lily bangun tidur, Lily masih tidak melihat David di kamarnya.
"Hmm belum pulang ternyata".
Lily bergegas ke kamar mandi untuk mandi dan setelahnya akan melaksanakan ibadah sholat subuh.
BRUMMMM BRUUMMMM...
Terdengar suara mobil di depan rumah, Lily segera membereskan mukenah nya dan berjalan menuju pintu keluar, Namun ternyata Aura juga ikut menuju pintu keluar, di tambah dengan Aura menggunakan baju tidur yang supper luar biasa.
.
Tok
Tok
Tok
David mengetuk pintu dan Aura yang membuka pintunya lebih dulu dari Lily
Ceklek
"David baru pulang yah?"
"Iya". David melongo saat melihat Aura berpakaian seperti itu, ia pun segera memalingkan wajahnya
" Lebih baik kau ganti bajumu sekarang!".
Bukannya segera mengganti baju, Aura malah terlihat menggoda david. Sengaja ia melepas tali cardigan tipisnya hingga ter expose bahunya yang mulus. Lily yang melihat itu merasa tidak terima,
"Kak David!!"
David dan Aura terkejut melihat Lily yang sudah berada di anak tangga. Kemudian David segera mendekati istri nya.
"Maaf sayang, kak David ngantuk banget. Boleh kak David ke kamar?"
"Iya".
David segera ke atas menuju kamarnya, Sedangkan Lily masih berada di bawah.
"Mba Aura, aku mau bicara".
Aura berbalik ke arah lily.
"Ada apa?"
"Tolong jaga sikap mba didepan kak David".
"Apa salahku? Toh David juga udah biasa lihat aku kayak gini". Aura tersenyum sinis.
"Kok gak malu yah, tinggal dirumah orang tapi berpakaian gak pantes seperti itu. Kayak gak punya urat malu aja!".
"Heh jaga mulut mu ya kalau bicara. Ini gaya aku, pakaian juga pakaian aku. Gak ada urusannya sama kamu. Ngerti...!!!"
"Apa mba lupa kalau kak David itu sudah punya istri?"
"Aku tau"
"Kalau tau, tutup dong aurat mba Aura".
"Kamu gak perlu ikut campur masalahku, mau aku tutup aurat atau buka aurat itu urusanku".
"Apa mba Aura sengaja mau menggoda kak David ya?"
"Aku gak sengaja menggoda, memang beginilah styleku. Jangan salahkan aku jika David tergoda, coba lihat saja penampilanmu kudet begitu. Lelaki mana yang gak suka melihat cewek se*y dan cantik kayak aku". Aura berlalu pergi meninggalkan Lily dengan wajah kemenangannya.
Lily memandangi dirinya yang kini tengah memakai baju panjang dan celana panjang dan tak lupa memakai hijabnya.
"Pantas saja kak David gak tertarik sama aku, mungkin aku kurang cantik dan se*y seperti wanita dewasa pada umumnya. Tapi, aku harus bagaimana?" gumam Lily dalam hatinya.
...
Lily segera kedapur dan membuat sarapan, setelah selesai Lily ke kamar David dan dilihatnya dia masih tertidur. Lily kembali ke kamarnya sendiri dan mengerjakan tugas kuliahnya.
1 jam kemudian Lily telah selesai mengerjakan tugas kuliahnya, setelah selesai membereskan buku-bukunya, Lily menuju kamar David.
Dilihatnya David yang masih terlelap. Kemudian Lily memberanikan diri mendekati David dan dipandang wajah suaminya yang masih tidur
"Alis yang tebal dan hitam, Mata elang yang menatap tajam, hidung yang mancung, kumis tipis menambah kharisma , bibir sensual yang dapat membuatku selalu tergoda. Kamu begitu tampan, begitu baik dan begitu kaya. Apa kamu benar-benar mencintaiku kak David?. Aku takut jika suatu hari nanti kak David akan meninggalkanku". guman Lily dalam hatinya. Tak terasa bulir putih jatuh di pelupuk mata Lily dan dia segera menghapusnya.
.
David membuka matanya perlahan, dan dilihat istrinya sedang memandanginya dalam jarak mereka yang begitu dekat. Lily begitu kaget saat melihat David sudah membuka matanya. Dia pun berusaha menyembunyikan rasa malu di wajahnya.
"Udah puas ya mandangin wajah kak David?"
"Huh siapa yang mandangin situ. Lily cuma mau bangunin aja, ini udah jam 10 pagi. Kak dav mau jam berapa kekantor?"
"Kak David baru pulang subuh, ngantuk tauuukkk"
"Salah siapa pulang subuh" ekpresi Lily terlihat begitu kesal, pasalnya David meninggalkan Lily semalam.
"Hmmm apa kamu marah sama kak David?"
"Enggak!! biasa aja".
Lily beranjak pergi meninggalkan David, Namun david segera bangun dan memeluk Lily dari belakang.
"Kamu marah yah sama kak David?"
"Enggak".
"Soal semalem dan tadi pagi?"
Lily hanya terdiam dan tanpa menjawab pertanyaan David. Diam berarti iya, dan memang betul Lily begitu kesal kepada David lantaran itu.
.
.
.
Hallo semuaaa,, ceritanya uni potong dulu yahh,
Terimakasih atas support dan dukungan dari temen-temen semua yang udah suka sama cerita dari uni. Oh iyaa, sambil nunggu update episode selanjutnya kalian boleh baca cerita dari uni yang lainnya
"Dokter Kirana" dan yang terbaru " Mengejar Istri yang Kabur"
Jangan lupa like dan coment yahhh
tentunya Vote kalian berarti banget buat Uni.
Terimakasih🥰
persaingan yg mantap...