Seorang laki-laki tampan yang banyak digilai para kaum hawa namun sayang sikapnya begitu dingin , tetapi berbeda jika berhadapan dengan Naura, ia menjadi lebih hangat berbanding terbalik 360° , dan Naura tidak menyangka jika lelaki itu menjadi cinta sejatinya. Banyak rintangan yang mereka lalui namun tetap selalu bersama.
Sebelum membaca disarankan terlebih dahulu membaca Anak Genius : Ayah Lihatlah Aku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Hardianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jangan Kasih Kendor
Sekitar pukul setengah sembilan malam keluarga besar papah Abi mulai menuju ke halaman belakang untuk acara BBQ . Azzam , Azim dan Zani mereka dengan semangat ingin ikut acara BBQ padahal Zani ia sudah menguap beberapa kali.
Untuk alat pamanggang dan bahan-bahan semua sudah disiapkan oleh bi Amy dan bi Yanti , jadi Shalwa , Manda dan Zeela tinggal menggunakannya dan mereka langsung memulai dengan memanggang daging .
Alex , Rey dan Dimas ia sedang menyiapkan api unggun , karna cuacanya malam ini lumayan dingin jadi mereka inisiatif membuat api unggung agar bisa mengurangi rasa dingin yang mereka rasakan.
Naura dan mamah Sandra ia sedang bermain dengan Azzam , Azim dan Zani sambil mengajaknya mengobrol , Sedangkan papah Abi dan Ayah Andi mereka sedang bermain catur.
Iya kakek Andi tadi setelah maghrib ia datang diantar Sammy tapi Sammy tak bisa ikut karna ada suatu pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.
Setelah api unggun berhasil dinyalakan Azzam , Azim dan Zani langsung menghampiri Dimas , Rey dan Alex mereka duduk didekatnya sambil menikmati hangatnya api unggun.
" Wah hangat ya disini " Ucap Zani senang.
" Iya dong , Zani suka " Timpal Rey sambil tersenyum kearah Zani.
" Suka dad Zani suka banget " Jawab Zani sambil menatap Rey dan tersenyum senang.
" Tapi ingat ya jangan terlalu dekat-dekat harus hati-hati , ini bahaya kalau kena kulit panas dan bisa luka " tutur Rey mengingatkan.
" Baik Dad " balas Zani seraya mengangguk.
" Abang Azzam dan bang Azim dengarkan apa yang uncle Rey katakan ?'' tanya Alex sambil menatap sikembar yang berada disampingnya.
" Dengar Ayah " Jawab Azzam dan Azim hanya mengangguk.
" Bagus " Ucap Alex sambil mengelus kepala Azzam dan Azim bergantian.
Dimas yang berada didekat mereka ia hanya tersenyum merhatikan interaksi anak dan Ayah nya.
" Dim gimana udah gol belum ?'' Goda Alex yang melihat Dimas tersenyum dan langsung membuat Dimas menjadi gelagapan.
" Gol apa a ?'' tanya Dimas balik pura-pura tidak tahu.
" Jangan pura-pura tidak tahu Dim '' Timpal Rey ikut menggoda Dimas.
"Hehe doa kan aja a tinggal nunggu hasil " Jawab Dimas sambil menampilkan barisan gigi bersihnya.
" Wih mantap mudah-mudah segera dikasih kepercayaan ya dim soalnya kalian sepertinya suka banget sama anak kecil " Balas Rey.
" Aamiin a makasih doa nya " jawab Dimas tersenyum.
" Aamiin , terus berusaha dim jangan kasih kendor " Balas Alex sambil mengepalkan tangannya ke udara.
" Betul banget itu Dim "timpal Rey sambil mengangkat ibu jarinya.
" Siap a '' jawab Dimas tersenyum.
" Ngomongin apa sii ? , itu ada anak disamping juga ngomongnya suka ngelantur " Omel Manda yang membawa piring berisi sosis panggang.
Alex , Rey , Dimas , Azzam , Azim dan Zani langsung melirik ke arah suara . Dimas , Rey dan Alex ia hanya menampilkan barisan gigi putihnya sedangkan sikembar dan Zani mereka langsung tersenyum senang karna melihat Manda yang membawa sosis.
" Zani , Abang Azzam dan abang Azim sini yu nak ,kita makan sosis nya disini , disana bahaya " Ajak Manda sambil membulatkan kedua matanya menatap Rey , Alex dan Dimas bergantian sambil menekankan kata BAHAYA.
Azzam , Azim dan Zani langsung menurut , ia duduk bersama Manda dekat opa Abi dan kakek Andi yang sedang bermain catur.
Iya tadi Mamah Sandra dan Naura mereka ikut membantu Shalwa dan yang lainnya untuk memanggang agar cepet selesai dan mamah Sandra menyuruh Manda untuk memanggang sosis terlebih dahulu untuk Azzam , Azim dan Zani.
Sekitar kurang lebih satu jam semua bahan-bahan untuk dipanggang sudah matang .
Zeela dan Shalwa langsung membawanya ke tengah-tengah mereka untuk dinikmati bersama .
Semua duduk melingkar berasalan tikar , tak lupa saus BBQ sudah sedia untuk menemani hasil panggangan mereka , tak tertinggal air hangat lemon tea juga ada.
" Mom Zani mau bobo " Ucap Zani yang sudah sangat mengantuk.
" Sini nak bobo dipangkuam daddy dulu " timpal Rey sambil merentangkan kedua tangannya dan Zani langsung menurut ia berjalan gontai untuk bobo dipangkuan Rey.
" Abang Azzam sama abang Azim belum ngantuk ?'' tanya Kakek Andi.
" Belum kakek " jawab mereka serempak.
Mereka menikmati makanannya sambil mengobrol santai dan saling melempar candaan , namun tiba-tiba hujan turun dan membuat mereka langsung membubarkan diri masuk ke dalam rumah.
Dimas dan Alex langsung membawa piring yang masih tersisa makanan dibantu istrinya , Azzam dan Azim mereka masuk ke dalam rumah sambil berlari dan tertawa didampingi oleh opa Abi dan Kekek Andi. Alhasil semua berkumpul diruang tv untuk menghabiskan sisa makanannya.
" Semuanya Manda dan suami pamit ke kamar duluan ya , soalnya kasian Zani sudah bobo " Pamit Manda dan dianggukan yang lainnya.
" Dim ga mau ikutan kaya Rey dan Manda , noh dia pamit duluan padahal modus itu " Ucap Alex pada Dimas dan semua orang langsung melirik ke arah Alex.
" Ngomong apa sii mas ? , ada anak kecil juga " Tanya Shalwa sambil menatap Alex lekat.
" Eh yang emang mas ngomong apa ? , mas nyuruh Dimas istirahat kaya Rey dan Manda " Timpal Alex dan langsung membuat kedua pipi Shalwa malu. semua orang langsung terkekeh melihat tingkah Alex dan Shalwa , kecuali Naura , Azzam dan Azim yang sibuk sama makannya.
" Kamu ini lex seneng banget godain mantu papah " Ucap papah Abi sambil terkekeh .
Tiba-tiba Azzam dan Azim meminta ingin tidur dan membuat Shalwa sedikit lega karna bisa pergi.
" Bun mau bobo ngantuk " Ucap sikembar serempak .
" Ayo nak , kita bobo dikamar ya " Jawab Shalwa sambil mengajak Azzam dan Azim pergi.
"Yu Ayah juga mau ikut , mau bobo ngantuk " Timpal Alex yang juga ikut berdiri.
" Nah kalau Alex baru modus dim , padahal ia mau ehem ehem sama Shalwa " Ucap papah Abi dan langsung disambut gela tawa oleh semuanya kecuali Naura yang kurang memahami pembicaraan orang dewasa.
" Hahahaha tahu banget sii pah " Tawa Alex sambil mengikuti Shalwa dan sikembar yang sudah pergi meninggalkannya.
" Kak jangan tidur malam-malam , udah makannya habis, cepet masuk kamar ! '' Ucap Alex sebelum benar-benar pergi dari ruang tv.
" Siap yah " Jawab Naura sambil melihat punggung Alex yang semakin menjauh.
Tak berapa lama semua sudah menghabiskan makannya dan langsung pergi ke kamar masing-masing untuk beristirahat.
Tapi berbeda dengan Dimas dan Zeela , setelah mereka menggosok gigi dan mencuci mukanya tak lupa mereka pun sudah mengganti bajunya dengan baju tidur.
" Sayang '' Lirih Dimas pada Zeela yang sedang memakaikan cream malam diwajahnya , iya setelah menikah Zeela menjadi rajin merawat kecantikan dirinya.
" Kenapa ay ?'' tanya Zeela sambil melirik Dimas sekilas dari pantulan cermin.
Dimas langsung menghampiri Zeela dan memeluknya dari belakang. Kedua tangan Dimas mengelus-elus perut rata Zeela.
" Kenapa ?'' tanya Zeela sambil membalikan badannya dan menggenggam kedua tangan Dimas.
" Didalam sini udah ada anak kita belum yaa ? '' tanya Dimas sambil memegang perut rata Zeela.
" Belum lah ay , kita nikah juga baru mau sebulan " Jawab Zeela sambil mengelus kepala Dimas.
" hmmm aku udah ga sabar pengen liat anak kita tumbuh disini " balas Dimas sambil mencium gemas perut Zeela.
" Ay geli ii " Ucap Zeela sambil menahan wajah Dimas. dan Dimas langsung mendongak menatap Zeela
" Ay berarti kita harus usaha lebih keras lagi biar anak kita cepat tumbuh dirahim kamu " Ucap Dimas lalu ia mengajak Zeela ke arah tempat tidur.
Dan terjadilah hubungan yang biasa dilakukan sepasang suami istri yang sudah halal , Dimas melakukannya sampe beberapa ronde dan Zeela hanya bisa pasrah menerima serangan dari Dimas.
😘
😘
😘
Tinggalkan Jejak 🤗🙏.
Terimaksih.
ada 🌹🌹🌹 buat the triplets....