fatimah azzahra yang kerap di panggil fafa atau patimah oleh teman dekat maupun orang lain. fatimah sudah 3 tahun nikah bersama Hengki Affandi.dari pernikahan itu belum juga mendapatkan seorang pun anak sampai ia di usir oleh suaminya.
beberapa tahun hengki dan fatimah berpisah dan gak pernah ketemu,di suatu hari hengki bertemu dengan fatimah dan kedua anak kembar fatimah dari pernikahan mereka.
apa kelanjutannya baca ajah yah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ridwan jujun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pernikahan
Sudah 2 bulan sejak hari dimana Fatimah dilamar oleh Ali. Keluarga Ali pun menerima Fatimah serta ke-dua putranya dengan tangan terbuka. Keluarga Ali memang menyukai Fatimah semenjak awal mereka bertemu. Bahkan saat itu mereka menginginkan Fatimah menjadi menantu mereka. Meski mereka mengetahui jika Fatimah sudah memiliki dua orang anak.
Saat ini Fatimah sedang berada di dalam kamar berserta dengan dua orang perias. Mereka merias wajah Fatimah dengan telaten agar mendapatkan hasil yang maksimal.
"Alhamdulillah, sudah siap," ujar salah satu perias itu tersenyum dengan hasil karyanya.
"Terimakasih,"
"Sama-sama Bu,"
Ke-dua perias itu sudah keluar dari ruangan Fatimah. Dua orang remaja laki-laki memasuki kamar tempat Fatimah dirias dengan senyuman mengembang di wajah kedua remaja itu.
"Wah Ummi cantik sekali," puji Raikal menatap wajah cantik sang ibu.
"Terimakasih Sayang," balas Fatimah.
"Umm seperti belum memiliki seorang anak, Umm sangat cantik. Iyyan nggak nyangka memiliki Umm seperti ini,"
"Heheh, kamu bisa aja Yan, terimakasih Sayang,"
Sedangkan di tempat lain, seorang laki-laki tengah duduk di depan penghulu dengan menjabat tangan sang penghulu. Karena tidak ada wali dari Fatimah maka pernikahan itu diwakilkan oleh pak penghulu sebagai wali hakim.
Tak berselang lama ruangan itu sudah dipenuhi dengan teriakan "sah". Fatimah sampai menagis haru saat berjalan menuju mempelai laki-laki yang tengah menunggunya.
Fatimah bahkan tidak menyangka ia akan menikah lagi. Meski sekarang udah belasan tahun lamanya. Tapi apa boleh buat jika takdir yang berkata.
Fatimah dituntun ke-dua putranya menuju Ali yang tengah tersenyum ke arah mereka. Fatimah duduk disamping Ali. Ali menyematkan cicin di jari manis Fatimah begitupun sebaliknya. Fatimah mencium punggung tangan Ali dan dibalas Ali mencium kening Fatimah cukup lama.
Pernikahan Fatimah maupun Ali hanya sederhana itu permintaan Fatimah sendiri. Fatimah tidak mau pernikahannya ini meriah karena buang-buang uang saja. Lebih baik di sumbangkan pada orang yang membutuhkan. Itulah perkataan Fatimah kala itu.
Kini Fatimah, Ali serta kedua putra Fatimah sedang duduk di taman belakang rumah Fatimah. Sedangkan keluarga yang lain sedang duduk sambil bercerita di ruang tamu.
"Ummi, rai sangat bahagia akhirnya rai memiliki Abi," ujarnya girang.
"Iya Umm, iyyan juga sangat bahagia. Akhirnya kita bisa ngerasain bagaimana memiliki seorang Abi,"
"Uncle, apakah sekarang kami sudah boleh memanggil Uncle, Abi?" Pertanyaan itu terlontar dari mulut Raikal.
"Boleh dong, sekarang kan uncle sudah jadi suami Ummi, kalian yang otomatis juga sudah jadi abi, Rai dan Rayyan 'kan?" Ali berucap sambil mengusap kepala kedua anak tirinya itu dengan penuh kelembutan.
"Terimakasih Abi, kami sayang Abi," ujar ke-dua remaja itu serempak. Mereka sangat bahagia. Kebahagiaan yang tiada tara yang pernah mereka rasakan selama ini.
Satu keinginan yang sejak lama ingin mereka rasakan akhirnya terwujud. Melihat Fatimah tersenyum seperti sekarang sudah membuat kedua remaja laki-laki itu sangat bahagia.
'Semoga Ummi akan selalau tersenyum seperti ini,' batin Raikal menatap sang ibu dengan senyum tulus.
'Iyyan berharap Umm tidak akan pernah lagi mengeluarkan air mata kesedihan dari pelupuk bulat itu melainkan air mata kebahagiaan,' Rayyan ikut membatin mendoakan kebahagiaan sang ibu.
End
terimakasih telah membaca cerita ini, semoga kalian suka dengan cerita ini
walaupun singkat tapi mantap sekali 👍👍
teruslah berkarya dan sehat selalu 😘😘
makasih banyak kak thor 😘❤️