NovelToon NovelToon
Rantau

Rantau

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Contest / Militer / Tamat
Popularitas:300.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bang Regar

Ketika dua orang dengan budaya berbeda bertemu, Bonar Siregar perantauan dari Tapanuli dengan Zulaikha gadis Minang nan cantik jelita. Takdir mempertemukan mereka dan memutuskan membina rumah tangga bersama.

Namun, pihak ketiga muncul di kehidupan mereka, ia adalah Putri Sakinah. Putri Mahkota kerajaan Padang Nunang.

Putri Sakinah yang juga atasan dari Bonar Siregar sebagai Pengawal pribadinya, jatuh cinta padanya. Berbagai cara dilakukan oleh Putri Sakinah untuk mendapatkan cinta dari Pemuda tampan dan baik hati itu.

Di lain sisi, pihak Kerajaan sedang terjadi kekacauan, akibat dari Kerajaan Majapahit melakukan penaklukan terhadap daratan Sumatera.

Bagaimana kisah selanjutnya?

Pantengin terus ya, ada banyak sejarah abad ke 14 di Sumatera yang diselipkan dalam Novel ini.

#Season Dua

Putri Sakinah diculik oleh anak buah Patih Prawiranegara dan dibawa ke Majapahit.

Bagaimana nasibnya selanjutnya? atau tindakan apa yang akan dilakukan oleh Bonar Siregar?

Pantengin terus, ya. Karena alur ceritanya akan berbeda dengan season satu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Regar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menuju Seri Menanti, Negeri Sembilan

Bonar Siregar sedih situasi kini bertambah rumit. Hati Putri Sakinah yang kuat dan tegar itu, perlahan mulai rapuh dimakan waktu. Cintanya yang begitu besar pada Bonar Siregar kini terang-terangan diungkapkan olehnya. Tak seperti dulu, ia masih merahasiakannya karena martabatnya sebagai Putri Mahkota, tak elok rasanya mencintai seorang pengawal dan bukan dari kasta yang tinggi.

Ketika mentari di ufuk barat akan terbenam, rombongan Putri Sakinah memasuki kota Seri Menanti. Perjalanan mereka lebih menghemat waktu berkat bantuan prajurit kerajaan Melaka yang lebih paham medan disini.

Sepanjang perjalanan tak ada terdengar suara yang keluar dari bilik kereta kuda. Entah apa yang sedang dialami Putri Sakinah, sebab sepanjang perjalanan sebelumnya, ia selalu mengoceh dan bercanda dengan Bonar Siregar.

Bonar Siregar sebenarnya merasa khawatir, namun ia tak berani menyapa lebih dulu. Selain tak sopan sebagai bawahan, juga ia harus memberi contoh yang baik pada anakbuahnya. Sebab Bonar Siregar adalah ketua rombongan ini.

"Kita memasuki kota Seri Menanti!" Prajurit kerajaan Melaka yang menjadi penunjuk jalan berteriak di depan.

"Tuan Putri ... kita telah sampai ke tujuan!" seru Bonar Siregar melapor padanya.

Putri Sakinah membuka bilik jendela kereta kuda. "Baiklah ...." Cuma itu kata yang diucapkannya, namun senyum manisnya kembali lagi seperti sedia kala.

"Apa Putri Sakinah sudah merasa baikan?" guman Bonar Siregar maju kedepan memimpin jalan.

Ketika di gerbang kota Seri Menanti, perwakilan dari Persekutuan Negeri Sembilan datang menyambut kedatangan mereka.

"Salam ... kami rombongan Putri Sakinah, dari Kerajaan Padang Nunang, Pagaruyung.

"Salam juga saudara kami ... silahkan ikuti saya. Saya akan menuntun kalian kepenginapan. Saya yakin kalian pasti kelelahan setelah perjalanan panjang ini."

Bonar Siregar mengangguk setuju dan perwakilan Persekutuan Negeri Sembilan mengantar mereka ke penginapan telah disediakan.

Ada banyak rombongan dari wilayah Pagaruyung lainnya juga datang. Karena yang akan mengadakan pesta pernikahan itu adalah yang Dipertuan Besar Persekutuan Negeri Sembilan sendiri.

Beberapa saat kemudian mereka sampai ke penginapan yang dituju.

"Tuan Putri ... kita sudah sampai!" Bonar Siregar mengetuk jendela bilik kereta.

"Sudah sampai ya ...." Putri Sakinah melangkah keluar dari kereta kuda.

Perwakilan negeri sembilan itu melongo melihat kecantikan Putri Sakinah. Beberapa pejalan kaki juga berhenti melihat paras cantiknya.

"Apa kalian lihat-lihat jalan sana!" Pengawal Putri Sakinah lainnya mengusir mereka.

"Sombong sekali dari kerajaan mana itu!"

"Mentang-mentang mengawal gadis cantik jadi arogan!"

"Hei, ini bukan wilayah kalian!"

Ada banyak umpatan yang diterima Pengawal Putri Sakinah, ketika mereka mengamankan wilayah sekitar Putri Sakinah dari masyarakat sekitar yang ingin melihat paras cantiknya.

"Sana jauh-jauh, jangan membuat risih tamu Yang Dipertuan Besar!" Perwakilan Persekutuan Negeri Sembilan ikut mengusir mereka, barulah masyarakat sekitar itu mau membubarkan diri.

Putri Sakinah senyum-senyum melihat reaksi orang-orang padanya. Namun ada satu orang yang tak tergoda dengan kecantikannya, siapa lagi kalau bukan Bonar Siregar, sang pria gagah yang sangat didambakan olehnya.

Sambil melambaikan tangan pada mereka, Putri Sakinah memasuki rumah penginapan. Dia mulai teringat dengan bisikan dari Zulaikha dulu ketika membujuknya supaya mau kembali ke Koto Tinggi, saat dipanggil oleh Raja untuk pulang.

Waktu itu Zulaikha berbisik, "Jika kau dapat meluluhkan hati Uda Bonar dengan usahamu sendiri ... aku bersedia berbagi denganmu." Namun ternyata itu tak semudah membalikkan telapak tangan.

Berbagai macam cara digunakan oleh Zulaikha, seperti ketika di atas kapal di sungai Rokan. "Aku mencintaimu ...." Bisik Putri Sakinah ketelinganya, namun Bonar Siregar hanya melongo. Ketika dihadapan Sang Raja Melaka juga begitu, Putri Sakinah menyatakan bahwa orang yang dicintainya adalah pemuda disampingnya, namun lagi-lagi reaksi yang sama yang terjadi.

"Cara apa lagi yang kubuat? Apa aku menyerah saja? atau membuka hati ini pada yang lain?" Pikiran itu terbersit dalam benak Sang Putri Sakinah sambil berjalan menuju kamarnya, dipandu oleh pelayan wanita yang disediakan oleh Negeri Sembilan.

Ketika memasuki kamar, Putri Sakinah lansung merebahkan tubuhnya. Sang Putri Sakinah pun terlelap dalam tidurnya, karena dia merasa lelah sekali baik itu secara fisik maupun mental.

Bersambung ...

📒Catatan 📗

⏬Uda adalah Abang (Bahasa Minang)

⏬Persekutuan Negeri Sembilan adalah wilayah yang berada di semenanjung Malaysia

1
Muhamad Hasbi
Luar biasa
Keho
ok
Roni Yakub
Luar biasa
Doe He
sakit x batin q zulayka mati.manusia ga da otak.binik orng pun mau
Doe He
klu yg aq denger dari cowo aq mamak ninik itu kya orang tua angkat nya aq kalau aq nikah sama cowo aq itu.krna dia orang minang.jadi mamak ninik itu yg bakal jagain aq nti di sana.ibarat udh kya orng tua aq sndiri.dari klu ada masalah. nikah.melahirkan.jaga anak klu kita sibuk itu ya ke mamak ninik itu aq nti.gitu sih kata cwo aq.
Wan Trado: ninik mamak itu adalah saudara laki-laki dari pihak ibu, baik yg sekandung maupun yg sapasukuan (satu suku/marga) yg biasanya didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting, biasanya posisinya sebagai datuk/penghulu dan hulubalang
total 1 replies
abdan syakura
Aissshhh
Si Malin (Kundang) bangkit lg..
jd sobatny si Bonar nih ..🤣
Semangat Bang!!!
asih Asih
sgt bagus
ar wahkhu
tak sangka awak,mati juga si bonar. i'le baya
ar wahkhu
minang kabau = Kerbau yang menang
ar wahkhu
jika berkisah tentang semi kerajaan, sangat tabu untuk anak lawan jenis untuk memeluk. jangankan memeluk, bersentuhan tangan saja sudah membuat berbeda.
ini hanya saran dan masukan.
ar wahkhu
mandau
Farid Ma'ruf
tulisan keren
Farid Ma'ruf
keren
Farid Ma'ruf
tulisan keren
Sri Juliani
bonar2..aku lebih suka kau bersama putri sakinah,agaf anakmu hidupnya terjamin..
Sri Juliani
sampai segitu tak pekanya ,bonar siregar terhadap perasaan sakinah..
Sri Juliani
apa gak cemburu nih marga lain thor,gagah bana marga siregar nih..di perebutkan wanita cantik..gak tanggung2 putri raja..
Sri Juliani
ee..senjumnya sendiri bacanya...
Taramia
aku sudah baca, malah duluan baca itu baru baca yang ini.😁
bagus sekali ceritanya. lucu dan seru. sangat menghibur.👍
Taramia
akhirnya Bonar meninggal karena sakit, bukan karena perang.😊👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!