NovelToon NovelToon
Air Mata Istri Hamil, Janji Mafia Yang Mengikat

Air Mata Istri Hamil, Janji Mafia Yang Mengikat

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Mafia / Dark Romance
Popularitas:16.1k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Diselingkuhi saat hamil besar, ia hampir kehilangan segalanya, termasuk anak yang belum sempat ia peluk.

Di titik terendah hidupnya, seorang pria asing menyelamatkannya.
Berbahaya. Dingin. Dan tidak pernah memberi tanpa imbalan.

Satu syarat.
Satu ikatan yang tak bisa ia tolak.

Demi bertahan… demi anaknya, ia menerima.
Lima tahun berlalu.

Hidup yang ia bangun perlahan terasa utuh, hingga masa lalu datang kembali, menuntut apa yang dulu ia abaikan.

Namun kali ini, ia bukan wanita yang sama.
Dan pria di sisinya…
bukan seseorang yang bisa disentuh tanpa konsekuensi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Keesokan harinya...

Lucien duduk tenang di sofa sebuah kafe mewah. Secangkir kopi hitam di depannya masih mengeluarkan asap hangat.

Namun pikirannya tidak setenang wajahnya.

Ucapan Lucas semalam terus terngiang di kepalanya.

"Nona Alyysa baru saja dikhianati. Kalau suatu hari wanita itu dan anaknya ditemukan, Nona Alyysa pasti akan merasa dikhianati untuk kedua kalinya."

Tak lama kemudian, pintu kafe terbuka.

Alyysa melangkah masuk sambil mengenakan pakaian sederhana berwarna krem. Rambut panjangnya tergerai lembut di bahu.

Lucien langsung mengangkat pandangannya.

Tatapan dingin pria itu perlahan melembut.

Alyysa berjalan menghampiri meja.

"Alyysa," panggil Lucien pelan.

Wanita itu duduk di hadapannya.

"Ingin makan apa? Aku akan memesankannya untukmu," tanya Lucien lembut.

Alyysa menggeleng pelan.

"Aku belum mau makan. Kael dan Nana masih berada di toko perlengkapan bayi," jawabnya. "Aku langsung datang karena kau bilang ingin segera bertemu, jadi aku tidak bisa tinggal lama."

"Tenang saja. Ada anak buahku yang menjaga mereka," ujar Lucien. "Mereka tidak akan lengah."

"Walaupun begitu aku tetap tidak tenang," jawab Alyysa jujur. "Ada apa sampai kau harus menemuiku secepat ini?"

Lucien terdiam sesaat.

Tatapannya perlahan berubah serius.

"Ada sesuatu yang harus kuberitahukan padamu," ucapnya rendah. "Karena kita akan menikah, aku rasa kau berhak mengetahui semuanya."

Alyysa langsung mengernyit.

"Apa Kakek menentang hubungan kita?" tanyanya pelan.

"Aku tidak peduli pada pandangan siapa pun," jawab Lucien tenang. "Kalau aku ingin menikahi seseorang, tidak ada yang bisa menghentikanku."

Tatapan Alyysa sedikit berubah.

"Lalu... apa yang ingin kau katakan?"

Lucien menyandarkan tubuhnya perlahan.

"Satu tahun lalu," ucapnya pelan, "aku pernah berhubungan dengan seorang wanita."

Tubuh Alyysa langsung menegang.

Lucien memperhatikan perubahan ekspresinya sebelum melanjutkan.

"Aku dijebak oleh musuh bisnisku malam itu. Mereka menggunakan cara kotor untuk menjatuhkanku," jelasnya dingin. "Dan karena keadaan itu... aku tidak sengaja tidur dengan wanita tersebut."

"Tapi setelah malam itu kami tidak pernah bertemu lagi," lanjut Lucien. "Aku bahkan tidak benar-benar melihat wajahnya."

Tatapan Alyysa perlahan menurun.

"Lalu... di mana wanita itu sekarang?" tanyanya pelan.

"Aku sedang mencarinya."

Mata Alyysa langsung bergerak menatapnya.

Lucien menatap wanita itu lurus.

"Aku hanya ingin memastikan satu hal," katanya rendah. "Apakah dia hamil anakku atau tidak."

Jari Alyysa perlahan mengepal di bawah meja.

"Kalau dia memang mengandung anakku," lanjut Lucien tenang, "aku ingin mengambil tanggung jawab atas anak itu."

Suasana di antara mereka langsung berubah berat.

"Alyysa," ucap Lucien serius, "aku tidak ingin kau salah paham. Karena kalau kita menjadi suami istri nanti, aku tidak ingin ada kebohongan di antara kita."

"Tidak masalah," jawab Alyysa pelan. "Itu bukan pengkhianatan karena semua itu terjadi sebelum kau bertemu denganku."

Tatapan wanita itu tetap tenang.

"Terima kasih karena sudah jujur padaku."

Mata Lucien sedikit melembut mendengar jawaban tersebut.

"Alyysa," ucapnya rendah, "walaupun itu masa lalu dan terjadi tanpa sengaja, tetap saja hal itu menyangkut seorang wanita. Jadi aku merasa harus terbuka padamu."

Lucien menggenggam cangkir kopinya perlahan.

"Aku hanya tidak ingin suatu hari nanti malah menyakitimu."

Alyysa tersenyum kecil.

"Baiklah, aku mengerti," katanya lembut. "Kau saja bisa menerima aku dan Kael dengan tulus."

Tatapan wanita itu perlahan menjadi hangat.

"Kalau suatu hari wanita itu benar-benar melahirkan anakmu, bawalah anakmu pulang."

Lucien langsung terdiam.

Dan kalimat berikutnya membuat sorot matanya berubah.

"Kalau kau tidak keberatan..." lanjut Alyysa sambil tersenyum tipis, "aku juga bisa menjadi ibu bagi anak itu."

***

Sementara suasana di toko perlengkapan bayi yang awalnya tenang langsung berubah gaduh.

Beberapa pelanggan mulai menoleh ke arah keributan di dekat rak pakaian bayi.

Jean berusaha menarik Kael dari gendongan Nana dengan wajah penuh emosi.

"Serahkan cucuku!" teriaknya. "Kalian tidak berhak memisahkan dia dari keluarga Fan!"

Nana langsung berusaha melawan sambil memeluk Kael lebih erat.

"Tolong jangan sentuh Tuan Muda!" katanya panik.

Beberapa anak buah Lucien segera berdiri menghalangi Jean.

"Jangan menyentuh anak itu," ujar salah satu pria berbadan tinggi dengan wajah dingin. "Kami sudah menerima perintah langsung dari bos."

Namun Jean malah semakin menjadi-jadi.

"Kalian semua dengar ini!" teriaknya sengaja agar orang-orang memperhatikan. "Mereka melarang nenek kandung bertemu cucunya sendiri!"

Beberapa orang mulai berbisik-bisik.

Jean langsung memanfaatkan situasi.

"Mantan istri anakku sengaja menjauhkan Kael dari ayah kandungnya!" lanjutnya sambil berpura-pura menangis. "Keluarga mereka benar-benar kejam. Mereka menindas wanita tua sepertiku!"

Tatapan orang-orang mulai berubah ragu.

Namun salah satu anak buah Lucien langsung tertawa sinis.

"Wanita tua," katanya santai, "apa Anda sedang syuting drama?"

Jean langsung menatap tajam.

Pria itu melanjutkan dengan senyum mengejek, "Perlu sekalian kami panggil kru dan sutradara? Siapa tahu akting Anda bisa memenangkan penghargaan."

Beberapa pelanggan langsung menahan tawa.

Wajah Jean berubah merah karena malu dan marah.

"Kau kurang ajar!" bentaknya.

"Kurang ajar?" balas pria itu dingin. "Anda datang tiba-tiba lalu mencoba merebut anak bos kami.Kalau kami tidak tahu situasinya, kami sudah melapor polisi."

Jean langsung terdiam sesaat.

Namun tak lama kemudian, wajahnya kembali berubah licik.

Ia sengaja menatap Kael dengan mata merah.

"Kael..." panggilnya penuh drama. "Nenek hanya ingin memelukmu."

"Sungguh malang nasibku..." tangis Jean sambil menutupi wajahnya. "Anakku dicampakkan dan dikhianati. Sekarang aku sebagai nenek juga harus kehilangan cucuku."

Beberapa pengunjung mulai merasa iba setelah mendengar ucapannya.

"Kasihan sekali..."

"Siapa menantunya? Kenapa tega sekali?"

"Padahal dia cuma ingin bertemu cucunya."

Bisikan-bisikan mulai terdengar di sekitar mereka.

Jean diam-diam tersenyum puas melihat orang-orang mulai memihaknya.

Namun tepat saat itu...

Suara dingin seorang wanita terdengar dari belakang.

"Nenek?" ujar suara tersebut tajam. "Menjadi mertua saja kau tidak pantas, apalagi menjadi nenek."

Semua orang langsung menoleh.

Alyysa berdiri tidak jauh dari sana dengan wajah tenang namun dingin.

Di sampingnya, Lucien berjalan perlahan sambil memasukkan satu tangan ke saku celana.

Aura pria itu langsung membuat suasana menjadi menekan.

Wajah Jean berubah jelek sesaat melihat kedatangan mereka.

"Alyysa!" bentaknya. "Kau akhirnya datang juga!"

1
💝F&N💝
lucien, apa kua tidak ingat bagaimana rupa wanita itu.
mungkinkah itu alyssa sendiri. kau harus benar benar mencari tau ya. jangan gegabah.
stela aza
ceritanya malah Tambah ribet sie Thor di kala cahaya udh terlihat eehhh ,, malah awan mendung datang 🤦
Pikachu: Sabar kak, hdip ini memang banyak cobaan, seperti Badai, topan, angin dan tsunami🤣🤣🤣
total 1 replies
Jax Maxll
mungkinkah wanita itu Alyssa, Greget rasanya nunggu hasil CCTV hotel. Semangat thor
Jessica Xie: aku juga mikir gitu
klo ngk koq kalungnya Lucien bisa sama Alyssa
total 3 replies
💝F&N💝
mana upnya
stela aza
kenapa s Jean g di depak aja s dr rumah itu ,,, lagipula juga g berguna itu orang sama kaya anaknya ,,,
stela aza
lanjut thor up-nya double y ❤️❤️❤️
stela aza
dasar sampah ibu sama anak sama saja ,,, g guna ,,,,🤦
stela aza
good job Lucien,,, lanjut thor ❤️❤️❤️
💝F&N💝
lanjut, lagi.
ayooooo
stela aza
lanjut thor lagi seru bgt malah bersambung ❤️❤️❤️
Inez Putri
ayuk thour jgn mbulet² ahh biar cpet beres. biar tau rasa. dpt blsnnya
stela aza
lanjut thor up-nya double donk ❤️❤️❤️
💝F&N💝
hukuman itu
💝F&N💝
ayo up lagi doooooong😅😅😅
Dini Anggraini
Itu karena do'a seorang istri yang tulus dan ikhlas menembus langit kamu gak bisa lagi selingkuh sama Vanessa. Bagaimana bila kamu lemah apakah Vanessa akan tetap setia sama kamu ataukah mencari penggantimu. Alssya wujudkan keinginanmu menikah dengan Lucien dan ambil hak asuh anakmu dan harta bersamamu jangan mau keluar tanpa apapun. 😍😍😍
stela aza
next thor up-nya double ❤️❤️
💝F&N💝
lanjut lagi thor.yang banyak
Basri Ambung
sangat bagus ,aku suka jalan ceritanya
stela aza
lanjut up-nya double thor
Minarni
lanjut ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!