NovelToon NovelToon
Petualangan Bintang ( Han Le)

Petualangan Bintang ( Han Le)

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan / Ilmu Kanuragan
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: bang deni

karena Ayahnya tewas di tangan Arya saat melakukan Pemberontakan Nirmala pergi ke negeri Bharat, guna belajar ilmu kanuragan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bang deni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dalai lama lagi

Han Le berjalan dengan tenang, langkahnya stabil dan matanya senantiasa waspada mengawasi kegelapan. Di sampingnya, Lin-siocia nampak sudah jauh lebih baik. Wajahnya yang cantik tidak lagi pucat berkat khasiat pil Cheng-sim-tan dan penyaluran tenaga murni yang diberikan Han Le sebelumnya. Meski jalannya masih sedikit berhati-hati karena luka di kakinya, ia tetap menunjukkan ketegaran seorang murid Bing-ho-bun.

"Saudara Han Le, kau sungguh memiliki tenaga dalam yang  tinggi dan sangat aneh. Panas namun murni, seakan ada api dalam dirimumu," bisik Lin Xue memecah keheningan malam.

Han Le tersenyum tipis di balik kegelapan. "Setiap aliran memiliki keunikannya sendiri, lin Xue. Yang penting adalah bagaimana kita menggunakannya untuk kebenaran." sahut Han Le

Baru saja kalimat itu selesai, Han Le mendadak berhenti. Tangannya terangkat, memberi isyarat agar Lin Xue diam dan waspada. Nalurinya mengatakan ada bahaya yang mengintai di sekitar mereka

"Keluar! Jangan bersembunyi seperti tikus tanah!" seru Han Le berteriak di sertai tenaga dalam, membuat suaranya menggelegar

" ha ha ha"

" Tajam juga nalurimu anak muda"

Dari balik bayang-bayang pohon raksasa, muncul tiga sosok berjubah merah darah yang tinggi besar. Topi mereka yang runcing  menandakan identitas mereka sebagai pendeta-pendeta tinggi dari dataran salju Tibet.

Di tengah-tengah mereka berdiri seorang pria berusia sekitar lima puluh tahun dengan wajah yang keras seperti pahatan batu karang. Matanya berkilat-kilat penuh kesombongan menghadapi Han Le dan Lin Xue

Han Le menarik napas dalam. Ia mengenali orang ini. Dia adalah Lobsang Hyano, salah satu murid senior kepercayaan Gyatso yang dulu menawan Han Le dan membawanya ke kuil Dalai Lama di tibet. Lobsang Hyano adalah orang yang menyiksa Han Le selama berbulan-bulan di atas kapal sebelum mereka sampai di kuil Dalai Lama

" Apa maksud Kalian mengahdang kami!" seru Han Le, ia masih menahan diri karena ada Lin Xue yang baru sembuh dari luka

" serahkan Buntalan Bekal kalian, jika barang yang kami cari ada padamu aku akan memberikan kematian yang cepat bagi kalian" seru Lobsang Hyano sombong

" Apa bedanya kalian dengan perampok, Majulah aku akan melayani kalian!" seru Han Le sambil bersiap dngan kuda kuda Jurus Lohan

Lin-siocia terkejut. "Saudara Han Le mereka adalah tokoh-tokoh dari Dalai Lama-pai. Hati-hati, tenaga dalam mereka sangat aneh dan tinggi

Han Le mengangguk

Lobsang Hyano yang melihat Han Le memakai jurus dari Kuil Shaolin berteriak

"Bocah sepertinya kau yang telah membunuh murid murid kami di hutan bambu perbatasan Shaolin. Hari ini, aku akan mencungkil matamu dan membawamu kembali ke Tibet dalam keadaan tanpa tangan dan kaki!" Teriak Lobsang  Hyano menyadari siapa anak muda yang di depannya

" Majulah!" tantang Han Le tak takut

" Mampus kau!" Lobsang Hyano melesat maju. Tubuhnya yang besar bergerak dengan kecepatan luar biasa, kontras dengan penampilannya. Ia melepaskan jurus Ciam-ko-kang (Tenaga Penggetar Gunung).

"Siocia, menjauhlah!" teriak Han Le.

Hiaaaaat

Han Le menyambut serangan itu dengan tangan kosong. Ia menggunakan teknik Ban-hoat-kwi-cong untuk menetralisir hantaman keras Lobsang Hyano

Wuuuut

Wuuuut

DHUAARR!

Benturan dua tenaga dalam itu menciptakan gelombang kejut yang merontokkan daun-daun di sekitarnya. Han Le tergeser mundur dua langkah, namun Lobsang Hyano nampak terkejut karena selain ia terdorong lebih jauh telapak tangannya terasa panas membara.

"Tenaga dalam apa ini?! Kau tidak mungkin belajar ilmu seperti ini di Shaolin!" seru Lobsang Hyano geram.

Hiaaaat

Hiaaaaat

Dua pendeta Dalai Lama lainnya tidak tinggal diam. Mereka menyerang Lin Xue dengan senjata mereka yang unik, Roda Cakram Bergerigi. Mereka ingin menyandera si gadis untuk melemahkan konsentrasi Han Le.

"Kalian pengecut!" seru Lin Xue. Meski terluka, ia mencabut pedangnya dan mengeluarkan jurus andalan Lembah Sungai Es, Peng-lo-kiam-hoat (Ilmu Pedang Salju Berjatuhan).

Wush

Cahaya pedangnya berkilau kebiruan di bawah sinar rembulan, menahan laju dua cakram maut tersebut.

Melihat Lin Xue di serang , amarah Han Le bangkit. Ia teringat akan penderitaannya di kapal, di mana Lobsang  Hyano sering mencambuknya tanpa ampun hanya karena mereka kesal Pedang Pelangi tak mereka dapatkan

"Lobsang Hyano, hari ini kita tuntaskan Dendam Lama dan baru kita!" Raung Han Le

Swiiing

Han Le mencabut Cheng-hong-kiam. Pedang itu mengeluarkan bunyi berdenging yang merdu saat dicabut. Han Le langsung merangsek maju dengan jurus Liau-goan-kiam-hoat (Ilmu Pedang Padang Rumput Terbakar) yang ia padukan dengan Apinya ( Kiu yang Sinkang.)

Whooosh

Setiap ayunan pedang Han Le membawa hawa panas yang luar biasa. Lobsang Hyano terdesak hebat. Ia mencoba menangkis dengan tongkat besi miliknya

Traaaang

Traaaang

namun setiap kali pedang mereka beradu, percikan api memercik dan tongkat besinya mulai memerah karena panas.

"Kurang ajar! Rasakan ini! Tiat-pau-ciang (Pukulan Telapak Besi)!" Lobsang Hyano yang terdesak segera meraung dan mengerahkan seluruh tenaga dalamnya. Tangannya berubah warna menjadi hitam legam, mengeluarkan bau hangus yang menyengat.

Ini adalah ilmu simpanan Gyatso yang sangat berbahaya. Han Le tak bisa meremehkan serangan ini. Ia menyimpan pedangnya kembali ke sarung dalam waktu sekejap, lalu memusatkan seluruh energinya ke telapak tangan kanan.

" Pukulan Tapak sakti" Teriak Han Le

Wuuuut

Wuuuut

Boooooom

Aaaaaaargh

Dua telapak tangan beradu di udara. Suasana mendadak menjadi sangat sunyi selama satu detik sebelum sebuah ledakan dahsyat terjadi.

Lobsang menjerit kesakitan. Tulang-tulang di lengan kanannya hancur berkeping-keping. Tenaga dalam Han Le yang murni dan panas menghancurkan hawa murni milik Lobsang Hyano hingga ke akar-akarnya. Tubuh raksasa itu terpental jauh, menghantam batu besar hingga muntah darah segar yang bercampur dengan uap panas.

Lobsang Hyano kaget mendengar teriakan han Le saat mengeluarkan jurus Tapak Sakti, ia pernah menghadapi Arya di Pulau Bangau.

Sambil menahan sakit ia menatap Han le

" Kau anak Arya dari tanah Jawa Dwipa?" tanya nya tak percaya, bocah kecil yang dulu sering di siksanya ternyata sekarang menjadi sosok pemuda sakti yang tak bisa ia kalahkan

" Kini Saat nya mengakhiri dendam kita Lobsang Hyano!" ucap Han Le sambil mengeluarkan Belati meteor milinya

" Tidak, Ini tidak mungkin bukankah kau telah jatuh di jurang Gunung Himalaya!" teriak Lobsang ketakutan seakan melihat hantu di siang Bolong

" Raja Neraka menyuruhku kembali dan menugaskan mengirimmu kesana"  Balas Han Le, dengan gerakan Cepat Han Le melesat ,

" Tahan dia !" para pendeta Dalai lama yang lain segera melesat dan berdiri di depan Lobsang Hyano guna melindungi lobsang Hyano yang sudah cacat

" Heaaaaah"

Han le mengerahkan seluruh tenaga a

dalamnya dan mengalirkan ke bilah Belati Meteornya

Cahaya hitam samar yang menggiriskan keluar dari belati Meteor yang Han Le pegang

Matilah kalian!" raung Han le sambil menyabetkan Belatinya ke arah para Pendata dalai Lama itu

Wuuush

gelombang Cahaya Hitam melesat mengarah ke pendeta Dalai Lama saat Han Le mengibaskan Belatinya

Para Dalai Lama mengangkat senjatanya berusaha menangkis serangan cahaya Belati Han Le

Traaak

traaak

traaaak

senjata mereka langsung patah saat menangkis serangan itu, mereka melompat mundur guna menghilangkan kekuatan sisa dari serangan Cahaya belati Han Le.

" Gunakan Jurus Naga Surya!" teriak Lobsang Hyano dengan sisa tenaganya

mendengar itu Han Le mundur dan bersiap, jurus Naga Surya jurus yang melukai ayahnya

Han Le menyimpan Belatinya dan mulai mengerahkan tenaga dalamnya ke telapak tangannya

1
Dania
semangat tor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!