NovelToon NovelToon
Luka Yang Menyatukan Kita

Luka Yang Menyatukan Kita

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Duda / Penyelamat
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: R-kha

" menikahlah dengan ku dan jadilah ibu untuk putriku, apa kamu mau ?"

" apa om meminta ku hanya untuk menjadi ibu untuk anak om bukan istri om ?"

Apa jadinya jika di lamar secara mendadak oleh duda dingin yang bahkan baru Mala temui dimana bukan menjadi istrinya tapi hanya menjadi ibu dari anaknya ?

Apakah Mala akan menerima pinangan duda dingin itu ?

Dan apakah cinta itu akan tumbuh saat keduanya masih memiliki luka yang di sebabkan karena cinta orang di masa lalu ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berlawanan

Andai Darrel mengungkapkan perasaan nya di saat kondisi Mala tak seperti ini mungkin Mala akan begitu sangat bahagia, tapi meski pun begitu Mala cukup senang mendengar ungkapan cinta itu dari mulut suaminya.

" aku tau mungkin ungkapan perasaan ku ini bukan di waktu yang tepat tapi tetap saja aku ingin mengatakannya padamu sesegera mungkin agar kamu tau jika aku mencintaimu" ucap Darrel penuh cinta bahkan Darrel tak kunjung melepaskan genggaman tangannya dari tangan Mala.

" mungkin kamu juga mulai merasakan perasaan yang sama untuk ku, jadi mulai saat ini mari kita jaga rasa ini dan hubungan ini agar kita bisa selalu bersama selamanya " ucap Darrel yang kali ini di akhiri dengan kecupan singkat di kening Mala hingga membuat pipi Mala merah merona.

" kamu terlihat begitu cantik saat tersipu malu seperti ini " ucap Darrel.

Pipi Mala semakin bersemu merah saat mendengar ucapan Darrel dan karena hal itu semakin membuat Darrel gemas melihatnya.

" tapi yang aku tak mengerti dari mana dia tau rumah kita ?"

" apa jangan jangan selama ini dia menyelidiki dan mengintai kita tanpa kita sadari ?" tanya Darrel yang masih memikirkan Okta yang sampai berbuat nekad bahkan sampai melukai Mala.

" om, bisakah kita tak membicarakan dia ?" tanya Mala dengan suara lemahnya.

" tapi kita tak bisa diam saja seperti ini sayang"

" kali ini dia mencoba melukai kamu lalu bagaimana di waktu yang akan datang nanti ?"

" bukan tidak mungkin jika dia kembali melukai mu, aku ataupun cantika ?"

" Bukan kah sebelum semuanya bisa terjadi, harus kita cegah ?" tanya Darrel yang tak mengerti kenapa Mala masih membiarkan Okta setelah apa yang Okta dan ibu tirinya lakukan selama ini.

" entah bagaimanapun sikap dan perlakuan mereka pada Mala di masa lalu, kami pernah hidup bersama dan ada moment yang pernah terjalin baik dan Mala juga sudah memaafkan mereka " ucap Mala yang tak ingin membuat situasi menjadi semakin buruk dari saat ini.

" baiklah, untuk kali ini aku akan membiarkan semuanya tapi jika sampai dia atau pun ibunya mencoba melukai mu ataupun Cantika , saat itu aku tak akan tinggal diam lagi " ucap Darrel yang langsung mendapat senyuman dari Mala.

" apa sekarang kamu bahagia ?" tanya Darrel yang lebih banyak berbicara dibanding Mala dan Darrel memaklumi hal itu karena Mala masih lemas saat ini.

Tok tok tok

" apa aku boleh masuk ?" tanya Fildan yang baru saja sampai di ruang rawat Mala sambil membawa dua paper bag dimana berisi pakaian dan makanan untuk Darrel.

" apa kamu tak bisa datang nanti ?" tanya Darrel kesal.

" oh maaf maaf ternyata aku datang di waktu yang salah " ucap Fildan sengaja menimpali ucapan Darrel.

" bagaimana kondisi Cantika, kak ?" tanya Mala yang tetap memikirkan Cantika meski kondisinya seperti ini.

" saat ini fokus mu hanya pada kesehatan mu saja dan untuk Cantika ada omnya yang akan menjaganya " ucap Fildan sambil menepuk dadanya penuh rasa bangga.

" oh ya, aku sampai lupa " ucap Fildan yang langsung mengambil handphone miliknya untuk bisa menghubungi bi Ani seperti janjinya pada Cantika sebelum dirinya pergi.

" mau apa kamu ?" tanya Darrel penuh curiga.

" diam lah " ucap Fildan sengaja menepis tangan Darrel yang akan mengambil handphone nya.

" halo bi, tolong berikan handphone nya pada tuan putri " ucap Fildan sambil menjulurkan lidahnya ke arah Darrel dan tak butuh waktu lama wajah gadis mungil pun memenuhi layar handphone milik Fildan.

" halo om, mana bunda ?" ucap suara kecil yang Darrel hafal benar siapa pemilik suara itu.

" lihat, putrimu sampai tak sabar melihat kondisi ibunya " ucap Fildan sambil memberikan handphone miliknya pada Mala.

" ayo kita keluar agar Mala dan Tika bisa berbicara seperti ibu pada putrinya " ajak Fildan yang ingin memberi ruang untuk Tika dan Mala agar bisa menghabiskan waktu bersama meski harus terhalang jarak.

" halo sayang, maafkan bunda ya "

" bunda tidak bisa bersama dengan Tika untuk beberapa hari ini " ucap Mala yang bisa melihat kesedihan di wajah Cantika saat ini.

" Hem " jawab Cantika singkat.

" apa Tika sedih ?" tanya Mala yang sudah bisa melihat raut kesedihan di wajah Cantika tanpa harus Cantika jelaskan.

" apa Tika mau bunda pulang sekarang ?" tanya Mala yang andai saja Cantika mengatakan iya maka iya akan meminta Darrel membawanya pulang.

" Tika mau bunda pulang tapi bunda harus di rumah sakit sampai bunda benar benar sehat" ucap Cantika saat mengingat ucapan Fildan tadi.

" anak bunda ternyata sangat pintar " ucap Mala yang terus berbicara meski harus menahan sakit di bagian perut nya akibat luka tusuk yang Okta berikan.

Pembicaraan ibu dan anak pun mengalir begitu saja begitu juga dengan Darrel dan Fildan yang kini sedang membahas tentang Okta yang sudah berani menyakiti Mala meski tanpa di sengaja.

" apa kamu sudah melaporkan orang yang sudah menusuk Mala ke polisi ?" tanya Fildan mengingatkan.

" jujur aku sangat ingin memenjarakan pecundang itu tapi Mala melarang ku " ucap Darrel yang sejujurnya tidak setuju dengan sikap diam Mala atas apa yang sudah dirinya alami selama ini.

" Mala terlalu baik hingga para pecundang itu terus saja memanfaatkan Mala " ucap Darrel kesal.

" lalu apa yang akan kamu lakukan ?"

" apa kamu akan tetap diam sampai hal buruk kembali terjadi ?" tanya Fildan yang merasa orang seperti mereka tak akan jera jika tak di beri efek jera yang tegas.

" tapi Mala melarang ku " ucap Darrel yang bagaimana pun semuanya harus atas izin Mala sebelum melaporkan semua ini.

" apa kamu lupa jika ini kasus penusukan dan rumah sakit pasti sudah menghubungi polisi untuk melaporkan kasus ini dan jika kita tidak kooperatif bisa jadi kita yang akan menjadi tersangka " jelas Fildan yang mengingat prosedur yang berlaku jika ada pasien yang datang dengan luka tusuk.

" sebaiknya beri pengertian pada Mala untuk bicara apa adanya jika tiba tiba saja polisi datang dan menginterogasinya " ucap Fildan lagi.

" kamu benar, apalagi ini bukan kali pertama pecundang itu melukai Mala bahkan secara verbal dan secara undang undang ITE pun pecundang itu sudah benar benar menyiksa Mala " ucap Darrel yang teringat apa yang Okta lakukan pada Mala selama mereka masih tinggal satu rumah.

" selamat siang " ucap dua orang pria berseragam lengkap yang ternyata orang yang sedang Fildan bicarakan siapa lagi jika bukan polisi yang mendapat laporan dari rumah sakit yang menangani Mala.

" bisa saya bertemu dengan Bu Mala korban penusukan ?" tanya polisi itu memastikan jika dirinya tak salah kamar rawat inap.

" benar pak, sejujurnya Mala enggan melaporkan kejadian ini " ucap Darrel yang ingin polisi bisa memahami jika sampai Mala lebih banyak bungkam.

" jadi saya mohon yakinkan Mala untuk mau melaporkan kasus ini agar pecundang itu jera dan tak lagi mengusik Mala dan keluarga kami "

✍️✍️✍️ apa Darrel dan para polisi bisa meyakinkan Mala untuk mau mengajukan laporan pada Okta ? Dan bagaimana jadinya saat Okta tau Mala benar benar melaporkannya ke polisi ?

Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Love you moreee 😘😘😘

1
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
ngintip heyy😡
Dew666
🪻🪻🪻🪻🪻
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
ulat bulunya semoga tidak berulah..
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
pasti mantan istri si Darel
Dew666
💜💜💜💜💜
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
pasti akan bahagia🥰🥰🥰
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
betul kata Mala..
Dew666
🌹🌹🌹🌹🌹
R-kha: terima kasih support nya kak
total 1 replies
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
aku bantu jawab ya..Iya bunda mau tidur sama ayah🤣🤣🤣
Dew666
🔥🔥🔥🔥🔥
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
iya dong Mala masa enggak🥰
Dew666
☀️☀️☀️☀️☀️
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
laporkan saja si Okta ke polisi kan ada uuITE apalagi selama ini si Okta sudah sering berbuat jahat
Nengnong3 ²²¹º
siwaaallaaan tuh c okta.. semoga kau dapat azab yg lebih keji dari perbuatan mu ke kemala😒😤😤
sakura
...
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
mungkin meninggal..
vita
suka suka suka
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
semoga mati si pak Darmo karna karena membuat anaknya menderita😡😡
terus si Reva dan si Okta diusir dari rumah itu😏
Dew666
👑👑👑👑
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
kalau sampai si Darmo tidak mau jadi wali,berarti fix ayah luknut😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!