NovelToon NovelToon
A DANGEROUS WOMAN

A DANGEROUS WOMAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Tamat
Popularitas:9.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lelevil Lelesan

Seorang wanita yang diceraikan oleh suaminya. Ia kehilangan segalanya karena sang suami direbut oleh pelakor.

Bahkan, suami yang gemar melakukan KDRT pada isterinya itu pun tak merasa bersalah ketika sang isteri keguguran anak pertama mereka akibat perbuatan kasarnya.

Sang wanita yang dulunya seorang CEO dan telah yatim piatu itu makin terpuruk, setelah semua hartanya direbut sang suami. Ia menderita, menjadi gelandangan dan hidup di jalanan.

Hingga akhirnya, sebuah takdir merubahnya. Ia bertemu gank motor beranggotakan para gangster yang semuanya beranggotakan wanita, saat ia terpaksa berteduh pada sebuah club malam terbengkalai yang ternyata membawanya ke sebuah kelompok mafia terbesar di Rusia.

WARNING!
💣Cerita ini hanya fiktif belaka
💣Siapkan mental karena novel ini mengobrak-abrik perasaanmu
💣Jangan lupa makan sebelum membaca
💣Jangan lupa dukung author dg like, komen positif, vote poin, koin & vocer yg banyak
Lele padamu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lelevil Lelesan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Destiny

Manda meninggalkan kastil Antony yang berada di kota Krasnoyarsk, timur kota Moskow, Rusia menuju ke Tyumen bersama dengan Mishka.

Lelaki yang baru saja dikenalnya, tetapi terlihat baik dan tak berbahaya. Mereka harus berkendara selama 26 jam lamanya.

"Mmm ... Manda, apakah kamu tak keberatan jika mampir ke rumahku dulu sebelum ke Tyumen?" tanya Mishka sopan.

"Ya, tidak masalah. Memang dimana rumahmu?" tanya Manda penasaran.

"Di kota Novosibirsk, kita akan melewatinya," ucap lelaki itu terlihat gugup.

Manda diam sejenak.

"Kau, apa kau berbohong padaku jika kau tinggal di Tyumen?" tanya Manda terlihat kesal.

"Bu-bukan begitu. Aku berjanji akan membawamu ke Tyumen dan aku akan menepatinya. Aku hanya merasa kasihan padamu. Kau juga berbohong 'kan? Kau pasti kabur dari rumah, apa tebakanku benar?" tanya Mishka melirik Manda tajam.

Manda tertegun. Ia tak menyangka jika Mishka bisa menebaknya. Manda mengangguk pelan.

"Apa kau sudah menikah?" tanya Mishka sungkan.

"Mmm ... ya begitulah, tapi kami sudah bercerai," ucap Manda lirih.

"Oh, sorry bukan bermaksud menyinggungmu, aku hanya ..."

"Tak apa. Aku sudah melupakannya. Lalu bagaimana denganmu? Apa kau sudah menikah?" tanya Manda ganti meliriknya.

Mishka tersenyum tipis.

"Ya, aku juga memiliki seorang anak lelaki. Isteriku orang Amerika, hanya saja dia ikut pindah denganku karena aku bekerja di sini. Tapi, bisnis sedang tidak bagus. Jika dirasa nanti usahaku tak ada perkembangan, isteriku minta kembali ke Amerika dan aku menyetujuinya," ucap Mishka masih terlihat tenang.

Padahal Manda tahu jika Mishka sedang tertekan dengan kondisi keuangan keluarganya. Ia jadi tak enak hati dan merasa merepotkan.

"Mishka, sampai rumahmu nanti. Kau tak perlu mengantarkanku ke Tyumen. Aku bisa naik angkutan umum saja menuju ke sana. Aku akan baik-baik saja," ucap Manda jujur.

Mishka terkejut. Ia menolaknya dengan keras.

"Tidak. Aku sudah berjanji dan aku akan menepatinya tak peduli apapun itu. Diluar berbahaya. Tingkat kejahatan sedang tinggi, banyak penjahat dan mafia di luar sana. Entah apa yang terjadi, tapi di luar sedang tidak aman apalagi kau seorang perempuan," ucapnya menasehati.

"Tinggalah satu hari di rumahku. Bercengkramalah dengan isteri dan anakku. Kami jarang kedatangan tamu, jadi pasti mereka akan sangat senang," pinta Mishka.

Manda menghela nafas pelan. Ia pun mengangguk setuju. Perjalanan darat dengan mobil dari Krasnoyarsk ke Novosibirsk kurang lebih 11 jam. Mishka sesekali mampir untuk mengisi bahan bakar dan Manda pun selalu pamit ke toilet.

Tapi, saat kembali ke mobil, Manda selalu membawa belanjaan entah apa isinya. Katanya itu keperluan untuknya di Tyumen nanti. Mishka pun mempercayainya.

Perjalanan panjang pun berlanjut hingga akhirnya mereka sampai malam hari jam 8 malam.

Manda tertidur di bangku depan. Anak Mishka sudah menyambut dengan riang kepulangan ayahnya yang sudah beberapa hari pergi meninggalkan rumah.

Isteri Mishka pun ikut menyambut kepulangannya, tapi ia kaget melihat seorang wanita bersamanya.

Tak ingin salah paham, Mishka pun menceritakan kejadiannya. Anak lelaki dan isterinya pun memahami keadaan itu.

Mereka membiarkan Manda istirahat sembari Mishka menurunkan peralatan bengkel dan ikan salmon hasil tangkapannya.

Isterinya pun menyiapkan makan malam dan kamar untuk Manda. Barang-barang Manda juga dibawa masuk ke kamar yang nanti akan ia tempati. Akhirnya, Manda dibangunkan oleh isteri Mishka.

"Hallo, Manda. Hei, wake up," ucapnya dengan bahasa Inggris menggoyangkan lengan Manda lembut.

Manda membuka matanya perlahan. Ia merasa sangat letih karena perjalanan jauh. Badannya lunglai. Ia melirik ke arah orang yang membangunkannya. Manda terkejut. Seorang wanita yang tak dikenali tersenyum padanya.

"Hai, aku Isteri Mishka. Kau sudah sampai di rumah kami. Masuklah, istirahat di kamar. Kami sudah menyiapkannya," ucap wanita itu ramah.

Manda langsung duduk dan merapikan baju serta rambutnya yang berantakan. Ia mengangguk pelan dan membuka pintu mobil. Ia turun perlahan dan kembali menutup pintu mobil. Ia menatap isteri Mishka dengan senyum manisnya.

"Hallo, my name is Manda. Nice to meet you. What is your name?"

"Nice to meet you too, Manda. I'm Linda and hey ..." ucapnya terputus karena anak lelakinya mendatangi Linda.

Anak lelaki itu menatap Manda dan mengulurkan tangannya mengajak berjabat tangan. Manda pun meraih dan membalas ajakannya.

"What is your name, handsome?" tanyanya sembari mengedipkan sebelah mata.

Linda tersenyum lebar. Ia tak menyangka jika Manda sedikit ganjen. Anak lelaki itu ikut tersenyum.

"William," jawabnya sopan.

"Wow. Kau tampan dan oh ... matamu indah sekali, seperti Ibumu," ucap Manda memuji mata biru William.

William tersipu malu dan tertunduk. Linda pun mengajak Manda masuk ke dalam rumahnya. Sebuah rumah sederhana warisan orang tua Mishka yang ditinggalkan untuknya.

Rumah dengan luas 100 meter persegi itu dirasa sangat cukup untuk mereka tinggali, sedang Manda makin merasa tak enak hati.

"Nona, kau bisa memakai kamarku. Aku bisa tidur di kamar dengan ibu," ucap William menunjukkan kamarnya.

"Oh, aku bisa tidur di sofa. Kau jangan khawatir. Kau tak perlu meminjamkan kamarmu, sungguh," ucap Manda makin tak enak hati.

"Kenapa kau selalu menolak kebaikan hati kami, Manda? Apa rumah kami terlalu jelek untukmu hingga tak nyaman tinggal di di sini?" timpa Mishka menyindir.

Manda menghela nafas. Akhirnya ia pasrah dan tak berani menolak lagi. Ia bahkan menurut ketika di ajak ke meja makan untuk makan malam bersama.

Makanan sederhana pun di sajikan. Tak ada gelas crystal, lilin apalagi wine dan daging import mahal.

Semua makanan tampak biasa saja baginya karena Manda terbiasa hidup mewah. Untung saja keluarga Manda mengajarkan hidup sederhana dan menghargai orang yang lebih rendah statusnya dibandingkan dengan keluarganya.

Manda mengajak William duduk di sampingnya. William anak yang mudah tersenyum.

Manda mengambilkan kentang tumbuk, tumis jamur dengan berbagai campuran sayuran yang ada, ikan salmon yang ditangkap Mishka tadi saat di hutan yang dipanggang dengan bumbu sederhana dan sup shchi (makanan khas Rusia).

Manda merasakan suasana akrab penuh kehangatan seperti saat bersama keluarganya dulu. Ia begitu iri dengan keharmonisan keluarga Mishka.

Ia membayangkan dirinya bisa berkumpul bersama Adam dan anaknya Sia dan merasakan makan malam seperti ini. Penuh rasa kekeluargaan.

Manda diam tertenduk dan terlihat sedih. Air matanya berlinang tanpa ia sadari. Linda menyadarinya dan menatap Manda seksama.

"Manda, are you oke?" tanya Linda cemas.

Manda tertegun, ia tak tahu jika ia diperhatikan. Manda cepat-cepat mengatur nafasnya dan mengedipkan mata berulang kali agar tak menangis. Ia tersenyum hambar.

"Yes, I'm fine. I just ... miss my family," ucapnya sembari menelan ludah dan tertunduk.

Keluarga Mishka iba padanya.

"Ibu, bolehkah aku menemani Nona Manda tidur? Mungkin dengan begitu, rasa rindu pada anaknya bisa terobati," pinta William polos.

Linda dan Mishka tertegun.

"Apa yang kau katakan? Jangan asal bicara. Kau tahu hal seperti itu dari mana?" tanya Ibunya heran.

"Dari film. Ayah sering menonton film drama romantis ketika Ibu sedang tak di rumah," ucap William lugu.

Sontak Mishka langsung tersedak dan berlari ke kamar mandi. Linda dan Manda tertawa. Mishka malu bukan kepalang. William ikut tersenyum, tapi ia tak paham kenapa semua orang tertawa.

Manda tak menolak ajakan William kecil yang saat itu berumur 6 tahun untuk tidur bersamanya. Manda bahkan menceritakan banyak cerita dongeng seperti Jack dan Pohon Kacang. William yang belum pernah mendengar cerita itu terlihat begitu antusias.

"Apakah, Jack menjadi kaya setelah mendapat semua emas-emas itu?" tanya William penasaran.

"Tentu saja. Namun, bukan itu alasan yang membuat Jack bahagia. Ia menemukan keberanian untuk mengubah hidupnya. Seperti ibumu. Ia rela meninggalkan Amerika dan ikut ayahmu mengadu nasib di sini," ucap Manda sembari mengelus lembut rambut William yang tidur miring di samping Manda.

"Jadi ingat, William. Ketika nanti orang tuamu sudah tak bisa menggunakan tenanganya lagi untuk bekerja dan menghidupi keluarga, kau tak boleh meninggalkan mereka. Kau harus terus berjuang, membantu ayah dan ibumu. Kau anak yang baik, kau akan menjadi lelaki kuat dan pintar. Aku yakin itu. Kau akan lebih hebat dari ayahmu," ucap Manda mantab.

Mata William berbinar. Ia mengangguk mantab.

"Aku suka mobil, Nona. Aku akan menjadi pembalap. Oh, atau aku bisa menjadi seorang polisi. Aku akan menangkap semua penjahat dan mengurung mereka di dalam penjara!" ucapnya yang langsung duduk dan mempraktekkan gaya menangkap penjahat.

Manda tertawa.

"Tentu saja. Kau akan menjadi polisi yang hebat!" ucap Manda ikut bersemangat.

"Ehem, William. Nona Manda lelah. Ini sudah larut malam. Tidurlah," ucap Ibunya mengingatkan yang ternyata mendengarkan pembicaraan mereka berdua sedari tadi di balik pintu kamarnya yang sedikit terbuka.

William langsung tertunduk dan meringkuk di atas tempat tidur sembari menarik selimut. Manda tersenyum dan membelai lembut kepalanya. Linda mematikan lampu dan mengucapkan selamat malam pada Manda dan William.

William mulai memejamkan mata dan Manda menatapnya seksama. Ia teringat akan anaknya Sia.

"Apa kabarmu, Sayang? Apa kau baik-baik saja? Apa ayahmu menyakitimu? Aku ingin segera menemuimu. Tunggu Ibu, Sia," ucap Manda dalam hati yang begitu merindukan anaknya.

------

Siapakah William?? Pasti tau dong yang udah baca Secret Missions😁

Ini cerita kilas balik keluarga William saat masih di Rusia ya~

Semoga suka ceritanya

1
Kartika Wulan Sari
ooooo jdi pertemuan ini setelah kejadian itu,Antoni ditusuk pisau pas pertemuan di mexico bukan sih thor?yang ditempatnya Erick
Mayaloo Molek
Novel yang luar biasa
👑Mr. Cullen💣
lanjuutttt
👑Mr. Cullen💣
pembantaian yg sukses di akhiri dengan berenang 😌
👑Mr. Cullen💣
untung gak ada visual potongan" badanya, masih bisa nafas dan lanjut baca gue le meski aaaaa.. aaanu 🤮🤮
👑Mr. Cullen💣
uuuwooowwwwe aku kembali,, sklinya mulai baca lagi pas adegan motong memotong manusia,, hmmmm lanjutkan aksimu manda aku mendukung mu 😆😆
👑Ajudan Tante Lele💣: wkwkwk welcome back 🔥
total 1 replies
Isna Vania
akhirnya Daniel menikah dgn Lin gadis asia /Kiss/
Isna Vania
akhirnya udah tamat ajj, makasih Thor ceritanya, keren nd seru , bnyak tegang nd gregetnya , suka nd puas dengan novel A dangerous women, semngat trus Thor Untuk berkarya. /Kiss//Rose/
👑Ajudan Tante Lele💣: tengkiyuw ❤️❤️❤️
total 1 replies
Isna Vania
semoga Manda masih hidup,
nd semua nya rekayasa kematian palsu yg di inginkan Manda 🤔🙄
Isna Vania
so sweet nya babang tony nd Manda bikin baper /Kiss/
Isna Vania
ayo semangat Manda , kmu bisa mnghancurkan D the circle 😚
Isna Vania
semngat Manda, kmu pasti bebas dr rmh Adam dan the circle /Smile/
Isna Vania
tegang nya Thor, keren ceritanya
sampqi sport jantung 👏👍😙
Isna Vania
happy wedding mix nd match /Kiss/
Isna Vania
akhirnya Brian menikahi lopez, Manda mengasuh anaknya vesper, Sandara Liu
duh senangnya /Kiss/
Isna Vania
knapa bnyak bawang disini Thor , terharu Aq tuh, kasian babang Tony, menyembunyikan sakit nya, kasian Manda juga
Isna Vania
hadeh Adam, Gk ada kapoknya bikin drama , liciknya menghalalkan segala cara, kasian sia pingsan , harus berpisah dgn Manda nd Daddy Tony nd si kembar adiknya 🤨🥲
Isna Vania
kasian babang Tony , kena serangan jantung
sia diculik , Manda mw melahirkan
rumit semua Thor , mba lele yg bikin cerita Aq yg deg-deg'an
Isna Vania
hareudang euy, Daniel liburan
malah mabok nd ni na ni nu
sm PSK asia 😧😆
Isna Vania
ikutan sedih kl babang Tony sakit, semoga bisa bahagia trus Sm Manda nd keluarga kecilnya nnti 😌😚
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!