NovelToon NovelToon
My Cold Senior

My Cold Senior

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:7.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Siti Nursholihah

Budayakan Follow sebelum membaca💜

"Yang jadi milik gue, akan tetap jadi milik gue!"
~Arva Syahreza.

"Nggak, aku nggak mau menderita karena jadi milik kamu!"
~Mikaela Nafisha.

Ketenangan dalam hidup Mikaela, kini seakan hanya menjadi angannya saja. Sungguh, tidak terbayang dalam hidup Mikaela, ia akan masuk ke dalam dunia Arva yang penuh rahasia.

(proses revisi penulisan)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Nursholihah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluaarrrr

Happy Reading ♡♡

"Oh.." Mikaela segera melepas pegangannya. ia menyamping lalu menepuk jidatnya disana

"Bodoh !!" omelnya merutuki dirinya sendiri menahan malu.

Arva tersenyum simpul melihat gadis pujaannya yang salah tingkah terhadapnya.

Arva membenarkan bahu Mikaela yang menyamping, membuat yang empunya terkesiap akan tindakan tak terduga itu

Mikaela seakan terbisu merasakan tubuh terduduknya yang perlahan didorong sampai terbaring menyentuh bantalnya

Arva masih mempertahankan senyum yang jarang sekali ia pamerkan, pria itu menahan kedua lengan gadis itu di sampingnya dengan semakin mendekatkan wajahnya kebawah, ke arah gadis yang menatapnya takut

Mikaela POV

Aku menutup rapat mataku, menahannya sekuat tenagaku. Entah apa yang akan ia lakukan dengan posisinya yang seperti ini

"Lo takut?" Suaranya terdengar lagi.

Aku hanya mempertahankan upayaku sejak tadi, pegangan tangannya terhadap tanganku pun gak berkurang sama sekali. Tanganku aja gabisa aku gerakan semauku lagi akibat ulahnya

Hening

aku memberanikan diriku untuk membuka kedua mataku, menahan ketakutanku yang selalu saja merasuk padahal itu sama sekali bukan inginku.

Aku sudah mengerti apa yang terjadi padanya, tapi kenapa aku selalu saja merasa takut??

Wajahnya gelap, senyum di wajahnya yang sempat aku lihat itu hilang tak tersisa.

"Kenapa lo takut kayak gini?" Tanyanya.

Aku bisu. Bukan gak mau jawab tapi aku pun gak tau kenapa

Arva mengangkat tubuhnya sekaligus membebaskan tubuhku darinya. ia tak bergeming dan pergi ke kamar mandi melanjutkan niat awalnya.

Tiba-tiba nafasku sesak, dadaku sakit, aku berjalan tergopoh menuju sofa yang letaknya cukup jauh bagiku yang lagi menahan sakit. aku merogoh tas kecilku dan mengambil 2 butir obat yang selalu aku bawa kemanapun.

cklek

"Mik.." suara itu terdengar parau. tidak jelas di telingaku. entah suaranya yang terlalu kecil atau otakku yang sedang menstabilkan diriku karena obat yang baru saja kuminum.

"Lo sakit?" tangan lebar itu menyentuh keningku yang tertunduk.

Author POV

Mikaela mengangkat kepalanya dengan senyum yang terukir disana

"Ini udah pagi, aku mau pulang" pintanya

Arva menggelengkan kepalanya segera "Kita belum habiskan waktu seharian" ucapnya

"Maksud kamu?"

"Sekarang lo mandi" titahnya

"Apa? dimana?"

"Disini"

Mikaela menyilangkan kedua tangannya di depan untuk menghalangi tubuhnya, sebagai jaga-jaga kalau pria itu macam-macam padanya

Arva menunjukkan senyum smirk khas nya. "Lo mikir apa?" godanya

"E enggak kok ! a aku gamau" tolaknya

Arva meraih lengan gadis yang sedang terduduk di lantai itu untuk berdiri dan menariknya menuju kamar mandi yang sama dengannya tadi.

"Lo gausah mikir macem-macem! ini ada pintu! gue gak akan ngintip" ucapnya setelah membukakan pintunya

"Ta tapi.."

"Apa lagi?"

"Aku gak pernah mandi di tolet cowok" ucapnya keberatan

Arva melihat balik pintunya "Gue gak nempel tulisan toilet cowok disini" ucapnya

"Ya maksud aku.. ini kan kamar kamu! aku gak pernah kayak gini dan.."

ucapannya terhenti ketika wajah Arva tiba-tiba sangat dekat dengan wajahnya. ia mencubit hidung bengir gadis polos yang lagi nyari alesan

"Dan gue gak akan biarin lo masuk ke kamar cowok lain"

dup dup

Mikaela mengerjapkan matanya dan menyentuh dadanya yang mulai berisik, serasa sedang naik wahana ekstrim yang bikin jantungnya gelayutan.

Mikaela membuang wajahnya ke samping lalu memutar tubuhnya dan segera masuk ke kamar mandi lalu bersandar di balik pintu sambil menyentuh kedua pipinya yang sudah memerah dan terasa panas

Arva tersenyum di depan pintu yang baru aja ditutup keras. salah tingkahnya itu lucu

Ceklek

"Ini han..duk..nyaa"

"Aaakkkkk" teriak Mikaela yang hampir menganggalkan bagian atasnya

"So sory lagian kenapa gak dikunci" Arva memalingkan wajahnya ke samping

"Keluarrrr!!" teriaknya

"O okee gu simpen di.."

"Arvaaaaa"

"iya iyaa" ucapnya sambil menyimpan benda yang dibawanya di gagang pintu

Arva mengerjapkan matanya dan menekan pelipisnya agar menstabilkan pikiran kotornya

________________________

Hening

Mikaela hanya melihat keluar jendela sejak tadi. lagian siapa yang gak ngerasa canggung setelah kejadian tadi??

Kejadian tadi mungkin sudah ia lupakan karena kalau enggak maka itu akan berbahaya baginya yang bisa saja tak akan bisa mengendalikan dirinya lagi

sudah setengah jam tapi belum juga sampai, entah kemana arah tujuannya yang gak jelas. hanya saja jalan ini sudah dilaluinya dua kali

"Sebenernya kita mau ke mana?" tanya Mikaela yang akhirnya buka suara.

Arva menoleh ke arah yang bertanya barusan "ini baru mau berangkat" jawabnya

"Haa.. terus dari tadi?"

"Nunggu lo ngomong" ucapnya sambil mengambil arah kiri atau ia akan bulak-balik di jalan itu selamanya

Mikaela memasang wajah kesal sambil mengambil helaian rambutnya yang bebas mengenai wajah ke belakang telinganya

"Di sini?" gumam Mikaela. padahal harusnya untuk sampai kesini cuman butuh waktu 15 menit.

"Kenapa harus muter-muter kayak tadi dengan alasan nunggu aku ngomong? aneh" gerutunya sambil mentap sinis ke arah pria yang sedang memarkirkan mobilnya

Arva mengmbil alih tangan Mikaela yang sedang membuka setbell nya

"biar aku.." penolakkannya segera dibalas dengan tatapan Arva yang menuntut untuk dituruti

Arva menyuruh Mikaela untuk diam dan menunggu dirinya turun lebih dulu agar bisa membukakan pintu untuknya

"Tahannn" tekannya dalam hati. semua ini bersifat sementara ! ada saatnya sifat pria ini kembali normal dan melupakannya. maka jangan sampai hatinya berharap, karena itu mustahil

*Bukannya itu kaka tingkat kita ya?

Ehh dia sama siapa sih

Beruntung banget sih cewek itu heeuum*

Baru aja Arva keluar dari mobilnya, ada 2 cewek seangkatan Mikaela sebenernya, tapi karena pakaian Mikaela yang gombrong dan beda banget dari style biasanya, yaa karena memang Mikaela pakek baju punya Arva. mana sempet ngambil baju ganti? niat banget

Mikaela menundukkan wajahnya dan menghalanginya dengan rambut terurainya agar 2 manusia itu tak menyadari kehadirannya atau ia akan dilabrak lagi oleh Monica yang akan segera tau dari cepatnya gosip yang beredar

Arva memakaikan topi miliknya pada Mikaela. agar persembunyiannya berjalan mulus. ia mengerti posisinya yang menjadi pujaan perempuan dan sudah pasti perempuan yang berhasil berada dekat dengannya pun akan ikut tersorot

jika ada dirinya memang tidak akan terjadi apa-apa tapi ia sadar bahwa kehadiarannya tak akan selalu ada untuk gadisnya, maka ini jadi pilihan agar gadisnya tidak mengalami masalah

Mikaela memutar badannya sekali lagi dan pria itu masih sibuk menebar senyuman pada gadis yang bertambah banyak mengelilinginya

"ini menyebalkan" batinnya.

"kesini hanya untuk ini?" gerutunya lagi.

.

.

Please like and comment !!

1
anselma Felisitas
Kecewa
anselma Felisitas
Buruk
emmiliana harwin
kayanya nih cowok berkepribadian ganda
Sri Mulyati
visualnya biar tambah seru
Arik Kristinawati
mikhaela kok jgkelin sih....udah tipu mrtua tu...bilang dsuruh minum ma arva...kna usir baru tau rasa....hmil2 sa...entar gmna2 kinsul dokter
Arik Kristinawati
msak mikhaela g bisa bhs asing sih...kan tnggal d luar negeri....hrusnya lbih jagolah...
Arik Kristinawati
disini yv bego tu authornya yg g bisa selesein critanya g bisa cari jln kluarnya mubeng trys disitu...menclok sana mnclok sini..gih sekolah bhs lgi biar mood buat novelnya
Arik Kristinawati
mndingan mika pergi cari kja...msak ibu mika g da sodara lgi selain pmannya tu...ni jga pman koclok g cari ponakannya
Arik Kristinawati
gimana ni hbis tidur ma arva...gnti tdur ma rendra...entar tdur ma vino...brgilir sja jijai
Arik Kristinawati
pria yesman... sesuai dg otak gilanya...mudah2an gila bneran....habis nidurin mika....trus g ingat...balik lgi ke bgke jalang ....crita gak bagus mbulet crita orgil mgkin ini
Arik Kristinawati
kalo g mau miliknya dganggu ksih bodyquard dong....ini ni dah cweknya lemah,g py kekuatan pa apa...yatim piatu adehhh....
Arik Kristinawati
critanya ni cewek n cowok g bener semua sprti alurnya...amburadul semua sbntar ini sentar itu....semua cewek n ckwok pda jalang smua apkah dunia smkin hncur...😭😭😭
Arik Kristinawati
buat mikhaela jgn lemah leo ding....hrus hjar balik tu...dah hidup dluar negeri lbih keras msak g bisa tendang balik si valak vanya....spya jalang sok kcntikan takut ma mikhaela dong
Arik Kristinawati
kok critanya ketemu trus brtengkar dg melvin n mikhaela nangis gituuuuuu2 treus trus kpan solusibya mbulet kek rambur
Arik Kristinawati
suka sih dgn org yg lgsung2....jgn yg harus mnta ijin u ciumlah....tpi gak suka ma sifatnya yg tukang celap celup sini sana hasilnya wnita utamanya dpt bekas
Arik Kristinawati
crita kok bingung mju mndur trus mles ada pov2 si a....si b....
Dewi Agustin
Lumayan
Adreena
Arva kenapa dekat nenek lampir itu ya...jangan2 di paksa papanya lagi ..jahat
Adreena
gara2 gatel itu
Adreena
Laki2 tidak punya komitmen jelas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!